1. Memulihkan fasilitas yang berkaitan dengan pelayanan publik; dan 2. Menata kembali
kapasitas kelembagaan pemerintah dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.
1. Pemberdayaan dan fasilitasi aparat untuk menjalankan fungsi
pemerintahan (proses penyusunan rencana daerah dan pengelolaan keuangan daerah secara patisipatif, serta operasionalisasi dan
implementasi rencana) dan pelayanan umum serta
mempersiapkan kapasitas untuk operasionalisasi dan implementasi rencana.
2. Peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam usaha mitigasi bencana
Program Peningkatan Profesionalisme Aparat Pemerintah Daerah
1. Meningkatnya kapasitas aparatur dalam menjalankan fungsi pemerintahan dan pelayanan umum
2. Meningkatnya kapasitas dalam usaha penyiapan rencana mitigasi bencana (SAR, evakuasi, P3K, Dapur Umum)
Dep Dalam Negeri,
Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana
1. Pemantapan kelembagaan pemerintah daerah sesuai dengan perubahan jumlah penduduk dan pembangunan daerah
2. Memfasilitasi lembaga adat, agama, dan sosial
3. Optimalisasi jaringan kerjasama antar pemerintah daerah
Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Pemerintah Daerah. Tertatanya kelembagaan pemerintahan daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota) sesuai dengan kebutuhan jumlah penduduk yang dilayani . (10 kabupaten/kota dan 1 Provinsi)
Terselenggaranya forum diskusi lembaga adat, agama, dan sosial. Terlaksananya kerjasama dalam pembangunan rehabilitasi dan rekonstrusi
Dep Dalam Negeri
Dep Dalam Negeri
Dep Dalam Negeri
Pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel, serta profesional untuk operasionalisasi dan implementasi rencana pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi
Program Peningkatan Kapasitas Keuangan Pemerintah Daerah.
Tersusunnya rencana keuangan daerah dan terkelolanya sumber dana dan pembiayaan pembangunan secara transparan, akuntabel dan profesional
Dep Dalam Negeri
Evaluasi dan monitoring Kegiatan Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi Publik
Program Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Negara
Terwujudnya sistem pangawasab dab audit yang akuntabel di lingkungan aparratur negara
Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana
1. Pengkajian kondisi masyarakat Aceh
2. Pembuatan Early Warning System
Program Penataan Hubungan Negara dan Mayarakat
Terfasilitasinya kegiatan untuk meningkatkan kualitas lembaga sosial kemasyarakatan, diklat aparatur pemerintah dalam menangani persoalan sosial politik kemasyarakatan
Dep Dalam Negeri
Rehabilitasi sarana dan prasarana Pemprov, Pemkab/Pemkot
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Negara
Pemulihan fungsi pemerintahan dan pelayanan publik
Kementerian PAN
1. Menjaga keamanan dan menegakkan ketertiban untuk melokalisir dampak
ketidakteraturan pasca bencana 2. Memulihkan keamanan dan
ketertiban
Program Strategi Keamanan dan Ketertiban
Pemulihan hukum dan ketertiban umum
Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana
1. Pembangunan dan perbaikan infrastruktur sarana dan prasarana gedung pengadilan/Mahkamah Syariah, rumah dinas pejabat dan pegawai serta pengadaan kendaraan operasional pengadilan/Mahkamah Syariah di Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD)
2. Pembangunan dan perbaikan infrastruktur sarana dan prasarana gedung kantor wilayah Depkum dan HAM, kantor imigrasi,
