h. Referensi
1) Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi
2) Perpres No 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia
3) Laporan hasil tracer study
4) Laporan evaluasi kompetensi lulusan
5) Rencana Strategis (Renstra) Universitas Negeri Jakarta 6) Rencana Strategis Fakultas
7) Pedoman Penyusunan dan Evaluasi Kurikulum 8) Buku Pedoman Akademik Universitas Negeri Jakarta 9) Panduan / Pedoman Kerjasama
2. Standar Isi Pembelajaran a. Definisi Istilah
Standar isi pembelajaran merupakan kriteria minimal tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran.
b. Rasional
Standar Isi diperlukan untuk memberikan arah penentuan keluasan dan kedalaman isi materi pembelajaran, yang akan menjadi landasan penyusunan kurikulum di Universitas Negeri Jakarta.
Standar Mutu Universitas Negeri Jakarta 22 c. Isi Standar
Pernyataan Standar Isi Indikator 1) Koordinator Program studi dan
koordinator mata kuliah universitas merumuskan dan menetapkan keluasan dan kedalaman materi pembelajaran harus berdasarkan capaian pembelajaran lulusan.
a) Terdapat capaian
pembelajaran untuk lulusan di tingkat universitas dan program studi yang ditetapkan oleh senat.
b) Terdapat dokumen pedoman penyusunan kurikulum di tingkatunivrsitas dan fakultas.
c) Terdapat dokumen kebijakan kurikulum di tingkat universitas dan fakultas.
d) Terdapat dokumen kurikulum berdasarkan KKNI yang sesuai dengan capaian pembelajaran yang disusun oleh program studi dan koordinator mata kuliah universitas.
e) Seluruh mata kuliah telah menerapkan KKNI.
2) Tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran yang disusun oleh program studi serta koordinator mata kuliah universitas harus bersifat kumulatif dan atau integratif serta
dikembangkan dengan
memanfaatkan hasil penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh dosen.
a) Tersedianya pemetaan isi materi pembelajaran mata kuliah yang sama pada jenjang yang berbeda.
b) Tersedianya dokumen pedoman pengembangan isi materi pembelajaran secara kumulatif dan integratif.
c) Tersedianya dokumen panduan pemanfaatan hasil penelitian
Standar Mutu Universitas Negeri Jakarta 23 dan pengabdian pada masyarakat sebagai materi pembelajaran.
3) Dalam melakukan pemilihan bahan kajian dan materi pembelajaran, koorodinator program studi harus memperhatikan kebutuhan industri, kebutuhan masyarakat,dan kebutuhan profesional.
a) Terdapat dokumen tracer study dan FGD.
b) Tersedianya tabel bahan kajian.
4) Penetapan mata kuliah oleh koordinator program studi didasarkan pada capaian pembelajaran lulusan dan bahan kajian.
a) Tersedianya matriks evaluasi mata kuliah dan matriks penyusunan kurikulum.
5) Penetapan bobot mata kuliah oleh tim penyusun kurikulm harus memperhatikan:
a) tingkat kemampuan yang harus dicapai;
b) kedalaman dan keluasan materi pembelajaran yang harus dikuasai ;
c) metode/strategi pembelajaran yang dipilih untuk mencapai kemampuan tersebut
a) Tersedianya daftar mata kuliah berikut bobot.
6) Penyusunan mata kuliah dalam struktur kurikulum oleh tim kurikkulum harus memperhatikan:
a) Konsep pembelajaran yang direncanakan dalam usaha memenuhi capaian pembelajaran lulusan;
b) Ketepatan letak mata kuliah yang
a) Tersedianya dokumen struktur kurikulum dan sebaran mata kuliah.
Standar Mutu Universitas Negeri Jakarta 24
disesuaikan dengan
keruntutan tingkat kemampuan dan integrasi antar mata kuliah;
c) Beban belajar mahasiswa rata-rata di setiap semester yakni 18-20 sks.
d. Strategi
1) Peningkatan pemahaman terhadap KKNI melalui lokakarya.
