• Tidak ada hasil yang ditemukan

Indikatori keempati yangi mempengaruhii implementasii kebijakani publiki

adalahistrukturibirokrasi.iWalaupunisumber-sumberiuntukimelaksanakanisuatui

kebijakani tersediai ataui parai pelaksanai kebijakani mengetahuii apai yangi

seharusnyai dilakukani dani mempunyaii keinginani untuki melaksanakani suatui

kebijakan,i kemungkinani kebijakani tersebuti tidaki dapati terlaksanai ataui

terealisasii karenai terdapatnyai kelemahani dalami strukturi birokrasi.i Kebijakani

yangi begitui kompleksi menuntuti adanyai kerjasamai banyaki orang,i ketikai

strukturi birokrasii tidaki kondusifi padai kebijakani yangi tersedia,i makai hali inii

akani mengebaiankani sumberdaya-sumberdayai menjadii tidaki efektifi dani

menghambatijalannyaikebijakan.iBirokrasiisebagaiipelaksanaisebuahikebijakani

harusidapatimendukungikebijakaniyangitelahidiputuskanisecaraipolitikidengani

jalanimelakukanikoordinasiidenganibaik.

Penulisi menetapkani duai penilaiani darii sturkturi birokrasii pelaksanaani

programiadiwiyataitingkatiSekolahiMenengahiPertamaidiiKabupateniKampar,i

yaitu:

1. SOP

2. Pragmentasi

Untuki mengetahuii bagaimanai strukturi birokrasii pelaksanaani programi

adiwiyatai tingkati Sekolahi Menengahi Pertamai dii Kabupateni Kampari dapati

dilihatipadaitabeliberikutiini:

Tabeli V.7i Frekuensii Tanggapani Respondeni Tentangi Strukturi Birokrasii Sumber:iDataiOlahaniPenelitiani2019.

Berdasarkani Tabeli diatas,i dapati diketahuii tanggapani respondeni untuki

indikatori sturkturi birokrasii pelaksanaani programi adiwiyatai tingkati Sekolahi

MenengahiPertamaidiiKabupateniKampariyangidinilaiipadaiitemipertamaiyaitui

standari operasionali proseduri programi Adiwiyatai Tingkati Sekolahi Menengahi

Pertamai dii Kabupateni Kampari sebanyaki 6i orangi ataui 50i %i mengatakani

terlaksana,i sebanyaki i 3i orangi ataui 25i %i mengatakani kurangi terlaksanai dani

sebanyaki 3i orangi ataui 25i %i mengatakani tidaki terlaksana.i Dengani demikiani

kesimpulani sementarai terhadapi standari operasionali proseduri programi

Adiwiyatai Tingkati Sekolahi Menengahi Pertamai dii Kabupateni Kampari dalami

kategoriikurangiterlaksana.

Padaiitemikeduaiyaituikoordinasiidanikerjasamaiparaipihakiyangiterkaiti

dalami programi Adiwiyatai Tingkati Sekolahi Menengahi Pertamai dii Kabupateni

Kamparisebanyaki 4iorangiataui 33.33i%i mengatakani terlaksana,isebanyaki i6i

orangi ataui 50i %i mengatakani kurangi terlaksanai dani sebanyaki 2i orangi ataui

16.66i%imengatakanitidakiterlaksana.iDenganidemikianikesimpulanisementarai

terhadapi koordinasii dani kerjasamai parai pihaki yangi terkaiti dalami programi

Adiwiyatai Tingkati Sekolahi Menengahi Pertamai dii Kabupateni Kampari dalami

kategoriikurangiterlaksana.

Dengani demikiani melaluii beberapai itemi yangi dinilaii berdasarkani

jawabani responden,i dapati diambili kesimpulani rata-ratai tanggapani respondeni

tentangi i strukturi birokrasii pelaksanaani programi adiwiyatai tingkati Sekolahi

Menengahi Pertamai dii Kabupateni Kampari sebanyaki 5i orangi ataui 41.66i %i

mengatakani terlaksana,i sebanyaki 5i orangi ataui 41.66i %i mengatakani kurangi

terlaksanai dani sebanyaki 2i orangi ataui 16.66i %i mengatakani tidaki terlaksana.i

Dengani demikiani kesimpulani sementarai terhadapi strukturi birokrasii

pelaksanaani programi adiwiyatai tingkati Sekolahi Menengahi Pertamai dii

KabupateniKamparidalamikategoriikurangiterlaksana.

Berdasarkani wawancarai penulisidengani Kabid.i Pendidikani Menengahi i

DinasiPendidikaniKabupateniKampar,idiperolehiinformasiibahwa:

Pelaksanaani programiAdiwiyataiini,i terdapatiadanyai suatuiaturaniyangi

menjadii petunjuki pelaksanaan.i Jadii segalai sesuatunyai dilaksanakani

sesuaii aturani yangi sudahi diaturisebelumnya,inamuni tidaki berartiiparai

pelaksanaimenjadiikakuidalamipelaksanaanyai(hasiliwawancaraitanggali

23iAgustusi2019)

Berdasarkani wawancarai penulisi dengani Kepalai Sekolahi SMPNi 1i

Kampari Kirii Tengahi mengenaii dukungani terhadapi pelaksanani programi

Adiwiyata,idiperolehiinformasiibahwa:

Dii SMPNi 1i Kampari Kirii tengahi pengorganisasiani timi pengelolai

lingkungani yaitui Timi Adiwiyatai yaknii terdirii darii penanggungi jawabi

programi (Kepalai Sekolah),i ketua,i sekretaris,i bendahara,i koordinatori

kegiatani dani anggota-anggotai (hasili wawancarai tanggali 26i Agustusi

2019).

