BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.2 Hasil Implementasi
4.2.3 Simulasi Pengujian
Simulasi pengujian dilakukan saat trafik tunggal atau tidak sibuk dan saat trafik sibuk. Pengujian pada trafik tunggal atau tidak sibuk yaitu mengamati proses saat dilakukan pengiriman paket dari PC sebagai sumber dan PC/Server sebagai tujuannya. Pengiriman pada trafik tidak sibuk dilakukan satu persatu. Hal-hal yang diperhatikan saat proses pengujian yaitu perangkat seperti PC/Server dan waktu pengirimannya. Pada simulation panel akan terlihat waktu pengiriman dan jalur yang dilewati paket data saat proses pegujian
Gambar 4. 2 Simulasi pengiriman Trafik Tunggal
dilakukan, waktu pengiriman terdata saat paket data dikirim dari PC sampai kepada tujuannya dan kembali lagi pada posisi saat paket data akan dikirim. Perjalanan yang terjadi yaitu perjalanan pergi sampai pulang (round trip). Constant Delay yang ada pada simulation panel tidak diaktifkan atau tidak digunakan karena dapat berpengaruh terhadap waktu pengiriman dan mengakibatkan waktu yang terdata tidak valid. Pengujian akan menggunakan 3 besaran data yaitu 500byte, 1000byte, dan 1875 byte. Jenis file yang digunakan untuk mencari delay yaitu ICMP. Pada trafik tunggal, pengiriman paket menggunakan ukuran data 500byte dan 100byte bisa dilakukan dengan sekali kirim pesan karena masih memenuhi kapasitas byte dalam satu paket. Sedangkan untuk ukuran data 1875byte dibagi menjadi dua paket karena terdapat kapasitas dalam 1 paket yang disediakan oleh simulator.
Pada pengujian trafik tunggal seperti yang ditunjukan Gambar 4.2 jalur perjalanan paket dimulai dari PC1 sebagai sumber melewati switch pertama dan kedua pada ke router Teknik Elektro (TE) hingga sampai ke router TE, paket data menyebrang dan menuju router Teknik Mesin melewati router Fakultas Teknik kemudian melewati switch pertama dan kedua hingga sampai pada tujuannya yaitu PC10. Jika pengiriman paket berhasil maka terjadi respon balik paket saat kembali berada di PC1 dengan menampilkan tanda centang berwarna hijau sebagai bukti bahwa pengiriman berhasil. Waktu pengiriman tercatat 0.047 ms, waktu ini yang akan diambil sebagai data untuk parameter delay.
Pada pengujian trafik sibuk, pengiriman paket dilakukan secara bersamaan dalam kurun waktu yang sama. Pengujian akan menggunakan 3 besaran data yaitu 500byte,
Gambar 4. 3 Simulasi trafik sibuk sebelum pengiriman pada 500byte dan 1000byte 1000byte, dan 1875 byte. Pengiriman paket menggunakan ukuran data 500byte dan 100byte dapat dilakukan dengan sekali kirim pesan seperti yang ditunjukan oleh Gambar 4.3. Hal tersebut dikarenakan masih memenuhi kapasitas byte dalam satu paket. Sedangkan pengiriman saat besar data 1875byte dibagi menjadi dua paket seperti yang ditunjukan pada Gambar 4.4. Hal tersebut dikarenakan 1 paket pesan yang disediakan oleh simulator hanya bisa menampung 1472byte, sehingga terjadi dua kali pengiriman dengan paket pertama akan dikirim terlebih dahulu kemudian disusul dengan paket kedua.
