BAB V HASIL PENELITIAN
C. Uji Simultan F
60
Tabel 5.14 Uji Simultan F
ANOVAb
Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.
1 Regression 458,314 2 229,157 59,049 ,000a
Residual 376,436 97 3,881
Total 834,750 99
a. Predictors: (Constant), skor_kualitas, skor_kepuasan b. Dependent Variable: skor_loyal
Sumber: SPSS 17, 2017
Dari data di atas diperoleh hasil nilai signifikan sebesar 0,000
ini mengartikan bahwa ketentuan nomor dua berlaku dalam
penelitian ini bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil Uji F ini
menyatakan bahwa hasil uji secara simultan di atas benar adanya.
Untuk lebih meyakinkan hasil uji F ini maka dapat dilihat
dari nilai F tabel dari Uji Anova di atas, dengan ketentuan sebagai
berikut :
1) Apabila nilai F hitung < F tabel maka Ho diterima dan Ha ditolak
2) Apabila nilai F hitung > F tabel maka Ho ditolak dan
Ha diterima Dalam penelian ini diperoleh nilai Fhitung
sebesar 59,049 yang lebih
besar dari nilai Ftabel sebesar 3,94. Hal ini mengartikan
61
terdapat pengaruh yang linier antara variabel independen secara
simultan terhadap variabel dependen.
5.1.3. Interprestasi
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kualitas
pelayanan , dan Kepuasan terhadap loyalitas konsumen PT.BFI
Finance,Tbk Cabang Cikarang. Pembahasan masing-masing
variabel disajikan sebagai berikut:
a) Pengaruh Kualitas Konsumen terhadap Loyalitas Konsumen PT.BFI Finance,Tbk Cabang Cikarang
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan
berpengaruh terhadap loyalitas konsumen BFI Finance. Hal
ini ditunjukkan dari nilai thitung sebesar 4,569 lebih besar
dibanding ttabel 1,98498 dengan nilai signifikan 0,000 lebih kecil dibanding signifikan α 0,05 (0,000<0,005), dan koefisien regresi harga positif yakni 0,347. Maka pada
penelitian ini berhasil membuktikan hipotesis pertama yang menyatakan “ Kualitas Pelayaanan (X1) berpengaruh positif terhadap loyalitas Konsumen PT.BFI Finance,Tbk”.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator kualitas pelayanan seperti Bukti Fisik(Tangibles),Daya Tanggap (Responsiveness),Jaminan (Assurance)danEmpaty
(Empathydiberikan, kesesuaian pelayanan dengan manfaat yang ditawarkan produk dan variasi suku bunga yang diberikan oleh BFI Finance telah tercapai atau telah memenuhi keinginan, kebutuhan dan harapan para konsumen.
62
b) Pengaruh Kepuasan terhadap Loyalitas Konsumen PT.BFI Finance,Tbk
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan
berpengaruh terhadap loyalitas konsumen PT.BFI Finance.
Hal ini ditunjukkan dari nilai thitung sebesar 10,645 lebih
besar dibanding ttabel 1,98498 dengan nilai signifikan 0,000
lebih kecil dibanding signifikan α 0,05
(0,000 < 0,005), dan koefisien regresi harga positif yakni
0,909. Maka pada penelitian ini berhasil membuktikan
hipotesis kedua yang menyatakan “Kepuasan (X2) berpengaruh positif terhadap loyalitas konsumen PT.BFI
Finance,Tbk”.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator kepuasan seperti Complained and ,Suggestion System, Ghost Shopping,Lost Customer AnalysisDan Customer Satisfaction Surveytelah tercapai atau telah memenuhi keinginan, kebutuhan dan harapan para konsumen.
c) Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepuasan terhadap Loyalitas konsumen PT.BFI Finance,Tbk
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas
pelayanan dan Kepuasan berpengaruh secara bersama-sama
terhadap loyalitas konsumen
PT.BFI Finance,Tbk Cabang Cikarang. Hal ini dibuktikan
dengan Fhitung sebesar 59,049lebih besar dari Ftabel 3,94.
63
dan koefisien regresi mempunyai nilai positif 0,741. Maka
pada penelitian ini berhasil membuktikan hipotesis ketiga
yang menyatakan bahwa “kualitas pelayanan, dan Kepuasan berpengaruh secara simultan terhadap loyalitas konsumen
PT.BFI,Finance,Tbk”.
Variabel kualitas pelayanan, dan Kepuasan dalam
penelitian ini memberikan pengaruh 54,9% terhadap loyalitas.
Sedangkan sisanya sebesar 45,1% yang tidak diteliti dalam
penelitian ini. Artinya jika perusahaan PT.BFI Finance
mampu memberikan kualitas pelanan yang relatif lebih baik
sesuai harapan, serta menumbuhkan Kepuasan yang tinggi di
kalangan masyarakat maka konsumen akan loyal terhadap
64
BAB VI
PENUTUP
6.1. KESIMPULANBerdasarkam hasil dari pembahasan penelitian ini maka dapat disimpulkan :
1. Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda secara parsial (uji
t) menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan (X1)
berpengaruh positif terhadap loyalitas konsumen (Y) dengan
nilai signifikan 0,000 < 0,05 artinya signifikan dan positif.
Dengan nilai thitung > ttabel (4,569 > 1,98498),walau variabel
berpengaruh signifikan tetapi indikator suku bunga yang tinggi
menjadi pembahasan para pesaingnya
2. Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda secara parsial (uji
t) menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan (X1)
berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan (Y) dengan
nilai signifikan 0,000 < 0,05 artinya signifikan dan positif.
Dengan nilai thitung > ttabel (10,645 > 1,98498).Walaupun
berpengaruh,indikator perusahaan jasa pembiayaan PT.BFI
Finance,Tbk telah memiliki banyak pesaing di bidangnya
65
memperhatikan indikator tersebut agar perusahaan bisa lebih
baik.
3. Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda secara simultan
(uji f) menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan dan
Kepuasan berpengaruh secara bersama-sama terhadap loyalitas
Pelanggan. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikan 0,000
lebih kecil dari 0,05. Diantara variabel Kualitas
66
65
dan kepuasan , Kedua variabel ini berpengaruh terhadap Loyalitas
pelanggan.
6.2. SARAN
Berdasarkan kesimpulan yang ada, maka saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut:
a. Dalam hal ini perusahaan pembiayaan sebaiknya lebih
meningkatkan kecepatan dan ketepatan, sesuai dengan manfaat
yang terkandung dalam produk, agar tetap diminati, terutama pada
suku bunga dengan perusahaan sejenis sehingga konsumen merasa
puas yang kemudian akan mengahasilkan pelanggan yang loyal.
Jika sudah banyak konsumen yang loyal maka pendapatan usaha
juga akan meningkat dan usaha dapat terus berkembang. Selain itu
juga harus tetap meningkatkan kualitas produk dan berani
menciptakan ciri khas suatu produk dari sisi yang berbeda dengan
yang lain, misalnya dengan memperbaiki indikator yang paling
lemah,yaitu konsumen merasa tidak puas dengan adanya suku
67
b. Bagi peneliti lain, mencoba variabel lain yang dapat
mempengaruhi Loyalitas Pelanggan dan menambah objek
68