• Tidak ada hasil yang ditemukan

STRUKTUR ORGANISASI SMA NEGERI 2 KARANGANYAR

C. Deskripsi Hasil Penelitian

1. Siklus Pertama

(Sumber : Data primer yang diolah, 2011)

C. Deskripsi Hasil Penelitian

Proses penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu: (1) perencanaan (2) pelaksanaan tindakan (3) observasi dan interpretasi (4) analisis dan refleksi.

1. Siklus Pertama

Penerapan pembelajaran akuntansi pada siklus I melalui teknik penilaian Self Assessment sebagai berikut :

a. Perencanaan Tindakan

Kegiatan perencanaan tindakan I dilaksanakan pada hari Sabtu, 23 April 2011 di ruang guru SMA Negeri 2 Karanganyar. Guru kolaborasi bersama peneliti mendiskusikan materi yang akan disampaikan dan rancangan tindakan yang akan dilakukan dalam penelitian ini. Peneliti mengungkapkan bahwa siswa menemui permasalahan dalam membangun semangat belajar serta memahami materi akuntansi. Pelaksanaan kegiatan

commit to user

58 direncanakan akan dilaksanakan dalam 2 kali pertemuan, yaitu pada hari Senin 25 April 2011 dan Rabu 27 April 2011.

Pada tahap perencanaan awal peneliti mempersiapkan beberapa komponen terkait dengan materi yang disampaikan pada siklus I ini, yaitu tentang Jurnal Penutup. Hal-hal yang direncanakan pada siklus I antara lain:

1). Peneliti bersama guru kolaborasi merencanakan jadwal pelaksanaan kegiatan. Siklus I silaksanakan selama 3x45 menit. Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari Senin, 25 April 2011, sedangkan pertemuan kedua pada hari Rabu, 27 April 2011 dengan lokasi obyek penelitian di kelas XI IPS 1 SMA Negeri 2 Karanganyar.

2). Merencanakan skenario pembelajaran akuntansi dengan menerapkan teknik penilaian Self Assessment, berupa :

c) Pertemuan pertama

(12)Salam pembuka, guru mengadakan absensi siswa. (13)Menciptakan situasi pembelajaran yang kondusif.

(14)Guru mengajak siswa merumuskan tujuan pembelajaran secara bersama-sama dengan mengacu pada tujuan sekolah.

(15)Guru menjelaskan mengenai teknik penilaian Self Assessment yang akan diterapkan.

(16)Guru mengulangi sedikit materi tentang laporan keuangan dan mengaitkan dengan meteri yang akan diajarkan yaitu jurnal penutup.

(17)Guru mengadakan eksplorasi dengan bertanya kepada siswa mengenai Jurnal Penutup yang akan diajarkan.

(18)Guru menyampaikan garis besar materi tentang jurnal penutup. (19)Guru membagi siswa ke dalam 7 kelompok, setiap kelompok

terdiri dari 5 siswa.

(20)Guru membagikan lembar soal pada masing-masing kelompok dan memberikan waktu bagi masing-masing kelompok untuk mendiskusikan soal.

commit to user

(21) Guru dan siswa mengadakan pembahasan soal secara bersama. (22) Di akhir pertemuan guru menginformasikan bahwa akan

diadakan kuis/ulangan untuk pertemuan yang akan datang. Guru meminta semua siswa untuk mempelajari kembali materi Jurnal Penutup di rumah.

(23) Guru membuat kesimpulan dari materi yang sudah diajarkan sebelum menutup pelajaran, dan menutup dengan salam penutup.

d) Pertemuan kedua

(11)Salam pembuka, guru mengadakan absensi siswa. (12)Menciptakan situasi pembelajaran yang kondusif.

(13)Guru memulai kuis/ulangan dengan materi jurnal penutup. (14)Guru kolaborasi bersama peneliti membagikan soal berupa soal

uraian dan meminta agar siswa dalam mengerjakan tidak saling bekerja sama.

(15)Guru kolaborasi bersama peneliti mengawasi dengan seksama agar hasil dari evaluasi dapat mencerminkan kemampuan mereka dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengerjakan soal dengan tertib dan tenang.