2) Peningkatan komitmen keterlibatan pihak-pihak eksternal terkait pengembangan kurikulum, melalui penandatanganan MOU.
3) Pemenuhan ketersediaan referensi/ pedoman/ acuan.
e. Pihak yang bertanggung jawab 1) Wakil Rektor Bidang Akademik 2) Ketua Senat universitas dan fakultas.
f. Unit Terlibat
1) Kantor Wakil Rektor Bidang Akademik 2) LPPPM
3) Fakultas 4) Program Studi
5) Koordinator mata kuliah universitas.
g. Catatan - h. Referensi
1) Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2017 Tentang Standar Pendidikan Guru.
2) Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2016 Tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
3) Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Standar Mutu Universitas Negeri Jakarta 25 3. Standar Proses pembelajaran
a. Definisi Istilah
1) Pembelajaran adalah proses interaksi mahasiswa dengan dosen dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.
2) Standar proses pembelajaran merupakan merupakan kriteria minimal tentang pelaksanaan pembelajaran pada program studi untuk memperoleh capaian pembelajaran lulusan.
3) Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai capaian pembelajaran, bahan kajian, proses, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan program studi.
4) Satuan Kredit Semester, yang selanjutnya disingkat SKS adalah takaran waktu kegiatan belajar yang dibebankan pada mahasiswa per minggu per semester dalam proses pembelajaran melalui berbagai bentuk pembelajaran atau besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa dalam mengikuti kegiatan kurikuler di suatu program studi
5) Rencana Pembelajaran Semester (RPS) adalah
6) Program studi yang terdapat dalam standar tersebut adalah program studi yang ada di lingkungan UNJ baik pada jenjang Diploma, Sarjana, maupun Pascasarjana.
7) Dosen dalam standar tersebut adalah dosen UNJ yang memiliki NIDN/K.
8) Peserta didik dalam standar tersebut adalah mahasiswa UNJ
b. Rationale
1) Proses pembejaran merupakan kegiatan utama dalam proses pengembangan potensi mahasiswa dalam mencapai tujuan pendidikan.
2) Tujuan pendidikan hanya dapat terwujud melalui proses pembelajaran yang terencana, terprogram, dan terlaksana secara efektif, efisien, dan relevan.
Standar Mutu Universitas Negeri Jakarta 26 3) Agar proses pembelajaran dapat bermakna sebagai proses
pembudayaan dan proses penguasaan seni menggunakan ilmu pengetahuan bagi seluruh mahasiswa, maka perlu dibuat sebuah standar proses pembelajaran.
c. Isi Standar
Pernyataan Standar Proses Pembelajaran
Indikator
a) Universitas Negeri Jakarta melaksanakan proses penerimaan mahasiswa baru terintegrasi dalam satu sistem penerimaan mahasiswa baru dibawah kantor Wakil Rektor bidang Akademik
a) Dokumen penerimaan mahasiswa baru yang dilaksanakan secara terintegrasi.
b) Dokumen pedoman pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru jenjang diploma, sarjana, profesi, magister, dan doktor.
2) Mahasiswa wajib melakukan registrasi administatif (membayar biaya kuliah) dan registrasi akademik (pengisian KRS) untuk dapat mengikuti proses pembelajaran.
a) Seluruh mahasiswa aktif harus lunas biaya pendidikan
b) Seluruh mahasiswa aktif sudah mengisi Kartu Rencana Studi (KRS)
3) Program studi wajib menetapkan mata kuliah pada semester I dan II yang harus diambil oleh mahasiswa tanpa melihat Indeks Prestasi Semester sebelumnya.
a) Dokumen peraturan
akademik yang
menetapkan pengambilan beban SKS yang mengacu kepada perolehan Indeks Prestasi Semester (IPS)
Standar Mutu Universitas Negeri Jakarta 27 pada semester berjalan dilakukan setelah mahasiswa menempuh satu semester perkuliahan dengan rincian sebagai berikut.
