• Tidak ada hasil yang ditemukan

SIMPULAN DAN SARAN

2. Simpulan Khusus

Setelah melakukan analisis yang mendalam, maka penulis akan memaparkan beberapa simpulan khusus yang disesuaikan dengan rumusan masalah dalam penelitian ini. Simpulan khusus tersebut adalah sebagai berikut: a. Pelaksanaan kebijakan pelayanan kesehatan gratis di Kabupaten Kuningan

sudah berjalan sesuai dengan tujuanya namun masih ada hambatan-hambatan yang diperoleh di dalam pelaksanaan kebijakan pelayanan kesehatan gratis ini. Hal ini dikarenakan: 1) minimnya pemahaman masyarakat mengenai kebijakan pelayanan kesehatan gratis; 2) minimnya pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan pelayanan kesehataan gratis di Kabupaten Kuningan dan 3) belum adanya sanksi dan tindakan yang tegas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan dan badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) kesehatan terhadap pelanggaran dalam pelaksanaan kebijakan pelayanan kesehatan gratis di Kabupaten Kuningan. Selain itu juga Dinas Kesehatan dan semua pelaksana kebijakan telah melakukan upaya untuk menanggulangi hambatan dan permasalahan yang terjadi didalam pelaksanaan kebijakan pelayanan kesehatan gratis seperti: 1) melakukan sosialisasi kebijakan pelayanan kesehatan gratis yang dilakukan secara terus menerus terhadap

Aldy sampurna, 2015

IMPLEMENTASI PELAYANAN KESEHATAN GRATIS SEBAGAI REALISASI HAK WARGA NEGARA DALAM BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN KUNINGAN

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

masyarakat; 2) pengawasan pelaksanaan kebijakan pelayanan kesehatan gratis dan 3) melakukan evaluasi pelaksanaan kebijakan yang dilakukan secara berkala dengan para pelaksana kebijakan melalui rapat kerja atau rapat dengar pendapat.

b. Pemanfaatan kebijakan pelayanan kesehatan gratis di Kabupaten Kuningan sebagian besar sudah dimanfaatkan oleh masyarakatnya, hampir sekitar 50% dari 1.118.335 ribu jiwa masyarakat Kabupaten Kuningan sudah memanfaatkan kebijakan pelaynana kesehatan gratis ini. Disamping antusias masyarakat yang tinggi ada beberapa permasalahan yang timbul seperti fasilitas yang belum bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan.

c. Peresepsi masyarakat Kabupaten Kuningan baik yang menggunakan kartu BPJS ataupun yang tidak menggunakan BPJS mengenai kebijakan pelayanan kesehatan gratis yaitu sangat positif, hal ini dikarenakan 1) dinas kesehatan dan para pelaksana kebijakan sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat 2) masyarakat sudah mengetahui manfaat dari kebijakan pelayanan kesehatan itu sendiri. Akan tetapi ada beberapa keluhan dari masyarakat mengenai pelaksanaan kebijakanya seperti dalam hal iuran dan kepesertaan.

d. Alternatif kebijakan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan untuk menanggulangi masalah mengenai pembayaran hasil jasa pelayana kesehatan yaitu 1) menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kuningan disektor kesehatan dan 2) menggunakan program dari provinsi dibidang kesehatan (Jamkesda)

B. Saran

Setelah memberikan simpulan dalam penelitian ini, selanjutnya penulis akan menyampaikan saran sebagai bahan masukan atau rekomendasi untuk implementasi sebuah kebijakan ke depannya. Adapun saran tersebut sebagai berikut:

Aldy sampurna, 2015

IMPLEMENTASI PELAYANAN KESEHATAN GRATIS SEBAGAI REALISASI HAK WARGA NEGARA DALAM BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN KUNINGAN

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

a. Bagi penyelenggara kebijakan pelayana kesehatan gratis di Kabupaten Kuningan yaitu BPJS Kesehatan Kabupaten Kuningan hendaknya lebih memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam hal kepesertaan dan lebih meningkatkan ketegasan dalam menindak pelanggaran ketentuan dalam pelaksanaan kebijakan pelayanan kesehatan gratis.

b. Bagi pelaksana kebijakan dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan dan Instansi yang terlibat lainya seperti Rumah Sakit dan Puskesmas sebaiknya lebih meningkatkan sinkronisasi dalam menjalankan fungsi dan tugasnya agar dalam implementasi sebuah kebijakan dapat berjalan dengan baik selain itu juga lebih meningkatkan dalam hal fasilitas dan sumber daya manusianya.

