• Tidak ada hasil yang ditemukan

Saran

Dalam dokumen Oleh: MULIA RATNAWATI (Halaman 81-86)

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian tentang nilai pendidikan dalam novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata, dapat dikemukakan beberapa saran sebagai berikut. Pertama,pembaca dapat memberikan penilaian terhadap sebuah karya sastra dengan persepsi dan interpretasi masing-masing. Kedua, bagi lembaga pendidikan, khususnya untuk pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di sekolah perlu diberi perhatian khusus karena pelajaran ini dapat memberikan kontribusi besar terhadap dunia pendidikan, khususnya pada pembelajaran apresiasi sastra yang dapat menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa tentang bagaimana cara berperilaku, bertindak, serta cara berinteraksi dalam kehidupan

bermasyarakat. Keempat pembaca dapat mengetahui nilai pendidikan karakter dalam novel Sebelas Patriot karya Andrea Hirata.

71

DAFTAR PUSTAKA

Adisusilo, Sutarjo.2012. Pembelajaran Nilai Karakter Konstruktivisme dan VCT

sebagai Inovasi Pendekatan Pembelajaran Afektif. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Alwi, Hasan.2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.

Aminuddin. 1987. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Anwar, Ahyar. 2012. Teori Sosial Sastra. Yogyakarta: Ombak.

Aqib.2015. Pendidikan Karakter di Sekolah Membangun Karakter dan Pribadi Anak. Bandung:Yrama Widya.

Bagus, Lorens. 2005. Kamus Filsafat. Jakarta: Gramedia.

Barnawi. 2013. Mengelola Sekolah Berbasis Entrepreneurship. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Bellanca, James. 2011. 200+ Strategi dan Proyek Pembelajaran Aktif untuk

Melibatkan Kecerdasan Siswa. Jakarta: Indeks (Penerjemah: Siti

Mahyuni).

Damono, Supardi Djoko.1978.Sosiologi Sastra Sebuah Pengantar Ringkas.Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa,

Depdikbud.

Editorial, Padi. 2013. Kumpulan Super Lengkap Sastra Indonesia: Puisi,

Pribahasa, Pantun, Majas, Profil Sastrawan. Jakarta: Ilmu Padi Infra

Pustaka Makmur.

Endraswara, Suwardi. 2004. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.

Faruk. 2010. Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Hasan, Said Hamid, dkk. 2012. Bahan Pelatihan Penguatan Metodelogi

Pembelajaran Berdasarkan Nilainilai Budaya untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa, Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta: Kementrian Pendidikan Nasional Badan

Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum.

Hasyim, Nafron dkk. 2001. Pedoman Penyusunan Bahan Penyuluhan Sastra. Jakarrta: Pusat Bahasa Depdiknas.

Hirata, Andrea. 2011. Sebelas Patriot. Bandung: Bentang Pustaka.

Huda, Miftakhul.2008.Pembelajaran Sastra Di Kelas Xi Sma Negeri 1 Surakarta Tahun 2007-2008: Bahan Ajar, Metode, Dan Respon Siswa”.Skripsi: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

http://sharewithlinggar.blogspot.com/2013/09/bahan-ajar.html. Diakses pada Tanggal 17 September 2019,Pukul 20: 35 wita.

https://drive.google.com/file/d/1H2yzvKV2gnptu8a1vR2wr1XVFDGAleqP/view.

Diakses pada Tanggal 12 Februari 2020, Pukul 22:41 wita.

Husnah, Lailatul. 2011.“Menumbuh kembangkan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Bahasa dan Budaya”. Dalam Prosiding Seminar Nasional. Padang: Sukabina Press Padang.

Johnson, Elaine B. 2010. Contextual Teaching and Learning, Menjadikan

Kegiatan Belajar-Mengajar Mengasyikkan dan Bermakna. tanpa kota:

MLC.

Junus, Umar. 1986. Sosiologi Sastra; Persoalan Teori dan Metode. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka Kementerian pelajaran Malaysia.

