BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
8. Kode Editor
2.13 Koneksi Database dengan ODBC Driver
2.13.4. Studi Literatur Sejenis
Studi Literatur Sejenis adalah uraian tentang teori, temuan dan bahan penelitian lain yang diperoleh dari bahan acuan untuk dijadikan landasan kegiatan penelitian.
58 2.14.5 Tabel Studi Literatur Sejenis.
Studi literatur sejenis merupakan perbandingan dalam pembuatan suatu sistem informasi akuntansi pembiayaan mudharabah. Maka dilakukan pengamatan terhadap sistem yang berhubungan dengan judul tersebut. Sistem yang diamati peneliti, sebagai berikut :
Tabel 2.1 Studi Literatur Sejenis
No. Sumber Gambaran Umum Sistem Kelebihan Kekurangan
1. Nama : Angga Adi Nugroho Nim : 105093003010
Judul : Sistem Informasi Pembelian Barang Studi Kasus : PT. Tiara Royale Pada Departement Purchasing and Store Order Fakultas : Sains & Teknologi.
Sistem Informasi
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Suatu pengembangan sistem informasi pembelian barang
pada PT. Tiara Royale department purchasing dan order. Pengembangan sistem
informasi pembelian barang yang terintegrasi dengan baik antara proses input, transaksi,
cek dan laporan kegiatanpembelian barang
dan sistem tersebut dapat menyajikaninformasi cek stock barang yang akurat, laporan yang cepat dan sesuai dengan kebutuhan
manajemen perusahaan
Dengan adanya pengembangan sistem informasi pembelian barang dapat membantu dalam
kegiatan pengolahan data pembelian barang pada department purchasing dan order
yang meliputi proses input, cek, transaksi dan cetak laporan. Sistem ini menyajikan
laporan-laporan yang sesuai dengan kebutuhan manajemen perusahaan serta penambahan
fitur grafik sebagai bahan masukan dalam pengambilan keputusan, informasi data stock
barang yang lebih akurat.
Sistem tersebut merupakan sistem yang digunakan oleh orang-orang intern perusahaan. Sebaiknya tidak
berbentuk web melainkan aplikasi desktop yang memang lebih cocok
untuk sebuah aplikasi intern perusahaan. Misalnya dengan menggunakan bahasa pemograman
visual basic 6.0 atau visual studio basic.net dan sebagainya.
59
2. Nama : Dillah Peni Fauziah Nim : 105093003017
Judul : Rancang Bangun Sisfo Pencatatan Keuangan Organisasi Non-Profit Studi Kasus : di LSM Pattiro Fakultas : Sains & Teknologi.
Sistem Informasi
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Suatu sistem informasi pencatatan keuangan organisasi non-profit pada Lembaga Sosial Masyarakat Pattiro yang berfungsi untuk mencatat keuangan dengan
penomeran yang jelasdan berurut pada setiap transaksi
dan menampilkan laporan penerimaan kas, pengeluaran
kas, aktivitas kas secara keseluruhan, akurat, tepat
waktu, dan dapat dipertanggung jawabkan guna mengambil keputusan.
Hal ini sangat
menguntungkan karena dapat mengurangi redudansi data
dan dapat mengatasi kehilangan data.
Sistem informasi keuangan non-profit telah berhasil terwujud.
Membuat sebuah sistem pencatatan transaksi penerimaan kas dan transaksi pengeluaran kas
yang terkomputerisasi. Membuah sebuah sistem nomor
urut yang tercetak pada setiap pencatatan nomor transaksi.
Menggunakan sistem pengendalian internal sehingga data yang dihasilkan akurat dan dapat dipertanggung jawabkan.
Sistem ini menggunakan bahasa pemograman PHP dan MYSQL
sebagai databasenya yang berbentuk web. Sistem ini tentu akan lebih baik jika menggunakan
aplikasi desktop seperti visual basic 6.0 mengingat aplikasi yang
dibuat ini diperuntukkan untuk lembaga sosial masyarakat pattiro
yang berbasis non profit dan orang-orang internal perusahaaan
saja yang menggunakan aplikasi ini.
60
3. Nama : Ismaya Nim : 102093026429
Judul : Pengembangan Sistem Informasi BPR Berbasis Web Pada PT. BPR Mulya Arta
Fakultas : Sains & Teknologi. Sistem Informasi.
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Suatu sistem informasi Bank Perkreditan Rakyat pada PT.
