• Tidak ada hasil yang ditemukan

1.4 Manfaat Penelitian

2.1.3 Software Nvivo

Menurut Maya & Yohana (2018), nvivo adalah software yang membantu peneliti kualitatif dan mixed-methods pada saat menganalisa data dan juga sejak awal penelitian dilakukan. Nvivo pada mulanya dikembangkan pada tahun 1981 oleh programer Tom Richards dengan nama Non-Numerical Unstructured Data Indexing Searching and Theorizing (NUD‟IST). Sejak tahun 2002, NUD ‟IST diganti dengan Nvivo. “N” adalah singkatan dari NUD “IST dan “Vivo‟ diambil dari “in-vivo‟ yang berarti melakukan koding berdasarkan data yang hidup (nyata) dialami partisipan di lapangan. Penamaan Nvivo menunjukkan fungsi utama software untuk melakukan koding data dengan efektif dan efisien. Dengan demikian, kunci untuk mendapatkan presentasi data dalam bentuk tabel, grafik, diagram dan model bagi peneliti kualitatif yang menggunakan Nvivo ialah bagaimana melakukan koding terhadap sumber data penelitian.

Pengembangan Nvivo terus dilakukan dengan umpan balik peneliti yang luas dengan keragaman metode yang bekerja dengan data efisiensi yang diberikan oleh perangkat lunak melepaskan sebagian dari waktu yang digunakan untuk menata data dan memungkinkan peningkatan yang fokus pada cara-cara memeriksa makna dari apa yang tercatat. Fungsi dari komputer untuk pencatatan, pemilahan, pencocokan dan keterkaitan dapat dimanfaatkan oleh peneliti membantu menjawab pertanyaan peneliti tanpa kehilangan akses ke sumber data atau konteks dari data.

Nvivo adalah salah satu contoh QDAS (Qualitative Data Analysis Software) yang dapat membantu mengatur berbagai data yang tidak terstruktur, sangat bervariasi dan dapat membantu riset kualitatif secara efektif dan efesien, membantu konsumsi logika dan desain penelitian dan memberikan fasilitas untuk menganalisis konten. Selain itu, melalui software ini peneliti dapat melakukan koding data secara manual atau otomatis, menentukan tema dan subtema berdasarkan data, membuat keterangan terhadap semua data demografis partisipan, melakukan analisis isi teks dengan text search query, membuat analisis hubungan, mengetahui dengan cepat kata-kata utama yang paling sering muncul dalam data melalui word frequency query, mempresentasikan hasil analisis data dalam bentuk grafik, diagram pohon, diagram perbandingan tema berdasarkan latar belakang partisipan, memasukkan artikel referensi, catatan lapangan, serta anotasi bibliografi.

Bazeley & Jackson (dalam Maya & Yohana, 2018), mengatakan menggunakan Nvivo dalam melakukan analisis data kualitatif membantu beberapa hal:

1. Mengatur data, dalam mengatur dan mencatat banyak informasi yang masih berantakan yang masuk ke dalam sebuah data kualitatif. Hal ini bukan hanya file dari wawancara, kuisioner, observasi lapangan tetapi juga publikasi penelitian berupa jurnal, gambar, diagram, audio, video, halaman web, sumber dokumen lainnya, catatan, gagasan yang ditulis dalam memo, informasi tentang sumber data dan peta konsep dari apa yang ada didalam data.

2. Mengatur ide-ide, dalam mengatur dan menyediakan akses yang lebih cepat ke konsep dan teori yang dihasilkan dalam proses penelitian, serta data yang mendukung, sementara pada saat yang sama mempertahankan akses ke konteks data tersebut berasal.

3. Data Query, query data adalah berfungsi untuk mengaajukan pertanyaan sederhana atau kompleks terhadap data dan memiliki program mengambil dari database semua informasi yang relevan untuk menentukan jawaban dari pertanyaan mereka. Hasil query disimpan untuk memungkinkan pencarian atau interogasi lebih lanjut dan pencarian menjadi bagian dari proses penelitian yang sedang berlangsung.

4. Data visual, data visual untuk menunjukan isi atau kasus, gagasan konsep, strategi sampling, waktu dan lain-lain. Hal ini dilakukan pada berbagai proses interpretasi secara visual mewakili hubungan antara variabel yang saling interaktif dalam tampilan.

5. Laporan dari data, pada bagian ini menggunakan isi database kualitatif, termasuk informasi tentang sumber data asli, gagasan dan perkembangan pengetahuan peneliti dan proses dengan hasil yang tercapai.