Lapas/Rutan/Cabang Rutan/Bapas, rumah dinas pejabat dan pegawai serta pengadaan kendaraan operasional di Propinsi Naggroe Aceh Darussalam (NAD)
3. Pembangunan dan perbaikan sarana prasarana infrastruktur gedung kantor Kejaksaan Negeri, Rumah Dinas Pejabat dan Pegawai serta pengadaan kendaraan operasional dan kendaraan tahanan kejaksaan Negeri di Propinsi Nenggroe Aceh Darussalam (NAD)
Program Peningkatan Kinerja Lembaga Peradilan dan Lembaga Penegak Hukum Lainnya
1. Pemulihan hukum dan Ketertiban umum
2. Pemulihan fungsi pemerintahan dan pelayanan publik
Mahkamah Agung
Departemen Hukum dan HAM
Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana
Kerjasama dengan media pers dan penyiaran
Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi Publik
Terlaksananya fungsi jaringan informasi multimedia secara efektif untuk menghubungkan atau memberikan akses secara penuh kepada masyarakat
DepKominfo
1. Refungsionalisasi Kelembagaan Petahanan dan Keamanan
2. Rekonstruksi Sarana dan Prasarana Dasar
Program Pengembangan Pertahanan Integratif
Mengembalikan fungsi kelembagaan di bidang KKR dengan langkah-langkah membangun sarana dan prasarana dasar yang memungkinkan lembaga bidang KKR bisa
menjalankan tugas dan fungsinya untuk melayani masyarakat
Mabes TNI
1. Refungsionalisasi Kelembagaan Petahanan dan Keamanan
2. Rekonstruksi Sarana dan Prasarana Dasar
Program Pengembangan Pertahanan Matra Darat
Mengembalikan fungsi kelembagaan di bidang KKR dengan langkah-langkah membangun sarana dan prasarana dasar yang memungkinkan lembaga bidang KKR bisa
menjalankan tugas dan fungsinya untuk melayani masyarakat
TNI AD
1. Refungsionalisasi Kelembagaan Petahanan dan Keamanan
2. Rekonstruksi Sarana dan Prasarana Dasar
Program Pengembangan Pertahanan Matra Laut
Mengembalikan fungsi kelembagaan di bidang KKR dengan langkah-langkah membangun sarana dan prasarana dasar yang memungkinkan lembaga bidang KKR bisa
menjalankan tugas dan fungsinya untuk melayani masyarakat
Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana
1. Refungsionalisasi Kelembagaan Petahanan dan Keamanan
2. Rekonstruksi Sarana dan Prasarana Dasar
Program Pengembangan Pertahanan Matra Udara
Mengembalikan fungsi kelembagaan di bidang KKR dengan langkah-langkah membangun sarana dan prasarana dasar yang memungkinkan lembaga bidang KKR bisa
menjalankan tugas dan fungsinya untuk melayani masyarakat
TNI AU
1. Refungsionalisasi Kelembagaan Petahanan dan Keamanan
2. Rekonstruksi Sarana dan Prasarana Dasar
Program Pengembangan Sarana dan Prasarana Kepolisian
Mengembalikan fungsi kelembagaan di bidang KKR dengan langkah-langkah membangun sarana dan prasarana dasar yang memungkinkan lembaga bidang KKR bisa
menjalankan tugas dan fungsinya untuk melayani masyarakat
POLRI
Pengamanan Dan Penegakan Ketertiban Rutin
Program Keamanan Dan Ketertiban Daerah
Menjaga keamanan dan menegakkan ketertiban di NAD untuk melokalisir dampak ketidakteraturan pasca bencana dan memulihkan keamanan dan ketertiban di NAD.
TNI/POLRI
Menerapkan prinsip-prinsip
penyelenggaraan pemerintahan yang baik pada setiap lini dan kegiatan kepemerintahan.
Program Penerapan Kepemerintahan Yang Baik
Terselenggaranya pelaksanaan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik.
Kementerian PAN
Meningkatkan intensitas dan kualitas pelaksanaan pengawasan dan audit internal, eksternal, dan pengawasan masyarakat;
Program Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur
Terwujudnya sistem pengawasan dan audit yang akuntabel di lingkungan aparatur negara.
