AKUNTABILITAS KINERJA
Misi 1 mempunyai 1 (satu) buah tujuan yaitu : Meningkatkan kualitas
1. Sasaran 1 – Meningkatnya kualitas dan pemerataan pendidikan
Tabel 3.2 Pencapaian Kinerja
Sasaran Strategis Meningkatnya Kualitas Dan Pemerataan Pendidikan Tahun 2016
SASARAN STRATEGIS DAN INDIKATOR KINERJA Target Realisasi Capaian %
(1) (2) (3) (4)=(3/2X100)
1. Meningkatnya kualitas dan pemerataan pendidikan
1.1. Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A 98,00% 108,63 % 110,84% 1.2. Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B 1 79,00% 88,42% 111,92% 1.3. Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK/MA/Paket C 44,00% 54,70% 124,32% 1.4. Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A 99,65% 113,22% 113,62%
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Bangkalan Tahun 2016
50
SASARAN STRATEGIS DAN INDIKATOR KINERJA Target Realisasi Capaian %
(1) (2) (3) (4)=(3/2X100)
1.5. Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B 87,00% 93,12% 107,03% 1.6. Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/MA/Paket C 51,00% 59,46% 116,59% 1.7. Angka Rata-rata Lama Sekolah Tahun 5,44 tahun 5,54 101,84% 1.8. Angka Kelulusan SD/MI/Paket A 100% 100% 100,00% 1.9. Angka Kelulusan SMP/MTs/Paket B 99,95% 100% 100,05% 1.10. Angka Kelulusan SMA/SMK/ MA/ Paket C 99,99% 100% 100,01% 1.11. Prosentase kualifikasi guru menurut ijazah ≥ Sarjana/ Pasca Sarjana
• Jenjang SD/MI 93,00% 88,64% 95,31%
• Jenjang SMP/ MTs 91,00% 90,30% 99,23% • Jenjang SMA/SMK/MA 95,00% 88,64% 93,31%
RATA – RATA CAPAIAN 105,70%
Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa indikator sasaran meningkatnya
kualitas dan pemerataan pendidikan, sebagian besar indikator sasaran
mencapai target sedangkan 1 indikator dan 3 sub indikator sedikit kurang dari target, namun dengan nilai rata-rata pencapaian sebesar 105,7% maka sasaran berada pada kategori “sangat berhasil”.
Capaian meningkatnya kualitas dan pemerataan pendidikan pada tahun 2016 apabila dibandingkan dengan capaian tahun-tahun sebelumnya terlihat dalam tabel 3.3, sebagai berikut :
Tabel 3.3
Perbandingan Realisasi Kinerja Dengan Tahun Sebelumnya Sasaran Meningkatnya Kualitas Dan Pemerataan Pendidikan
SASARAN STRATEGIS DAN
INDIKATOR KINERJA TARGET
REALISASI
2014 2015 2016
(1) (2) (3) (4) (5)
1. Meningkatnya kualitas dan pemerataan pendidikan
1.1. Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A 98,00% 106,18% 107,86% 108,63% 1.2. Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B 1 79,00% 81,79% 84,42% 88,42% 1.3. Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK/MA/Paket C 44,00% 50,51% 51,52% 54,70%
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Bangkalan Tahun 2016
51
SASARAN STRATEGIS DAN
INDIKATOR KINERJA TARGET
REALISASI
2014 2015 2016
(1) (2) (3) (4) (5)
1.4. Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A 99,65% 109,63% 112,17% 113,22% 1.5. Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B 87,00% 86,15% 88,90% 93,12% 1.6. Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/MA/Paket C 51,00% 54,91% 56,00% 59,46% 1.7. Angka Rata-rata Lama Sekolah Tahun 5,44 Tahun 5,41 Tahun 5,57 Tahun 5,54 1.8. Angka Kelulusan SD/MI/Paket A 100% 100% 100% 100% 1.9. Angka Kelulusan SMP/MTs/Paket B 99,95% 100% 100% 100% 1.10. Angka Kelulusan SMA/SMK/ MA/ Paket C 99,99% 100% 100% 100% 1.11. Prosentase kualifikasi guru menurut ijazah ≥ Sarjana/ Pasca Sarjana
• Jenjang SD/MI 93,00% 85,89% 86,27% 88,64% • Jenjang SMP/ MTs 91,00% 88,45% 88,81% 90,30% • Jenjang SMA/SMK/MA 95,00% 93,00% 94,70% 88,64%
Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa realisasi indikator kinerja selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, untuk indikator kinerja angka rata-rata lama sekolah realisasinya semakin mengecil namun ini menandakan kinerja yang baik, karena angka rata rata lama sekolah menjadi semakin cepat.