(16)Guru bersama siswa menetukan kriteria penilaian atas masing-masing soal ulangan, kemudian mengajarkan kepada siswa bagaimana menerapkan kriteria atas pekerjaan mereka sendiri. (17)Guru meminta siswa untuk menilai pekerjaannya sendiri.

Usahakan membangun suasana yang positif di dalam kelas sehingga membuat kesalahan adalah dianggap sebagai salah satu cara untuk perbaikan, bukan menjadi catatan kegagalan.

(18)Guru memberikan umpan balik atas penilaian pekerjaan siswa dengan cara membahas soal-soal kuis.

(19)Guru mangajak untuk siswa menentukan strategi pengajaran berikutnya dan menentukan strategi untukmembantu siswa yang belum mencapai seluruh kriteria agar dapat menuntaskan kriteria

commit to user

60 penilaian yang ada. Kriteria penilaian yang belum tercapai akan dilanjutkan pada pertemuan selanjutnya dengan menerapkan teknik penilaian Self Assessment dan strategi pengajaran yang ditentukan bersama antara siswa dan guru sampai semua siswa dapat memenuhi seluruh kriteria dan mencapai tujuan pembelajaran.

(20) Guru membuat kesimpulan dari materi yang telah diajarkan sebelum menutup proses pembelajaran, dan menutup dengan salam penutup.

3). Peneliti menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk materi menyusun jurnal penutup dengan teknik penilaian Self Assessment.

4). Peneliti menyusun instrumen penelitian, yang berupa test dan non-test. Instrumen test dari hasil pekerjaan siswa (evaluasi akhir siklus) sedangkan instrumen non-test dinilai berdasarkan pedoman observasi yang dilakukan oleh peneliti. Instrumen non test yang akan digunakan selama pelaksanaan tindakan siklus I antara lain: lembar observasi kualitas penerapan teknik penilaian Self Assessment (pengamatan pada kelas), angket konsep diri, angket rasa percaya diri oleh siswa, dan angket motivasi berprestasi siswa.

b. Pelaksanaan Tindakan

Pelaksanaan Tindakan Siklus I ini dilaksanakan dalam 2 kali pertemuan, yaitu tanggal 25 dan 27 April 2011 di ruang kelas XI IPS 1 SMA Negeri 2 Karanganyar. Pertemuan dilaksanakan selama 3 x 45 menit sesuai dengan skenario pembelajaran dan RPP. Selain itu peneliti juga menyiapkan lembar observasi kualitas penerapan teknik penilaian Self Assessment. Pengamatan dilakukan sejak pembelajaran dimulai sampai akhir pembelajaran siklus 1. Pembelajaran berlangsung dengan guru kolaborasi sebagai pengajar dan peneliti melakukan pengamatan terhadap jalannya pembelajaran.

commit to user

Materi yang disampaikan pada pembelajaran ini adalah Jurnal Penutup. Sebelum memasuki materi inti terlebih dahulu siswa diberikan penjelasan tentang teknik penilaian Self Assessment untuk memberi gambaran atau arah dari proses pembelajaran. Guru menyampaikan juga langkah-langkah kegiatan pembelajaran akuntansi yang akan dilaksanakan. Pembelajaran dimulai dengan menentukan tujuan pembelajaran, guru mengajak siswa dalam menentukan tujuan pembelajaran dengan mengacu pada tujuan sekolah. Guru menjelaskan garis besar materi tentang Jurnal Penutup. Selanjutnya, untuk menghindari pembelajaran yang monoton dan berpusat pada guru (teacher centered) guru menggunakan metode diskusi kelompok. Metode ini diharapkan dapat memberikan ruang kepada siswa untuk lebih aktif dan paham mengenai Jurnal Penutup.

