7. Simpulan dan Saran
7.2 Saran
Penelitian yang dilakukan pada organisasi LAMPTKes belum sempurna oleh karena itu Penulis menyarankan kepada:
a. Organisasi
Sebaiknya organisasi ketika akan mengimplementasikan KMS ini perlu disertai dengan strategi implementasi yang matang dan penilaian kesiapan organisasi. Hal tersebut disarankan karena banyaknya kegagalan implementasi sistem KM karena organisasi sebenarnya belum siap dalam mengimplementasikan KMS.
b. Penelitian Selanjutnya
Sebaiknya penelitian dengan topik perancangan KMS disertai dengan strategi implementasi KM dan prototipe sistem.
Daftar Pustaka
Awad, Elias M. dan Ghaziri, Hassan M. 2004. Knowledge Management. New
Jersey : Pearson Education Inc., 2004.
Beccera-Fernandez, Irma dan Sabherwal, Rajiv. 2010. Knowledge Management System And Processes. New York : M.E. Sharpe, Inc., 2010. Connoly, Thomas. 2005. Database Systems : A Practical Approach to Design, Implementation and Management 3rd Ed. s.l. : Pearson Education, 2005. D. Myers, Michael dan Avison, David. 2002. Qualitative Research in Information Systems. London : SAGE Piblication Ltd, 2002. 0 7619 6632 3. Dunamis Organization Services. 2013. Successful Implementationof KM in Indonesia. Jakarta : PT Dunamis Intra Sarana, 2013.
Elmasri, Ramez dan Navathe, Shamkant B. 2005. Fundamentals of Database Systems 4th Ed. s.l. : Pearson Education Inc, 2005.
Herdiansyah, Haris. 2013. Wawancara, Observasi,Dan Focus Group Sebagai Instrumen Penggalian Data Kualitatif. Jakarta : PT RajaGrafindo Persada, 2013. HPEQ. Data: HPEQ DIKTI Website. HPEQ DIKTI WEBSITE. [Online]
http://hpeq.dikti.go.id/v2/.
IBM. Rational Unified Process Version 2003.06.12.01.
Jogiyanto, HM. 2005. Analisis dan Desain Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur. Yogyakarta : ANDI, 2005.
Kunharyanto, Sari Andarwati. 2012. Pengembangan Model Knowledge
Management System Untuk Mendukung Resource Sharing Dan Kolaborasi Antar Perekayasa: Studi Kasus Badan Pengkaji Dan Penerapan Teknologi. Jakarta : Program Pasca Sarjana MTI Salemba, 2012.
LAMPTKes. Jakarta. Analisis Jabatan Badan Pelaksana LAMPTKes Indonesia.
[Document] Jakarta : LAMPTKes, Jakarta.
—. 2013. Model Kerja LAMPTKes. [Document] Jakarta : LAMPTKes, 2013. —. 2013. Proses Kerja LAMPTKes. [Document] Jakarta : LAMPTKes,
Larman, Craig. 2002. Applying UML and Patterns: An Introduction to Object Oriented Analysis and Design and the Unified Process. s.l. : Prentice Hall, 2002. Pressman, Roger S. 2008. Software Engineering: A Practitioner’s Approach.
s.l. : R.S. Pressman & Associates, Inc., 2008.
Riskinanto, Anggar. 2013. Perancangan Model Knowledge Management System Pada Helpdesk Support VP-ASP Di Rocksalt PTY.LTD. Jakarta : Program Pasca Sarjana MTI Salemba, 2013.
Rosi, Aldi. 2013. Perancangan Model Knowledge Management System: Studi Kasus Direktoat ABC. Jakarta : Program Studi Magister Teknologi Informasi Fasilkom UI, 2013.
Sekaran, Uma dan Roger Bougie. 2010. Research Methods For Business 5th Edition. s.l. : John Wiley, 2010.
Sharif, Mohd Nazir Ahmad, et al. 2004. Knowledge Management (Km) Framework For Representing Lessons Learned. s.l. : Malaysian Journal of Computer Science, 2004.