Tabel 3.4
Perbandingan Realisasi Kinerja s.d. akhir periode RPJMD Sasaran Meningkatnya Kualitas Dan Pemerataan Pendidikan
Sasaran
Strategis Indikator kinerja
Target akhir RPJMD Realisasi Tingkat Kemajuan Meningkat nya kualitas dan pemerataan pendidikan
1.1. Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A 98,50% 108,63% 110,28% 1.2. Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B 83,00% 88,42% 106,53% 1.3. Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK/MA/Paket C 50,00% 54,70% 109,40% 1.4. Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A 99,95% 113,22% 113,28% 1.5. Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B 95,00% 93,12% 98,02% 1.6. Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/MA/
Paket C 61,00% 59,46% 97,48%
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Bangkalan Tahun 2016
52
Tahun Tahun
1.8. Angka Kelulusan SD/MI/Paket A 100% 100% 100% 1.9. Angka Kelulusan SMP/MTs/Paket B 99,96% 100% 100,04% 1.10. Angka Kelulusan SMA/SMK/ MA/ Paket C 99,99% 100% 100,01% 1.11. Prosentase kualifikasi guru menurut ijazah ≥ Sarjana/
Pasca Sarjana
• Jenjang SD/MI 100% 88,64% 88,64% • Jenjang SMP/ MTs 100% 90,30% 90,30% • Jenjang SMA/SMK/MA 100% 88,64% 88,64%
Adapun analisis capaian masing – masing indikator kinerja pada sasaran meningkatnya kualitas dan pemerataan pendidikan adalah sebagai berikut :
1.1. Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A.
Pengukuran terhadap Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A dilakukan dengan cara menghitung jumlah siswa usia 7 – 12 tahun yang bersekolah SD/MI/Paket A pada tahun tertentu yang dibandingkan dengan jumlah penduduk yang berada pada kelompok usia 7 – 12 tahun.
Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A pada tahun 2016 mencapai 127.244 jiwa, dari 117.138 jiwa penduduk yang berada pada kelompok usia 7 – 12 tahun atau realisasi indikator kinerja sebesar 108,63 %. Apabila dibandingkan dengan target RPJMD sebesar 98% maka capaian indikator kinerja adalah sebesar 110,84 atau melampaui dari target yang telah ditentukan menunjukkan bahwa indikator kinerja telah sangat berhasil dilaksanakan.
Jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2016 indikator kinerja ini mengalami peningkatan sebesar 0,77 % dari realisasi tahun 2015 yaitu 107,86 %.
Peningkatan ini disebabkan karena :
1. Tingkat kesadaran atau motivasi masyarakat untuk menyekolahkan putra putrinya semakin besar;
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Bangkalan Tahun 2016
53 2. Beberapa siswa dari kabupaten lain yang terdaftar dan
melanjutkan pendidikannya di lembaga pendidikan yang berada di kabupaten Bangkalan;
3. komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat (dengan pemberian beasiswa dari pemerintah) dapat mengurangi tingkat putus sekolah yang terjadi dan memotivasinya untuk bersekolah
1.2. Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B
Pengukuran terhadap Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B dilakukan dengan cara menghitung jumlah siswa usia 13 – 15 tahun yang bersekolah SMP/MTs/Paket B pada tahun tertentu yang dibandingkan dengan jumlah penduduk yang berada pada kelompok usia 13 – 15 tahun.
Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B pada tahun 2016 mencapai 50.990 jiwa, dari 57.668 jiwa penduduk yang berada pada kelompok usia 13 – 15 sehingga dihasilkan realisasi sebesar 88,42%. Jika dibandingkan dengan target RPJMD sebesar 79% maka capaiannya adalah sebesar 111,92%. Capaian ini menandakan bahwa kinerjanya tergolong dalam kategori sangat berhasil.
Sementara apabila dibandingkan dengan realisasi indikator kinerja tahun 2015 sebesar 84,42%, realisasi indikator kinerja ini mengalami peningkatan sebesar 4%.
Peningkatan ini disebabkan karena :
1. Tingkat kesadaran atau motivasi masyarakat untuk menyekolahkan putra putrinya semakin besar;
2. Beberapa siswa dari kabupaten lain yang terdaftar dan melanjutkan pendidikannya di lembaga pendidikan yang berada di kabupaten Bangkalan;
3. Komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat (dengan pemberian beasiswa dari pemerintah) dapat mengurangi tingkat putus sekolah yang terjadi dan memotivasinya untuk bersekolah
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Bangkalan Tahun 2016
54
1.3. Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK/MA/Paket C
Pengukuran terhadap Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK/MA/Paket C dilakukan dengan cara menghitung jumlah siswa usia 16 – 18 tahun yang bersekolah SMA/SMK/MA/Paket C pada tahun tertentu yang dibandingkan dengan jumlah kelompok penduduk yang berada pada kelompok usia 16 – 18 tahun.
Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK/MA/Paket C pada tahun 2016 mencapai 31.047 jiwa, dari 56.756 jiwa penduduk yang berada pada kelompok usia 16 – 18 tahun. Dari data tersebut diperoleh realisasi indikator kinerja sebesar 54,70%. Jika dibandingkan dengan target RPJMD sebesar 44% maka capaian indikator kinerja adalah sebesar 124,32% artinya target telah tercapai, bahkan melebihi dari target yang telah ditetapkan dan indikator kinerja sangat berhasil dilaksanakan.
Apabila dibandingkan dengan realisasi tahun 2015 sebesar 51,52% maka realisasi tahun 2016 mengalami peningkatan sebesar 3,18%. Peningkatan ini disebabkan oleh :
1. Tingkat kesadaran atau motivasi masyarakat untuk menyekolahkan putra putrinya semakin besar;
2. Beberapa siswa dari kabupaten lain yang terdaftar dan melanjutkan pendidikannya di lembaga pendidikan yang berada di kabupaten Bangkalan;
3. Komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat (dengan pemberian beasiswa dari pemerintah) dapat mengurangi tingkat putus sekolah yang terjadi dan memotivasinya untuk bersekolah.
1.4. Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A
Pengukuran terhadap Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A dilakukan dengan cara menghitung jumlah siswa yang bersekolah SD/MI/Paket A pada tahun tertentu yang dibandingkan dengan jumlah penduduk yang berada pada kelompok usia 7-12 th.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Bangkalan Tahun 2016
55 Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A pada tahun 2016 mencapai 128.900 jiwa, dari 113.854 jiwa penduduk yang berada pada kelompok usia 7 – 12 tahun dengan prosentase realisasi indikator kinerja sebesar 113,22%. Bila dibandingkan dengan target tahun 2016 sebesar 99,65% maka capaian kinerjanya adalah sebesar 113,62% atau melampaui target dan tingkat keberhasilannya tergolong dalam kategori sangat berhasil.
Apabila dibandingkan dengan realisasi kinerja pada tahun 2015 sebesar 112,17%, realisasi tahun ini mengalami peningkatan sebesar 1,05%. Peningkatan dan keberhasilan ini dilatar belakangi oleh : 1. Tingkat kesadaran atau motivasi masyarakat untuk
menyekolahkan putra putrinya semakin besar;
2. Komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat (dengan pemberian beasiswa dari pemerintah) dapat mengurangi tingkat putus sekolah yang terjadi dan memotivasinya untuk bersekolah/Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun;
3. Beberapa siswa dari kabupaten lain yang terdaftar dan melanjutkan pendidikannya di lembaga pendidikan yang berada di kabupaten Bangkalan.
