• Tidak ada hasil yang ditemukan

KUESIONER KEBIASAAN KONSUMSI GORENGAN DAN ANTIOKSIDAN PADA MAHASISWI IPB

SURAT PERSETUJUAN UNTUK PENELITIAN ( INFORMED CONSENT )

Judul penelitian: ” Pengaruh Pemberian Pangan Antioksidan terhadap Kadar Malondialdehid dan Profil Lipid Darah Mahasiswi Pengonsumsi Gorengan ‘’

Bersama ini, kami yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama lengkap/panggilan : .../... Jenis kelamin : ... Tanggal lahir/umur : ... Alamat : ... ... ... ...

telah mendapat penjelasan dari peneliti tentang penelitian: ”Pengaruh Pemberian Pangan Antioksidan terhadap Kadar Malondialdehid dan Profil Lipid Darah Mahasiswi Pengonsumsi Gorengan” dan setuju untuk ikut serta dalam

penelitian ini, dengan catatan bahwa bila suatu waktu merasa dirugikan dalam bentuk apapun kami berhak untuk membatalkan persetujuan ini.

Saksi

...,... Yang menyetujui

39 Lampiran 3 Kuesioner konsumsi makanan sehari (food record)

Kode Responden1:

KUESIONER KONSUMSI MAKANAN SEHARI (FOOD

RECORD 1 X 24 JAM)

Nama Lengkap: Mayor :

Contoh cara pengisian: Hari ke- 1 (20 Mei 2013) Waktu

makan Menu Makanan

Bahan

Makanan Jumlah Satuan Gram

1

Keterangan Pagi

Jam: 07.00

Bubur ayam Bubur beras 1 Mangkok

Ayam suwir 1 sendok makan penuh

Kerupuk 10 Buah

Tempe goreng tepung Tempe 2 buah sedang

Teh manis 1 Gelas

Gula pasir 2 sendok makan

Hari ke- ... ( )

Waktu makan

Menu

Makanan Bahan Makanan Jumlah Satuan Gram

1 Keterangan Pagi Jam: Selingan 1 Jam: Siang Jam: Selingan 2 Jam: Malam Jam: Selingan 3 Jam: 1

40

Lampiran 4 Pembuatan pangan intervensi 1 Minuman cincau hijau

2 Jus tomat

3 Pepaya

4Teh tawar

Daun cincau hijau Premna oblingifolia Merr. ditimbang sebanyak 500 gram Daun di-bleaching (direndam dalam air panas) selama kurang lebih 3 menit Daun diangkat kemudian disiram dengan air dingin, kemudian daun diblender

dengan air matang sebanyak 1 liter

Daun yang telah diblender kemudian diperas dengan kain, hasil perasan ditampung dalam wadah toples besar

Hasil perasan didiamkan selama kurang lebih 1 jam sehingga terbentuk gel yang siap digunakan

Disajikan gel daun cincau sebanyak 162 gram ke dalam gelas bersama dengan gula cair (gula merah 3 gram, gula pasir 6 gram, air 5 gram) yang telah dibuat

Diblender tomat merah buah 190 gram, 20 gram gula pasir, dan 100 ml air Disajikan ke dalam gelas

Pepaya Calina dikupas dan dibuang bijinya Dipotong dengan berat potongan 100 gram

Dibungkus rapat dengan kantung plastik makanan lalu diberikan kepada subjek

Air dididihkan lalu dituang 200 ml ke dalam gelas kaca

Teh celup dimasukkan ke dalam gelas kemudian diaduk selama 1 menit Teh celup diangkat lalu teh tawar disajikan

41 Lampiran 5 Prosedur uji aktivitas antioksidan pangan intervensi

x Ekstrasi bertingkat: hingga supernatan tidak berwarna

Teh Tomat Pepaya Minuman Cincau hijau

Masing-masing sampel diblender Diukur kadar ainya

Sisa sampel dibekukan pada -21ºC

Sampel di-freeze dry selama 48-72 jam pada suhu -50ºC

Sampel kering Diukur kadar ainya Dihaluskan

Masing-masing sampel ditimbang 0,5-1 gram

Ditambahkan 25 ml methanol

Divorteks

Dimasserasi begoyang selama 24 jam

Supernatan diambil dan disatukan dalam erlenmeyer asah

Dipekatkan dengan rotary evaporator

hingga kering

Ditambahkan 5 ml methanol, dikocok merata Dimasukkan ke dalam botol gelap

42

x

Lampiran 6 Prosedur uji malondialdehid (MDA)