Sebagai cara untuk mengetahui kemampuan penguasaan materi belajar siswa, guru mengadakan kuis/ulangan secara individu. Penilaian terhadap hasil ulangan/kuis dilakukan dengan teknik penilaian Self Assessment. Guru mengajak siswa menentukan kriteria penilaian atas pekerjaan mereka, kemudian meminta siswa menilai pekerjaannya sendiri dengan berpedoman pada kriteria penilaian yang telah disepakati bersama. Dari hasil penilaian tersebut akan dapat diketahui tingkat kemampuan yang dimiliki siswa dalam pencapaian standar penilaian yang telah ditetapkan. Selanjutnya, guru mengadakan umpan balik terhadap hasil belajar siswa dan guru mengajak siswa merumuskan strategi pengajaran selanjutnya. Urutan pelaksanaan tindakan tersebut diuraikan sebagai berikut :

1) Pertemuan pertama (Senin, 25 April 2011)

a) Guru mengawali pembelajaran dengan mengucapkan salam, kemudian mengabsen siswa. Ada dua siswa yang tidak hadir. Kafendar Bela Rezaka tidak hadir dikarenakan sakit dan Rochmad Sholeh tanpa keterangan. Guru mengkondisikan kelas untuk mengecek apakah siswa sudah siap mengikuti proses pembelajaran.

commit to user

62 b) Guru memberikan penjelasan mengenai pembelajaran yang akan dilaksanakan, dimana siswa dilibatkan dalam kegiatan penentuan tujuan pembelajaran, kriteria penilaian yang akan diterapkan, dan skor penilaian yang dipakai, selanjutnya guru menyampaikan garis besar materi dan memberikan soal diskusi kelompok. Untuk mengetahui tingkat pemahaman dan hasil belajar siswa, guru mengadakan ulangan pada pertemuan selanjutnya, kemudian siswa diminta menilai sendiri pekerjaan masing-masing.

c) Guru mengajak siswa menentukan tujuan pembelajaran secara bersama-sama dengan mengacu pada tujuan sekolah yang ada. Tujuan pembelajaran ini yang selanjutnya akan dikembangkan sebagai kriteria penilaian yang akan dipakai dalam pelaksanaan teknik penilaian Self Assessment.

d) Guru menjelaskan teknik penilain yang akan dipakai, yaitu teknik penilaian Self Assessment. Guru memberikan gambaran dan langkah-langkah penerapan teknik ini, sebagian besar siswa memperhatikan dengan baik dan tampak tidak bingung dengan teknik ini. Siswa juga tampak tertarik untuk menerapkan teknik ini karena pada pertemuan sebelumnya guru dan siswa telah melakukan latihan penerapan teknik penilaian Self Assessment ini dalam pembelajaran.

e) Guru mengadakan eksplorasi terhadap kemampuan siswa dengan memberikan pertanyaan tentang materi Jurnal Penutup yang akan dipelajari. Selanjutnya guru menghubungkan materi Jurnal Penutup dengan materi yang dipelajari sebelumnya yaitu Laporan Keuangan.

f) Guru menyampaikan materi jurnal penutup secara garis besar. Hal ini dimaksudkan agar siswa dapat lebih aktif dalam pembelajaran. Siswa dilatih sebagai subyek dalam pembelajaran dan bukan sebagai obyek pembelajaran.

commit to user

g) Guru membagi siswa kedalam tujuh kelompok dengan masing-masing kelompok terdiri dari lima orang siswa. Siswa diminta untuk berhitung satu sampai dengan tujuh dan selanjtunya siswa yang bernomor sama akan berkumpul menjadi satu kelompok diskusi. Dari jumlah siswa 36 dikurangi dua orang yang tidak hadir maka terbentuk tujuh kelompok dengan enam kelompok beranggotakan lima siswa dan satu kelompok berjumlah empat siswa.

h) Guru membagi soal kepada masing-masing kelompok kemudian memberikan waktu mengerjakan soal-soal dengan berdiskusi. i) Setelah semua kelompok selesai mengerjakan soal diskusi, guru

membahasnya secara bersama dengan siswa. Dimulai dengan guru menunjuk perwakilan dari kelompok satu untuk menuliskan jawaban soal poin satu di papan tulis. Perwakilan kelompok tiga untuk soal poin dua, perwakilan kelompok lima untuk soal poin tiga, dan perwakilan kelompok tujuh untuk mengerjakan soal poin empat. Kemudian guru mengoreksi pekerjaan siswa di papan tulis dengan melibatkan siswa serta menjelaskan kembali jawaban pekerjaan mereka di papan tulis.