Seperti yang dapat dilihat pada gambar 4.3 terdapat 8 paket dan pada Gambar 4.4 terdapat 16 paket yang akan dikirim dari berbagai sumber, tiap pengiriman dilakukan antar jaringan. Masing-masing paket akan berada pada waktu yang sama sebelum pengiriman
Gambar 4. 4 Simulasi trafik sibuk sebelum pengiriman pada 1875byte
dilakukan, dimana waktu berada pada posisi awal 0.000 ms. Saat pengujian dilakukan akan diamati waktu pengiriman dari salah satu PC untuk diambil sebagai data sebagai pengujian dari trafik sibuk. Pada simulation panel akan terlihat waktu pengiriman dan jalur yang dilewati paket data saat proses pegujian dilakukan, waktu pengiriman terdata saat paket data dikirim dari PC sampai kepada tujuannya dan kembali lagi pada posisi saat paket data akan dikirim. Perjalanan yang terjadi yaitu perjalanan pergi sampai pulang (round trip). Constant Delay yang ada pada simulation panel tidak diaktifkan atau tidak digunakan karena dapat berpengaruh terhadap waktu pengiriman dan mengakibatkan waktu yang terdata tidak valid.
Gambar 4. 5 Simulasi pengiriman Trafik Sibuk
Simulasi pengiriman trafik sibuk seperti yang ada pada Gambar 4.5 akan dimulai dari masing-masing PC sumber. Pada simulation panel akan tercatat jalur yang dilalui paket data saat pengiriman dari masing-masing PC. PC yang akan diamati yaitu PC 16 yang tujuannya adalah PC 31. PC 16 sebagai sumber melewati switch pertama dan kedua pada ke router Teknik Mesin (TM) hingga sampai ke router TM, paket data akan menyebrang dan menuju router manajemen melewati router Fakultas Teknik, dan Fakultas Ekonomi kemudian melewati switch pertama dan kedua hingga sampai pada tujuannya yaitu PC10.
Pada pengiriman ini paket data melewati 3 router untuk sampai kepada tujuannya, sehingga membutuhkan waktu yang lama. Saat pengujian juga terjadi paket tunggu, dimana beberapa paket mengantri untuk melewati suatu jalur. Jika pengiriman paket berhasil maka terjadi respon balik paket saat kembali berada di PC16 dengan menampilkan tanda centang berwarna hijau sebagai bukti bahwa pengiriman berhasil. Waktu pengiriman yang tercatat
Gambar 4. 6 Simulasi Pengujian Packetloss
untuk parameter delay adalah 0.060 ms dari PC sumber menuju PC tujuan dengan perjalanan round trip. waktu ini yang akan diambil sebagai data untuk parameter delay.
Simulasi pengujian untuk parameter packetloss yaitu menggunakan trafik generator dan command prompt. Spesifikasi untuk pengiriman dilakukan pada trafik generator, kemudian melakukan PING IP tujuan pada command prompt dari PC sumber, dan setelah itu disimulasikan. Pengujian packetloss dapat dilihat pada Gambar 4.6. Pengujian dilakukan sama seperti mencari hasil delay yaitu pada 2 situasi saat trafik tunggal dan trafik sibuk menggunakan file ICMP. Hasil packetloss dapat dilihat pada jendela command prompt.
Gambar 4. 7 Pengujian FTP menggunakan Comman Prompt
Simulasi pengujian untuk parameter throughput yaitu menggunakan file FTP dengan menggunakan command prompt seperti yang dapat dilihat pada Gambar 4.7. Pengujian ini menggunakan jendela realtime dan bukan simulation karena membutuhkan waktu yang sangat lama. Pengiriman paket dengan file FTP tidak menggunakan 3 besaran data yang digunakan sebagai skenario, melainkan mengambil 3 besaran data pada server kemudian server akan mentransfer paket tersebut pada PC. Sebelum itu, perlu diberikan perintah “FTP IP server” untuk menghubungkan PC dengan server, jika sudah terhubung server akan meminta username dan password untuk melakukan log in. Kemudian saat username dan password yang dimasukan benar makan log in berhasil dan prompt akan berubah menjadi ftp> . Setelah itu proses pengambilan besaran data dilakukan dengan menggunakan perintah
“get (nama file dari besar data)”. Jika transfer berhasil maka akan ditampilakan waktu pengiriman dan nilai throughput dalam bentuk bytes/sec. Data tersebut akan dikonvert menjadi bit/sec dan akan diambil untuk hasil dari parameter throughput.