2. Bagi Masyarakat:

a. Masyarakat hendaknya berperan aktif dalam implementasi sebuah kebijakan karena masyarakat mempunyai peranan penting dalam memberikan masukan terhadap pelaksanaan kebijakan tersebut agar implementasi kebijakan menjadi lebih baik lagi.

b. Hendaknya mengetahui dan memahami ketentuan pelaksanaan kebijakan pelayanan kesehatan gratis.

3. Bagi Lembaga Departemen PKn FPIPS UPI:

a. Lebih mengintensifkan kajian-kajian mengenai kebijakan pemerintah untuk dijadikan studi kajian di Departemen Pendidikan Kewarganegaraan. b. Lebih memberikan kesempatan yang lebih banyak kepada mahasiswa

untuk menggali permasalahan-permasalahan yang menyangkut tentang kebijakan pemerintah.

4. Bagi Peneliti Selanjutnya:

a. Sebaiknya mengadakan penelitian lebih mendalam tentang isu-isu kontemporer kebijakan Pemerintah agar dapat memberikan informasi bagi kalangan intelektual lainnya serta masyarakat. Selain itu mahasiswa sebagai agent of change dengan mengadakan penelitian terhadap isu-isu

Aldy sampurna, 2015

IMPLEMENTASI PELAYANAN KESEHATAN GRATIS SEBAGAI REALISASI HAK WARGA NEGARA DALAM BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN KUNINGAN

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

kontemporer kebijakan Pemerintah akan mampu memberikan masukan kepada Pemerintah dalam pelaksanaan sebuah kebijakan.

b. Sebaiknya lebih melakukan analisis yang lebih mendalam terkait dampak yang ditimbulkan akibat terjadinya pelanggaran terhadap ketentuan yang diberlakukan melalui sebuah kebijakan.

Aldy sampurna, 2015

IMPLEMENTASI PELAYANAN KESEHATAN GRATIS SEBAGAI REALISASI HAK WARGA NEGARA DALAM BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN KUNINGAN

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR PUSTAKA

Buku

Agustino, Leo. (2006). Dasar – Dasar Kebijakan Publik. Bandung: CV. Alfabeta

Agustino, Leo. (2008). Dasar – Dasar Kebijakan Publik. Bandung: CV. Alfabeta

Azwar, Azrul. (1996). Pengantar Administrasi Kesehatan. Jakarta: Binapura Aksara.

Azwar, Azrul. (1999). Pengantar Administrasi Kesehatan. Jakarta: Binapura Aksara.

Budianto. 2000. Dasar-Dasar Ilmu Tata Negara. Jakarta: Erlangga

Budiarjo, Miriam . (2004). Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utomo

Cresswell, JW. (2010). Reseach Design Pendekata, Kualitatif, Kuantitatif, dan

Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Danial, E. (2009). Metode Penulisan Karya Ilmiah. Bandung: Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan

Dunn, W.N. (2000). Analisis Kebijakan Publik (Edisi Kedua). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Faisal, S. (1992). Format-format PenelitianSosial (Dasar-dasardanAplikasi). Jakarta: Rajawali Pers.

Islamy,M.Irfan. (2001). Prinsip-prinsip Perumusan Kebijakan Negara,Bumi Aksara,Jakarta.

Kansil, C.S.T (2003). Pokok-pokok Hukum Dagang Indonesia, Perbankan dan

Permodalan di Indonesia, Buku Kedua. Sinar Grafika, Jakarta.

Kartiwa, A. dan Nugraha. (2012). Mengelola Kewenangan Pemerintah. Bandung: Lepsindo.

Madani, Muhlis. (2011). Dimensi Interaksi Aktor dalam Proses Perumusan

Kebijakan Publik, Delta Buku, Yogyakarta.

Moleong, J, Lexy. (2000). Metoda Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Moleong, J, Lexy. (2002). Metoda Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Aldy sampurna, 2015

IMPLEMENTASI PELAYANAN KESEHATAN GRATIS SEBAGAI REALISASI HAK WARGA NEGARA DALAM BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN KUNINGAN

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Moleong, J, Lexy. (2010). Metoda Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Nasution, S. (1996). Metode Penelitian Naturalistik Kualitaif. Bandung. Tarsito Nasution, S. (2003). Metode Penelitian Naturalistik Kualitaif. Bandung. Tarsito Nazir, M, (1983). Metode Penelitian, Jakarta. Ghalia Indonesia.

