• Tidak ada hasil yang ditemukan

Se(bj) : Standard Error

4. Kriteria pengujian adalah sebagai berikut :

a. Apabila nilai probabilitas > 0,05 Ho diterima dan Hi ditolak.

b. Apabila nilai probabilitas < 0,05 Ho ditolak dan Hi diterima.

4.1. Deskr ipsi Obyek Penelitian

4.1.1. Sejar ah Singkat PT. Lotus Indah Textile Industr ies

Tolaram Grup diinkoporasikan menjadi PT. Lotus Indah Textile Industries sejak akhir 1989.Terletak di Surabaya, ibukota Jawa Timur, di Indonesia, penerbangan singkat / langsung dari Singapura.Lotus Indah telah berpengalaman di bidang tekstil selama lebih dari 25 tahun.Mengikuti strategi pertumbuhan dan diversifikasi, Perusahaan telah memperluas kegiatan produksinya dari Embroidery, Ring Spun Yarn untuk kain Dyeing/finishing fabric, multifold yarn untuk keperluan industri.

Saat ini Perusahaan telah membuat kemajuan luar biasa dan mapan sebagai produsen terintegrasi dari berbagai macam produk dari benang ke kain untuk memenuhi tuntutan dari berbagai sektor industri.

Sejalan dengan perkembangan teknologi di bidang tekstil, PT. Lotus Indah Textile Industries memasuki modifikasi dan modernisasi sektor-sektor kunci pada tahun 2002. Hal ini membantu perusahaan untuk mencapai tingkat produktivitas yang tinggi juga menjamin standar kualitas yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

4.2. Deskr ipsi Hasil Penelitian

4.2.1. Var iabel Dukungan Manajemen Puncak (X1)

Dukungan manajemen puncak adalah suatu dorongan yang dilakukan oleh sekelompok kecil kegiatan perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia, pengarahan dan pengawasan untuk mengembangkan sistem informasi bagi perusahaan dalam mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.Adapun tabulasi jawaban responden pada variabel dukungan manajemen puncak (X1) adalah sebagai berikut :

Tabel 4.1 : Rekapitulasi Jawaban Responden Pada Variabel Dukungan Manajemen Puncak Uraian Skor 1 2 3 4 5 6 7 x1.1 Frek 0 0 0 5 13 9 3 % 0.00 0.00 0.00 16.67 43.33 30.00 10.00 x1.2 Frek 0 1 0 8 6 12 3 % 0.00 3.33 0.00 26.67 20.00 40.00 10.00 x1.3 Frek 0 1 0 10 3 11 5 % 0.00 3.33 0.00 33.33 10.00 36.67 16.67 x1.4 Frek 0 2 0 9 7 12 0 % 0.00 6.67 0.00 30.00 23.33 40.00 0.00 x1.5 Frek 0 0 0 9 8 13 0 % 0.00 0.00 0.00 30.00 26.67 43.33 0.00 Mean 0.00 2.67 0.00 27.33 24.67 38.00 7.33 Sumber : Lampiran 1

Responden berpendapat bahwa manajemen puncak telah memberikan dorongan untuk mengembangkan sistem informasi bagi perusahaan dalam mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.Hal ini terbukti dari jawaban responden yang cenderung menjawab skor 5 sampai dengan 7 yaitu sebesar 70%.

4.2.2. Var iabel Par tisipasi Pemakai (X2)

Partisipasi pemakai yaitu keikutsertaan yang dilakukan oleh pemakai mulai tahap perencanaan, pengembangan, sampai tahap implementasi Sistem Informasi (Elfreda, 2004;32). Partisipasi digunakan untuk menunjukkan intervensi personal yang nyata dari pemakai dalam pengembangan sistem informasi, mulai dari tahap perencanaan, pengembangan sampai tahap implementasi sistem informasi.Adapun tabulasi jawaban responden pada variabel partisipasi pemakai (X2) adalah sebagai berikut :

Tabel 4.2 : Rekapitulasi Jawaban Responden Pada Variabel Partisipasi Pemakai Uraian Skor 1 2 3 4 5 6 7 X2.1 Frek 0 0 2 9 8 9 2 % 0.00 0.00 6.67 30.00 26.67 30.00 6.67 X2.2 Frek 0 0 0 9 12 4 5 % 0.00 0.00 0.00 30.00 40.00 13.33 16.67 X2.3 Frek 0 0 1 4 8 13 4 % 0.00 0.00 3.33 13.33 26.67 43.33 13.33 X2.4 Frek 0 0 0 1 6 16 7 % 0.00 0.00 0.00 3.33 20.00 53.33 23.33 X2.5 Frek 0 0 0 2 14 9 5 % 0.00 0.00 0.00 6.67 46.67 30.00 16.67 Mean 0.00 0.00 2.00 16.67 32.00 34.00 15.33 Sumber : Lampiran 1

Responden berpendapat bahwa dirinya telah ikut serta dalam pengembangan sistem informasi, mulai tahap perencanaan, pengembangan, sampai tahap implementasi Sistem Informasi.Hal ini terbukti dari jawaban responden yang cenderung menjawab skor 5 sampai dengan 7 yaitu sebesar 81,33%.