j) Guru menanyakan kepada siswa bagian mana yang belum dipahami. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sampai dimana penguasaan siswa. Sebagian kelompok siswa menjawab sudah paham, dan sebagain siswa tidak menjawab.

k) Guru mengajak siswa untuk menyimpulkan materi jurnal penutup dimulai dari pengertian jurnal penutup, tujuan pembutannya, sampai dengan prosedur pencatatannya.

l) Di akhir pertemuan guru menginformasikan bahwa akan diadakan kuis/ulangan untuk pertemuan yang akan datang. Guru meminta semua siswa untuk mempelajari kembali materi jurnal penutup di rumah.

commit to user

64 2) Pertemuan kedua (Rabu, 27 April 2011)

a) Guru mengawali pembelajaran dengan mengucapkan salam, kemudian mengabsen siswa. Seperti pada pertemuan sebelumnya, ada dua siswa yang tidak hadir. Kafendar Bela Rezaka dan Rochmad Sholeh yang tidak hadir dikarenakan sakit. Guru mengkondisikan kelas untuk mengecek apakah siswa sudah siap mengikuti kuis/ulangan dihari itu.

b) Guru membagikan soal evaluasi dan meminta agar siswa tidak saling bekerja sama dalam menjawab soal. Guru dan peneliti mengawasi dengan baik jalannya evaluasi agar hasil evaluasi dapat mencerminkan kemampuan siswa yang sebenarnya dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengerjakan soal dengan tertib dan tenang.

c) Sebelum penilaian dilakukan, guru mengajak siswa menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan secara bersama-sama dengan mengacu pada tujuan pembelajaran yang dituangkan kedalam soal evaluasi. Awalnya siswa masih tampak bingung. Kemudian guru memberikan pilihan kriteria penilaian yang digunakan dan meminta pendapat siswa. Tampak beberapa siswa mulai mengemukakan pendapatnya.

d) Selanjutnya guru meminta siswa melakukan penilaian dan menerapkan kriteria yang telah ditentukan terhadap pekerjaan mereka sendiri. Guru juga mengingatkan kembali mengenai maksud dan tujuan dari teknik penilaian Self Assessment.

e) Guru kemudian mengadakan umpan balik bersama siswa dengan cara membahas soal evaluasi. Pada tahap ini guru berkomunikasi dengan siswa dan menayakan beberapa pertanyaan yang jawabannya menggambarkan kondisi atau kesulitan siswa.

f) Guru meminta siswa yang memperoleh nilai diatas standar ketuntasan yaitu 7,00 untuk mengangkat tangan kanan. Hal ini

commit to user

bertujuan untuk membangkitkan semangat dan motivasi siswa baik yang sudah tuntas maupun yang belum tuntas.

g) Siswa diminta mengumpulkan lembar jawab soal yang sudah selesai dikerjakan.

h) Data yang diperoleh menunjukkan beberapa siswa masih belum memenuhi semua kriteria. Langkah selanjutnya adalah merancang strategi pengajaran selanjutnya untuk penyempurnaan kegiatan pembelajaran selanjutnya. Pada kegiatan ini guru mengajak siswa mendiskusikan kegiatan atau tindakan yang akan diambil. Sebagian besar siswa sepakat diadakan latihan soal kemudian dibahas bersama.

i) Guru membuat kesimpulan dari materi yang sudah diajarkan kemudian menutup pembelajaran dengan salam.

Kegiatan akhir siklus I ini adalah pemberian tes tahap I sebanyak 4 soal untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar semua siswa serta pembagian angket konsep diri, rasa percaya diri dan motivasi berprestasi oleh siswa. Guru meminta siswa mengisi angket dengan jujur sesuai dengan diri sendiri.

c. Observasi dan Interpretasi

Observan mengamati proses pembelajaran akuntansi dengan menggunakan teknik penilaian Self Assessment di kelas XI IPS 1. Penulis sebagai observan mengambil posisi di dalam kelas, yaitu di belakang para siswa sambil sesekali berkeliling untuk mengamati dengan jelas jalannya pembelajaran sehingga dapat menilai dengan baik.

