BOGOR
2008
Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis Penyebaran dan Karakteristik Tempat Tumbuh Pohon Tembesu (Fragraea fragrans Roxb.) (Studi Kasus di Kawasan Taman Nasional Danau Sentarum Kapuas Hulu Kalimantan Barat) adalah karya saya dengan arahan dosen pembimbing dan belum diajukan dalam bentuk apapun kepada perguruan tinggi mana pun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir tesis ini.
Bogor, September 2008
Nesa Rosalia
Abstract
NESA ROSALIA. Distribution and Habitat Characteristic of Tembesu (Fragraea fragrans Roxb.) (Case Study at area Lake Sentarum National Park Kapuas Hulu West Kalimantan). by ISTOMO and ANDRY INDRAWAN.
Ecological and potency study of Tembesu was conducted in April until May 2007. The aims of this study were to regeneration prospect of the appropriate habitat characteristic tembesu native. Research was executed in Bekuan river, Bekuan lake and Sumbu lake in Sentarum, methode transect and line combination, sample collected with purposive. Transect plot of 20 x 400 m (0,8 ha) on Bekuan river, 20 x 500 m (1 ha) on Bekuan lake and Sumbu lake, two strips respective with strip interval was 200 m. Tembesu fresh water swamp forest were indicated that tembesu tree dominant at Bekuan river, Bekuan lake and Sumbu lake respective with amount of tembesu were 36,11 trees/ha, 23,61 trees/ha, and 25 trees/ha. The potency of tembesu diameter 40 cm was 43,33 m³/ha. Distribution of comunity tembesu dense and comunity tembesu rarely type have clumped distribution.
NESA ROSALIA. Penyebaran dan Karakteristik Tempat Tumbuh Pohon Tembesu (Fragraea fragrans Roxb.) (Studi Kasus Di Kawasan Taman Nasional Danau Sentarum Kapuas Hulu Kalimantan Barat). Di bawah bimbingan Bapak ISTOMO dan Bapak ANDRY INDRAWAN.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penyebaran tempat tumbuh alami Tembesu (Fragraea fragrans Roxb) yang sesuai karakteristik habitatnya. Indikator karakteristik tempat tumbuh tembesu akan terlihat pada penyebaran tembesu di habitat alaminya. Sehingga diharapkan informasi yang penting ini dapat berguna sebagai dasar dalam tindakan pengelolan tembesu untuk pengembangannya di luar kawasan TNDS agar tembesu tumbuh optimal.
Penelitian dilaksanakan di tiga lokasi penelitian yaitu di Sungai Bekuan, Danau Bekuan dan Danau Sumbu, pada kawasan Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat. Penelitian dilakukan yaitu mulai tanggal 22 april – 9 mei 2007 (efektif di lapangan).
Penelitian dilakukan dengan metode analisis vegetasi berdasarkan data yang diambil dengan metode kombinasi antara jalur dan garis berpetak dengan arah tegak lurus hutan rawa, daerah peralihan, dan hutan rawa gambut. Sungai Bekuan dua jalur dengan ukuran petak 20 m x 400 m (0,8 ha), Danau Bekuan dan Danau Sumbu dua jalur dengan ukuran petak 20 m x 500 m (1 ha), dan jarak antar jalur 200 m. Dalam setiap petak diukur diameter, tinggi pohon jenis tembesu dan seluruh jenis lain yang berasosiasi dengan tembesu di lokasi penelitian tersebut. Pada hutan gambut diukur ketebalan gambut dan tingkat kematangan gambut. Untuk mengetahui sifat-sifat kimia dan fisika tanah hutan rawa dan tanah gambut di lokasi penelitian diambil contoh tanah utuh dan komposit yang selanjutnya dianalisis di Laboratorium Ilmu Tanah Faperta UNTAN Pontianak.
Hasil analisis vegetasi di hutan rawa air tawar, tembesu banyak ditemukan di lokasi Sungai Bekuan dengan jumlah 51 individu/ha pada semua tingkat pertumbuhan semai, pancang, tiang dan pohon.
Banyaknya individu rata-rata tembesu tingkat pohon di lokasi Sungai Bekuan adalah 36,11 individu/ha, di lokasi Danau Bekuan 23,61 individu/ha, dan di lokasi Danau Sumbu 25 individu/ha.
Tembesu tingkat pohon di hutan rawa air tawar lokasi Sungai Bekuan nilai kerapatan adalah 10,15 individu/ha, LBDS = 1,18 m²/ha, INP = 57,03 %, dan volume 43,33 m³/ha. Lokasi Danau Bekuan nilai kerapatan adalah 4,25 individu/ha, LBDS = 1,11 m²/ha, INP = 33,52 %, dan volume = 19,34 m³/ha. Sedangkan lokasi Danau Sumbu nilai kerapatan adalah 4,00 individu/ha, LBDS = 0,88 m²/ha, INP = 22,98 %, dan volume = 34,40 m³/ha.
