BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1Kesimpulan
LAMPIRAN 1. Statistik Deskriptif
3. Statistik Inferensia 1 One Sample T Test
Adapun langkah-langkah analisis One Sample T Test yaitu :
1. Buka program SPSS, klik Type in data, lalu OK.
2. Klik tab sheet Variable View pada SPSS Data Editor. Namai variable dengan cara mengisi kolom Name, ketik “BS” sedangkan pada Label ketik Berat Sesudah (Kwintal). Untuk Type data pastikan Numeric. Pada kolom Measure pilih Scale. Untuk kolom lainnya bisa diabaikan.
3. Berikutnya, pilih tab sheet Data View dan masukkan data pada Data View ini.
4. Selanjutnya klik Analyze, Compare Means, One-Sample T Test.
6. Masukkan Berat Sesudah (Kwintal) [BS] ke kotak Test Variable (s), kemudian isi nilai Test Value dengan 1.4. Lalu klik OK.
7. Interpretasikan output yang didapat.
3.2 Independent Sample T Test
Adapun langkah-langkah analisis Independent Sample T Test yaitu : 1. Buka program SPSS, klik Type in data, lalu OK.
2. Klik tab sheet Variable View pada SPSS Data Editor. Namai variable dengan cara mengisi kolom Name 1 dengan Nilai_1 (Label Nilai 1), kolom Name 2 dengan Nilai_2 (Label Nilai 2), kolom Name 3 dengan Metoda (Label Metoda Pembelajaran), untuk Value Metoda isikan sesuai data. Untuk Type data pastikan Numeric. Pada kolom Measure pilih Scale. Untuk kolom lainnya bisa diabaikan.
3. Selanjutnya, klik tab sheet Data View. Masukkan data yang akan diolah. Untuk variable Metoda, isikan dengan menekan angka 1 untuk Metoda A dan angka 2 untuk Metoda B.
5. Selanjutnya klik Analyze, Compare Means, Independent-Samples T Test.
6. Maka kotak dialog akan tampil sebagai berikut
7. Masukkan Nilai 1 [Nilai_1] dan Nilai 2 [Nilai_2] ke kotak Test Variable (s) dan Metoda ke Grouping Variable.
8. Kemudian klik tab Define Groups. Pada Use specified values isikan Group 1 dengan 1 dan Group 2 dengan 2, lalu Continue dan klik OK.
9. Interpretasikan output yang didapat.
3.3 Paired Sample T Test
Adapun langkah-langkah analisis Paired Sample T Test yaitu : 1. Buka program SPSS, klik Type in data, lalu OK.
2. Klik tab sheet Variable View pada SPSS Data Editor. Namai variable dengan cara mengisi kolom Name, ketik “BB” (Label Berat Sebelum Diit (Kg)), dan “BS” (Label Berat Setelah Diit (Kg)). Untuk Type data pastikan Numeric. Pada kolom Measure pilih Scale. Untuk kolom lainnya bisa diabaikan.
3. Masukkan semua data yang akan diolah.
5. Maka akan muncul kotak dialog seperti berikut:
6. Masukkan variable Berat Sebelum Diit dan Berat Sesudah Diit ke kotak Paired Variables. Lalu OK.
4. Teknik Analisis Ragam
4.1 Rancangan Acak Lengkap 1 Arah dengan Ulangan Sama
Langkah-langkah analisis :
1. Buka SPSS, pilih Type in data, klik OK sehingga muncul Data Editor
2. Klik Commands window Variable View pada bagian bawah, isi Name, Type, dan Decimals.
a. Baris 1 kolom Name, isikan nama variable dengan Hari_Pemeraman b. Baris 2 kolom Name, isikan nama variable dengan Perlakuan
c. Baris 3 kolom Name, isikan nama variable dengan Susut_Berat
3. Klik Value, pada variable Hari_Pemeraman, isikan : a. Value 1, Label Hari 1
b. Value 2, Label Hari 2 c. Value 3, Label Hari 3 d. Value 4, Label Hari 4 e. Value 5, Label Hari 5
4. Klik Value, pada variable Perlakuan, isikan : a. Value 1, Label 0 ppm b. Value 2, Label 1000 ppm c. Value 3, Label 2000 ppm d. Value 4, Label 3000 ppm e. Value 5, Label 4000 ppm
5. Klik Commands window Data View pada bagian bawah, masukkan data sesuai dengan nama variable dan jumlahnya.
6. Pilih Analyze, Compare Means, klik One-Way ANOVA
7. Masukkan variable Hari_Pemeraman kedalam kolom Factor, dan Susut_Berat ke kolom Dependent List, kemudian pilih Options.
