• Tidak ada hasil yang ditemukan

SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN Pertimbangan

Dalam dokumen PT ABM Investama dan entitas anak (Halaman 55-59)

x. Instrumen keuangan (lanjutan)

3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN Pertimbangan

Penjualan dan pendapatan jasa 1.534.266 3.235.172

Beban pokok penjualan dan pendapatan jasa 1.303.077 3.114.382

LABA KOTOR 231.189 120.790

Beban usaha 208.556 274.048

Laba (rugi) usaha 22.633 (153.258)

Beban lain-lain, bersih (336.224) (425.359)

Rugi sebelum pajak penghasilan (313.591) (578.617)

Manfaat (beban) pajak, bersih (783) 7.108

RUGI SEBELUM RUGI PROFORMA DARI TRANSAKSI

RESTRUKTURISASI ENTITAS SEPENGENDALI (314.374) (571.509) RUGI PROFORMA DARI TRANSAKSI

RESTRUKTURISASI ENTITAS SEPENGENDALI 310.461 567.596

RUGI BERSIH (3.913) (3.913)

3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN Pertimbangan

Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontijensi, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.

Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian: Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan

Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan pertimbangan bila definisi yang ditetapkan PSAK No. 55 (Revisi 2006) terpenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup seperti diungkapkan pada Catatan 2x.

PT ABM INVESTAMA DAN ENTITAS ANAK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2011 (DIAUDIT) dan 2010 (TIDAK DIAUDIT), 31 Desember 2010, 2009 dan 2008, dan 1 Januari 2008/31 Desember 2007 (DIAUDIT)

dan enam bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2011 (DIAUDIT) dan 2010 (TIDAK DIAUDIT) dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal

31 Desember 2010, 2009 dan 2008 (DIAUDIT) (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN (lanjutan)

Alokasi Harga Beli dan Penurunan Nilai Goodwill

Akuntansi akuisisi mensyaratkan penggunaan estimasi akuntansi secara ekstensif dalam mengalokasikan harga beli kepada nilai pasar wajar yang dapat diyakini atas aset dan liabilitas yang diakuisisi, termasuk aset tak berwujud. Akuisisi bisnis tertentu oleh Grup menimbulkan goodwill. Sesuai PSAK No. 22 (Revisi 2009), “Kombinasi Bisnis”, goodwill tidak diamortisasi dan diuji bagi penurunan nilai setiap tahunnya. Nilai tercatat goodwill Grup pada tanggal 30 Juni 2011 adalah sebesar Rp593.883. Rincian lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 1b.

Uji penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Dalam hal goodwill, aset diuji untuk penurunan nilai setiap tahunnya dan jika terdapat indikasi penurunan nilai, Manajemen harus menggunakan pertimbangan dalam mengestimasi nilai terpulihkan dan menentukan jumlah penurunan nilai.

Penyisihan atas Penurunan Nilai Piutang Usaha

Grup mengevaluasi akun tertentu jika terdapat informasi bahwa pelanggan yang bersangkutan tidak dapat memenuhi kewajiban keuangannya. Dalam hal tersebut, Grup mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status kredit dari pelanggan berdasarkan catatan kredit dari pihak ketiga dan faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat provisi spesifik atas jumlah piutang pelanggan guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan dapat diterima oleh Grup. Provisi spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima mempengaruhi jumlah penyisihan untuk piutang usaha. Nilai tercatat dari piutang usaha Grup sebelum penyisihan untuk penurunan nilai pada tanggal 30 Juni 2011 sebesar Rp1.295.987 (30 Juni 2010: Rp1.048.031; 31 Desember 2010: Rp1.021.616; 31 Desember 2009: Rp1.066.644; 31 Desember 2008: Rp914.864; 31 Desember 2007: Rp693.583). Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 6.

Estimasi dan Asumsi

Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun/periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

Pensiun dan Imbalan Kerja

Penentuan kewajiban dan biaya pensiun dan liabilitas imbalan kerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Grup langsung diakui dalam laba atau rugi pada saat terjadinya. Sementara Grup berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja bersih. Nilai tercatat atas liabilitas diestimasi imbalan kerja Grup pada tanggal 30 Juni 2011 sebesar Rp80.118 (30 Juni 2010: Rp58.604; 31 Desember 2010: Rp67.939; 31 Desember 2009: Rp43.309; 31 Desember 2008: Rp33.297; 31 Desember 2007: Rp23.005). Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 28.

PT ABM INVESTAMA DAN ENTITAS ANAK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2011 (DIAUDIT) dan 2010 (TIDAK DIAUDIT), 31 Desember 2010, 2009 dan 2008, dan 1 Januari 2008/31 Desember 2007 (DIAUDIT)

dan enam bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2011 (DIAUDIT) dan 2010 (TIDAK DIAUDIT) dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal

31 Desember 2010, 2009 dan 2008 (DIAUDIT) (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 3. SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN (lanjutan)

Penyusutan Aset Tetap

Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 3 sampai 25 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri di mana Grup menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi. Nilai tercatat bersih atas aset tetap Grup pada tanggal 30 Juni 2011 adalah sebesar Rp2.808.421 (30 Juni 2010: Rp1.694.259; 31 Desember 2010: Rp2.107.655; 31 Desember 2009: Rp1.532.725; 31 Desember 2008: Rp1.469.802; 31 Desember 2007: Rp1.266.307). Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 11.

Pajak Penghasilan

Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.

Aset Pajak Tangguhan

Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak dan strategi perencanaan pajak masa depan.