Somerville, Ian. 2001. Software Engineering 6th Edition. Jakarta : Pearson
Education Limited, 2001.
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D.
Bandung : Alfabeta, 2009. 979-8433-64-0.
Tiwana, Amrit. 2002. The Knowledge Management Toolkit: orchestrating IT, strategy, and knowledge platforms. Second Edition. USA : Pearson Education, 2002. 0-13-009224-X.
Wati, Theresia. 2013. Perancangan Model Knowledge Management System pada Badan Penjaminan Mutu Universitas Pembangunan Nasional " VETERAN " Jakarta untuk Mendukung Penjaminan Mutu Fakultas. Jakarta : Program Studi Magister Teknologi Informasi Fasilkom UI, 2013.
Lampiran Transkrip Wawancara Sekretaris Organisasi
Nara Sumber : Bpk. Soedarmono
Jabatan : Sekretaris LAMPTKes
P: Menurut Bapak, latar belakang apa yang menjadikan adanya kebutuhan KMS di organisasi? NS: Organisasi LAMPTKes merupakan organisasi yang bergerak pada jasa akreditasi mandiri
untuk bidang pendidikan tinggi kesehatan. Pekerjaan penilaian harus sesuai dengan nilai operasional organisasi. Pada strategi bisnis kami menyajikan adanya strategi learning and growth sebagai landasan tumbuh dan berkembang organisasi
P: Menurut Bapak, apakah pengetahuan merupakan aset yang penting di Organisasi Bapak? NS: Ya, tentu saja. Karena jika proses kerja akreditasi tidak mengggunakan pengetahuan maka
hasil akreditasi belum tentu akan sesuai dengan strategi dan nilai, visi, misi dan tujuan organisasi.
P: Menurut Bapak, apakah pengetahuan perlu dikelola Apakah Bapak/ Ibu pernah mendengar istilah Knowledge Management?
NS: Ya tentu saja. Oleh karena itu kami terapkan dalam strategi bisnis kami.
P: Apakah Bapak pernah mendengar istilah “Community of Practice”? Menurut Bapak apakah hal tersebut diperlukan? COP adalah sekelompok orang yang berbagi suatu perhatian atau semangat untuk sesuatu yang mereka kerjakan dan belajar bagaimana caranya melakukan itu lebih baik ketika mereka saling berinteraksi secara teratur.
NS: Ya pernah. Perlu sekali. Mengingat banyaknya kelompok-kelompok expert pada organisasi. P: Menurut Bapak, apakah diperlukan sebuah struktur dan posisi/ peran tambahan yang khusus untuk mengelola pengetahuan? Misal bagian atau divisi knowledge management dan posisi CKO (Chief Knowledge Officer)?
NS: Kedepannya diperlukan. Sudah direncanakan
P: Menurut Bapak, perlukah sebuah sistem informasi/ TI untuk memfasilotasi karyawan dalam menciptakan dan berbagai pengetahuan?
Perlu sekali.
P: Kegiatan-kegiatan apa saja di dalam Organisasi yang menjadi kesuksesan dalam melakukan tugas pokok dan fungsi?
NS: Proses kerja akreditasi yang dilakukan oleh semua sdm yang terlibat P: Kenapa dinyatakan kritis?
NS: Karena proses tersebut menjadi tonggak dari mutu jaminan pendidikan tinggi kesehatan di Indonesia nantinya.
P: Siapa yang bertanggungjawab dan terlibat untuk itu kegiatan-kegiatan tersebut? NS: Semua stakeholder pada organisasi
P: Bagaimana mengenai lingkungan organisasi Pak? Apakah, ada ketidakpastian yang menyebabkan organisasi berubah?
NS: Tentu saja ada. Anda bisa lihat pada saat ini (keadaan sedang rapat) banyak masukan dan mungkin akan dilakukan perubahan pada standar instrumen penilaian beberapa program studi. Selain itu, perundang-undangan yang tidak jelas dan sering berubah. Terutama peraturan pemerintah atas LAM. Ketidakpastian suatu hal yang pasti.