Berdasarkaniuraianibaikidariidataikuisioner,ihasiliwawancara,iobservasii

danidokumentasii makai penulisimenarikikesimpulanibahwai strukturi birokrasii i

pelaksanaani programi adiwiyatai tingkati Sekolahi Menengahi Pertamai dii

Kabupateni Kampari yangi dinilaii darii beberapai indikatori yaitu:i SOPi dani

pragmentasii sebagiani itemi yangi dinilaii dapati digolongkani kedalami kategorii

terlaksana.

Dariianalisaiyangitelahidilakukanidiatasimakaidapatiditarikirekapitulasii

jawabanirespondeniberikutiini:

TabeliV.8iRekapitulasiiTanggapaniRespondeniTentangiImplementasiiKebijakani

Menterii Lingkungani Hidupi Nomori 05i Tahuni 2013i tentangi

Pedomani Pelaksanaani Programi Adiwiyatai Tingkati Sekolahi

MenengahiPertamaidiiKabupateniKampar

No SubiIndikator Sumber:iOlahaniPenelitiani2019.

Darii analisai padai tabeli V.8i diatasi dapati disimpulkani bahwai

implementasii kebijakani Menterii Lingkungani Hidupi Nomori 05i Tahuni 2013i

tentangiPedomaniPelaksanaaniProgramiAdiwiyataiTingkatiSekolahiMenengahi

PertamaidiiKabupateniKamparidapatidikategorikani“kurangiterlaksana”idengani

rata-ratai jawabani sebanyaki 5i orangi ataui 41.66i %i mengatakani implementasii

kebijakaniMenteriiLingkunganiHidupiNomori05iTahuni2013itentangiPedomani

Pelaksanaani Programi Adiwiyatai Tingkati Sekolahi Menengahi Pertamai dii

Kabupateni Kampari terlaksana,i i sebanyaki 5i orangi ataui 41.66i %i mengatakani

implementasii kebijakani Menterii Lingkungani Hidupi Nomori 05i Tahuni 2013i

tentangiPedomaniPelaksanaaniProgramiAdiwiyataiTingkatiSekolahiMenengahi

Pertamai dii Kabupateni Kampari kurangi terlaksanaidani sebanyaki 2i orangi ataui

16.66i %i mengatakani implementasii kebijakani Menterii Lingkungani Hidupi

Nomori 05i Tahuni 2013i tentangi Pedomani Pelaksanaani Programi Adiwiyatai

TingkatiSekolahiMenengahiPertamaidiiKabupateniKamparitidakiterlaksana.

Berdasarkani analisisi hasili akhiri penelitiani ini,i secarai keseluruhani

menunjukkani bahwai implementasii kebijakani Menterii Lingkungani Hidupi

Nomori 05i Tahuni 2013i tentangi Pedomani Pelaksanaani Programi Adiwiyatai

TingkatiSekolahiMenengahiPertamaidiiKabupateniKamparikurangi terlaksana.i

Hali inii dapatidilihati darii hasili rekapitulasii tanggapani dariirespondeni tentangi

implementasii kebijakani Menterii Lingkungani Hidupi Nomori 05i Tahuni 2013i

tentangiPedomaniPelaksanaaniProgramiAdiwiyataiTingkatiSekolahiMenengahi

Pertamai dii Kabupateni Kampari darii subi indikatori komuniasii dalami kategorii

pengukuranikurangiterlaksana,isumberidayaidalamikategoriipengukuranikurangi

terlaksana,idisposisiidalamikateriikurangiterlaksanaidanistrukturibirokrasiijugai

dalamikategoriikurangiterlaksana.

BAB VI PENUTUP

A. Kesimpulan.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa: implementasi kebijakan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 05 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata Tingkat Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Kampar kurang terlaksana. Hal ini dapat dilihat dari hasil rekapitulasi tanggapan dari responden tentang implementasi kebijakan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 05 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata Tingkat Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Kampar dari sub indikator komuniasi dalam kategori pengukuran kurang terlaksana, sumber daya dalam kategori pengukuran kurang terlaksana, disposisi dalam kateri kurang terlaksana dan struktur birokrasi juga dalam kategori kurang terlaksana.

2. Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas, maka penulis menyarankan sebagai berikut:

1) Bagi dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu mengevaluasi pelaksanaan program Adiwiyata agar di masa mendatang pelaksanaan program Adiwiyata ini dapat berjalan lebih baik.

88

2) Kepada pihak sekolah agar terus bekerja sama karena memiliki peranan yang sangat penting mencapai keberhasilan program adiwiyata.

Dokumen terkait