8. Centang pilihan Descriptive dan Homogenety of Variance Test, kemudian klik Continue.
9. Untuk melakukan uji lanjut, maka pilih Post Hoc.
10. Kemudian centang Duncan, kemudian Continue, setelah selesai maka klik OK.
4.2 Rancangan Acak Lengkap 1 Arah dengan Ulangan Tidak Sama
Langkah-langkah analisis :
1. Buka SPSS, pilih Type in data, klik OK sehingga muncul Data Editor.
2. Klik Commands window Variable View pada bagian bawah, isi Name, Type, dan Decimals.
a. Baris 1 kolom Name, isikan nama variable dengan Waktu b. Baris 2 kolom Name, isikan nama variable dengan Nilai
3. Klik Value, pada variable Waktu, isikan : a. Value 1, Label Pagi
b. Value 2, Label Siang c. Value 3, Label Sore d. Value 4, Label Malam
4. Klik Commands window Data View pada bagian bawah, masukkan data sesuai dengan nama variable dan jumlahnya.
6. Masukkan variable Waktu Belajar kedalam kolom Factor, dan Nilai Siswa ke kolom Dependent List, kemudian pilih Options.
7. Centang pilihan Descriptive dan Homogenety of Variance Test, kemudian klik Continue.
8. Untuk melakukan uji lanjut, maka pilih Post Hoc, kemudian centang Duncan, klik Continue, setelah selesai maka klik Ok.
4.3 Rancangan Acak Kelompok 1 Arah
Langkah-langkah analisis :
1. Buka SPSS, pilih Type in data, klik ok sehingga muncul Data Editor.
2. Klik Commands window Variable View pada bagian bawah, isi Name, Type, dan Decimals.
a. Baris 1 kolom Name, isikan nama variable dengan Perlakuan b. Baris 2 kolom Name, isikan nama variable dengan Kelompok c. Baris 3 kolom Name, isikan nama variable dengan Suhu
3. Klik Value, pada variable Perlakuan, isikan : a. Value 1, Label 0 menit
b. Value 2, Label 5 menit c. Value 3, Label 10 menit d. Value 4, Label 15 menit e. Value 5, Label 20 menit f. Value 6, Label 25 menit g. Value 7, Label 30 menit
4. Klik Value, pada variable Kelompok, isikan : a. Value 1, Label dinding dalam depan b. Value 2, Label dinding luar depan c. Value 3, Label dinding dalam samping d. Value 4, Label dinding luar samping
5. Klik Commands window Data View pada bagian bawah, masukkan data sesuai dengan nama variable dan jumlahnya. Data Suhu yang dimasukkan adalah rata-rata tiga perlakuan untuk masing-masing kelompok.
6. Pilih Analyze, General Linear Model, klik Univariate
7. Masukkan variable Waktu (menit) [Perlakuan] dan Kelompok kedalam kolom Fixed Factor, dan Suhu_dinding ke kolom Dependent Variable.
8. Kemudian pilih Options untuk melihat deskripsi data, kemudian klik Continue.
9. Pilih Model, klik Custom, kemudian pindahkan variable Perlakuan dan Kelompok dari kolom Factors & Convariates ke kolom Model, dan pilih Type Main effects, kemudian klik Continue.
10. Untuk melakukan uji lanjut, maka pilih Post Hoc.
11. Pindahkan variable Perlakuan dari kolom Factors ke Post Hoc Tests for, kemudian centang Duncan, kemudian Continue, setelah selesai maka klik Ok.
5 Statistik Nonparametrik, Validasi dan Reliabilitas 5.2 Nonparametrik
Langkah-langkah analisis :
1. Buka SPSS, pilih Type in data, klik OK sehingga muncul Data Editor.
2. Klik Commands window Variable View pada bagian bawah, isi Name, Type, dan Decimals.
a. Klik baris 1 kolom Name, isikan nama variable dengan Kode_Sampel b. Klik baris 2 kolom Name, isikan nama variable dengan Rasa
3. Klik Value, pada variable Kode_Sampel dan Rasa isikan: a. Variable Kode_Sampel
1. Value 1, Label Sampel 512 2. Value 2, Label Sampel 735 3. Value 3, Label Sampel 429 4. Value 4, Label Sampel 381
b. Variable Rasa
1. Value 1, Label Paling Tidak Asam 2. Value 2, Label Tidak Asam
3. Value 3, Label Asam
5. Masukkan data pada Data View.
6. Klik Analyze, Nonparametric Test, K Independent Samples.
8. Masukkan variable Rasa ke Test Variable List dan variable Kode_Sampel ke kotak Grouping Variable. Test Type yang dipilih adalah Kruskal-Walls H. Tanda (? ?) untuk Grouping variable muncul, karena batas grouping belum diisi.
9. Klik Define Range, isikan angka 1 untuk minimum dan 4 untuk maximum, sesuai dengan range untuk variable Kode_Sampel. Klik Continue.
