BOGOR
2011
Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis Aktivitas Antioksidan Ekstrak Selaginella adalah karya saya dengan arahan dari komisi pembimbing dan belum diajukan dalam bentuk apa pun kepada perguruan tinggi mana pun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir tesis ini.
Bogor, Juli 2011 Rini Syahrayni Hasibuan NRP G353090091
RINI SYAHRAYNI HASIBUAN. Antioxidant Activity of Selaginella Extract. Under direction of TATIK CHIKMAWATI and MIFTAHUDIN.
Selaginella (Selaginellaceae) is a pteridophyte plant, having a lot of potential and benefits as food material and pharmaceutical. As a medicinal plant, Selaginella has been used as anti-cancer, anti-tumor, and antioxidant. The objective of the study was to analyze the potential of S. ornata, S. plana, and S. willdenovii extract as antioxidant by measuring lipid peroxidation (MDA level) and Superoxide Dismutase (SOD) activity. This experiment was started with LD50
test of three kinds of Selaginella extract as preliminary experiment. The experiment was designed as complete randomize design with two factors. The first factor was three species of Selaginella and the second factor was four doses of Selaginella extracts, which were 0, 0.3, 0.6, and 1.2 g extract/kg bw. The result showed that at the dose of 0.6 g extract/kg bw, Selaginella extract could decrease the MDA level to the lowest level. The dose of 0.3 g extract/kg bw could increase the SOD activity. Among the three species of Selaginella extract, S. ornata showed the best antioxidant activity.
Keywords: Selaginella extract, antioxidant, lipid peroxidation, superoxide dismutase.
RINI SYAHRAYNI HASIBUAN. Aktivitas Antioksidan Ekstrak Selaginella. Dibimbing oleh TATIK CHIKMAWATI dan MIFTAHUDIN.
Pemenuhan kebutuhan manusia untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah terjadinya cekaman oksidatif dewasa ini sangat perlu dilakukan. Banyak hal yang mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut, diantaranya pemanfaatan tumbuhan alami terutama mengandung bahan-bahan antioksidan. Pemanfaatan tumbuhan obat sebagai antioksidan tradisional sudah mulai banyak dilakukan, diantaranya Selaginella. Kemampuan Selaginella sebagai antioksidan ditunjukkan dari beberapa penelitian sebelumnya, diantaranya dapat memicu peningkatan pertumbuhan dan aktivitas perlindungan terhadap hidrogen peroksida (H2O2), menghambat produksi nitrat oksida, dan penghambatan terhadap peroksidasi lipid.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antioksidan ekstrak S. ornata, S. plana, dan S. willdenovii secara in vivo dan in vitro dengan analisis peroksida lipid dan Superoksida Dismutase. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Juni 2010 sampai dengan bulan Maret 2011. Pada tahap awal penelitian dengan mengambil sampel dan mempersiapkan ekstrak ketiga jenis Selaginella. Pengujian toksisitas akut (LD50), uji in vivo serta pemeliharaan mencit dalam perlakuan dilakukan di Laboratorium Farmakologi Fakultas Kedokteran Hewan, IPB, sedangkan uji in vitro aktivitas antioksidan ekstrak Selaginella dilakukan di Laboratorium Penelitian Fisiologi Tumbuhan, Departemen Biologi, IPB.
Hasil pengujian LD50 dari ketiga jenis ekstrak Selaginella menunjukkan bahwa ekstrak S. ornata dan S. plana dikategorikan hanya sedikit toksik yaitu berturut-turut 9 dan 5.2 g ekstrak/kg bb, sedangkan mencit yang memperoleh ekstrak S. willdenovii dikategorikan cukup toksik (3 g ekstrak/kg bb). Setelah memperoleh hasil LD50 dilanjutkan dengan uji in vivo menggunakan dosis 0, 0.3, 0.6, dan 1.2 g ekstrak/kg bb. Pengujian aktivitas antioksidan ekstrak Selaginella dilakukan dengan memberikan ketiga jenis ekstrak Selaginella yang berbeda dan cekaman oksidatif pada mencit yaitu tidak diberi pakan (puasa/starvation) dan berenang selama 5 menit setiap hari selama 3 hari percobaan.Pengujian in vitro dilakukan setelah memperoleh hasil in vivo dengan menguji homogenat hati mencit yang diperoleh dari hasil pembedahan. Pengujian in vitro menggunakan homogenat hati dilakukan dengan analisis peroksidasi lipid dan superoksida dismutase.
Hasil analisis peroksidasi lipid dengan mengukur kadar MDA (malondialdehyde) pada mencit yang mendapat ekstrak Selaginella memperoleh nilai aktivitas penghambatan peroksidasi lipid yang paling besar yaitu pada ekstrak S. ornata (0.170 nmol/µg protein) menggunakan dosis 0.6 g ekstrak/kg bb. Besarnya nilai aktivitas penghambatan peroksidasi lipid pada esktrak S. ornata dengan dosis tersebut, tidak berbeda secara nyata dengan nilai aktivitas penghambatan peroksidasi lipid pada esktrak S. plana (0.240 nmol/µg protein). Kedua jenis ekstrak Selaginella tersebut menunjukkan nilai aktivitas penghambatan peroksidasi lipid yang relatif sama dan jauh lebih besar daripada ekstrak S. willdenovii (1.255 nmol/µg protein).