Perusahaan memiliki rugi fiskal yang dapat dikompensasi masing-masing sebesar Rp4.307 dan Rp2.064 pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008. Kerugian pajak ini telah sepenuhnya digunakan untuk menghapus laba kena pajak Perusahaan tahun 2009.

Penyisihan Penurunan Nilai Pasar dan Keusangan Persediaan

Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan keadaan yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga jual pasar, estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Provisi dievaluasi kembali dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang mempengaruhi jumlah yang diestimasi. Nilai tercatat persediaan Grup sebelum penyisihan atas keusangan dan penurunan nilai pasar pada tanggal 30 Juni 2011 sebesar Rp339.443 (30 Juni 2010: Rp255.840; 31 Desember 2010: Rp303.633; 31 Desember 2009: Rp239.630; 31 Desember 2008: Rp244.856; 31 Desember 2007: Rp155.539). Penjelasan lebih rinci diungkapkan Catatan 8.

PT ABM INVESTAMA DAN ENTITAS ANAK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2011 (DIAUDIT) dan 2010 (TIDAK DIAUDIT), 31 Desember 2010, 2009 dan 2008, dan 1 Januari 2008/31 Desember 2007 (DIAUDIT)

dan enam bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2011 (DIAUDIT) dan 2010 (TIDAK DIAUDIT) dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal

31 Desember 2010, 2009 dan 2008 (DIAUDIT) (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 4. KAS DAN SETARA KAS

Akun ini terdiri dari:

30 Juni 31 Desember 2011 2010 2010 2009 2008 2007 Kas Rupiah 1.478 1.668 1.438 1.698 2.334 2.299

Dolar Amerika Serikat 93 107 - - - 8

Kina Papua New Guinea 4 - - - - -

Dolar Singapura - - - - - 19 Sub-total 1.575 1.775 1.438 1.698 2.334 2.326 Pihak ketiga Bank Rupiah

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 109.390 88.276 51.412 42.375 17.440 28.392 PT Bank Negara Indonesia

(Persero) Tbk 12.831 6.054 11.111 13.502 695 878 Citibank, N. A., Indonesia 4.067 2.551 5.949 11.001 611 1.277

PT Bank DBS Indonesia 1.819 - 138 - - -

PT Bank Permata Tbk 1.000 - 5.361 - - -

Standard Chartered Bank,

Indonesia 226 363 520 423 1.350 148

PT Bank ANZ Panin 134 - - - - -

PT Bank Rakyat Indonesia

(Persero) Tbk 18 24 10 47 - -

PT Bank CIMB Niaga Tbk - 88 - 88 88 88

PT Bank Central Asia Tbk - - - - - 50

Dolar Amerika Serikat

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 209.544 197.183 136.797 115.184 94.259 42.950 Citibank, N. A., Indonesia 59.170 34.554 45.833 7.562 15.769 11.896

PT Bank ANZ Panin 12.954 - - - - -

Standard Chartered Bank,

Indonesia 1.008 3.524 2.379 21.468 21.011 201

PT Bank DBS Indonesia 314 - 1.182 - - -

PT Bank CIMB Niaga Tbk - 780 - 806 935 803 Euro

Citibank, N. A., Indonesia 218 39 164 208 102 10 Standard Chartered Bank,

Indonesia 118 105 113 129 147 273

Dolar Singapura

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 78 5.169 169 103 71 3 Dolar Australia

Citibank, N. A., Indonesia 53 73 52 3 231 175 Standard Chartered Bank,

Indonesia 36 195 37 213 191 183

Sub-total 412.978 338.978 261.227 213.112 152.900 87.327

PT ABM INVESTAMA DAN ENTITAS ANAK

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2011 (DIAUDIT) dan 2010 (TIDAK DIAUDIT), 31 Desember 2010, 2009 dan 2008, dan 1 Januari 2008/31 Desember 2007 (DIAUDIT)

dan enam bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2011 (DIAUDIT) dan 2010 (TIDAK DIAUDIT) dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal

31 Desember 2010, 2009 dan 2008 (DIAUDIT) (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 4. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)

30 Juni 31 Desember 2011 2010 2010 2009 2008 2007 Deposito Berjangka Rupiah

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 251.500 229.500 51.900 261.500 2.000 4.360 PT Bank CIMB Niaga Tbk 115.505 102.722 86.885 126.385 - - PT Bank Syariah Mandiri - - 6.500 - - - Citibank, N. A., Indonesia - - 4.500 2.000 - -

PT Bank Negara Indonesia

(Persero) Tbk - - - 8.000 - -

Dolar Amerika Serikat

Citibank, N. A., Indonesia 6.388 4.542 9.800 - - 55.666

PT Bank DBS Indonesia 3.010 - - - - -

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.719 1.817 1.798 1.880 2.190 1.884

PT Bank Syariah Mandiri - - 8.991 - - -

Sub-total 378.122 338.581 170.374 399.765 4.190 61.910

Total kas dan setara kas 792.675 679.334 433.039 614.575 159.424 151.563

Tingkat suku bunga deposito berjangka per tahun adalah sebagai berikut:

Enam bulan yang berakhir Tahun yang berakhir

pada tangal-tanggal 30 Juni pada tanggal-tanggal 31 Desember

2011 2010 2010 2009 2008 2007

Rupiah 5,50 - 7,25% 5,30 - 7,00% 5,30 - 7,00% 2,50 - 8,00% 6,25 - 7,00% 7 – 9,50% Dolar Amerika Serikat 0,25 - 1,00% 0,25% 0,25 - 1,91% 0,75 - 1,00% 2,66 - 3,75% 0,75 – 5,10%

Dalam dokumen PT ABM Investama dan entitas anak (Halaman 55-59)