BPR Mulya Arta yang berbasis web menggunakan
PHP dan MYSQL versi 5.0.4.1 dalam pengolahan datanya telah menggunakan komputerisasi yang berbasis web untuk mengolah data
calon debitur yang ingin melakukan peminjaman kepada BPR Mulya Arta,
selain itu juga dapat mempercepat dan mempermudah dalam pencarian data calon debitur
sehingga debitur tidak lagi datang ke Bank untuk mengajukan pinjaman karena
telah mengganti sistem manual dan sistem komputerisasi yang telah digabungkan dengan aplikasi
website.
Internet sangat membantu dalam hal pengumpulan pendaftaran
calon debitur yang ingin melakukan pinjaman. Dengan adanya sistem informasi
maka bagian keuangan tidak perlu mencari-cari data dalam
bentuk kertas tetapi dengan melihat bagian teller maka dapat dengan mudah melihat data-data tersebut sudah terkomputerisasi.
Pihak bank telah mengubah pelayanan menjadi lebih baik. Aplikasi ini merupakan aplikasi
gabungan antara sistem terkomputerisasi dengan website.
Pada sistem ini calon debitur tidak perlu datang langsung ke Bank untuk melakukan pinjaman
Calon debitur tidak perlu datang langsung ke Bank untuk melakukan pinjaman, hal ini
dapat berakibat fatal dikarenakan pada proses
pengajuan permohonan pembiayaan banyak data dan informasi yang dibutuhkan dari
kedua belah pihak. Sehingga pendaftaran online dapat juga berakibat menipu, karena pihak bank tidak tahu secara pasti siapa yang ingin
melakukan permohonan pengajuan pinjaman walaupun
aplikasi ini digunakan hanya sebagai pendaftaran calon debitur yang ingin melakukan pembiayaan. Zaman sekarang banyak sekali penipuan dengan
berbagai cara apalagi lewat internet.
61
4. Nama : Eka Purnamasari Nim :
Judul : Rancang Bangun Sistem Informasi Pembiayaan Mudharabah
Studi Kasus KJKS EL-MUBAROK Fakultas : Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Penelitian tersebut memfokuskan pada kegiatan
menganalisa sistem yang berjalan, merancang database
dan membuatkan program aplikasi dari proses pengajuan permohonan pembiayaan sampai pada
realisasi pembiayaan
Perancangan dibuat dengan diagram yang lengkap sehingga
akan lebih detail dalam menaganalisa
Sistem ini dibuat dari awal proses yaitu pengajuan permohonan
pembiayaan
Proses pengajuan pembiayaan yang dilakukan online serta realisasinya apakah menjamin
pihak bank dalam melakukan pencairan dana dan apakah semua dapat dilakukan secara
62 BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Metode Pengumpulan Data.
Dalam penyusunan skripsi ini diperlukan data-data serta informasi yang realtif lengkap yang dapat mendukung kebenaran materi uraian dan pembahasan. Pengumpulan data tidak lain dari suatu proses pengadaan data primer untuk keperluan penelitian. Pengumpulan data adalah prosedur yang sistematis dan standar untuk memperoleh data yang diperlukan. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, studi pustaka dan studi literatur sejenis.
3.1.1 Observasi.
Observasi dilakukan langsung pada PT. BPR Syariah WAKALUMI yang beralamat komplek mutiara center blok b1 Jl. Dewi Sartika Ciputat pada tanggal 10 Febuari sampai dengan 10 Maret 2010. Tujuan dilakukannya observasi adalah guna mengetahui bagaimana sistem yang berjalan pada PT. BPRS Wakalumi dan mengetahui masalah-masalah apa saja yang menjadi kendala dalam kegiatan operasional pembiayaan. Dari hasil pengamatan, diketahui bahwa kegiatan operasional pembiayaan di PT. BPRS Wakalumi masih dilakukan secara tertulis dengan media tangan yang sehingga pelayanan menjadi lambat. Setelah mengetahui permasalahan tersebut maka peneliti menganalisis dan memberikan pemecahan masalah
63
dengan membuat sistem informasi akuntansi pembiayaan mudharabah untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang ada.
3.1.2 Wawancara.
Wawancara dilakukan secara langsung dengan pihak-pihak terkait yaitu Ibu Ana selaku customer service, Ibu Widi selaku teller pembiayaan dan Bapak Agus sebagai pimpinan. Beberapa masalah yang ada pada sistem berjalan dapat disimpulkan dari hasil wawancara dengan pihak-pihak yang telah disebutkan, sebagai berikut :
1. Pekerjaan yang dilakukan masih tertulis melalui media tangan mulai dari proses pencatatan data master, perhitungan daftar angsuran, pemrosesan transaksi.