Lampiran Transkrip Wawancara (Konfirmasi) Expert
Nara Sumber : Ibu Emi Nurjasmi
Jabatan : Expert Assessor LAMPTKes
P: Apakah ada ketergantungan pada saat Ibu melaksanakan proses kerja akreditasi? NS: Ya, tentu saja. Bisa dilihat ketika Anda melakukan observasi dan membaca SOP. P: Apakah pekerjaan/ tugas yang Anda lakukan terstruktur?
NS: Ya.
P: Informasi/ data/ pengetahuan apa yang unik/ berbeda antara masing-masing bidang kesehatan?
NS: Yang berbeda hanya dari bidang kompetensinya saja, perbedaan dari kurikulumnya. P: Bagaimana cara untuk menilai prodi pada saat proses akreditasi?
NS: Sudah disediakan SOP dan form instrumen penilaian. P: Standar apa yang digunakan?
NS: Standar dari BANPT dan LAMPTKes ditambah pengalaman dan jam terbang Asesor pada saat menilai pin yang harus menggunakan expert judgement.
P: Apakah proses kerja Akreditasi selalu berubah-ubah?
NS: Ya, terkadang. Bergantung pada keputusan dan dikeluarkannya standard. P: Apakah lingkungan kerja memiliki ketidakpastian?
NS: Ya, tentu saja. Mulai dari aturan-aturan hingga prosedur kerja. Tapi tidak begitu sering. P: Bagaimana cara untuk mendapatkan pengetahuan pada proses kerja akreditasi?
(lanjutan)
Nara Sumber : Bapak Nurul Falah
Jabatan : Expert Validator LAMPTKes
P: Apakah ada ketergantungan pada saat Bapak melaksanakan proses kerja akreditasi? NS: Ya, tentu saja. Bisa dilihat ketika Anda melakukan observasi dan membaca SOP. Di dalam
membuat keputusan akreditasi diperlukan aktivitas desk evaluasi dan penilaian lapangan. P: Apakah pekerjaan/ tugas yang Anda lakukan terstruktur?
NS: Ya.
P: Informasi/ data/ pengetahuan apa yang unik/ berbeda antara masing-masing bidang kesehatan?
NS: Yang berbeda hanya dari bidang kompetensinya saja, perbedaan dari kurikulumnya. P: Bagaimana cara untuk memutuskan nilai akreditasi bagi prodi?
NS: Sudah disediakan SOP dan form instrumen penilaian. Kami melakukan rapat majelis. Pada saat rapat tersebut terdiri dari 9 orang validator termasuk ketua. Kami membandingkan hasil penilaian awal (desk evaluation) dan hasil nilai visitasi.
P: Standar apa yang digunakan?
NS: Standar dari BANPT dan LAMPTKes ditambah pengalaman dan jam terbang Asesor pada saat menilai pin yang harus menggunakan expert judgement.
P: Bagaimana proses penilaian diantara validator? Pasti berbeda-beda?
NS: Ya, tentu saja berbeda. Kami membawa dokumen hasil pemeriksaan pada kedua proses tersebut dan bukti-bukti kesesuaian. Dari situlah kami akan bisa membuat suatu pendapat. Pendapat-pendapat tersebut nantinya akan disintesiskan, dirangkum ditambah dengan pengalaman-pengalaman yang Kami miliki. Sehingga hasil nilai akreditasi bisa sesuai dengan kenyataan. Mudah-mudahan seperti itu.
P: Apakah proses kerja Akreditasi selalu berubah-ubah?
NS: Ya, terkadang. Bergantung pada keputusan dan dikeluarkannya standard. P: Apakah lingkungan kerja memiliki ketidakpastian?
NS: Ya, tentu saja. Mulai dari aturan-aturan hingga prosedur kerja. Tapi tidak begitu sering. P: Bagaimana cara untuk mendapatkan pengetahuan pada proses kerja akreditasi?
