• Tidak ada hasil yang ditemukan

Afrillita, T. Nur, (2013), Analisis SWOT dalam menentukan strategi pemasaran sepeda motor pada PT. Samekarindo Indah di Samarinda, Jurnal Administrasi Bisnis, Fisip Unmul, Jakarta.

Akbar, Fitra Aditya, (2014), Analisis strategi pemasaran Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo dengan menggunakan Analisis SWOT, Skripsi, Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Choirunnisak, (2012), Penerapan Analisis SWOT Dalam Strategi Pemasaran Produk Tabungan Pada Bmi Cabang Pembantu Magelang, Jurnal, Jurusan Syariah Program Perbankan Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Salatiga.

Fernanda, Renol, (2014), Penggunaan analisis SWOT untuk menentukan strategi pemasaran relasional pada perusahaan kerupuk sanjai dunsanak kito payakumbuh, Skripsi, Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Medan.

Iskandar, Khalid dan Wilan Andriyani, (2014), Pengaruh Strategi Pemasaran Terhadap Penjualan Batubara Pada PT. Cahaya Mantingan Nusantara Jakarta, Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan Vol.7 No.1 Februaru 2014, Fakultas Ekonomi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cirebon.

Munadi, Fandi Ahmad, (2011), Analisis Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Kendaraan Motor pada CV Turangga Mas Motor, Jurnal Manajemen, Jurusan Ekonomi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarama.

Napitupulu, Franky, (2009), Peranan analisis SWOT dalam meningkatkan daya saing pada PT Bussan Auto Finance Cabang Medan, Skripsi, Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Medan.

Nora, Sovia, (2009), Analisis SWOT sebagai strategi meningkatkan daya saing pada PT. Sanghiang Perkasa (Kalbe Nutritionals) Medan, Skripsi, Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Medan.

Nuariputri, Hanna (2010). Analisis SWOT Terhadap Penetapan Strategi Pemasaran Pada PT. Kusumahadi Santosa di Karanganyar (Studi pada Divisi Pemasaran I Lokal). Tugas Akhir. Program Studi Diploma III Manajemen Pemasaran Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Prawitasari, Sri Yati. (2010). Analisis Swot Sebagai Dasar Perumusan Strategi Pemasaran Berdaya Saing (Studi Pada Dealer Honda Tunggul Sakti Di Semarang). Jurnal. Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang.

Rahmat, Reny Maulidia. (2012). Analisis Strategi Pemasaran Pada PT. Koko Jaya Prima Makassar. Skripsi. Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Hasanuddin Makassar.

Rofi’ah, Ainur, (2013), Analisis SWOT dan Strategi Pemasaran Produk Simpanan Wadiah di BMT NU Sejahtera Semarang. Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Walisongo Semarang.

Supriyono, Agus Athori,(2013), Analisis Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Produk Pada Perusahaan Snack Lucky Olympic Kediri, Jurnal Ilmu Manajemen, Revitalisasi, Vol. 02, Nomor 04, Desember 2013.

Lampiran 1 Lembaran Hasil Wawancara

ANALISIS SWOT SEBAGAI LANDASAN PENETAPAN STRATEGI PEMASARAN PADA PT. SOCFINDO MEDAN

DAFTAR PERTANYAAN Hari/tanggal : 8 April 2015 Waktu : 13.20

Tempat : Sales Department PT. Socfindo Medan

1. Sudah berapa lama PT. Socfindo Medan beroperasi? Sudah sejak tahun 1930. Sekitar 85 tahun

2. Bagaimana Strategi pemasaran yang digunakan atau di terapkan PT. Socfindo Medan?

Tidak ada strategi pemasaran tertentu, hanya mengandalkan kualitas serta ketenaran merek. Karena kebanyakan dari pelanggan PT. Socfindo medan merupakan perusahaan ataupun produsen produsen besar, yang cukup menarik pelanggan perorangan maupun pelanggan baru dengan citra tersebut. socfind juga melakukan iklan di koran maupun website, tetapi tidak rutin dan tidak menjadi patokan terhadap peningkatan penjualan PT. Socfindo medan. Iklan yang disediakan juga hanya lebih mengarah kepada peringatan kepada pelanggan bahwa semua bisnis yang dilakukan socfin hanya dilakukan melalui pt socfindo tanpa ada perantara lain. Socfind juga mengikuti bazaar, tetapi seperti iklan, tidak rutin dan tidak menjadi patokan peningkatan penjualan.