Kementerian PAN, BKN
Meningkatkan kompetensi sumber daya manusia aparatur dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawabnya
Program Pengelolaan Sumber Daya Manusia Aparatur
Terwujudnya aparatur negara yang profesional dan berkualitas dalam melaksanakan pemerintahan umum dan pembangunan
Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana STRATEGI TATA RUANG DAN LINGKUNGAN HIDUP
1. Menata kembali kawasan-kawasan strategis melalui penyusunan rencana detail tata ruang kawasan yang partisipatif;
2. Menata dan mengelola lingkungan khususnya di daerah penyangga bencana dan ruang terbuka hijau kota; dan 3. Membangun sistem
peringatan dini secara bertahap agar dapat meminimalisir dampak bencana
1. Pemberian bantuan teknis dan pendampingan kepada Pemerintah Daerah, pelaku usaha, pengrajin, petani dan nelayan;
2. Pembinaan perdagangan dan sistem distribusi usaha dan lembaga perdagangan , monitoring dan analisa pasar serta perlindungan konsumen;
3. kegiatan transmigrasi antar daerah 4. Koordinasi peningkatan sarana dan
prasarana penunjang wilayah strategis dan cepat tumbuh 5. Pembangunan sistem jaringan
perhubungan termasuk outlet-outlet pemasaran yang efisien dalam rangka menghubungkan kawasan strategis dan cepat tumbuh dengan pusat-pusat perdagangan nasional dan internasional, termasuk upaya untuk meningkatkan aksesibilitas yang menghubungkan dengan wilayah-wilayah tertinggal; 6. Koordinasi peningkatan kerjasama
antar pemerintah daerah untuk penyelenggaraan penataan ruang daerah guna mendorong
pengembangan wilayah strategis melalui peningkatan sarana dan prasarana
Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh
1. Terwujudnya percepatan pembangunan kawasan-kawasan yang berpotensi sebagai pusat-pusat pertumbuhan di luar Jawa, agar dapat mengoptimalkan pengembangan potensi sumber daya alamnya untuk mendukung upaya peningkatan daya saing kawasan dan produk-produk unggulannya di pasar domestik dan internasional, sehingga dapat mempercepat
pembangunan ekonomi wilayah, yang pada akhirnya diharapkan pula dapat mendorong dan mendukung kegiatan ekonomi di wilayah-wilayah tertinggal dalam suatu ‘sistem wilayah pengembangan ekonomi’. 2. Tersusunnya strategi dan
kebijakan pengembangan kawasan strategis (termasuk KAPET dan bonded zone) untuk digunakan sebagai pedoman dalam koordinasi dan fasilitasi pengembangan wilayah oleh Pemda - Kementerian Koordinator bidang Perekonomian - Kementerian Koperasi dan UKM - Dep. PU - Dep. Perhubungan - Dep. Dalam Negeri - Dep. Pertanian - Dep. Perindustrian - Dep. Perdagangan - Dep Tenaga Kerja dan
Transmigrasi - BPPT dan lembaga
penelitian lainnya - Pemda
- Perbankan
- KADIN dan institusi terkait pasar dan ekspor-impor
Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana
7. Mengidentifikasi produk-produk unggulan dan penataan penyusunan rencana, serta pengembangan informasi dan data base
kawasan/produk unggulan; melalui pengelolaan informasi media baru dan tradisional
8. Pengembangan informasi pasar bagi hasil-hasil produk unggulan antara lain melalui pembinaan ekspor, peningkatan daya saing, promosi, penerobosan pasar, pasar
terorganisasi dan pengendalian impor.