Lampiran Panduan Observasi Proses Kerja Akreditasi LAMPTKes
Observer : Risna Sari
Subjek Observasi : Proses Desk Assessment Lokasi Observasi : -
Waktu Observasi : -
Model Observasi : Behavioral Checklist Variabel
Observasi
: Aktivitas Organisasi Dimensi
Observasi
: Dimensi Proses Kerja Akreditasi
Pada dimensi ini akan diobservasi kegiatan yang terjadi pada proses akreditasi. Tujuannya yaitu untuk mendapatkan gambaran proses kerja akreditasi dan melengkapi pengetahuan peneliti.
Dimensi Aktivitas Pelaku
Dimensi ini akan mengobservasi pekerjaan/ aktivitas pelaku dalam proses kerja akreditasi.
Dimensi Aliran Data, Informasi, Knowledge
Pada dimensi ini akan mengamati data, informasi, dan knowledge yang diperlukan dan dihasilkan dari kegiatan proses kerja akreditasi.
Faktor Kontingensi
Pengamatan ini untuk mendapatkan skala nilai dari faktor-faktor kontingensi. Yaitu nilai karakteristik pekerjaan dan nilai karakteristik pengetahuan.
Lampiran Observasi Rating Scale
Nama : Asesor 1
Observer : Risna Sari
Deskripsi
Aktivitas :
Menilai Karakteristik Pekerjaan Pada Proses Kerja Akreditasi
Petunjuk
:
Lingkari salah satu pilihan jawaban dari keterangan pilihan yang disediakan. Pilihan Y = Ya dan T = Tidak
No Item Keterangan Karakterstik Pekerjaan (Interpedence) Ya Tidak
1 Assessor selalu menerima file elektronik yang telah diverifikasi oleh
sekretariat. Y
2 Pada saat proses desk evauation Assessor memiliki kebergantungan
dalam membuat keputusan penilaian terhadap Assessor lain. Y 3 Assessor melaksanakan tugasnya setelah sekretariat memberikan surat
tugas kepada Assessor yang diputuskan dalam rapat majelis. Y 4 Sekretariat menyiapkan daftar tim asesor setelah diputuskan dalam rapat
Majelis. Y 5 Sekretariat harus memberikan pernyataan kelengkapan dokumen hasil
desk evaluasi yang diterima dari Assessor. Y
5 0
Nama : Asesor 2
Observer : Risna Sari
Deskripsi
Aktivitas :
Menilai Karakteristik Pekerjaan Pada Proses Kerja Akreditasi
Petunjuk
:
Lingkari salah satu pilihan jawaban dari keterangan pilihan yang disediakan. Pilihan Y = Ya dan T = Tidak
No Item Keterangan Karakterstik Pekerjaan (Interpedence) Ya Tidak
1 Assessor selalu menerima file elektronik yang telah diverifikasi oleh
sekretariat. Y 2 Pada saat proses desk evauation Assessor memiliki kebergantungan
dalam membuat keputusan penilaian terhadap Assessor lain. Y 3 Assessor melaksanakan tugasnya setelah sekretariat memberikan surat
tugas kepada Assessor yang diputuskan dalam rapat majelis. Y 4 Sekretariat menyiapkan daftar tim asesor setelah diputuskan dalam rapat
Majelis. Y 5 Sekretariat harus memberikan pernyataan kelengkapan dokumen hasil
desk evaluasi yang diterima dari Assessor. Y
5 0
Nama : Asesor 3
Deskripsi
Aktivitas :
Menilai Karakteristik Pekerjaan Pada Proses Kerja Akreditasi
Petunjuk
:
Lingkari salah satu pilihan jawaban dari keterangan pilihan yang disediakan. Pilihan Y = Ya dan T = Tidak
No Item Keterangan Karakterstik Pekerjaan (Interpedence) Ya Tidak
1 Assessor selalu menerima file elektronik yang telah diverifikasi oleh
sekretariat. Y 2 Pada saat proses desk evauation Assessor memiliki kebergantungan