3. Ada berapa banyak karyawan di bagian sales/marketing PT. Socfindo Medan? Analisis SWOT

1. Dimanakah letak perkebunan PT. Socfindo Medan? Di Aceh dan Sumatera Utara.

Sawit:

Aceh; Sei Liput, lei butar, seumayam, seunagan.

Sumatera Utara: matapao, bangun bandar, tanah gambus, aek loba, negeri lama.

Karet:

Tanjung maria, tanah besi, lima puluh, aek pamienke, halimbe.

Untuk kecambah, dibawa ke PSBB (Pusat Seleksi Bangun Bandar) atau sekarang disebut dengan SSPL (Seed Selection Plantation and Laboratory) di Bangun Bandar.

2. Apakah PT. Socfindo Medan melakukan kerja sama dengan perusahaan lain? Hal pemasaran.

Ya, tetapi hanya dalam bidang pemasaran atau di socfin disebut denga bagian penjualan (sales department). Yaitu bekerja sama dengan Sugescol di Belgia untuk bagian pemasaran di Luar negeri (expor).

3. Apakah PT. Socfindo Medan melakukan inovasi? Seperti apa?

Inovasi-inovasi yang dilakukan PT. Socfindo terlalu drastis. Karena pada umumnya, pengelolaan segala bahan baku menjadi produk melewati proses yang itu-itu saja. Hanya ada perubahan dari pengerjaan secara manual menjadi mesin serta adanya training bagi pegawai2 baru yg bisa menambah wawasan secara umum serta spesifik ke bidangnya untuk menunjang keahlian dalam bekerja.

Untuk bberapa tahun blakangan cukup meningkat dengan adanya trend dimana maraknya dan banyaknya pengusaha-pengusaha sawit baru yang bermunculan. (kecambah)

Untuk karet dan sawit cukup meningkat tetapi tidak terlalu signifikan. Karena sovfin berfokus untuk mempertahankan pelanggan lama yang terus melakukan produksi daripada mencari pelanggan baru.

5. Siapakah pesaing terbesar PT. Socfindo Medan saat ini?

Cukup banyak, seperti PTPN dan LONSUM. Tetapi tidak terlalu menjadi tantangan berat bagi socfin dalam meningkatkan penjualannya. Karena setiap perusahaan memiliki kelebihan, kekurangan, serta pasar masing-masing.

6. Apa ancaman paling besar yang dihadapi?

Munculnya pesaing baru, tapi sejauh ini socfin belum merasakan dampak apapun karena telah teruji atas merek dan kualitas dan tetap mampu mempertahankan pelanggan-pelanggan tetap.

7. Apakah sumber daya perusahaan dan tenaga kerja yang memadai mempengaruhi dalam memenuhi target permintaan atas produk?

Ya, karena jika tidak memiliki karyawan-karyawan yang memang kompeten di bidang yang mereka geluti, socfin tidak akan bisa sebaik sekarang ini.

8. Apakah peraturan pemerintah menjadi ancaman bagi PT. Socfindo? Dua hal, ya dan tidak.

Kadang merugikan karena adanya perubahan-perubahan yang dapat merugikan tidak hanya socfin, tp jg perusahaan perkebunan lainnya.

Tetapi untuk sekarang, peraturan pemerintah justru memberi keuntungan kepada socfin. Karena, sekarang ini untuk mendapatkan produk ataupun bibit2 pertanian

dari luar negeri (import) sangat mahal dan memiliki proses yang sangat rumit membuat para pengusaha lebih memilih bibit yang di produksi di indonesia. Hal itu tentu sangat memberi keuntungan bagi socfin.