9. Peningkatan pengetahuan dan kemampuan kewirausahaan pelaku ekonomi;
10. Peningkatan akses petani dan pengusaha kecil menengah kepada sumber-sumber permodalan. 11. Perluasan jaringan informasi
teknologi dan pemanfaatan riset dan teknologi yang difokuskan untuk mendukung produk unggulan. 12. Pengembangan kelembagaan untuk
pengelolaan dan penataan kawasan, pengembangan usaha (sistem distribusi, perdagangan, dan pasar); dan perlindungan konsumen
Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana
1. Peningkatan fungsi pasar regional; 2. Peningkatan jaringan transportasi
wilayah yang menguhubungkan antara kota-kota menengah dan kecil
Program Pengembangan Kota-Kota Kecil dan Menengah
1. Meningkatnya kemampuan pembangunan dan produktivitas kota-kota kecil dan menengah; Meningkatnya fungsi eksternal kota-kota kecil dan menengah dalam suatu ’sistem wilayah pengembangan ekonomi’ dan memantapkan
pelayanan internal kota-kota tersebut;
Dep. Pekerjaan Umum; dan Dep. Dalam Negeri
1. Peremajaan kembali, redevelopment dan revitalisasi (revitalization) kawasan tersebut termasuk upaya pelestarian (preservation) gedung-gedung bersejarah
2. Pembangunan pelayanan transportasi antar moda dan antar wilayah termasuk angkutan transportasi masal
3. Pemabangunan tempat pembuangan sampah
4. Penyediaan air minum 5. Prasarana pengendalian banjir
Program Pengendalian Pembangunan Kota-kota Besar dan Metropolitan
Terkelola dan terkendalinya pertumbuhan kota-kota besar dan perkembangannya sejalan dengan prinsip pembangunan yang berkelanjutan
Dep. Pekerjaan Umum dan Depdagri
Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana
1. Peningkatan kapasitas aparat pemerintah daerah dalam pengendalian pemanfaatan ruang 2. Sosialisasi kebijakan penataan
ruang pada masyarakat 3. Pelaksanaan koordinasi antara
pemerintah pusat dan daerah dan antara eksekutif dengan legislatif 4. Pemantapan kelembagaan
penataan ruang daerah
5. Pembangunan basis data spasial kewilayahan
Program Penataan Ruang Nasional
1. Terkendalinya pemanfaatan ruang yang efektif dengan menerapkan prinsip pembangunan yang
berkelanjutan dan keseimbangan pembangunan antar propinsi 2. Meningkatkan partisipasi
masyarakat dalam pengendalian pemanfaatan ruang
3. Terwujudnya sistem kelembagaan yang dapat meningkatkan koordinasi dan kosultasi antar pihak
4. Pembangunan basis data spasial NAD
Dep. Pekerjaan Umum, Dep. Kelautan dan Perikanan, Departemen Dalam Negeri, LAPAN, dan BAKOSURTANAL
Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana
1. Pembangunan sistem pendaftaran tanah yang transparan dan efisien termasuk pembuatan peta dasar pendaftaran tanah dalam rangka percepatan pendaftaran tanah; 2. Penataan penguasaan, pemilikan,
penggunaan dan pemanfaatan tanah agar sesuai dengan prinsip keadilan dan menjunjung supremasi hukum, dengan mengacu pada rencana tata ruang wilayah.
3. Peningkatan kualitas dan kapasitas kelembagaan dan SDM pertanahan di pusat dan daerah dalam rangka pelaksanaan penataan dan pelayanan pertanahan yang sesuai dengan prinsip-prinsip pembaruan agraria dan tata ruang wilayah
Program Pengelolaan Pertanahan
1. Berkembangnya sistem pengelolaan dan administrasi pertanahan yang transparan, terpadu, efektif dan efisien dalam rangka peningkatan keadilan kepemilikan tanah oleh masyarakat; dan 2. Tertatanya penguasaan,
pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah secara berkelanjutan sesuai dengan RTRW dan dengan
memperhatikan kepentingan rakyat.