1.5. Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B
Pengukuran terhadap Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B dilakukan dengan cara menghitung jumlah siswa yang bersekolah SMP/MTs/Paket B pada tahun tertentu yang dibandingkan dengan jumlah penduduk yang berada pada kelompok usia 13-15 tahun.
Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B pada tahun 2016 mencapai 53.703 jiwa, dari 57.668 jiwa penduduk yang berada pada kelompok usia 13–15 tahun atau terealisasi sebesar 93,12%. Jika dibandingkan dengan target kinerja tahun 2016 sebesar 87%
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Bangkalan Tahun 2016
56 maka Capaian indikator kinerja adalah 107,03% dan berada dalam kategori sangat berhasil. Pencapaian ini ditunjang oleh :
1. Tingkat kesadaran atau motivasi masyarakat untuk menyekolahkan putra putrinya semakin besar;
2. Beberapa siswa dari kabupaten lain yang terdaftar dan melanjutkan pendidikannya di lembaga pendidikan yang berada di kabupaten Bangkalan;
3. Komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat (dengan pemberian beasiswa dari pemerintah) dapat mengurangi tingkat putus sekolah yang terjadi dan memotivasinya untuk bersekolah
1.6. Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/MA/Paket C
Pengukuran terhadap Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/MA/Paket C dilakukan dengan cara menghitung jumlah siswa yang bersekolah SMA/SMK/MA/Paket C pada tahun tertentu yang dibandingkan dengan jumlah penduduk yang berada pada kelompok usia 16-18 tahun.
Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/MA/Paket C pada tahun 2016 mencapai 33.747 jiwa, dari 56.756 jiwa penduduk yang berada pada kelompok usia 16-18 tahun sehingga realisasinya adalah 59,46%. Bila dibandingkan dengan target tahun 2016 sebesar 51% maka capaian kinerjanya adalah 116,59%. Pencapaian indikator ini tergolong dalam kategori sangat berhasil.
Realisasi indikator kinerja ini mengalami peningkatan sebesar 3,45% dari tahun 2015 yang teralisasi sebesar 56%. Peningkatan dan pencapaian indikator kinerja ini disebabkan karena :
1. Tingkat kesadaran atau motivasi masyarakat untuk menyekolahkan putra putrinya kejenjang yang lebih tinggi semakin besar;
2. Komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat (dengan pemberian beasiswa dari pemerintah) dapat mengurangi tingkat
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Bangkalan Tahun 2016
57 putus sekolah yang terjadi dan memotivasinya untuk bersekolah/Wajib Belajar 12 Tahun;
3. Beberapa siswa dari kabupaten lain yang terdaftar dan melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi di lembaga pendidikan yang berada di kabupaten Bangkalan
1.7. Angka Rata-rata Lama Sekolah
Pengukuran terhadap Angka Rata-rata Lama Sekolah dilakukan dengan cara menghitung jumlah lama pendidikan dikalikan dengan jumlah siswa di setiap jenjang yang dibandingkan dengan jumlah penduduk usia sekolah.
Hasil Pengukuran terhadap prosentase rata-rata lama sekolah pada tahun 2016 adalah 5,54 tahun, dimana lama sekolah 12 tahun dikalikan dengan 216.350 siswa dibagi jumlah penduduk usia sekolah sebesar 228.278 jiwa. Capaian indikator kinerja ini pada tahun 2016 adalah 101,84%, dengan selisih realisasi 0,03% dari tahun 2015, hal ini dilatarbelakangi karena meningkatnya jumlah penduduk usia sekolah sehingga berpengaruh pada angka rata-rata lama sekolah.
1.8. Angka Kelulusan SD/MI/Paket A
Pengukuran terhadap Angka Kelulusan SD/MI/Paket A dilakukan dengan cara menghitung jumlah Siswa SD/MI/paket A yang lulus yang dibandingkan dengan jumlah Siswa SD/MI/paket A yang mengikuti ujian.
