• Tidak ada hasil yang ditemukan

Selasar Sunaryo

BAB 2 DESKRIPSI PROYEK

2.6 Studi Banding Proyek Sejenis

2.6.4 Selasar Sunaryo

Selasar Sunaryo terdiri dari beberapa ruang indoor dan outdoor yang begitu mendukung kenyamanan bagi setiap pengunjung untuk menikmati setiap karya. Udara

juga arsitektur bangunan yang menarik membuat pengunjung betah dan ingin berlama sambil menikmati panorama pegunungan yang indah disekitarnya.

Selasar Sunaryo terdiri dari beberapa bangunan yaitu: 'Ruang A' (Galeri A)

Ruang A (sekitar 177 m2), digunakan untuk rumah dan pameran karya Sunaryo yang dipilih oleh

Gambar 2.38 mushollah Sumber : hasil olah

Gambar 2.39. galeri sunaryo Sumber : internet

Gambar : 2.40

Selasar Sunaryo terdiri dari beberapa ruang indoor dan outdoor yang begitu mendukung kenyamanan bagi setiap pengunjung untuk menikmati setiap karya. Udara yang sejuk dan juga arsitektur bangunan yang menarik membuat pengunjung betah dan ingin berlama sambil menikmati panorama pegunungan yang indah disekitarnya.

Selasar Sunaryo terdiri dari beberapa bangunan yaitu:

Ruang A (sekitar 177 m2), digunakan untuk rumah dan pameran karya Sunaryo yang dipilih Gambar 2.38 mushollah

Sumber : hasil olah data primer

Gambar 2.39. galeri sunaryo Sumber : internet

Gambar : 2.40 ruang A Sumber : internet

Selasar Sunaryo terdiri dari beberapa ruang indoor dan outdoor yang begitu mendukung yang sejuk dan juga arsitektur bangunan yang menarik membuat pengunjung betah dan ingin berlama-lama

Dewan Kurator berdasarkan timeline dan periode penciptaan. Ruangan ini juga digunakan untuk pameran skala besar mempromosikan

Stone Garden

Stone Garden (sekitar 190 m2), sebuah ruang yang digunakan untuk memperlihatkan Sunaryo karya seni yang terbuat dari batu.

'Ruang Sayap' (Galeri Wing)

Ruang Sayap (sekitar 48 m2), digunakan untuk menampilkan pameran karya seniman muda dari Indonesia maupun luar negeri. Ruang ini juga digunakan untuk menyajikan koleksi permanen dari Artspace yang mencakup

luar negeri.

Gambar 2.41 stone garden

Dewan Kurator berdasarkan timeline dan periode penciptaan. Ruangan ini juga digunakan untuk pameran skala besar mempromosikan seniman Indonesia dan luar negeri.

Stone Garden (sekitar 190 m2), sebuah ruang yang digunakan untuk memperlihatkan Sunaryo karya seni yang terbuat dari batu.

Ruang Sayap (sekitar 48 m2), digunakan untuk menampilkan pameran karya seniman muda dari Indonesia maupun luar negeri. Ruang ini juga digunakan untuk menyajikan koleksi permanen dari Artspace yang mencakup karya-karya yang dipilih seniman dari Indonesia dan

Gambar 2.41 stone garden Sumber : internet

Gambar 2.42 ruang sayap Sumber : intternet

Dewan Kurator berdasarkan timeline dan periode penciptaan. Ruangan ini juga digunakan

Stone Garden (sekitar 190 m2), sebuah ruang yang digunakan untuk memperlihatkan Sunaryo

Ruang Sayap (sekitar 48 m2), digunakan untuk menampilkan pameran karya seniman muda dari Indonesia maupun luar negeri. Ruang ini juga digunakan untuk menyajikan koleksi karya yang dipilih seniman dari Indonesia dan

'B Ruang' (Galeri B)

Ruang B (sekitar 210 m2), digunakan untuk menyajikan pameran seniman muda dari Indonesia maupun luar negeri. Ruang ini juga digunakan

Artspace dan karya-karya seniman dari Indonesia dan luar negeri.