1) IPS < 2,0
2) 2,01 < IPS < 2,75 3) 2,76 < IPS < 3,50 4) IPS > 3,51
b) Dokumen kurikulum program studi yang sudah diunggah dalam SIAKAD dan diketahui oleh mahasiswa
c) Dokumen Kartu Hasil Studi setiap mahasiswa d) Dokumen KRS setiap
mahasiswa yang mengacu kepada KHS semester sebelumnya
4) Mahasiswa aktif semester I wajib mengambil mata kuliah sesuai dengan paket mata kuliah yang ditetapkan oleh Program Studi
5) Mahasiswa aktif setelah semester I wajib mengambil mata kuliah sesuai dengan Indeks Prestasi Semester.
6) Dosen harus memberikan proses pembelajaran yang bersifat interaktif, holistik, integratif, saintifik, kontekstual, efektif, kolaboratif, dan berpusat pada
a) Dokumen RPS yang menunjukkan proses pembelajaran yang bersifat interaktif, holistik,
Standar Mutu Universitas Negeri Jakarta 28
mahasiswa. integratif, saintifik,
kontekstual, efektif, kolaboratir, dan berpusat pada mahasiswa
b) Proses perkuliahan harus dua arah yang dengan adanya hasil evaluasi mahasiswa terhadap proses pembelajaran c) Mahasiswa mampu
menemukenali
keunggulan lokal maupun nasional dalam kaitan dengan materi mata kuliah yang sedang diajarkan
d) Keterkaitan materi yang sedang diajarkan dengan materi mata kuliah lain e) Proses pembelajaran
yang mengutamakan sistem nilai norma, dan kaidah ilmu pengetahuan f) Materi dan evaluasi
mengacu kepada
penyelesaian masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari
g) Adanya kelompok mahasiswa yang dibentuk
dalam proses
pembelajaran untuk
Standar Mutu Universitas Negeri Jakarta 29 membahas materi tertentu 7) Dosen wajib membuat Rencana
Pembelajaran Semester untuk setiap mata kuliah pada setiap jenjang pendidikan untuk setiap semester
a) Seluruh mata kuliah sudah memiliki Rencana Pembelajaran Semester (RPS) untuk setiap semester disetiap jenjang yang memuat :
i) Capaian pembelajaran ii) Kemampuan akhir
yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran
iii) Bahan kajian
iv) Metode pembelajaran v) Waktu yang disediakan vi) Tugas yang harus
diselesaikan mahasiswa
vii) Kriteria, indikator, dan bobot penliaian
viii)Daftar pustaka yang digunakan
b) Seluruh RPS
didokumentasikan di Program Studi, Fakultas, dan Perpustakaan UNJ c) RPS ditinjau setiap tahun
oleh Program Studi maupun rumpun ilmu.
8) Dosen dan mahasiswa wajib melaksanakan proses perkuliahan tatap muka sebanyak 16 kali
a) Tersedia seluruh dokumen daftar kehadiran perkuliahan yang diisi
Standar Mutu Universitas Negeri Jakarta 30 pertemuan termasuk ujian dengan paraf mahasiswa,
ditandatangani oleh dosen dan disahkan oleh Koordinator Program Studi dan Wakil Dekan bidang akademik disetiap akhir semester
b) Tersedia seluruh dokumen berita acara yang menjelaskan tentang materi yang telah disampaikan untuk setiap
pertemuan yang
ditandatangani oleh wakil mahasiswa dan dosen serta disahkan oleh Koordinator Program Studi dan Wakil Dekan/Direktur bidang akademik disetiap akhir semester
9) Mahasiswa harus menyelesaikan masa studi dan beban belajar penyelenggaran program pendidikan sesuai dengan pasal 16 ayat (1) permeristekdikti No. 44 Tahun 2015, yaitu :
a) Paling lama 5 tahun akademik untuk program diploma tiga dengan beban belajar mahasiswa paling sedikit 108 sks;
b) Paling lama tujuh tahun untuk program sarjana dengan beban
a) Tersedia peraturan
akademik yang
menetapkan tentang lama dan beban studi mahasiswa untuk setiap jenjang pendidikan
b) Tersedia buku kontrak antara mahasiswa dan pembimbing akademik untuk setiap mahasiswa tentang lama dan beban studi yang harus
Standar Mutu Universitas Negeri Jakarta 31 belajar mahasiswa minimal 144
SKS
c) Paling lama tiga tahun untuk pendidikan profesi setelah menyelesaikan program sarjana, diploma empat/sarjana terapan, dengan beban belajar mahasiswa paling sedikit 24 SKS
d) Paling lama empat tahun untuk program magister, setelah menyelesaikan progam sarjana, diploma empat/sarjana terapan, dengan beban belajar mahasiswa paling sedikit 36 SKS.