Merah muda Sebanyak 100 µL plasma dimasukkan ke dalam tabung reaksi

Ditambahkan dengan 550 µL air bebas ion dan 100 µL larutan TCA 20%

Dihomogenkan lalu ditambah 250 µL larutan HCl 1 N

Dihomogenkan kembali lalu ditambah 100 µL larutan TBA 0.1%

Dihomogenkan lalu diinkubasi pada suhu 100ºC selama 30 menit, didinginkan dengan air

Endapan protein

Disentrifuge dengan kecepatan 3000 rpm selama 30 menit

Dibaca absorbansinya dengan spektrofotometer pada λ maks = 533 nm Teh: 100 µL Tomat: 20 µL Pepaya: 175 µL Cincau hijau: 500 µL

Ditambahkan air bebas ion sampai volume 4 ml

Ditambahkan 1 ml DPPH 2 mM

Didiamkan 30 menit dalam ruang gelap

43 Reagen:

1 Larutan asam trikloroasetat (TCA) 20% (20 gram TCA dilarutkan dalam 10 ml air bebas ion)

2 Larutan asam TBA 0.1% (0.1 gram TBA dilarutkan dalam 100 ml asam asetat glasial (CH3COOH))

3 Larutan HCl 1 N

4 Larutan standar tetraetoksipropan (TEP) 5 Air bebas ion

Pembuatan kurva standar MDA:

1 Sebanyak 100 µL larutan tetraetoksipropan dengan konsentrasi 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, dan 8 µL/ml dimasukkan dalam tabung reaksi kecil

2 Ditambahkan 550 µL air bebas ion dan 100 µL TCA 20% lalu dihomogenkan. Kemudian ditambahkan 250 µL HCl 1 N, dihomogenkan

3 Dimasukkan 100µL 1% Na-TBA, dihomogenkan lagi

4 Supernatan diinkubasi pada suhu 100ºC selama 30 menit lalu langsung didinginkan dengan air. Kemudian disentrifuge dengan kecepatan 3000 rpm selama 30 menit. Setelah itu diukur absorbansinya dengan spektrofotometer pada panjang gelombang (λ) 533 nm.

Lampiran 7 Prosedur uji profil lipid 1 Trigliserida 2 Kolesterol Total Standar trigliserida 10 µL Plasma darah 10 µL

Ditambahkan 1000 µL pereaksi kit trigliserida

Diinkubasi pada suhu 20-25ºC selama 20 menit

Dibaca absorbansinya pada λ = 500 nm

Standar kolesterol 10 µL

Plasma darah 10 µL

Ditambahkan 1000 µL pereaksi kit kolesterol

Diinkubasi pada suhu 20-25ºC selama 20 menit kolesterol

Dibaca absorbansinya pada λ = 500 nm kolesterol

44 3 HDL Precipitant 4 LDL Precipitant x Standar kolesterol 200 µL Plasma darah 200 µL

Ditambahkan 500 µL pereaksi kit HDL precipitant, lalu divorteks

Diinkubasi pada suhu 25ºC selama 15 menit

Disentrifugasi selama 20 menit pada 2500 g

Disentrifugasi selama 20 menit pada 2500 g

Diambil supernatannya (A)

Standar kolesterol (A) 100 µL

Sampel (A) 100 µL

Ditambahkan 1000 µL pereaksi kit kolesterol

Divorteks, diinkubasi pada suhu 25ºC selama 10 menit

Dibaca absorbansinya pada λ = 500 nm

Plasma darah 100 µL

45 x

Diinkubasi pada suhu 20-25ºC selama 15 menit

Disentrifugasi selama 20 menit pada 2500 g

Diambil supernatannya (A)

Standar kolesterol (A) 100 µL

Sampel (A) 100 µL

Ditambahkan 1000 µL pereaksi kit kolesterol

Divorteks, diinkubasi pada suhu 25ºC selama 10 menit

Dibaca absorbansinya pada λ = 500 nm Standar kolestrol

Standar kolesterol A Dicampurkan dengan konsentrasi

1 + 10 (standar kolesterol + NaCl)

46

Lampiran 8 Hasil uji statistik karakteristik responden

ANOVA

Sum of Squares Df Mean Square F Sig.