dalam membuat keputusan penilaian terhadap Assessor lain. Y 3 Assessor melaksanakan tugasnya setelah sekretariat memberikan surat
tugas kepada Assessor yang diputuskan dalam rapat majelis. Y 4 Sekretariat menyiapkan daftar tim asesor setelah diputuskan dalam rapat
Majelis. Y 5 Sekretariat harus memberikan pernyataan kelengkapan dokumen hasil
desk evaluasi yang diterima dari Assessor. Y
5 0
Nama : Asesor 4
Observer : Risna Sari
Deskripsi
Aktivitas :
Menilai Karakteristik Pekerjaan Pada Proses Kerja Akreditasi
Petunjuk
:
Lingkari salah satu pilihan jawaban dari keterangan pilihan yang disediakan. Pilihan Y = Ya dan T = Tidak
No Item Keterangan Karakterstik Pekerjaan (Interpedence) Ya Tidak
1 Assessor selalu menerima file elektronik yang telah diverifikasi oleh
sekretariat. Y 2 Pada saat proses desk evauation Assessor memiliki kebergantungan
dalam membuat keputusan penilaian terhadap Assessor lain. Y 3 Assessor melaksanakan tugasnya setelah sekretariat memberikan surat
tugas kepada Assessor yang diputuskan dalam rapat majelis. Y 4 Sekretariat menyiapkan daftar tim asesor setelah diputuskan dalam rapat
Majelis. Y 5 Sekretariat harus memberikan pernyataan kelengkapan dokumen hasil
desk evaluasi yang diterima dari Assessor. Y
5 0
Nama : Asesor 5
Observer : Risna Sari
Deskripsi
Aktivitas :
Menilai Karakteristik Pekerjaan Pada Proses Kerja Akreditasi
Petunjuk
:
Lingkari salah satu pilihan jawaban dari keterangan pilihan yang disediakan. Pilihan Y = Ya dan T = Tidak
No Item Keterangan Karakterstik Pekerjaan (Interpedence) Ya Tidak
1 Assessor selalu menerima file elektronik yang telah diverifikasi oleh
sekretariat. Y 2 Pada saat proses desk evauation Assessor memiliki kebergantungan Y
dalam membuat keputusan penilaian terhadap Assessor lain.
3 Assessor melaksanakan tugasnya setelah sekretariat memberikan surat tugas kepada Assessor yang diputuskan dalam rapat majelis. Y 4 Sekretariat menyiapkan daftar tim asesor setelah diputuskan dalam rapat
Majelis. Y 5 Sekretariat harus memberikan pernyataan kelengkapan dokumen hasil
desk evaluasi yang diterima dari Assessor. Y
5 0
Nama : Asesor 6
Observer : Risna Sari
Deskripsi
Aktivitas :
Menilai Karakteristik Pekerjaan Pada Proses Kerja Akreditasi
Petunjuk
:
Lingkari salah satu pilihan jawaban dari keterangan pilihan yang disediakan. Pilihan Y = Ya dan T = Tidak
No Item Keterangan Karakterstik Pekerjaan (Interpedence) Ya Tidak
1 Assessor selalu menerima file elektronik yang telah diverifikasi oleh
sekretariat. Y 2 Pada saat proses desk evauation Assessor memiliki kebergantungan
dalam membuat keputusan penilaian terhadap Assessor lain. Y 3 Assessor melaksanakan tugasnya setelah sekretariat memberikan surat
tugas kepada Assessor yang diputuskan dalam rapat majelis. Y 4 Sekretariat menyiapkan daftar tim asesor setelah diputuskan dalam rapat
Majelis. Y 5 Sekretariat harus memberikan pernyataan kelengkapan dokumen hasil
desk evaluasi yang diterima dari Assessor. Y
5 0
Nama : Asesor 7
Observer : Risna Sari
Deskripsi
Aktivitas :
Menilai Karakteristik Pekerjaan Pada Proses Kerja Akreditasi
Petunjuk
:
Lingkari salah satu pilihan jawaban dari keterangan pilihan yang disediakan. Pilihan Y = Ya dan T = Tidak
No Item Keterangan Karakterstik Pekerjaan (Interpedence) Ya Tidak
1 Assessor selalu menerima file elektronik yang telah diverifikasi oleh
sekretariat. Y 2 Pada saat proses desk evauation Assessor memiliki kebergantungan
dalam membuat keputusan penilaian terhadap Assessor lain. Y 3 Assessor melaksanakan tugasnya setelah sekretariat memberikan surat
tugas kepada Assessor yang diputuskan dalam rapat majelis. Y 4 Sekretariat menyiapkan daftar tim asesor setelah diputuskan dalam rapat
Majelis. Y 5 Sekretariat harus memberikan pernyataan kelengkapan dokumen hasil
desk evaluasi yang diterima dari Assessor. Y
Nama : Asesor 8
Deskripsi
Aktivitas :
Menilai Karakteristik Pekerjaan Pada Proses Kerja Akreditasi
Petunjuk
:
Lingkari salah satu pilihan jawaban dari keterangan pilihan yang disediakan. Pilihan Y = Ya dan T = Tidak
No Item Keterangan Karakterstik Pekerjaan (Interpedence) Ya Tidak
1 Assessor selalu menerima file elektronik yang telah diverifikasi oleh
sekretariat. Y 2 Pada saat proses desk evauation Assessor memiliki kebergantungan
dalam membuat keputusan penilaian terhadap Assessor lain. Y 3 Assessor melaksanakan tugasnya setelah sekretariat memberikan surat
tugas kepada Assessor yang diputuskan dalam rapat majelis. Y 4 Sekretariat menyiapkan daftar tim asesor setelah diputuskan dalam rapat
Majelis. Y 5 Sekretariat harus memberikan pernyataan kelengkapan dokumen hasil
desk evaluasi yang diterima dari Assessor. Y
5 0
Nama : Asesor 9
Observer : Risna Sari
Deskripsi
Aktivitas :
Menilai Karakteristik Pekerjaan Pada Proses Kerja Akreditasi
Petunjuk
:
Lingkari salah satu pilihan jawaban dari keterangan pilihan yang disediakan. Pilihan Y = Ya dan T = Tidak
No Item Keterangan Karakterstik Pekerjaan (Interpedence) Ya Tidak
1 Assessor selalu menerima file elektronik yang telah diverifikasi oleh
sekretariat. Y 2 Pada saat proses desk evauation Assessor memiliki kebergantungan
dalam membuat keputusan penilaian terhadap Assessor lain. Y 3 Assessor melaksanakan tugasnya setelah sekretariat memberikan surat
tugas kepada Assessor yang diputuskan dalam rapat majelis. Y 4 Sekretariat menyiapkan daftar tim asesor setelah diputuskan dalam rapat
Majelis. Y 5 Sekretariat harus memberikan pernyataan kelengkapan dokumen hasil
desk evaluasi yang diterima dari Assessor. Y
5 0
Nama : Asesor 10
Observer : Risna Sari
Deskripsi
Aktivitas :
Menilai Karakteristik Pekerjaan Pada Proses Kerja Akreditasi
Petunjuk
:
Lingkari salah satu pilihan jawaban dari keterangan pilihan yang disediakan. Pilihan Y = Ya dan T = Tidak
No Item Keterangan Karakterstik Pekerjaan (Interpedence) Ya Tidak
1 Assessor selalu menerima file elektronik yang telah diverifikasi oleh
sekretariat. Y 2 Pada saat proses desk evauation Assessor memiliki kebergantungan
dalam membuat keputusan penilaian terhadap Assessor lain. Y 3 Assessor melaksanakan tugasnya setelah sekretariat memberikan surat
tugas kepada Assessor yang diputuskan dalam rapat majelis. Y 4 Sekretariat menyiapkan daftar tim asesor setelah diputuskan dalam rapat
Majelis. Y 5 Sekretariat harus memberikan pernyataan kelengkapan dokumen hasil