Pada hari Senin 25 April 2011, guru memulai pembelajaran dengan mengajak siswa menentukan tujuan pembelajaran yang disesuaikan dengan tujuan sekolah. Dilanjutkan dengan penyampaian teknik penilaian yang akan diterapkan yaitu teknik penilaian Self Assessment dan penyampaian materi jurnal penutup secara garis besar dengan metode diskusi dan demonstrasi peta konsep secara jelas. Kemudian guru memberikan soal diskusi untuk kemudian dibahas secara berkelompok.

commit to user

66 Pada hari Rabu 27 April 2011 guru mengadakan kuis/ulangan untuk kemudian dinilai sendiri oleh siswa (Self assessment siswa). Penerapan teknik penilaian Self assessment dimulai dengan penentuan kriteria penilaian yang dirumuskan bersama antara guru dan siswa, Penerapan kriteria penilaian, pemberian umpan balik guru terhadap hasil penilaian yang dilakukan siswa dan perencanakan strategi pembelajaran selajutnya. Ditutup dengan evaluasi akhir dari siklus I agar hasil belajar siklus I dapat segera diketahui. Dari kegiatan tersebut, deskripsi tentang jalannya proses pembelajaran akuntansi dengan teknik penilaian Self assessment sudah dijelaskan secara rinci dalam pelaksanaan tindakan I.

Berdasarkan hasil pengamatan terhadap pelaksanaan proses belajar mengajar akuntansi, diperoleh gambaran tentang perkembangan siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung dalam tabel berikut:

Tabel 4. Penilaian Terhadap Indikator Penelitian Siklus I

Variabel Indikator Presentase

perolehan Target ketercapaian Keterangan 1. Teknik Self Assessment 1) Perumusan tujuan pembelajaran 70% 80% Cukup baik 2) Kegiatan Pembelajaran 80% Baik 3) Kegiatan penilaian dengan teknik Self Assessment

70% Cukup baik

2. Konsep diri 1) Kemampuan menilai

diri

66,76%

70%

Kurang baik

2) Keteraturan diri 60,78% Kurang baik

3) Kestabilan diri 72,16% Cukup baik

commit to user

(Sumber: data primer yang diolah, 2011)

Dari tabel diatas dapat dilihat hasil penilaian terhadap indikator-indikator penelitian pada siklus I. Penerapan teknik penilaian Self Assessment pada pembelajaran yang telah dilaksanakan, berpengaruh pada peningkatan hasil penilaian terhadap indikator-indikator penelitian yaitu konsep diri siswa, rasa percaya diri siswa, motivasi berprestasi dan prestasi belajar siswa. Secara lebih terperinci deskripsi hasil pengamatan sebagai berikut:

1. Hasil pengamatan terhadap pelaksanaan teknik penilaian Self

Assessment dalam pembelajaran akuntansi menunjukkan bahwa setiap

langkah Self Assessment dilaksanakan dengan cukup baik oleh guru dan siswa di kelas. Terjadi interaksi yang cukup baik antara guru dan siswa dalam melaksanakan Self Assessment. Hal ini ditunjukkan oleh hasil penilaian kualitas pelaksanaan Self Assessment mencapai 73,33%. Penilaian dilakukan terhadap indikator Penerapan Self Assessment yaitu: (1) perumuskan tujuan pembelajaran yang mencapai 70%, (2) Pelaksanaan kegiatan pembelajaran 80%, dan (3) kegiatan penilaian dengan teknik Self Assessment mencapai 70%. Indikator 3. Rasa Percaya

Diri

1)Keyakinan diri 69,80%

70%

Kurang baik

2) Keberanian 69,70% Kurang baik

3) Memiliki internal locus of control

71,47% Cukup baik

4) Pengendalian diri 68,43%. Kurang baik

4. Motivasi Berprestasi 1)Memiliki tujuan berprestasi 71,47% 70% Cukup baik

2)Tanggung jawab 66,76% Kurang baik

3)Menyukai feed back 76,17% Cukup baik

4) Inovatif 68,53% Kurang baik

5) Menyukai tantangan 61,47% Kurang baik

5. Prestasi Belajar

1) Ketuntasan Belajar siswa

commit to user

68 kegiatan pembelajaran sudah mencapai target ketercapaian yaitu 80%. Namun, indikator perumusan tujuan pembelajaran dan kegiatan penilaian dengan teknik Self Assessment belum mencapai target ketercapaian yaitu masih dibawah 80% sehingga kedua indikator ini memerlukan perhatian lebih pada siklus berikutnya sebagai upaya perbaikan.