10. Klik OK.
11. Interpretasikan output yang didapat.
5.3 Validasi dan Reliabilitas
Langkah-langkah analisis :
2. Klik Commands window Variable View pada bagian bawah, isi Name, Type, dan Decimals. Isikan Name No.1 sampai dengan No.10
3. Masukkan data pada Data View.
5. Pindahkan semua item (No.1 sampai dengan No.10) dengan cara mengklik pada item No.1 kemudian tekan control A, dan pindahkan semua item ke kotak Items. Pada Model pilih Split-half.
6. Klik tab Statistics. Pada kotak Reliability Analysis, pilih Scale if item deleted, kemudian klik Continue, lalu Ok.
6 Teknik Analisis Ragam Klasifikasi Dua Arah 6.2 Rancangan Acak Lengkap 2 Arah
Langkah-langkah analisis :
1. Buka SPSS, pilih Type in data, klik OK sehingga muncul Data Editor.
2. Klik Commands window Variable View pada bagian bawah, isi Name, Type, dan Decimals.
a. Baris 1 kolom Name, isikan nama variable dengan Perlakuan b. Baris 2 kolom Name, isikan nama variable dengan Hari c. Baris 3 kolom Name, isikan nama variable dengan Kekerasan
3. Klik Value, pada variable Perlakuan, isikan : a. Value 1, Label Kontrol
b. Value 2, Label Larutan Gula 25 % c. Value 3, Label Larutan Gula 45 % d. Value 4, Label Larutan Gula 70 %
4. Klik Value, pada variable Hari, isikan : a. Value 1, Label Hari ke-1
b. Value 2, Label Hari ke-2 c. Value 3, Label Hari ke-3 d. Value 4, Label Hari ke-4 e. Value 5, Label Hari ke-5 f. Value 6, Label Hari ke-6
5. Klik Commands window Data View pada bagian bawah, masukkan data sesuai dengan nama variable dan jumlahnya.
6. Pilih Analyze, General Linear Model, klik Univariate.
7. Maka akan muncul tampilan berikut:
8. Masukkan variable Perlakuan dan Hari kedalam kolom Fixed Factor, dan Kekerasan ke kolom Dependent Variable, kemudian pilih Options dan Continue.
9. Pilih Model, klik Custom, kemudian pindahkan variable Perlakuan, Hari, dan Perlakuan*Hari dari kolom Factors & Convariates ke kolom Model, pilih Type Interaction, kemudian klik Continue.
10. Untuk melakukan uji lanjut, maka pilih Post Hoc, pindahkan variable Perlakuan dan Hari dari kolom Factor (s) ke Post Hoc Test for, kemudian centang Duncan, dan klik Continue, setelah selesai maka klik OK.
6.3 Rancangan Acak Kelompok 2 Arah
Langkah-langkah analisis :
1. Buka SPSS, pilih Type in data, klik OK sehingga muncul Data Editor.
2. Klik Commands window Variable View pada bagian bawah, isi Name, Type, dan Decimals.
a. Baris 1 kolom Name, isikan nama variable dengan Komoditi b. Baris 2 kolom Name, isikan nama variable dengan Perlakuan c. Baris 3 kolom Name, isikan nama variable dengan Tinggi_Tanaman d. Baris 4 kolom Name, isikan nama variable dengan Nilai_Pengukuran
3. Klik Value, pada variable Komoditi, isikan : a. Value 1, Label Jagung
b. Value 2, Label Kacang Tanah c. Value 3, Label Buncis
4. Klik Value, pada variable Perlakuan, isikan : a. Value 1, Label TOP0
b. Value 2, Label TOP1 c. Value 3, Label TOP2
5. Klik Value, pada variable Tinggi_Tanaman, isikan : a. Value 1, Label Tinggi Tanaman 1
b. Value 2, Label Tinggi Tanaman 2 c. Value 3, Label Tinggi Tanaman 3
6. Klik Commands window Data View pada bagian bawah, masukkan data sesuai dengan nama variable dan jumlahnya.
7. Pilih Analyze, General Linear Model, klik Univariate.
9. Masukkan variable Komoditi, Perlakuan dan Tinggi_Tanaman kedalam kolom Fixed Factor, dan Nilai_Pengukuran ke kolom Dependent Variable.
10. Kemudian pilih Option dan klik Continue.
11. Pilih Model, klik Custom, kemudian pindahkan variable Komoditi, Perlakuan, Tinggi_Tanaman, dan Komoditi*Perlakuan dari kolom Factors & Convariates ke kolom Model, Pilih Type Interaction, kemudian klik Continue.
12. Untuk melakukan uji lanjut, maka pilih Post Hoc, pindahkan variable Komoditi dan Perlakuan dari kolom Factor (s) ke Post Hoc Test for, kemudian centang Duncan, dan klik Continue, setelah selesai maka klik OK.