• Tidak ada hasil yang ditemukan

JUDUL PENELITIAN

SMP NEGERI 22 SEMARANG

A. Latar Belakang

1. Hasil Ujian Nasional Mata Pelajaran Matematika rata-rata di bawah standar (banyak siswa tidak lulus)

2. Hasil belajar siswa mata pelajaran Matematika rendah B. Rumusan Masalah

1. Bagaimana peningkatan prestasi belajar siswa kelas VIII F SMPN 22 Semarang pada mata pelajaran Matematika melalui kegiatan kelompok belajar tutor sebaya (KKBTS)

2. Bagaimana perubahan sikap dan perilaku siswa Kelas VIII F SMP Negeri 22 Semarang dengan kegiatan kelompok belajar tutor sebaya C. Tujuan Penelitian

1. Meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII F SMP Negeri 22 Semarang, pada Mata Pelajaran Matematika

2. Merubah sikap dan perilaku belajar siswa D. Manfaat Penelitian

1. Meningkatkan kerjasama antara guru pembimbing dengan guru mata pelajaran Matematika.

2. Membantu guru mata pelajaran Matematika

3. Melatih siswa menumbuhkan rasa kesetiakawanan sosial 4. Menjadikan siswa sebagai model pembelajaran

A. Latar Belakang

1. Hasil Ujian Nasional Mata Pelajaran Matematika rata-rata di bawah standar (banyak siswa tidak lulus)

2. Hasil belajar siswa mata pelajaran Matematika rendah B. Rumusan Masalah

1. Bagaimana peningkatan prestasi belajar siswa kelas VIII F SMPN 22 Semarang pada mata pelajaran Matematika melalui kegiatan kelompok belajar tutor

sebaya (KKBTS)

2. Bagaimana perubahan sikap dan perilaku siswa Kelas VIII F SMP

Negeri 22 Semarang dengan kegiatan kelompok belajar tutor sebaya C. Tujuan Penelitian

1. Meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII F SMP Negeri 22 Semarang, pada Mata Pelajaran Matematika

2. Merubah sikap dan perilaku belajar siswa D. Manfaat Penelitian

1. Meningkatkan kerjasama antara guru pembimbing dengan guru mata pelajaran Matematika.

2. Membantu guru mata pelajaran Matematika

3. Melatih siswa menumbuhkan rasa kesetiakawanan sosial 4. Menjadikan siswa sebagai model pembelajaran

A. Kajian teori

1. Peningkatan prestasi belajar siswa

Hasil Belajar Siswa dapat ditingkatkan apabila siswa diberi waktu

yang cukup dan diberi bimbingan belajar yang memadai untuk mempelajari materi yang diberikan

2. Kegiatan kelompok belajar tutor sebaya (KKBTS)

KKBTS adalah suatu kegiatan belajar yang dilakukan bersama guna menyelesaikan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan belajar

a. Mengembangkan keterampilan belajar

b. Mengembangkan motivasi dan disiplin belajar

c. Meningkatkan hubungan sosial dengan teman sebaya

d. Merencanakan kegiatan bersama secara efektif dan efisien 3. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam KKBTS

a. Pembentukan kelompok b. Tempat Belajar c. Persiapan belajar d. Pengantar bicara e. Waktu belajar f. Cara pelaksanaannya

4. Komunikasi dan Interaksi dalam KKBTS a. Model Interaksi dan Komunikasi

Gambar 1 Komunikasi multi arah

b. Peranan anggota

c. Peranan pemimpin kelompok

5. Kelompok dan pemanfaatannya dalam KKBTS

Kelompok yang sehat dan baik dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pelaksanaan KKBTS

B. Temuan hasil penelitian yang relevan

1. Bimbingan belajar secara efektif dapat meningkatkan prestasi belajar yang cukup signifikan (Jauharotun 2002:72)

2. Pemberian bimbingan belajar dapat meningkatakan minat belajar siswa (Prayatno 2003:61)

C. Kerangka pikir

Hasil belajar siswa yang kurang memuaskan, untuk meningkatkan melalui KKBTS D. Hipotesis tindakan

Apabila siswa dikondisikan belajar melalui KKBTS maka prestasi belajar Matematika akan meningkat

P A A A A Keterangan: P : Pemimpin A : Anggota

A. Lokasi dan waktu penelitian

1. Lokasi penelitian

SMP Negeri 22 Semarang, Jalan Raya Gunungpati Semarang Jawa Tengah 2. Waktu penelitian

Tanggal 22 September – 15 November 2006

B. Subjek penelitian

Siswa kelas VIII F SMP Negeri 22 Semarang. Jumlah siswa 38 orang.