2. Hasil penilaian konsep diri siswa melalui angket yang disebar pada siswa kelas XI IPS 1 menunjukkan bahwa konsep diri siswa masih kurang. Dari jumlah siswa sebanyak 34 siswa prosentase penilaian konsep diri yang dimiliki siswa sebesar 66,91%. Hal ini dapat dilihat dari indikator konsep diri, antara lain: (1) kemampuan menilai diri sebesar 66,76%, (2) keteraturan diri sebesar 60,78%, (3) kestabilan diri sebesar 72,16%, dan (4) memiliki tujuan yang realistis sebesar 67,94%. Indikator kestabilan diri sudah mencapai target ketercapaian yaitu lebih dari 70%. Namun, indikator kemampuan menilai diri, keteraturan diri, dan memiliki tujuan yang realistis belum mencapai target ketercapaian yaitu masih dibawah 70% sehingga ketiga indikator ini memerlukan perhatian lebih pada siklus berikutnya sebagai upaya perbaikan.

3. Hasil penilaian rasa percaya diri siswa melalui angket yang disebar pada siswa kelas XI IPS 1 menunjukkan bahwa rasa percaya diri siswa masih kurang. Dari 34 siswa di kelas XI IPS 1 prosentase penilaian rasa percaya diri dimiliki siswa sebesar 69,85%. Hal ini dapat dilihat dari indikator rasa percaya diri, antara lain: (1) Keyakinan diri siswa terhadap kemampuan sebesar 69,80%, (2) Keberanian siswa mensikapi permasalahan di kelas sebesar 69,70%, (3) memiliki internal locus of control sebesar 71,47% dan (4) Pengendalian diri siswa sebesar 68,43%. Indikator memiliki internal locus of control sudah mencapai target ketercapaian yaitu lebih dari 70%. Namun, indikator keyakinan diri, keberanian, dan pengendalian diri belum mencapai target ketercapaian yaitu masih dibawah 70% sehingga

commit to user

ketiga indikator ini memerlukan perhatian lebih pada siklus berikutnya sebagai upaya perbaikan.

4. Sedangkan motivasi berprestasi siswa juga masih kuarang. Dari 34 siswa di kelas XI IPS 1 prosentase penilaian motivasi berprestasi yang dimiliki siswa sebesar 68,88%. Hal ini dapat dilihat dari indikator motivasi berprestasi, antara lain: (1) memiliki tujuan berprestasi sebesar 71,47%, (2) Tanggung Jawab terhadap tugas yang diberikan sebesar 66,76%, (3) Menyukai feedback (umpan balik) dari orang lain atas tugas yang telah dikerjakan sebesar 76,17% ,(4) Inovatif dalam melakukan pekerjaan dengan cara yang berbeda sebesar 68,53%, dan (5) Menyukai tantangan sebesar 61,47%. Indikator memiliki tujuan berprestasi dan menyukai feedback (umpan balik) sudah mencapai target ketercapaian yaitu lebih dari 70%. Namun, indikator tanggung jawab, inovatif, dan menyukai tantangan belum mencapai target ketercapaian yaitu masih dibawah 70% sehingga ketiga indikator ini memerlukan perhatian lebih pada siklus berikutnya sebagai upaya perbaikan.