Strategi Pemasaran

Product (Produk)

1. Produk apa saja yang ditawarkan olehPT. Socfindo Medan?

Ada 3 produk utama PT. Socfindo. Yaitu Sawit (CPO dan Olein), Karet (Crumb Rubber), serta Kecambah kelapa sawit. Produk utama yang dipasarkan di dalam negeri (peminat terbanyaknya berasal dari Indonesia) adalah CPO dan Olein. Sedangkan untuk karet, pelanggan terbesar adalah dari luar negeri (pemasaran dan penjualan terpusat diluar negeri/99%). Kecambah kelapa sawit PT. Socfindo merupakan produk pendukung yang juga menjadi salah satu daya tarik konsumen bagi PT. Socfindo)

2. Apakah PT. Socfindo Medan menghasilkan bahan baku sendiri?

Ya, Semua bahan baku PT.Socfindo berasal dari perkebunan yang dikelola langsung oleh PT. Socfindo. Hal ini tentu saja menjadi salah satu faktor penunjang bagi socfin karena dengan pengelolaan sendiri mereka selalu menjaga komitmen dengan konsumen untuk dapat selalu menghasilkan produk2 kualitas terbaik.

3. Apakah produk dari PT. Socfindo Medan memiliki merk sendiri?

Tidak. Semua produk yang ditawarkan PT. Socfindo tidak memiliki merek tertentu atau kemasan bermerek terntentu yang sengaja dibuat. PT. Socfindo hanya menggunakan nama perusahaan saja untuk semua produknya.

4. Bagaimana kualitas produk yang ditawarkan PT. Socfindo Medan kepada konsumen?

Kualitas produk ada beraneka ragam. Sesuai dengan permintaan konsumennya. Sangat fleksibel. Tetapi tetap PT. Socfindo tidak akan membuat pesanan yang dibawah rata2 kualitas PT socfin untuk konsumen yang hanya menginginkan harga murah. Karena hal tsb dapat mencoreng nama socfin yang benar-benar menomor satukan kualitas.

5. Apakah tampilan bibit dan benih pada PT. Socfindo Medan meberikan daya tarik bagi konsumen?

Tidak juga. Karena tampilan dari bibit dan benih sawit dimana-mana sama. Tidak jauh berbeda. Namun dapat memberikan hasi yang berbeda tergantung dengan cara pengolahan.

6. Bagaimana fasilitas yang diberikan PT. Socfindo Medan kepada konsumen dalam melakukan pembelian setiap membeli produk bahan baku sawit dan karet?

- Setiap pelanggan yang ingin membeli produk socfin baik karet, sawit maupun kecambah, harus menghubungi atau mendatangi langsung PT. Socfindo medan di jl. Yos sudarso yang akan ditangani oleh Sales department (sawit dan karet) dan Agricultural Department/bagian tanaman (kecambah). Jika langsung mendatangi kantor, telah ruangan khusus untuk para tamu berbincang dengan dealer langsung dari socfin agar lebih private dan nyaman.

- Jika membeli kecambah, akan ada potongan harga. Sesuai dengan aturan yang berlaku di perusahaan.

- Adanya fleksibilitas dalam bernegosiasi. Konsumen dapat bernego langsung dengan karyawan socfin tentang harga, kualitas, kemasan, pengantaran, apapun

yang ingin di negosiasikan yang akan di sesuaikan pula dengan harga yang akan disepakati oleh dua belah pihak.

- Adanya jaminan sampai secara utuh ditempat tujuan. Socfin sangat menjaga nama baik perusahaan dengan benar2 mmperhatikan segala proses yang dijalani produknya. - Termasuk pengantaran. Akan di pack dengan sedemikian rupa agar dapat tiba dengan selamat di tangan pembeli.

- Bekerjasama dengan perusahaan terkemuka diluar negeri (sugescol) dalam bagian pemasaran produk2nya.

- Pengantaran langsung diperintahkan oleh socfin pusat (medan) dan segera diantar ke tempat tujuan. (biaya pengantaran ditanggung pembeli)

- ada laboratorium sendiri. - kebun sendiri

- karyawan2 ramah sopan dan rapi serta memilik wawasan yang luas dan ahli dibidangnya membuat para pelanggan socfin bisa dengan mudah mencari informasi tentang produk yang ingin mereka beli.

7. Apakah produk yang disediakan oleh PT. Socfindo Medan berbeda dengan produk sawit dan karet yang disediakan oleh perusahaan lain?

