• Tidak ada hasil yang ditemukan

SUBSEKTOR KONSTRUKSI DAN BANGUNAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Ferstmawaty Tondang

Manajemen, STIE Pengembangan Bisnis & Manajemen e-mail: [email protected]

Abstract

This research aims to know the influence of government loans,infrastructure funds,ROA ,DER to stock return of sub sector of construction and building companies which listed in Indonesia Stock Exchange, partially and simultaneously. Quantitative approach has been used to test the hypothesis of this research and to answer its problems.

The sample of this research is 6sub sector of construction and building companies listed in Indonesia Stock Exchange which have active stocks in 2010-2017. Documentation has been done to gain data. The method of analysis used is multiple linear regressions. Analysis result indicates that the government loans, infrastructure funds, ROA and DER simultaneously have significant influence to stock return of sub sector of construction and building companies listed in Indonesia Stock Exchange. Partially, DER significantly influence to stock return sub sector of construction and building companiesbutgovernment loans,infrastruktur funds and ROA insignificantly influence to stock return of the sample companies.

Keywords : Government loans, stock return, infrastructure funds, ROA, DER, sub sector of construction and building companies

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Penelitian

Dari tahun 2013 sampai tahun 2017 pembangunan infrastruktur di Indonesia dilakukan begitu gencarnya.

Dana untuk pembangunan infrastruktur ini juga dari tahun ke tahun semakin naik secara signifikan.

Rasio utang pemerintah terhadap PDB, cenderung semakin besar. Semakin besar rasio ini menggambarkan semakin besar resiko berinvestasi, hal ini dapat membuat investor mengurangi

investasi-nya di pasar modal sehingga membuat harga saham perusahaan turun yang mengakibatkan return saham turun.

Rasio dana infrastruktur terhadap APBN semakin tahun semakin naik ,hal ini akan berpengaruh signifikan terhadap return saham perusahaan subsector kontruksi dan bangunan.

ROA mencerminkan kinerja perusahaan dalam suatu periode.Suatu perusahaan yang memiliki ROA yang tinggi membuat minat investor untuk membeli saham perusahaan itu semakin

besar. Hal tersebut mengakibatkan harga saham perusahaan naik sehingga return saham perusahaan semakin besar.

DER yang terlalu tinggi mempunyai dampak buruk terhadap kinerja perusahaan, karena tingkat hutang yang semakin tinggi berarti beban bunga perusahaan akan semakin besar dan akan mengurangi keuntungan, dengan demikian penggunaan hutang dapat memberikan pengaruh yang negatif terhadap return saham.

Dari penjelasan di atas maka penelitian ini mengambil judul, “Pengaruh utang pemerintah,dana infrastruktur, ROA, dan DER Terhadap Return Saham Perusahaan Subsektor Konstruksi dan Bangunan yang Terdaftar di BEI ”

B. Identifikasi dan Pembatasan Masalah.

1. Identifikasi Masalah

a. Pergerakan rasio utang pemerin-tah terhadap PDB pemerin-tahun 2014-tahun 2018 yang cenderung naik dan akhirnya berpengaruh kepada return saham.

b. Pergerakan rasio jumlah dana infrastruktur terhadap APBN tahun 2014-2018 semakin besar yang akhirnya berpengaruh kepada return saham.

c. Pergerakan rata-rata ROA subsektor konstruksi dan bangunan dari tahun 2014-tahun 2018 cenderung berfluktuasi yang akhirnya berpe-ngaruh kepada return saham.

d. Pergerakan rata-rata DER sub sektor konstruksi dan bangunan dari tahun 2014-tahun 2018 cenderung berfluktuasi yang akhirnya berpengaruh kepada return saham.

2. Pembatasan Masalah

Ruang lingkup penelitian ini dibatasi agar penelitian lebih terarah dan mudah dipahami:

a. Perusahaan yang diteliti adalah perusahaan subsektor konstruksi dan bangunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

b. Data yang digunakan untuk penelitian adalah data tahun 2013-2017.

c. Variabel independen yang digunakan adalah rasio utang pemerintah terha-dap PDB,rasio dana infrastruktur terhadap APBN, ROA, dan DER.