desk evaluasi yang diterima dari Assessor. Y
5 0
Nama : Asesor 11
Observer : Risna Sari
Deskripsi
Aktivitas :
Menilai Karakteristik Pekerjaan Pada Proses Kerja Akreditasi
Petunjuk
:
Lingkari salah satu pilihan jawaban dari keterangan pilihan yang disediakan. Pilihan Y = Ya dan T = Tidak
No Item Keterangan Karakterstik Pekerjaan (Interpedence) Ya Tidak
1 Assessor selalu menerima file elektronik yang telah diverifikasi oleh
sekretariat. Y 2 Pada saat proses desk evauation Assessor memiliki kebergantungan
dalam membuat keputusan penilaian terhadap Assessor lain. Y 3 Assessor melaksanakan tugasnya setelah sekretariat memberikan surat
tugas kepada Assessor yang diputuskan dalam rapat majelis. Y 4 Sekretariat menyiapkan daftar tim asesor setelah diputuskan dalam rapat
Majelis. Y 5 Sekretariat harus memberikan pernyataan kelengkapan dokumen hasil
desk evaluasi yang diterima dari Assessor. Y
5 0
Nama : Asesor 12
Observer : Risna Sari
Deskripsi
Aktivitas :
Menilai Karakteristik Pekerjaan Pada Proses Kerja Akreditasi
Petunjuk
:
Lingkari salah satu pilihan jawaban dari keterangan pilihan yang disediakan. Pilihan Y = Ya dan T = Tidak
No Item Keterangan Karakterstik Pekerjaan (Interpedence) Ya Tidak
1 Assessor selalu menerima file elektronik yang telah diverifikasi oleh
sekretariat. Y 2 Pada saat proses desk evauation Assessor memiliki kebergantungan
dalam membuat keputusan penilaian terhadap Assessor lain. Y 3 Assessor melaksanakan tugasnya setelah sekretariat memberikan surat
tugas kepada Assessor yang diputuskan dalam rapat majelis. Y 4 Sekretariat menyiapkan daftar tim asesor setelah diputuskan dalam rapat
Majelis. Y 5 Sekretariat harus memberikan pernyataan kelengkapan dokumen hasil Y
desk evaluasi yang diterima dari Assessor.
5 0
Nama : Asesor 13
Observer : Risna Sari
Deskripsi
Aktivitas :
Menilai Karakteristik Pekerjaan Pada Proses Kerja Akreditasi
Petunjuk
:
Lingkari salah satu pilihan jawaban dari keterangan pilihan yang disediakan. Pilihan Y = Ya dan T = Tidak
No Item Keterangan Karakterstik Pekerjaan (Interpedence) Ya Tidak
1 Assessor selalu menerima file elektronik yang telah diverifikasi oleh
sekretariat. Y 2 Pada saat proses desk evauation Assessor memiliki kebergantungan
dalam membuat keputusan penilaian terhadap Assessor lain. Y 3 Assessor melaksanakan tugasnya setelah sekretariat memberikan surat
tugas kepada Assessor yang diputuskan dalam rapat majelis. Y 4 Sekretariat menyiapkan daftar tim asesor setelah diputuskan dalam rapat
Majelis. Y 5 Sekretariat harus memberikan pernyataan kelengkapan dokumen hasil
desk evaluasi yang diterima dari Assessor. Y
5 0
Nama : Asesor 14
Observer : Risna Sari
Deskripsi
Aktivitas :
Menilai Karakteristik Pekerjaan Pada Proses Kerja Akreditasi
Petunjuk
:
Lingkari salah satu pilihan jawaban dari keterangan pilihan yang disediakan. Pilihan Y = Ya dan T = Tidak
No Item Keterangan Karakterstik Pekerjaan (Interpedence) Ya Tidak
1 Assessor selalu menerima file elektronik yang telah diverifikasi oleh
sekretariat. Y 2 Pada saat proses desk evauation Assessor memiliki kebergantungan