Sama tetapi berbeda. Produk sawit dan karet itu dimana2 sama, tidak jauh beda. Tapi perbedaan socfin dgn yg lain terdapat pada kualitas produk yang terjamin. Sampai saat ini, sangat sedikit complain konsumen yg diterima socfin..serta pelanggan socfin juga banyak perusahaan besar (seperti, multimas).

Kebanyakan perusahaan perkebunan tidak terlalu lengkap, maksudnya, menjual produk2 perkebunan tapi tidak memiliki kebun sendiri, memiliki kebun saja tidak menjual hasilnya, menjual hanya sawit saja atau karet saja, dll. Sedangkang socfin,

selain menghasilkan bahanbaku sendiri juga memiliki kebun sendiri, socfin juga memproduksi 3 sekaligus, sawit (cpo olein), karet, dan kecambah tentu saja mempermudah konsumen. Dan ketiga produknya juga memiliki kualitas yang sangat baik.

Price (Harga)

1. Bagaimana dengan harga yang ditawarkan PT. Socfindo Medan kepada konsumen?

Harga yang ditawarkan socfin cukup bersaing, tetapi memang, harga produk socfin lebih mahal sedikit dibandingkan dengan produk2 sawit dan karet dr perkebunan lain. Tapi hal ini tidak membuat socfin kehilangan atau kekurangan pelanggan.

2. Bagaimana penentuan harga yang ditawarkan kepada konsumen PT. Socfindo Medan?

Penentuan harga berpatokan dengan harga pasaran sawit dan karet. Tapi socfin ambil harga yang tingginya. Setelah itu, dengan konsumen dilakukan tawar menawar.

Place (Tempat)/ Distribusi

1. Bagaimana pendapat anda mengenai lokasi PT. Socfindo Medan?

Lokasi kantor sangat mudah di capai. Dan mudah dicari. Juga terletak ditengah kota Medan.

2. Bagaimana sistem pembelian dan penyimpanan bahan baku yang dilakukan oleh PT. Socfindo Medan?

Sistem pembelian cukup mudah. Hanya perlu mendatangi atau menghubungi kantor pusat (socfin medan) maka dapat melakukan nego pembelian. Untuk konsumen

lokal, harus membayar dulu sebelum barang diantar, untuk luarnegeri, diantar dulu baru dibayar.

Penyimpanan bahan baku juga sangat diperhatikan. Untuk karet, dipastikan tidak ada benda2 lain yang masuk kedalam adonan nya (crumb rubber). Dengan suhu tertentu, serta mesin2 pengelolaan juga sangat dijaga dan rutin diservis. Begitu juga dengan sawit. Ditutup agar tidakmasuk kotiran2 ke minyak, disimpan ditangki dengan suhu yang tertentu, dan akan di keluarkan jika ada pemesanan. Mesin2 juga rutin di servis.

Kecambah juga disimpan dan selalu diamati, selalu dijaga di laboratorium yang telah di sediakan.

Promotion (Promosi)

1. Apakah PT. Socfindo Medan PT. Socfindo Medan menggunakan Sales Promotion dalam memasarkan produk sawit dan karet?

Ya, tapi umumnya hanya untuk kecambah. Yang lain tidak terlalu, karena kebanyakan konsumen sudah tetap dan berasal dr produsen2 atau perusahaan2 besar. Cth: multimas.

2. Promosi seperti apakah yang dilakukan oleh PT. Socfindo Medan dalam memasarkan produknya?

Tidak ada oemasaran secara spesifik. Hanya ikut bazar ttpi jg tidak sering. Karena socfin sudah punya pelanggan sendiri dan sangat loyal. Dan hal tersebut cukup membantu dalam mencari planggan baru.

3. Dengan adanya kemajuan teknologi seperti internet, apakah PT. Socfindo Medan sudah memanfaatkan teknologi internet tersebut dalam melakukan promosi maupun penjualan?

tidak ada. Hanya ada website untuk lbh mngetahui tentang perusahaan serta produk yang disediakan.