Selaginella menggunakan dosis 0.3 g ekstrak/kg bb menunjukkan nilai aktivitas SOD paling tinggi (54.6%), namun tidak berbeda secara nyata dengan nilai aktivitas SOD dosis 0.6 g ekstrak/kg bb (54.4%) dan dosis 1.2 g ekstrak/kg bb (52.4%).
Hasil penelitian aktivitas antioksidan ekstrak Selaginella dengan pengujian peroksidasi lipid dan SOD menunjukkan bahwa ekstrak S. ornata yang memiliki aktivitas antioksidan paling besar daripada kedua jenis ekstrak lainnya. Namun demikian, disarankan perlu pengujian aktivitas antioksidan dengan rentangan dosis yang lebih halus antara 0.3−0.6 g ekstrak/kb bb pada ketiga jenis ekstrak Selaginella, khususnya S. willdenovii untuk memperoleh potensi antioksidan yang lebih tepat. Metode analisis peroksidasi lipid dengan mengukur nilai MDA merupakan metode yang relatif lebih baik untuk pengujian aktivitas antioksidan ekstrak Selaginella dibandingkan dengan metode analisis Superoksida Dismutase. Kata kunci: Ekstrak Selaginella, antioksidan, peroksidasi lipid, superoksida dismutase.
© Hak Cipta milik IPB, tahun 2011
Hak Cipta dilindungi Undang-Undang
Dilarang mengutip sebagian atau seluruh karya tulis ini tanpa mencantumkan atau menyebutkan sumbernya. Pengutipan hanya untuk kepentingan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik, atau tinjauan suatu masalah; dan pengutipan tersebut tidak merugikan kepentingan yang wajar IPB
Dilarang mengumumkan dan memperbanyak sebagian atau seluruh Karya tulis dalam bentuk apa pun tanpa izin IPB
RINI SYAHRAYNI HASIBUAN
Tesis
sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister Sains pada
Program Studi Biologi Tumbuhan
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2011
NIM : G353090091
Disetujui Komisi Pembimbing
Dr. Ir. Tatik Chikmawati, M. Si. Ketua
Dr. Ir. Miftahudin, M. Si. Anggota
Mengetahui
Ketua Program Studi Biologi Tumbuhan
Dekan Sekolah Pascasarjana
Dr. Ir. Miftahudin, M. Si. Dr. Ir. Dahrul Syah, M.Sc. Agr
Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT atas segala nikmat, kasih sayang dan hidayah-Nya sehingga karya ilmiah ini dapat diselesaikan. Tema yang dipilih dalam penelitian yang dilaksanakan sejak bulan Juni 2010 sampai dengan Maret 2011 ini ialah Aktivitas Antioksidan Ekstrak Selaginella. Penelitian ini didanai oleh Departemen Agama Republik Indonesia melalui program beasiswa utusan daerah (BUD Depag).
Terima kasih yang tulus penulis ucapkan kepada Ibu Dr. Ir. Tatik Chikmawati, M. Si dan Bapak Dr. Ir. Miftahudin, M. Si yang telah banyak memberikan bimbingan dan saran dalam penelitian dan penulisan tesis ini. Terima kasih juga penulis sampaikan kepada Ibu drh. Dewi Ratih Agungpriyono, Ph.D, APVet yang telah bersedia menjadi penguji luar komisi pada ujian tesis dan memberikan saran untuk kelengkapan informasi pada tesis ini.
Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada staf dosen dan tata usaha Departemen Biologi Pascasarjana IPB, teknisi dan laboran, teman-teman di Laboratorium Penelitian Fisiologi Tumbuhan IPB, staf dosen dan laboran di Laboratorium Farmakologi Fakultas Kedokteran Hewan IPB, teman-teman mahasiswa pascasarjana Biologi Tumbuhan angkatan 2009 dan BUD Biologi 2009.
Terima kasih untuk kesabaran dan pengertian suami tercinta Yasser Arafat Sari Siregar yang telah memberikan do’a dan motivasi pada penulis, juga kepada kedua orangtua Bapak H. Syahril Hasibuan dan Ibu Hj. Nilawaty, adek-adek tercinta, serta kedua mertua Drs. H. Saridin Siregar dan Hj. Siti Aminah Harahap atas dukungan dan do’anya serta semua pihak yang telah banyak membantu penulis hingga dapat menyelesaikan studi.
Akhirnya penulis berharap semoga karya ilmiah ini bermanfaat dan dapat memberikan informasi untuk kepentingan dan perkembangan ilmu pengetahuan, guna kemaslahatan dan kesejahteraan manusia.
Bogor, Juli 2011
H. Syahril Hasibuan dan Ibu Hj. Nilawaty. Penulis merupakan putri pertama dari tiga bersaudara.
Tahun 1999 penulis lulus dari SMA Negeri 1 Tebing Tinggi dan pada tahun yang sama penulis lulus seleksi masuk Universitas Negeri Medan melalui jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Penulis memilih program studi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan lulus pada tahun 2003.
Kesempatan untuk melanjutkan ke Program Magister pada mayor Biologi Tumbuhan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam di Institut Pertanian Bogor diperoleh pada tahun 2009. Beasiswa pendidikan Pascasarjana diperoleh dari Departemen Agama Republik Indonesia melalui program Beasiswa Utusan Daerah. Tahun 2003 – 2008 penulis bekerja sebagai guru Biologi SMA Negeri 4 Tebing Tinggi. Tahun 2008 – sekarang penulis adalah guru Biologi di MAN 2 Model Medan.