e) Paling lama tujuh tahun untuk program doktor, setelah menyelesaikan program magister magiter terapan, atau program subspesialis dengan beban belajar minimal 42 SKS.
diselesaikan selama menempuh pendidikan di UNJ
10) Program studi harus mengalokasikan waktu proses pembelajaran dalam satu setiap semester sesuai dengan alokasi waktu untuk satuan kredit semester dalam pasal 17 Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015, yaitu :
a) 1 (satu) sks untuk proses pembelajaran berupa kuliah terdiri atas:
i) Kegiatan tatap muka 50 menit per minggu per semester;
a) Tersedia seluruh dokumen jadwal mata kuliah tatap muka, seminar dan mata kuliah yang sejenis, serta praktikum yang memiliki alokasi waktu yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Standar Mutu Universitas Negeri Jakarta 32 ii) Kegiatan penugasan terstruktur 60
menit per minggu per semester;
iii) Kegiatan mandiri 60 menit per minggu per semester
b) 1 (satu) sks pada proses pembelajaran berupa seminar atau bentuk lain yang sejenis terdiri atas:
i) Kegiatan tatap muka 100 menit per minggu per semester
ii) Kegiatan mandiri 70 menit per minggu per semester
c) 1 (satu) sks pada proses pembelajaran berupa praktikum dan/atau proses pembelajaran lain yang sejenis, 170 menit per minggu per semester. (Apakah ini dapat diimplementasikan di UNJ?)
11) Unit penjaminan mutu (baik universitas, fakultas, maupun program studi) dan mahasiswa harus melakukan evaluasi proses pembelajaran serta layanan akademik penunjang proses pembelajaran untuk setiap semester
a) Tersedia seluruh dokumen evaluasi kehadiran dosen serta kesesuaian RPS
dengan proses
pembelajaran oleh
mahasiswa yang
dikoordinasikan oleh PPjM b) Tersedia dokumen
evaluasi layanan akademik penunjang proses pembelajaran ditingkat fakultas oleh mahasiswa yang dikelola oleh GPjM
c) Tersedia dokumen
Standar Mutu Universitas Negeri Jakarta 33 evaluasi layanan akademik penunjang proses pembelajaran ditingkat program studi oleh mahasiswa yang dikelola oleh PTjM
d. Strategi
1) Rektor menetapkan Standar Proses Pembelajaran yang ditetapkan melalui Keputusan Universitas.
2) Keputusan Universitas tersebut diturunkan dalam Peraturan Akademik
3) LP3M melalui PPjM melakukan sosialisasi Standar dan Peraturan Akademik kepada seluruh unit akademik yang ada di UNJ
4) GPjM 5) TPjM
e. Pihak yang bertanggung jawab 1) Rektor
2) Dekan
3) Ketua Program Studi
4) Pusat Penjaminan Mutu Universitas 5) Gugus Penjaminan Mutu Fakultas 6) Tim Penjaminan Mutu Program Studi
f. Unit Terlibat 1) Fakultas 2) Program Studi
3) Penasehat Akademik 4) Dosen
5) Mahasiswa
Standar Mutu Universitas Negeri Jakarta 34 g. Catatan
-
h. Referensi
1) UU Nomor 12, Tahun 2012, Tentang Pendidikan Tinggi.
2) Permenristekdikti No. 44 tahun 2015, tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi
4. Standar Penilaian Pembelajaran