4. Apakah Perusahaan melakukan penjualan online?

Tidak. Hanya ada pencantuman harga di website (harga kecambah) tetapi tidak melayani pembelian online. Harus lngsung mnghubungi atau dtg ke socfin langsung.

5. Apakah promosi dapat meningkatkan penjualan produk di pasaran?

Tidak juga. Peningkatan penjualan banyak terjadi karena adanya loyalitas pembeli lama yang juga produsen2 besar yang membuat konsumen baru tertarik. Semua berfokus kpd label dan kualitas PT. Socfindo.

6. Apakah dalam jangka waktu promosi yang dilakukan terdapat hambatan dalam melakukan promosi tersebut?

Tidak ada hambatan karena tidak ada promosi yang besar2an atau spesifik.

7. Bagaimana pendapat anda mengenai promosi yang dilakukan oleh pesaing? Tidak terlalu mengetahui dan memperdulikan, karena rata2 perusahaan perkebunan melakukan hal yang sama spt socfin. Tidak terlalu royal dalam promosi.

8. Bagaimana strategi pemasaran yang digunakan PT. Socfindo Medan dalam menarik minat pembeli produk yang disediakan perusahaan?

Bermodal nama perusahaan. PT. Socfindo medan sudah sangat dikenal didunia perkebunan terutama persawitan. Socfin hanya menjaga kepercayaan dan loyalitas konsumen terhadap penggunaan produk2nya yang berujung pertambahan konsumen baru.

Sekali2 ikut bazaar perkebunan, tp biasanya hanya fokus ke kecambah.

People (Orang)

1. Bagaimana pendapat anda mengenai keahlian karyawan dalam menyajikan/iklan produk sawit dan karet?

Tidak ada bagian khusus untuk iklan.

2. Bagaimana pendapat anda mengenai keahlian karyawan dalam pengelolaan bahan baku?

Sangat baik. Memang segala pengolaan bahan baku dilakukan oleh mesin, tapi tetap diawasi oleh orang2 yang sangat ahli dibidangnya, agar tidak terjadi kecacatan selama proses.

Kecambah juga, orang2 lab smua orang yang sudah terlatih.

3. Apakah penampilan karyawan, kehandalan, menjadi salah satu penilain dalam memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen serta menarik konsumen baru?

Jika menarik konsumen baru mungkin tidak terlalu, tapi memang karyawan socfin dituntut hrs rapi, (kemeja, dasi, celana kain, sepatu) dan bersih juga sopan dalam sehari2nya dilingkungan kantor. Yang melayani konsumen juga hrs rapi agar lebih dipercaya dan tidak terkesan perusahaan perkebunan asal-asalan.

4. Adakah program pelatihan yang dilakukan PT. Socfindo Medan terhadap karyawan?

Ada, dan tiap divisi berbeda pelatihannya. Sesuai dengan bidang yang digeluti nya. Contohnya bagian pemasaran/penjualan (disocfin bag pemasarannya ya penjualan, sales department) ada seminar2 bagi karyawan serta pelatihan2 atau pendalaman2 khusus, terutama bagi karyawan baru.

5. Bagaimana dengan jam kerja karyawan yang diterapkan oleh PT. Socfindo Medan?

Jam kerja termasuk tidak terlalu lama, hanya pukul 7.30 s/d 15.30. ada juga jam lembur, dan tentu dapat bayaran ekstra. (tidak bersedia menyebutkan gaji dan lemburnya)

Physical Evidence (Bukti Fisik)

1. Apakah fasilitas yang disediakan oleh PT. Socfindo Medan sudah sesuai dengan harapan anda?

Ya, sudah cukup puas. Tetapi mungkin akan lebih baik jika ada pengantaran secara gratis, paling tidak dari minimal pembelian. Karena selama ini pengantaran ditanggung oleh konsumen.

2. Apakah dengan fasilitas yang ditawarkan sudah sesuai dengan kebutuhan konsumen?

Ya, sudah cukup. Hanya bagian pengantaran perlu di bicaraka lagi.