4.2.3. Var iabel Kemampuan Teknik Per sonal Sistem Infor masi (X3)

Kemampuan Teknik Personal Sistem Informasi yaitu kemampuan yang dimiliki oleh pemakai sistem informasi dalam menggunakan sistem berdasarkan pengalaman.Adapun tabulasi jawaban responden pada variabel Kemampuan Teknik Personal Sistem Informasi (X3)adalah sebagai berikut :

Tabel 4.3 : Rekapitulasi Jawaban Responden Pada Variabel Kemampuan Teknik Personal Sistem Informasi

Uraian Skor 1 2 3 4 5 6 7 X3.1 Frek 0 0 0 1 8 14 7 % 0.00 0.00 0.00 3.33 26.67 46.67 23.33 X3.2 Frek 0 0 1 1 9 14 5 % 0.00 0.00 3.33 3.33 30.00 46.67 16.67 X3.3 Frek 0 0 1 5 8 14 2 % 0.00 0.00 3.33 16.67 26.67 46.67 6.67 X3.4 Frek 0 0 1 6 5 15 3 % 0.00 0.00 3.33 20.00 16.67 50.00 10.00 X3.5 Frek 0 0 0 2 6 14 8 % 0.00 0.00 0.00 6.67 20.00 46.67 26.67 Mean 0.00 0.00 2.00 10.00 24.00 47.33 16.67 Sumber : Lampiran 1

Responden berpendapat bahwa dirinya telah berpengalaman menggunakan sistem informasi yang diterapkan perusahaan.Hal ini terbukti dari jawaban responden yang cenderung menjawab skor 5 sampai dengan 7 yaitu sebesar 88%.

4.2.4. Var iabel Kiner ja Sistem Infor masi Akuntansi (Y)

Kinerja Sistem Informasi Akuntansi yaitu tingkatan efektivitas operasioanl sistem untuk mengubah data menjadi informasi, serta menyediakan informasi bagi pemakai di dalam maupun diluar perusahaan.Adapun tabulasi jawaban responden pada variabel kinerja sistem informasi akuntansi adalah sebagai berikut :

Tabel 4.4 : Rekapitulasi Jawaban Responden Pada Variabel Kinerja Sistem Informasi Akuntansi Uraian Skor 1 2 3 4 5 6 7 y1 Frek 0 0 1 0 8 16 5 % 0.00 0.00 3.33 0.00 26.67 53.33 16.67 y2 Frek 0 0 0 1 12 11 6 % 0.00 0.00 0.00 3.33 40.00 36.67 20.00 y3 Frek 0 0 0 6 6 10 8 % 0.00 0.00 0.00 20.00 20.00 33.33 26.67 y4 Frek 0 0 1 0 14 9 6 % 0.00 0.00 3.33 0.00 46.67 30.00 20.00 y5 Frek 0 0 1 2 9 15 3 % 0.00 0.00 3.33 6.67 30.00 50.00 10.00 y6 Frek 0 0 2 1 12 11 4 % 0.00 0.00 6.67 3.33 40.00 36.67 13.33 y7 Frek 0 0 1 0 10 15 4 % 0.00 0.00 3.33 0.00 33.33 50.00 13.33 y8 Frek 0 0 1 0 9 13 7 % 0.00 0.00 3.33 0.00 30.00 43.33 23.33 y9 Frek 0 0 1 3 6 9 11 % 0.00 0.00 3.33 10.00 20.00 30.00 36.67 y10 Frek 0 0 1 1 11 10 7 % 0.00 0.00 3.33 3.33 36.67 33.33 23.33 y11 Frek 0 0 2 1 7 15 5 % 0.00 0.00 6.67 3.33 23.33 50.00 16.67 y12 Frek 0 0 1 3 11 10 5 % 0.00 0.00 3.33 10.00 36.67 33.33 16.67 y13 Frek 0 0 1 2 10 13 4 % 0.00 0.00 3.33 6.67 33.33 43.33 13.33 y14 Frek 0 0 1 0 15 8 6 % 0.00 0.00 3.33 0.00 50.00 26.67 20.00 y15 Frek 0 0 1 0 11 12 6 % 0.00 0.00 3.33 0.00 36.67 40.00 20.00 y16 Frek 0 0 1 0 7 16 6 % 0.00 0.00 3.33 0.00 23.33 53.33 20.00 Mean 0.00 0.00 3.33 4.17 32.92 40.21 19.38 Sumber : Lampiran 1

Responden berpendapat bahwa kinerja sistem informasi akuntansi yang saat ini diterapkan telah berjalan dengan efektif. Hal ini terbukti dari jawaban responden yang cenderung menjawab skor 5 sampai dengan 7 yaitu sebesar 92,51%.