C. Prosedur penelitian

1. Disain penelitian

2. Data dan cara pengumpulannya

a. Sumber data : Siswa, guru Matematika, peneliti.

b. Teknik pengumpulan data : Panduan observasi, panduan wawancara jurnal kegiatan siswa, tes pengukuran hasil belajar.

c. Instrumen pengumpulan data : Lembar Observasi, pedoman wawancara, kamera, daftar nilai guru Matematika

3. Teknik analisis data

Secara kualitatif dan kuantitatif

D. Indikator Keberhasilan

Apabila hasil belajar siswa dapat direduksi mencapai rata-rata 80%

SIKLU S I SIKLU S II P P R R O O T T

Gambar 2 Disain Penelitian Tindakan (action Research) Keterangan : P = Perencanaan (Planning) T = Tindakan (Action) O = Observasi (Observation) R = Refleksi (Reflection)

A. Hasil Penelitian 1. Pratindakan

Rata-rata kelas hanya mencapai 61,42 Batas tuntas yaitu 65

Sangat Rendah 12 siswa (31,58%) Rendah 10 siswa (26,32%) Cukup 9 siswa (23,68%) Baik 7 siswa (18,42 %) Sangat Baik 0 siswa (0%)

2. Hasil Siklus I a. Perencanaan

- Membuat satuan layanan - Pembentukan Kelompok - Pelaksanaan KKBTS

b. Pelaksanaan

Hasil belajar siswa pada siklus I

Sangat rendah 8 siswa (21,05%)

Rendah 8 siswa (21,05%)

Cukup 10 siswa (26,32%)

Baik 10 siswa (26,32%)

Sangat baik 2 siswa (5,26%)

Rata-rata kelas pra tindakan 61,42 Rata-rata kelas siklus I 64,84

Terjadi peningkatan 3,42 atau 9 %

c. Observasi

Observasi dilakukan pada waktu KKBTS atau proses pembelajaran berlangsung. Berdasarkan hasil observasi siswa sangat aktif, antusias, saling mengemukakan Pendapat serta bekerjasama memecahkan masalah

d. Refleksi

1) Siswa sangat senang dan tertarik dengan KKBTS

2) Siswa dapat memecahkan soal yang ditugaskan oleh guru 3) Siswa belum bisa memanfaatkan waktu dengan baik

Gambar 3 Salah satu kelompok melaksanakan

3. Hasil Siklus II a. Perencanaan

Perencanaan pada siklus II lebih meningkatkan pada uraian kegiatan dan materi layanan, lebih menekankan pada peningktan KKBTS yang efektif dan efisien.

b. Pelaksanaan

Dalam siklus II dilakukan KKBTS yang lebih intensif dan terprogram,bahkan beberapa kelompok mendapat bimbingan langsung guru matematika,

sehingga pelaksanaannya lebih efektif dan efisien.

Rata-rata hasil tes pra tindakan 61,42 Rata-rata hasil tes siklus I 64,84

Rata-rata hasil tes siklus II 76,39

Pada silkus II mengalami peningkatan 14,97 atu 39,40 % dari tes pra tindakan. Sedangkan siklus II mengalami peningkatan 11,55 atau 30,40 % dari siklus I. Dengan demikian hipotesis 0 ditolak dan gagal menolak hipotesis tindakan

Hasil belajar siswa pada siklus II

Sangat rendah 0 siswa (0%) Rendah 3 siswa (7,89%) Cukup 17 siswa (44,74%) Baik 13 siswa (34,21%) Sangat baik 5 siswa (13,16%)

c. Observasi

1) Berdasarkan pengamatan pada siklus II KKBTS berlangsung lebih baik 2) Tiap-tiap anggota kelompok bisa memanfaatkan waktu dengan baik 3) Para siswa dapat memanfaatkan bimbingan guru Matematika

secara baik.

d. Refleksi

Dari hasil wawancara dengan siswa di peroleh hasil: 1) Berlatih hidup bermasyarakat

2) Siswa lebih mudah manerima penjelasan yang diberikan oleh temannya

3) Kepercayaan diri siswa lebih besar

Gambar 6 Pelaksanaan KKBTS pada siklus II berjalan lebih serius dan dapat memanfaatkan waktu

B. Pembahasan Hasil Penelitian

Rekapitulasi hasil penelitian pratindakan, siklus I, siklus II

Rata-rata kemampuan kelas pada pratindakan mencapai 61,42 termasuk

kategori rendah. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I rata-rata kemampuan kelas mencapai 64,84 termasuk kategori cukup, hasil ini sudah cukup

menggembirakan. Kemudian setelah dilakukan tindakan ulang dengan perbaikan pada siklus II rata-rata kemampuan kelas mencapai 76,39 termasuk kategori baik.

-PRA TINDAKAN 61,42 - SIKLUS I 64,84 - SIKLUS II 76,39 - TOTAL NAIK 14,97 NAIK 3,42 (9 %) NAIK 11,55 (30,4 %) 39,40 %

- Bersemangat dan percaya diri - Berani mengajukan pertanyaan

sekian

Dokumen terkait