Pada habitat hutan rawa air tawar, tembesu dominan pada diameter 30 cm. Sedangkan di seluruh jalur (habitat tembesu dan non tembesu), persen kehadiran tembesu sangat kecil, yaitu 7 % (Danau Sumbu), 9 % (Danau Bekuan) dan 11 % (Sungai Bekuan).
Tanah di hutan rawa habitat tembesu di lokasi penelitian memiliki tekstur berliat dan berdebu, dan struktur tanah berupa butiran halus sampai sangat halus. Faktor lingkungan fisik tanah rawa yang paling berpengaruh terhadap keberadaan tembesu adalah persen debu dan fosfor.
Apabila dilakukan kegiatan penanaman, sebaiknya tembesu ditanam di hutan rawa air tawar. Untuk merangsang regenerasi tembesu perlu dilakukan pembebasan agar bertambah banyak dan tembesu dapat tumbuh optimal.
Dilarang mengutip sebagian atau seluruh karya tulis ini tanpa mencantumkan atau menyebutkan sumbernya. Pengutipan hanya untuk kepentingan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik atau tinjauan suatu masalah; dan pengutipan tersebut tidak merugikan kepentingan yang wajar IPB Dilarang mengumumkan dan memperbanyak sebagian atau seluruh Karya tulis dalam bentuk apa pun tanpa izin IPB
PENYEBARAN DAN KARAKTERISTIK TEMPAT TUMBUH
POHON TEMBESU (Fragraea fragrans Roxb.)
(Studi Kasus Di Kawasan Taman Nasional Danau Sentarum Kapuas Hulu Kalimantan Barat)
NESA ROSALIA
Tesis
sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister Sains pada
Program Studi Ilmu Pengetahuan Kehutanan
SEKOLAH PASCASARJANA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2008
Nama : Nesa Rosalia NIM : E051050011
Disetujui
Komisi Pembimbing
Dr. Ir. Istomo, M.S Prof. Dr. Ir. Andry Indrawan, M.S Ketua Anggota
Diketahui
Ketua Program Studi Dekan Sekolah Pascasarjana IPB Ilmu Pengetahuan Kehutanan
Prof. Dr. Ir. Imam Wahyudi, M.S Prof. Dr. Ir. Khairil A. Notodiputro, M.S
PRAKATA
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga tesis ini dapat diselesaikan. Judul dari tesis ini adalah “Penyebaran dan Karakteristik Tempat Tumbuh Pohon Tembesu (Fragraea fragrans Roxb.) (Studi Kasus di Kawasan Taman Nasional Danau Sentarum Kapuas Hulu Kalimantan Barat)” .
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa tesis ini tidak akan terwujud tanpa bantuan berbagai pihak baik moril maupun materil. Untuk itu secara khusus penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada :
1. Dr. Ir. Istomo, MS dan Prof. Dr. Ir. Andry Indrawan, MS selaku komisi pembimbing yang telah memberikan bimbingan, masukan maupun motivasi pada penulis sehingga tesis ini dapat diselesaikan
2. Dekan Sekolah Pascasarjana dan Ketua Program Studi Ilmu Pengetahuan Kehutanan IPB beserta staf pengajar dan staf pegawai yang telah memberikan sumbangsih yang sangat besar bagi penulis dalam menyelesaikan studi di Sekolah Pascasarjana IPB
3. Mas Jefry selaku pimpinan di Balai Taman Nasional Danau Sentarum yang telah memberikan ijin lokasi dalam penelitian ini, dan semua pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan penelitian
4. Keluarga terkasih, tersayang dan tercinta dengan segenap jiwa Bapak H. Syaharsah, Ibu Hj.Nursemah, uwa, adek, bik Ety, yang selama ini yang dengan sabar dan penuh kasih memberikan dorongan, semangat dan selalu berdoa terus menerus agar penulis dapat menyelesaikan studi di IPB.
5. Buat Lilik Rahadian Setiawan, terima kasih atas dukungan, semangat, pengertian dan kesabarannya.
6. Keluarga besar di Selimbau, spesial buat Devi, Bapak Drs. Akhmad Bakri, MM (alm) sekeluarga, Pak Rusli sekeluarga, Pak Sutrisno sekeluarga, Pak Gun sekeluarga.
7. Teman-teman mahasiswa di Sekolah Pascasarjana IPB : Mas Melewanto, Pak Ajun, Erni, Aah, Pak Ramadhan, Mas Har, Pak Hutwan dan semuanya yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah membantu penulis, baik dalam
9. Sahabat sekaligus saudara semua di Wisma Ungu. Kebersamaan penuh warna dan kebaikan sahabat semua, hanya Allah SWT yang bisa membalas semuanya.
Penulis berharap semoga tesis ini dapat bermanfaat dan berguna bagi semua pihak.
Bogor, September 2008