Hasil Pengukuran terhadap Angka Kelulusan SD/MI/Paket A pada tahun 2016 adalah sebesar 100 % sebanding dengan target indikator kinerja pada tahun berkenaan. Realisasi dari tahun-tahun sebelumnya sama dengan tahun 2016, tercapainya target ini disebabkan karena tingkat kesadaran masyarakat umumnya dan orangtua pada khususnya menginginkan agar putra-putrinya menamatkan minimal sekolah dasar.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Bangkalan Tahun 2016
58
1.9. Angka Kelulusan SMP/MTs/Paket B
Pengukuran terhadap Angka Angka Kelulusan SMP/MTs/Paket B dilakukan dengan cara menghitung jumlah Siswa SMP/MTs/paket B yang lulus yang dibandingkan dengan jumlah Siswa SMP/MTs/paket B yang mengikuti ujian.
Hasil Pengukuran terhadap Angka Kelulusan SMP/MTs/paket B pada tahun 2016 adalah sebesar 100%, sesuai dengan target yang sudah ditetapkan. Tercapainya indikator kinerja ini diperoleh karena tingkat kesadaran masyarakat umumnya dan orangtua pada khususnya menginginkan agar putra-putrinya melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi.
1.10. Angka Kelulusan SMA/SMK/ MA/ Paket C
Pengukuran terhadap Angka Kelulusan SMA/SMK/ MA/ Paket C dilakukan dengan cara menghitung jumlah Siswa SMA/SMK/ MA/ Paket C yang lulus yang dibandingkan dengan jumlah Siswa SMA/SMK/ MA/ Paket C yang mengikuti ujian.
Hasil Pengukuran terhadap Angka Kelulusan SMA/SMK/ MA/ Paket C pada tahun 2016 adalah sebesar 100%. Dengan kata lain target kinerja telah tercapai.
Pencapaian ini disebabkan karena meningkatnya kesadaran masyarakat umumnya dan orang tua khususnya yang menginginkan putra-putrinya menamatkan sekolah sesuai dengan anjuran dan program pemerintah tentang wajib belajar 12 tahun.
1.11. Prosentase kualifikasi guru menurut ijazah ≥ Sarjana/ Pasca Sarjana
Prosentase ini didapat dari pengukuran terhadap jumlah guru yang berkualifikasi dibandingkan dengan jumlah guru yang ada.
Dengan rumus =
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Bangkalan Tahun 2016
59
1.11.1. Jenjang SD/MI
Pengukuran terhadap Prosentase kualifikasi guru menurut ijazah ≥ Sarjana/ Pasca Sarjana pada Jenjang SD/MI pada tahun 2016 memperoleh hasil sebesar 88,64%, jika dibandingkan dengan target kinerja maka capaian kinerjanya adalah 95,31%. Meskipun target indikator sasaran tidak tercapai, namun masih dikategorikan baik. Akan tetapi jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya realisasi indikator sasaran selalu mengalami peningkatan, yang berarti bahwa usaha untuk meningkatkan kualifikasi guru menurut ijazah semakin tinggi dari tahun ke tahun.
1.11.2. Jenjang SMP/ MTs
Pengukuran terhadap Prosentase kualifikasi guru menurut ijazah ≥ Sarjana/ Pasca Sarjana pada Jenjang Jenjang SMP/MTs pada tahun 2016 memperoleh hasil sebesar 90,30%, jika dibandingkan dengan target kinerja maka capaian kinerjanya adalah 99,23%, meskipun belum tercapai akan tetapi sudah mendekati angka sempurna dan upaya agar ketentuan bagi tenaga pendidik minimal harus sarjana semakin mendekati target.
1.11.3. Jenjang SMA/SMK/MA
Pengukuran terhadap Prosentase kualifikasi guru menurut ijazah ≥ Sarjana/ Pasca Sarjana pada Jenjang Jenjang SMA/SMK/MA pada tahun 2016 memperoleh hasil sebesar 88,64%, jika dibandingkan dengan target kinerja maka capaian kinerjanya adalah 93,31%.
Capaian indikator ini mengalami penurunan sebesar 6.06% jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2015 yang mencapai 94,70%. Hal ini disebabkan karena ketentuan bagi tenaga pendidik minimal harus sarjana.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Bangkalan Tahun 2016
60 Solusi memberikan himabauan kepada tenaga pendidik agar segera menamatkan pendidikan minimal sarjana.