3. Menurut anda apa kelebihan fasilitas yang PT. Socfindo Medan berikan kepada konsumen?

Ruangan diskusi private bagi konsumen dan dealer, laboratorium sendiri, fleksibel (semua bisa di negosiasikan sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak tetapi tidaj boleh dibawah standard socfin), kemudahan dalam pembelian (hanya perlu telvon atau dtg ke socfin), kualitas produk terjamin, perkebunan sendiri, smua produk dikelola sendiri, karyawan yang ramah sopan dan ahli, produk yang diantar dipastikan sampai dengan selamat ke tujuan, harga sebanding dengan kualitas, perusahaannya sudah lama jadi sudah sangat ahli dan dikenal di dunia persawitan.

4. Bagaimana dengan penyediaan bahan baku serta kemasan produk, apakah memberikan daya tarik yang lebih bagi konsumen maupun calon konsumen? Tidak ada kemasan produk. Penyediaan bahan baku tentu juga menjadi daya tarik bagi konsumen, karena konsumen/calonkonsumen menjadi lebih yakin dengan produk2 socfin karena dihasilkan dari kebun sendiri dan dikelola sendiri oleh socfin.

Process (Proses)

1. Pelayanan seperti apa yang diberikan oleh PT. Socfindo Medan bagi konsumen yang ingin membeli produk?

Bagi konsumen yang ingin membeli produk, pertama hrs mnghubungi atau datang ke socfin, ditangani oleh sales department (karet, sawit) atau agriculture departmen/tanaman (kecambah), lakukan pemesanan dan negosiasi, setelah sampai di persetujuan, lakukan pembayaran (untuk dalam negeri) dan tandatangan kontrak (baik perorangan maupun perusahaan) maka socfin akan melakukan pengantaran (biaya ditanggung pembeli). Hal tersebut untuk sawit.

Untuk karet, karena konsumennya semua (hampir smua), hub sugescol, dari luar negeri, habis nego ttd kontrak melalui sugescol, sugescol hubungi socfin, socfin akan sediakan barang dan akan dikirim ke negara tujuan langsung ketempat pemesan dan lakukan pembayaran setelah karet sampai.

Untuk kecambah (dalam negeri), setelah nego2 di socfin, ttd kontrak, bayar, lalu mau diantar atau dijemput ke kantor itu terserah pembeli.

Semua pembeli lokal hrs bayar dulu baru dpt brg, luar negeri antar dl baru bayar. Smua pengantaran ditanggung konsumen.

2. Bagaimana menurut anda mengenai proses pelayanan yang diberikan PT. Socfindo Medan terhadap konsumen?

Sangat baik, dan tidak repot. Cuma maunya antar2 bisa ditanggung socfin, jadi sepaket sama pembelian produk aja.

3. Bagaimana untuk melakukan pemesanan Benih dan bibit kelapa sawit, minyak kelapa sawit dan karet serta bagaimana cara untuk melakukan pembayaran pada produk yang telah dibeli?

Sama dengan nmr 1. Tidak berbeda.

4. Bagaimana proses pembelian produk hingga bisa sampai di tangan konsumen?

Sama seperti nmr 1.

5. Apakah ada fasilitas khusus yang diberikan kepada konsumen luar daerah ataupun luar negeri?

Tidak. Karena pengantaran ditanggung oleh konsumen sendiri. (ongkir ditanggung pembeli). Tp yg melakukan pengantaran hanya dr pihak socfin, demi menjaga keutuhan produk sampe ke konsumen.

6. Apakah ada garansi tertentu yang dapat menjamin sampainya produk PT. Socfindo kepada konsumen dengan sempurna?

Modal kepercayaan serta komitmen socfin dalam melakukan pengantaran secara utuh. Jika barang cacat dijalan ketika proses pengantaran, bisa complain dan bahkan akan diganti oleh socfin tergantung negosiasi. Ketika kecambah ditanam tdk tumbuh sesuai harapan, bisa complain dan socfin akan mencari tahu kenapa, jika mmg kesalahan di pihak socfin, maka akan diganti. Tergantung negosiasi.

Tetapi sejauh ini, tidak ada yang pernah sampai komplain sampai perlu diganti. Jika ada komplain, socfin akan melayaninya, dan kedua belah pihak akan nego sampe dapat kesepakatan.

Dokumen terkait