Poerwadarminta, W.J.S. (1995). Kamus Umum Bahsa Indonesia. Jakarta, PT.Balai Pustaka

Ratminto dan Winarsih.(2005). Manajemen Pelayanan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rulam, Ahmadi,. (2014) Metodologi Penelitian Kualitatif, Yogyakarta. Arruzz Media

Subarsono, A.G (2005) Analisis Kebijakan Publik: Konsep, Teori dan Aplikasi. Yogyakarta, Pustaka Pelajar

Soekarno (1965). Di Bawah Bendera Revolusi jilid 1. Jakarta. Panitya Penerbit Sugiarto, Endar. (2002). Psikologi Pelayanan dalam Industri Jasa. Jakarta:

Gramedia Pustaka Utama.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif,

Kualitatif, dan R&D). Bandung : Alfabeta

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif,

Kualitatif, dan R&D). Bandung : Alfabeta

Suharto, E. (2012). Analisis Kebijakan Publik (Panduan Praktis Mengkaji

Masalah dan kebijakan Sosial). Bandung: CV. Alfabeta

Sunarno. Siswanto. (2008). Hukum Pemerintahan Daerah di Indonesia. Jakarta. Sinar Grafika Offset

Sunggono, Bambang (1994). Hukum dan Kebijaksamaam Publik, Jakarta: Sinar Grafika

Suriakusumah. (2000). Buku Ajar Sistem Pemerintahan Daerah. Bandung: Lab Pkn FPIPS UPI

Suriakusumah. (2008). Buku Ajar Sistem Pemerintahan Daerah. Bandung: Lab Pkn FPIPS UPI

Aldy sampurna, 2015

IMPLEMENTASI PELAYANAN KESEHATAN GRATIS SEBAGAI REALISASI HAK WARGA NEGARA DALAM BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN KUNINGAN

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Suwitri, Sri. (2008). Konsep Dasar Kebijakan Publik. Semarang: Badan Penerbit UNDIP.

Wahab, Solichin Abdul (2005). Analisis Kebijakan dari Formulasi ke

Implementasi Kebijakan Negara. Jakarta : PT. Bumi Aksara

Widodo. Joko (2007). Analisis Kebijakan Publik. Malang: Bayu Media.

Winarno, Budi (2002). Teori dan Proses Kebijakan Publik, Yogyakarta: Media Presindo

Winarno, Budi (2007). Teori dan Proses Kebijakan Publik, Yogyakarta: Media Presindo

Winarno, Budi (2014). Teori dan Proses Kebijakan Publik, Yogyakarta: Media Presindo

Zuraida, I. (2012). Teknik Penyusunan Peraturan Daerah (tentang Pajak Daerah

dan Retribusi Daerah). Jakarta: Sinar Grafika

Skripsi/Tesis Terdahulu

Gandara, Yoga. (2013). Implementasi Kebijakan Pemerintah Kota dalam Upaya

Pemeliharaan Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung . Skripsi Sarjana PKn

pada FPIPS UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Internet

Pemerintah Kabupaten Kuningan. (2014). Website Resmi pemerintahan

Kabupaten Kuningan. [Online]. Tersedia di: www.kuningankab.go.id. Diakses

Juni 2015

Rumah Sakit Umum Daerah 45 Kabupaten Kuningan (2014). Website resmi pemerintahan Kabupaten Kuningan [Online]. Tersedia di: www.kuningankab.go.id. Diakses Juni 2015

www.pdll.lipi.go.id

http://www.neraca.co.id/ekonomi-daerah/37341/Kuota-Jamkesmas-Kabupaten-Kuningan-Bertambah

http://kuningannews.com/berita-ratusan-warga-kuningan-antri-bpjs.html

Sumber Lain / Perundang-undangan

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 18 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 28

Aldy sampurna, 2015

IMPLEMENTASI PELAYANAN KESEHATAN GRATIS SEBAGAI REALISASI HAK WARGA NEGARA DALAM BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN KUNINGAN

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 34 Undang-Undang Republik Indonesia No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan Undang-Undang Republik Indonesia No 44 Tahun 2009 tentang kesehatan

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan

Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)

Permenkes Nomor 28 Tahun 2014 tentang Pedoman program pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional

Dokumen terkait