3. Peningkatan kapasitas
kelembagaan pertanahan di pusat dan daerah dalam rangka peningkatan efektivitas dan efisiensi kerja, peningkatan koordinasi, pemberdayaan masyarakat dan konsultasi antara pusat dan daerah, serta
peningkatan kerjasama antar daerah dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan pengawasan kegiatan pertanahan
Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana
1. Peningkatan pengelolaan dan pengembangan sumber daya pesisir laut dan pula-pulau kecil secara berkelanjutan dan betanggung jawab;
2. Pemberdayaan masyarakat dalam pengawasan dan pengendalian sumber daya kelautan; 3. Pelaksanaan riset dan
pengembangan teknologi kelautan, serta riset sumber daya non hayati lainnya
Program pengembangan dan pengelolaan sumber daya kelautan
Terkelola dan terdayagunakannya potensi sumber daya laut pesisir, dan pulau-pulau kecil secara optimal, adil dan lestari
Departemen Kelautan dan Perikanan
1. Pengembangan kawasan konservasi laut, suaka perikanan, dan
keanekaragaman hayati laut lainnya 2. Pengembangan budidaya perikanan
berwawasan lingkungan
Program Konservasi dan Perlindungan SDA
Terlindunginya SDA dari kerusakan dan terkelolanya kawasan konservasi yang sudah ada
Dep. Kelautan dan Perikanan; dan
Kementerian Lingkungan Hidup,
BAKOSURTANAL
Menyusun rencana kampanye
penyadaran masyarakat tentang lingkungan
Program Pengembangan Kapasitas Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup
Tersusunnya rencana kampanye penyadaran masyarakat tentang lingkungan
Kementerian Lingkungan Hidup
1. Pengembangan jaringan
pengamatan, radar cuaca, dan sarana pengolahan dan analisis.
2. Pembangunan peralatan remote sensing dan telemetri
Program Pengembangan dan Pembinaan Meteorologi dan Geofisika
Mendukung penyiapan sistem peringatan dini (early warning system) terhadap kejadian bencana kepada masyarakat
Badan Meteorologi dan Geofisika
Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana
Pengadaan beberapa peralatan SAR: Rescue Boat, Helicopter Bell 412, Emergency Floating, Rescue Horst, Helicopter BO-105, dan Rapid Diployment Land SAR
Program Pencarian dan Penyelamatan
Mendukung penyiapan sistem peringatan dini (early warning system) terhadap kejadian bencana kepada masyarakat
Dep. Perhubungan
Pengembangan pusat riset nasional mitigasi bencana alam dan
mengkoordinasikan pembangunan pusat tsunami early warning system
Penguatan Kelembagaan Iptek
Terbentuknya pusat riset nasional mitigasi bencana alam dan tsunami early warning system
Kementrian Negara Riset dan Teknologi,
Departemen Perhubungan Pengembangan infrastruktus sistem
informasi dan komunikasi pusat riset nasional mitigasi bencana alam
Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Negara
Tersedianya infrastruktur diseminasi informasi kebencanaan
Kementrian Negara Riset dan Teknologi
Kajian penerapan pengetahuan
tradisional untuk antisipasi dan mitigasi bencana gempa dan tsunami
Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Tersedianya informasi pengetahuan lokal untuk antisipasi dan mitigasi bencana gempa dan tsunami
LIPI
1. Peningkatan pengelolaan dan pengembangan sumberdaya pesisir, laut, dan pulau-pulau kecil secara berkelanjutan dan bertanggung jawab
2. Pemberdayaan masyarakat dalam pengawasan dan pengendalian sumberdaya kelautan
3. Pelaksanaan riset dan
pengembangan teknologi kelautan, serta riset sumberdaya non hayati lainnya
Pengembangan dan Pengelolaan Sumberdaya Kelautan
1. Terkelolanya sumberdaya laut, pesisir, dan pulau-pulau kecil secara optimal dan lestari; 2. Terbentuknya kelompok
masyarakat pengawas
3. Tersedianya peta, data, kondisi, dan potensi ekosistem pesisir.
Departemen Kelautan dan Perikanan