'Kopi Selasar' (Cafe Selasar)

Kopi Selasar (sekitar 157 m2), sebuah kafe outdoor yang besar adalah temp

untuk bersantai dan menikmati kopi yang sangat baik, makanan ringan dan makan siang,

'Cinderamata Selasar' (Shop Selasar)

Selasar cinderamata, toko di mana orang dapat membeli dan array se

jurnal serta hadiah dan souvenir. Untuk mengenang kedatangan di Selasar Sunaryo, Amphitheate

Gambar 2.44 kopi selasar Sumber : internet

Ruang B (sekitar 210 m2), digunakan untuk menyajikan pameran seniman muda dari Indonesia maupun luar negeri. Ruang ini juga digunakan untuk menyajikan koleksi permanen

karya seniman dari Indonesia dan luar negeri.

Kopi Selasar (sekitar 157 m2), sebuah kafe outdoor yang besar adalah temp

untuk bersantai dan menikmati kopi yang sangat baik, makanan ringan dan makan siang,

'Cinderamata Selasar' (Shop Selasar)

Selasar cinderamata, toko di mana orang dapat membeli dan array seni dan budaya buku dan jurnal serta hadiah dan souvenir. Untuk mengenang kedatangan di Selasar Sunaryo,

Gambar 2.43 ruang B

Gambar 2.44 kopi selasar Sumber : internet

Gambar 2.45 shop selasar Sumber : internet

Ruang B (sekitar 210 m2), digunakan untuk menyajikan pameran seniman muda dari untuk menyajikan koleksi permanen

Kopi Selasar (sekitar 157 m2), sebuah kafe outdoor yang besar adalah tempat yang tepat untuk bersantai dan menikmati kopi yang sangat baik, makanan ringan dan makan siang,

ni dan budaya buku dan jurnal serta hadiah dan souvenir. Untuk mengenang kedatangan di Selasar Sunaryo,

Amphitheatre (sekitar 198 m2), ruang melingkar terbuka dengan layar lebar, memiliki kapasitas maksimal 300 orang dan khusus dibangun dan terstruktur untuk pementasan acara performingarts, pembacaan puisi, pemutaran dan acara budaya lainnya.

Rumah Bambu

Rumah Bambu (sekitar 76 m2), yang

seniman sering menghabiskan malam sementara yang terlibat dalam sebuah program dan juga digunakan oleh seniman di rumah, dan tamu istimewa.

Bale Handap

Bale handap adalah ruang serba guna yang digunakan untuk diskusi, pertunjukan, acara dan lokakarya. Bangunan ini terinspirasi oleh Javenese tradisional arsitektur dengan teras terbuka. Amphitheatre (sekitar 198 m2), ruang melingkar terbuka dengan layar lebar, memiliki kapasitas maksimal 300 orang dan khusus dibangun dan terstruktur untuk pementasan acara performingarts, pembacaan puisi, pemutaran dan acara budaya lainnya.

Rumah Bambu (sekitar 76 m2), yang sederhana rumah yang terbuat dari bambu. Mengunjungi seniman sering menghabiskan malam sementara yang terlibat dalam sebuah program dan juga digunakan oleh seniman di rumah, dan tamu istimewa.

Bale handap adalah ruang serba guna yang digunakan untuk diskusi, pertunjukan, acara dan lokakarya. Bangunan ini terinspirasi oleh Javenese tradisional arsitektur dengan teras terbuka.

Gambar 2.46 ampiteater Sumber : internet

Gambar 2.48 bale handap Gambar 2.47 rumah bambu

Sumber : internet

Sumber : interenet

Amphitheatre (sekitar 198 m2), ruang melingkar terbuka dengan layar lebar, memiliki kapasitas maksimal 300 orang dan khusus dibangun dan terstruktur untuk pementasan acara

sederhana rumah yang terbuat dari bambu. Mengunjungi seniman sering menghabiskan malam sementara yang terlibat dalam sebuah program dan juga

Bale handap adalah ruang serba guna yang digunakan untuk diskusi, pertunjukan, acara dan lokakarya. Bangunan ini terinspirasi oleh Javenese tradisional arsitektur dengan teras terbuka.

Bale Handap terpisah dari bangunan utama, terletak antara B terendah Selasar.

Bale Tonggoh (Hall Upper)

Bale Tonggoh (sekitar 190 m2), merupakan sebuah bangunan semi sebagai ruang proyek dan ruang pameran sementara.

Bale Handap terpisah dari bangunan utama, terletak antara Bamboo House pada tingkat

Bale Tonggoh (sekitar 190 m2), merupakan sebuah bangunan semi-permanen berfungsi sebagai ruang proyek dan ruang pameran sementara.

Gambar 2.49 bale tonggoh Sumber : internet

amboo House pada tingkat

BAB 3

ELABORASI DAN INTERPRETASI TEMA

Dokumen terkait