dalam membuat keputusan penilaian terhadap Assessor lain. Y 3 Assessor melaksanakan tugasnya setelah sekretariat memberikan surat
tugas kepada Assessor yang diputuskan dalam rapat majelis. Y 4 Sekretariat menyiapkan daftar tim asesor setelah diputuskan dalam rapat
Majelis. Y 5 Sekretariat harus memberikan pernyataan kelengkapan dokumen hasil
desk evaluasi yang diterima dari Assessor. Y
5 0
Nama : Asesor 15
Observer : Risna Sari
Deskripsi
Aktivitas :
Menilai Karakteristik Pekerjaan Pada Proses Kerja Akreditasi
Petunjuk
:
Lingkari salah satu pilihan jawaban dari keterangan pilihan yang disediakan. Pilihan Y = Ya dan T = Tidak
No Item Keterangan Karakterstik Pekerjaan (Interpedence) Ya Tidak
1 Assessor selalu menerima file elektronik yang telah diverifikasi oleh
sekretariat. Y 2 Pada saat proses desk evauation Assessor memiliki kebergantungan
dalam membuat keputusan penilaian terhadap Assessor lain. Y 3 Assessor melaksanakan tugasnya setelah sekretariat memberikan surat
tugas kepada Assessor yang diputuskan dalam rapat majelis. Y 4 Sekretariat menyiapkan daftar tim asesor setelah diputuskan dalam rapat
Majelis. Y 5 Sekretariat harus memberikan pernyataan kelengkapan dokumen hasil
desk evaluasi yang diterima dari Assessor. Y
5 0
Nama : Asesor 1
Observer : Risna Sari
Deskripsi Aktivitas : Menilai Karakteristik Pekerjaan Pada Proses Kerja Akreditasi Petunjuk
:
Lingkari salah satu pilihan jawaban dari keterangan pilihan yang disediakan. Pilihan Y = Ya dan T = Tidak
No Item Keterangan
Karakterstik Pekerjaan (Uncertainty/ Certainty) Ya Tidak 1 Assessor mengerjakan penilaian berdasarkan prosedur instrumen
penilaian yang diberikan. Y
2 Assessor mengerjakan pekerjaan lain selain melakukan penilaian
terhadap borang akreditasi. Y
3 Assessor mengikuti prosedur dan panduan secara tertulis saat Proses
Desk Evaluasi Y
4 Assessor selalu bertanya kepada anggota lain mengenai prosedur
pekerjaan yang akan dilakukan. Y
5 Assessor selalu ditugaskan sebagai Assessor Pada Kasus Akreditasi
Berbeda. Y
5 0
Tanggal :
Nama : Asesor 2
Observer : Risna Sari
Deskripsi Aktivitas : Menilai Karakteristik Pekerjaan Pada Proses Kerja Akreditasi Petunjuk
:
Lingkari salah satu pilihan jawaban dari keterangan pilihan yang disediakan. Pilihan Y = Ya dan T = Tidak
No Item Keterangan
Karakterstik Pekerjaan (Uncertainty/ Certainty) Ya Tidak 1 Assessor mengerjakan penilaian berdasarkan prosedur instrumen
penilaian yang diberikan. Y
2 Assessor mengerjakan pekerjaan lain selain melakukan penilaian
3 Assessor mengikuti prosedur dan panduan secara tertulis saat Proses
Desk Evaluasi Y
4 Assessor selalu bertanya kepada anggota lain mengenai prosedur
pekerjaan yang akan dilakukan. Y
5 Assessor selalu ditugaskan sebagai Assessor Pada Kasus Akreditasi
Berbeda. Y
5 0
Tanggal :
Nama : Asesor 3
Observer : Risna Sari
Deskripsi Aktivitas : Menilai Karakteristik Pekerjaan Pada Proses Kerja Akreditasi Petunjuk
:
Lingkari salah satu pilihan jawaban dari keterangan pilihan yang disediakan. Pilihan Y = Ya dan T = Tidak
No Item Keterangan
Karakterstik Pekerjaan (Uncertainty/ Certainty) Ya Tidak 1 Assessor mengerjakan penilaian berdasarkan prosedur instrumen