Usia Between Groups 5.760 4 1.440 1.075 .395

Within Groups 26.800 20 1.340

Total 32.560 24

Uang Makan Between Groups 1.936E11 4 4.840E10 .745 .573

Within Groups 1.300E12 20 6.500E10

Total 1.494E12 24

Berat badan Between Groups 185.540 4 46.385 2.702 .060

Within Groups 343.400 20 17.170

Total 528.940 24

Tinggi badan Between Groups 193.510 4 48.378 1.761 .176

Within Groups 549.492 20 27.475 Total 743.002 24 Indeks Massa Tubuh Between Groups 13.948 4 3.487 1.633 .205 Within Groups 42.712 20 2.136 Total 56.660 24

Lampiran 9 Hasil uji statistik konsumsi gorengan subjek saat sebelum dan selama intervensi

1 Uji beda Paired-Samples T Test

Paired Samples Test

Paired Differences t df Sig. (2- tailed) Mean Std. Deviatio n Std. Error Mean 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper Pair 1

Frekuensi Konsumsi Gorengan Kelompok Minuman Cincau Hijau Sebelum Intervensi - Frekuensi Konsumsi Gorengan Kelompok Minuman Cincau Hijau Selama Intervensi

.10000 1.63126 .72952 -1.92547 2.12547 .137 4 .898

Pair 2

Frekuensi Konsumsi Gorengan Kelompok Jus Tomat Sebelum Intervensi - Frekuensi

Konsumsi Gorengan Kelompok Jus Tomat Selama Intervensi

.78200 2.03553 .91032 -1.74544 3.30944 .859 4 .439

Pair 3

Frekuensi Konsumsi Gorengan Kelompok Pepaya Sebelum Intervensi - Frekuensi

Konsumsi Gorengan Kelompok Pepaya Selama Intervensi

1.37800 1.78822 .79971 -.84236 3.59836 1.723 4 .160

Pair 4

Frekuensi Konsumsi Gorengan Kelompok Teh Tawar Sebelum Intervensi - Frekuensi

Konsumsi Gorengan Kelompok Teh Tawar Selama Intervensi

.18400 .96684 .43238 -1.01649 1.38449 .426 4 .692

Pair 5

Frekuensi Konsumsi Gorengan Kelompok Kontrol Sebelum Intervensi - Frekuensi

Konsumsi Gorengan Kelompok Kontrol Selama Intervensi

47

Paired Samples Test

Paired Differences t df Sig. (2- tailed) Mean Std. Deviation Std. Error Mean 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper Pair 1 Konsumsi Minyak Terserap

Gorengan Kelompok Minuman Cincau Hijau Sebelum Intervensi - Konsumsi Minyak Terserap Gorengan Kelompok Minuman Cincau Hijau Selama Intervensi

6.68400 15.87091 7.09769 -13.02234 26.39034 .942 4 .400

Pair 2 Konsumsi Minyak Terserap Gorengan Kelompok Jus Tomat Sebelum Intervensi - Konsumsi Minyak Terserap Gorengan Kelompok Jus Tomat Selama Intervensi

6.82600 9.61082 4.29809 -5.10741 18.75941 1.588 4 .187

Pair 3 Konsumsi Minyak Terserap Gorengan Kelompok Pepaya Sebelum Intervensi - Konsumsi Minyak Terserap Gorengan Kelompok Pepaya Selama Intervensi

8.36400 13.22004 5.91218 -8.05084 24.77884 1.415 4 .230

Pair 4 Konsumsi Minyak Terserap Gorengan Kelompok Teh Tawar Sebelum Intervensi - Konsumsi Minyak Terserap Gorengan Kelompok Teh Tawar Selama Intervensi

5.40400 5.15916 2.30725 -1.00195 11.80995 2.342 4 .079

Pair 5 Konsumsi Minyak Terserap Gorengan Kelompok Kontrol Sebelum Intervensi - Konsumsi Minyak Terserap Gorengan Kelompok Kontrol Selama Intervensi

6.51000 13.66911 6.11301 -10.46244 23.48244 1.065 4 .347

2 Uji One-Way ANOVA

ANOVA

Dokumen terkait