Kemdikbud.Kamus Besar Bahasa Indonesia.[online]. Tersedia di kbbi.kemdikbud.go.id/entri/religius. Diakses 29 Juli 2019.

Kridalaksana, Harimurti. 1982. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia. Mido, Frans. 1994. Cerita Rekaan dan Seluk Beluknya. Jakarta: Nusa Indah. Moleong, Lexy.2013. Metodologi Penelitian Kulitatif. Bandung:

RemajaRosdakarya.

Nurgiyantoro.2010.Teori Pengkajian Fiksi.Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nurul,Zuriah.2011. Pendidikan Moral dan Pekerti dalam Perspektif Perubahan. Jakarta: Bumi Aksara.

Nurhuda, Teguh Alif.2017.” Kajian Sosiologi Sastra Dan Pendidikan Karakter Dalam Novel Simple Miracles Karya Ayu Utami Serta Relevansinya Pada Pembelajaran Sastra Di SMA.Tesis.:Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Sebelas Maret.Surakarta.

Poewadarminta.1982. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta:Balai Pustaka. Pradopo.1993.Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik,dan Penerapannya.

Prastowo, Andi. 2014. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta:Diva Press

Rahmanto, B. 1988. Metode Pengajaran Sastra. Yogyakarta: Kanisius.

Rahmi,Aida dan Harmi Hendra. 2013. Pengembangan Bahan Ajar MI.Curup: Lp2 STAIN Curup

Reeves, James. 1972. Teaching Poetry. London: Heinemann.

Sakti, Reny Nawang.2013.”Nilai Pendidikan Karakter Novel Bumi Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy dan Relevansinya Terhadap Materi Pembelajaran Sastra Di SMA”.Skipsi.Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Sabconita, Tri Nela.2007.” Nilai-nilai Budaya dalam Novel Ayat-ayat Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy dan Kesesuaiannya sebagai Bahan Pengajaran Sastra di SMA”.Skripsi.Yogyakarta: FBS UNY.

Sayuti, Suminto A. 1994. “Pengajaran Sastra: Sebuah Tawaran” dalam Jabrohim (Ed.). Pengajaran Sastra. Yogyakartta: Pustaka Pelajar dan FPBS IKIP Muhammadiyah Yogyakarta.

Semi,M.Atar. 1988. Anatomi Sastra. Padang: Sidharma.

Sumardi dkk. 1985. Pedoman Pengajaran Apresiasi Puisi. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Depdikbud.

Sudjiman, Panuti. 1988.Memahami Cerita Rekaan. Jakarta: Pustaka Jaya.

Teeuw,A. 1984. Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.

………. 1983. Membaca dan Menilai Sastra. Jakarta: Gramedia.

Tarigan, Henry Guntur. 1985. Prinsip-Prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa Watt, Ian. 1964. “Literature and Society” dalam Robert Wilson (Ed.) The Arts in

Society. New Jersey, Prentice-Hall.

Wiyanto,Eko. 2012. “Resistensi Arifin C.Noer Terhadap Kondisi Sosial dalam Naskah Drama Aa-Ii-Uu: Analisis Sosiologi Sastra”. Tesis.Surakarta: Program Magister Pengkajian Bahasa Universitas Muhammadiya Surakarta.

Yaumi, Muhammad.2014. Pendidikan Karakter Landasan, Pilar dan

RIWAYAT HIDUP

Mulia Ratnawati, dilahirkan di Kabupaten Soppeng tepatnya di Desa Bulue Kecamatan Marioriawa pada hari selasa tanggal 29 Juli 1997. Anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Muh. Senong dan Hasnawati. Peneliti menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar di SDN 249 Mattirobulu di

Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng pada tahun 2009. Pada tahun itu juga peneliti melanjutkan sekolah di SMPN 4 Marioriawa Kecamatan Marioriawa dan tamat pada tahun 2012 kemudian melanjutkan Sekolah Menengah Atas di SMAN 1 Marioriawa dan selesai pada tahun 2015. Pada tahun 2015 peneliti melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi swasta, tepatnya di Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Dalam dokumen Oleh: MULIA RATNAWATI (Halaman 81-86)

Dokumen terkait