2. Pelayanan yang lambat membuat nasabah harus menunggu lama. Guna memecahkan permasalahan yang ada, maka diajukan rancangan untuk pembuatan sistem informasi akuntansi pembiayaan mudharabah untuk dapat membantu kegiatan pengolahan data pembiayaan.
Berikut kesimpulan hasil wawancara tentang pembuatan sistem informasi akuntansi pembiayaan mudharabah, sebagai berikut :
1. Sistem diharapkan dapat mempermudah proses pembiayaan mudharabah, mulai dari mencatat data master, menghitung angsuran, memproses transaksi, dan mencatat data akuntansi.
64
2. Sistem diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dibandingkan dengan yang lalu, sehingga nasabah tidak perlu menunggu lama.
Untuk lebih lengkap hasil dari wawancara terdapat pada lampiran I.
3.1.3 Studi Pustaka.
Metode ini dilakukan dengan mempelajari teori-teori terkait. Pengumpulan data diperoleh dari brosur serta form-form yang terkait dengan pembiayaan pada PT. BPRS Wakalumi. Adapun buku-buku yang digunakan dalam penulisan skripsi ini terdapat pada daftar pustaka, tidak hanya itu pencarian melalui media elektronik seperti internet juga dilakukan guna memperoleh data-data tambahan.
Setelah peneliti mendapatkan data-data yang dibutuhkan, maka data tersebut kemudian di olah hingga menghasilkan informasi bagi peneliti guna menunjang terwujudnya sistem informasi akuntansi pembiayaan mudharabah (SIAPAMUD).
3.1.4 Studi Literatur Sejenis.
Studi literatur sejenis, dalam hal ini peneliti membandingkan apakah literatur sebelumnya dapat membantu dalam pengembangan sistem yang diusulkan. Selain itu peneliti juga membandingkan apakah sistem yang dikembangkan memiliki kelebihan dari sistem yang dibuat berdasarkan literatur sejenis atau sebelumnya ditempat lain yang telah menggunakan
65
sistem informasi. Hasil perbandingan studi literatur sejenis ini dapat dilihat pada landasan teori bab II.
3.2 Metode Pengembangan Sistem.
Penelitian ini menggunakan metode RAD (Rapid Application Diagram).
Terdapat tiga fase dalam RAD yaitu sebagai berikut: (Kendall dan Kendall, 2003).
3.2.1 Fase Perencanaan Syarat (Requirement Planning).
Dalam fase ini diuraikan mengenai gambaran umum PT. BPRS Wakalumi (sejarah perusahaan, visi dan misi perusahaan, dan struktur organisasi), analisa sistem berjalan, analisa sistem usulan, analisa kebutuhan fungsional sistem dan analisa kebutuhan non-fungsional sistem. Uraian dari fase perencanaan syarat sebagai berikut :
1. Gambaran Umum PT. BPRS Wakalumi.
Menguraikan tentang profil PT. BPRS Wakalumi, seperti sejarah PT BPRS Wakalumi, visi, misi, moto, struktur organisasi dan produk-produk pembiayaan PT. BPRS Wakalumi.
2. Analisa Sistem Berjalan.
a. Mendefinisikan proses bisnis yang telah didapat oleh peneliti digambarkan melalui gambar 4.2 Work Flow yang berjalan pada PT. BPRS Wakalumi.
b. Menganalisis masalah yang ada pada proses pembiayaan, masalah-masalah yang ada yaitu :
66
1. Pekerjaan yang dilakukan masih tertulis melalui media tangan.
2. Pelayanan menjadi lambat sehingga nasabah harus menunggu lama.
c. Mengidentifikasi rumus perhitungan daftar angsuran dan denda pada PT. BPRS Wakalumi.
3. Analisa Sistem Usulan.
Memberikan usulan yaitu dengan membuat Sistem Informasi Akuntansi Pembiayaan Mudharabah berdasarkan hasil analisa terhadap masalah sebagai upaya perbaikan dari kekurangan-kekurangan sistem yang berjalan.
4. Analisa Kebutuhan Fungsional Sistem.
Analisa kebutuhan fungsional sistem menjelaskan mengenai layanan atau fungsi apa saja yang disediakan oleh sistem untuk memudahkan user dalam menggunakannya. Yang mencakup input, proses, output, database, kebutuhan user (customer service, teller pembiayaan, admin, dan pimpinan)
5. Analisa Kebutuhan Non-Fungsional Sistem.
Deskripsi dari fitur-fitur, karakteristik dan batasan-batasan lain yang mendefinisikan sistem yang memuaskan yang mencakup kebutuhan produk, kebutuhan organisasional, dan kebutuhan eksternal.
67