Salah satu tujuan utama dalam penulisan kajian literatur mixed-methods research ialah untuk mendalami dan/atau mengidentifikasi tema-tema utama terkait dengan topik dan masalah penelitian. Dalam kaitan dengan ini, beberapa penulis (Jesson, dkk 2011 & Oliver, 2012) menjelaskan bahwa ketika mulai melakukan kajian literatur, kemungkinan besar peneliti telah menentukan tema-tema utama yang hendak dikaji, kecuali kalau topik yang diteliti sangat jarang

dilakukan oleh para peneliti terdahulu. Dalam rangka menemukan tema-tema utama dalam literatur dengan cepat dan tepat tanpa membaca satu per satu artikel dan buku-buku yang telah diseleksi untuk dijadikan literatur dalam sebuah penelitian. Nvivo merupakan software yang paling powerfull untuk tujuan tersebut karena Nvivo dapat digunakan untuk membantu riset kualitatif secara efisien, membantu konsumsi logika dan desain penelitian dan memberikan fasilitas untuk menganalisis konten. Terdapat berbagai teknik analisis isi teks yang dalam Nvivo sehingga memudahkan peneliti menarik kesimpulan dan beberapa fitur dasar penting yang dapat digunakan untuk membantu mengolah data riset kualitatif di Nvivo yang akan digunakan.

Program Nvivo merupakan salah satu aplikasi yang dilengkapi dengan berbagai fitur. Fitur pertama yang terdapat di Nvivo adalah create new project untuk membuat pekerjaan baru dengan memberi nama riset yang sedang digarap.

Setelah dibuat, langkah selanjutnya adalah memasukan file literatur yang digunakan dalam penelitian. Dalam langkah ini, diperkenalkan Fitur Import yang berfungsi untuk memasukan data eksternal, internal, dan memos. Data eksternal merupakan data berupa link yang berasal dari cloud atau disebut dengan data hyperlink, data internal adalah data yang diambil dari disk, sedangkan memos merupakan catatan-catatan kecil yang dibuat terkait penelitian. Data-data yang bisa diimport berupa dokumen, PDF, dan gambar. Ketiga data tersebut dimasukkan dengan cara yang sama.

Selain itu, data yang dapat dimasukan adalah capture yang berisi konten dari sebuah akun media sosial. Data capture yang dapat dimasukan adalah capture

yang dihasilkan oleh Fitur NCapture sebagai aplikasi bawaan Nvivo yang otomatis terpasang dalam Google hrome saat menginstal NVivo. NCapture dapat digunakan untuk men-capture konten yang ditulis dalam sosial media yang sesuai dengan topik yang akan di analisa. Untuk Twitter, NCapture digunakan secara otomatis untuk men-capture tweet yang ditulis selama 3 bulan, sedangkan untuk Facebook NCapture dapat digunakan dengan cara menscroll profil akun yang ingin kita analisis. Output dari fitur ini adalah data lengkap mengenai akun yang kita capture. NCapture mempermudah mendapatkan data penelitian yang berhubungan dengan analisis konten sosial media, tanpa perlu membaca dan menganalisis postingan satu persatu.

Setelah menggunakan fitur import data, selanjutnya cara untuk melakukan proses coding. Fitur yang dipakai dalam proses ini adalah fitur Node yang dapat digunakan untuk mengklasifikasikan data-data dalam penelitian. File terkait penelitian yang sudah diimport kemudian dibaca untuk menemukan kalimat-kalimat yang ingin dianalisis. Setelah ditemukan, kalimat-kalimat tersebut dikelompokkan sesuai dengan node yang dibuat dalam warna yang berbeda-beda. Fitur ini akan mempermudah peneliti untuk melakukan review terhadap literatur, serta untuk mengklasifikasikan data yang digunakan dalam penelitiannya.

Data-data yang sudah diklasifikasikan kemudian dapat diolah dengan menggunakan fitur Query. Fitur ini memuat fasilitas Text Search untuk mencari kata yang sama dalam beberapa data, Word Frequency untuk mencari kata-kata yang sering muncul baik dalam 1 node atau semua data dan Word Tree untuk

melihat pohon hubungan antara kata yang sering muncul dengan kata-kata lainnya. Query merupakan fitur yang cocok digunakan untuk menganalisis kecenderungan kata yang ditulis oleh seseorang dalam media sosialnya.

Setelah melakukan analisis kata menggunakan Query, dilanjutkan menghubungkan 2 variabel yang berbeda kedalam sebuah table untuk melihat variable yang memiliki pengaruh paling besar terhadap data yang di analisa, kemudian menarik kesimpulan yang sesuai berdasarkan hasil analisa.