C. Rumusan Masalah

1. Apakah rasio utang pemerintah terhadap PDB,rasio dana infra-struktur terhadap APBN, ROA, dan DER. secara simultan berpengaruh signifikan terhadap return saham perusahaan sub sektor konstruksi dan bangunan?

2. Apakah utang pemerintah terha-dap PDB mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap return saham perusahaan sub sektor konstruksi dan bangunan?

3. Apakah jumlah dana infrastruktur mempunyai pengaruh siknifikan terhadap return saham perusa-haan?

4. Apakah ROA mempunyai penga-ruh yang signifikan terhadap return saham perusahaan sub sektor konstruksi dan bangunan?

5. Apakah DER mempunyai penga-ruh yang signifikan terhadap return saham perusahaan sub sektor konstruksi dan bangunan?

D. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian

Sesuai dengan permasalahan yang diajukan dalam penelitian ini, maka tujuan penelitian dapat dijabarkan sebagai berikut:

a. Untuk mengetahui apakah rasio utang pemerintah terhadap PDB, rasio dana infrastruktur terhadap APBN, ROA, dan DER. secara simultan berpengaruh signifikan terhadap return saham perusahaan subsektor konstruksi dan bangunan.

b. Untuk mengetahui apakah rasio utang pemerintah terhadap PDB mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap return saham perusahaan subsektor konstruksi dan bangunan.

c. Untuk mengetahui apakah rasio dana infrastruktur terhadap APBN mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap return saham perusahaan subsektor konstruksi dan bangunan.

d. Untuk mengetahui apakah ROA mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap return saham perusahaan subsektor konstruksi dan bangunan.

e. Untuk mengetahui apakah DER mempunyai pengaruh yang signi-fikan terhadap return saham perusahaan subsektor konstruksi dan bangunan.

2. Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian ini antara lain:

a. Investor dan calon investor

Hasil penelitian ini dimanfaatkan untuk memberikan gambaran bila akan memasuki pasar modal serta sebagai bahan pertimbangan dan

pemikiran dalam melakukan investasi di pasar modal.

b. Bagi ilmu pengetahuan dan penelitian selanjutnya

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah informasi dan wawasan di bidang investasi dan pasar modal, dan sebagai salah satu referensi bagi penelitian selanjut-nya.

c. Bagi penulis

Penelitian ini diharapkan berguna untuk menambah wawasan, penge-tahuan mengenai pasar modal, investasi saham, return saham.

Pengaruh rasio utang pemerintah terhadap PDB

Semakin besar rasio utang pemerintah terhadap PDB, maka semakin besar resiko yang dihadapi, hal ini cenderung membuat investor mengurangi investasinya, sehingga harga saham perusahaan semakin turun yang mengakibatkan return saham perusahaan semakin turun.

H1 : Diduga rasio utang pemerintah terhadap PDB mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap return saham perusahaan subsektor konstruksi dan bangunan.

Pengaruh rasio dana infrastruktur terhadap APBN

Semakin besar dana untuk pembangunan infrastruktur maka diharapkan akan meningkatkan pereko-nomian suatu negara ,hal ini dapat tergambar dalam return saham perusa-haan.

H2 : Diduga rasio dana infrastruktur terhadap APBN mempunyai pengaruh signifikan terhadap return saham perusahaan subsektor kontruksi dan bangunan.

Pengaruh Return On Asset (ROA) Semakin besar kemampuan perusahaan menaikkan laba bersih dari total asset yang digunakan maka investor cenderung semakin tertarik untuk membeli saham perusahaan tersebut sehingga return saham perusahaan semakin besar.

H3 : Diduga ROA mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap return saham perusahaan subsektor konstruksi dan bangunan.

Pengaruh debt equity ratio terhadap return saham.

Semakin besar utang yang digunakan di dalam operasional perusahaan berarti semakin besar beban bunga yang harus dibayarkan dan akan memperbesar resiko tidak terbayarnya utang kepada kreditur. Bila beban bunga naik maka laba bersih perusahaan akan turun, hal ini dapat mengakibatkan minat investor membeli saham perusahaan itu semakin turun sehingga dapat mengaki-batkan harga saham perusahaan turun dan akhirnya return saham perusahaan turun.

H4 : Diduga DER mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap return saham perusahaan subsektor konstruksi dan bangunan.