5. Berdasarkan hasil belajar siswa dapat diidentifikasi bahwa siswa yang sudah mampu mengerjakan soal materi tentang jurnal penutup dan mendapatkan nilai 70,00 ke atas sebesar 75,00%, sedangkan 25,00% siswa lainnya belum sempurna dalam menyelesaikan soal yang diberikan. Target ketercapaian indikator prestasi belajar masih belum terpenuhi sehingga presentase jumlah ketuntasan belajar siswa perlu ditingkatkan pada siklus selanjutnya.

d. Analisis dan Refleksi Tindakan

Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan dapat dilihat bahwa penerapan teknik penilaian Self Assessment mampu meningkatkan hasil belajar dan prestasi belajar akuntansi siswa. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata kelas. Sebelum penerapan teknik penilaian Self Assessment, rata-rata kelas adalah 66,8. Namun, setelah penerapan teknik ini, rata-rata kelas menjadi 71,94. Jumlah siswa yang

commit to user

70 mendapatkan nilai diatas standar ketuntasan 70,00 sebanyak 27 siswa dari jumlah keseluruhan 36 siswa. Indikator ketercapaian prestasi belajar pada siklus I belum tercapai dari 80% target yang direncanakan, yaitu 75% siswa memperoleh nilai diatas 70 sedangkan 25% siswa yang lainnya masih belum tuntas. Ketercapain indikator konsep diri belum tercapai yaitu sebesar 66,91% dari 70% yang direncanakan; ketercapaian indikator percaya diri belum tercapai yaitu sebesar 69,85% dari 70% yang direncanakan; dan ketercapaian indikator motivasi berprestasi juga belum tercapai yaitu sebesar 68,88% dari 70% yang direncanakan. Oleh karena itu, pelaksanaan pembelajaran perlu dilanjutkan ke siklus selanjutnya, yaitu siklus II guna memperbaiki pencapaian masing-masing indikator yang belum sesuai dengan yang ditargetkan.

Berdasarkan hasil observasi saat pelaksanaan siklus I, penganalisis melakukan analisis sebagai berikut:

1) Beberapa kelemahan guru dalam Siklus I adalah :

a) Guru belum dapat menguasai kelas yang menyebabkan sebagian siswa masih ramai didalam kelas.

b) Guru belum dapat memonitoring seluruh hasil pekerjaan siswa. c) Guru belum dapat menjangkau semua siswa dalam memberikan

umpan balik.

d) Guru belum memberikan penghargaan kepada siswa yang mampu menyelesaikan tugas dengan benar, dan siswa yang menuntaskan semua kriteria penilaian dalam ulangan/kuis yang pertama.

2) Dari segi siswa ditemukan beberapa kekurangan sebagai berikut:

a) Beberapa siswa masih kurang konsentrasi dalam mengikuti pembelajaran, saat pemberian apersepsi beberapa dari mereka menopang dagu dan ramai sendiri.

b) Pada saat pembelajaran sedang berlangsung masih banyak siswa yang mengabaikan tugas yang diberikan guru, mereka cenderung ramai sendiri dan hanya menunggu teman lain selesai mengerjakan tugas.

commit to user

c) Masih banyak siswa merasa segan bertanya langsung pada guru pada saat pembelajaran, siswa mau bertanya atau mengemukakan pendapat setelah ditunjuk langsung oleh guru.

d) Secara umum, konsep diri, percaya diri, dan motivasi berprestasi siswa masih rendah, yaitu masing-masing sebesar 66,91%, 69,85%, dan 68,88% dari indikator ketercapaian sebesar 70% yang direncanakan.

e) Dari segi ketuntasan belajar masih terdapat 9 siswa yang tidak tuntas dalam mengerjakan ujian. Siswa yang sudah mencapai standar nilai 70 dan 70 ke atas sebanyak 27 siswa (75% dari 36 siswa) dan siswa tersebut dapat dinyatakan sudah mencapai ketuntasan hasil belajar. Nilai tertinggi adalah 100, nilai terendah adalah 55 dan nilai rata-rata kelas sudah cukup baik, yaitu 71,94 dibanding sebelum diterapkannya siklus I yaitu sebesar 66,8.

Berdasarkan observasi dan analisis diatas, maka tindakan refleksi yang dapat dilakukan adalah :

1) Guru lebih aktif, kreatif dan inovatif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif sehingga dapat menguasai suasana kelas.

Dokumen terkait