4.3. Uji Validitas dan Reliabilitas

4.3.1. Var iabel Dukungan Manajemen Puncak (X1)

Uji validitas pada variabel dukungan manajemen puncak dilakukan sebanyak 1 (satu) kali iterasi. Adapun hasil uji validitas pada variabel dukungan manajemen puncak (X1) adalah sebagai berikut :

Tabel 4.5 : Uji Validitas dan Reliabilitas pada Variabel Dukungan Manajemen Puncak (X1)

No Item Corrected Item-Total Correlation Keterangan

1 2 3 4 5 X1.1 X1.2 X1.3 X1.4 X1.5 0,569 0,802 0,843 0,658 0,866 Valid Valid Valid Valid Valid Cronbach’s Alpha = 0,891 (reliabel)

Sumber : Lampiran 2

Tampak jelas pada tabel 4.5 di atas bahwa semua item pernyataan yaitu X1.1sampai dengan X1.5 adalah valid, karena nilai Corrected Item-Total

Langkah selanjutnya adalah uji reliabilitas, nilai Cronbach’s Alpha yang dihasilkan sebesar 0,891 berarti variabel dukungan manajemen puncak adalah reliabel, terlihat darinilai Cronbach’s Alpha yang dihasilkan lebih dari 0,60.

4.3.2. Var iabel Par tisipasi Pemakai (X2)

Uji validitas pada variabel partisipasi pemakai dilakukan sebanyak 2 (dua) kali iterasi. Adapun hasil uji validitas pada variabel partisipasi pemakai (X2) adalah sebagai berikut :

Tabel 4.6 : Uji Validitas pada Variabel Partisipasi Pemakai (X2) Putaran Ke-1

No Item Corrected Item-Total Correlation Keterangan

1 2 3 4 5 X2.1 X2.2 X2.3 X2.4 X2.5 0,585 0,688 0,724 0,670 0,114 Valid Valid Valid Valid Tidak Valid Sumber : Lampiran 3

Tampak jelas pada tabel 4.6 di atas bahwa terdapat 1 (satu) item pernyataan yang tidak valid yaitu X2.5, karena nilai Corrected Item-Total

Correlationyang dihasilkan kurang dari 0,30. Langkah selanjutnya adalah

Tabel 4.7 : Uji Validitas pada Variabel Partisipasi Pemakai (X2) Putaran Ke-2

No Item Corrected Item-Total Correlation Keterangan

1 2 3 4 X2.1 X2.2 X2.3 X2.4 0,665 0,674 0,778 0,660 Valid Valid Valid Valid Cronbach’s Alpha = 0,847 (reliabel)

Sumber : Lampiran 3

Hasil uji validitas putaran kedua pada tabel 4.7 di atas, menjelaskan bahwa 4 (empat) item pernyataan yang tersisa adalah valid, karena nilai

Corrected Item-Total Correlationyang dihasilkan lebih dari 0,30.

Langkah selanjutnya adalah uji reliabilitas, nilai Cronbach’s Alpha yang dihasilkan sebesar 0,847 berarti variabel partisipasi pemakai adalah reliabel, terlihat darinilai Cronbach’s Alpha yang dihasilkan lebih dari 0,60.

4.3.3. Var iabel Kemampuan Teknik Per sonal Sistem Infor masi (X3)

Uji validitas pada variabel kemampuan teknik personal sistem informasi dilakukan sebanyak 2 (dua) kali iterasi. Adapun hasil uji validitas pada variabel kemampuan teknik personal sistem informasi (X3) adalah sebagai berikut :

Tabel 4.8 : Uji Validitas pada Variabel Kemampuan Teknik Personal Sistem Informasi (X3) Putaran Ke-1

No Item Corrected Item-Total Correlation Keterangan

1 2 3 4 5 X3.1 X3.2 X3.3 X3.4 X3.5 0,668 0,733 0,833 0,681 0,095 Valid Valid Valid Valid Tidak Valid Sumber : Lampiran 4

Tampak jelas pada tabel 4.8 di atas bahwa terdapat 1 (satu) item pernyataan yang tidak valid yaitu X3.5, karena nilai Corrected Item-Total

Correlationyang dihasilkan kurang dari 0,30. Langkah selanjutnya adalah

melakukan uji validitas tanpa mengikutsertakan item X2.5

Tabel 4.9 : Uji Validitas pada Variabel Kemampuan Teknik Personal Sistem Informasi (X3) Putaran Ke-2

No Item Corrected Item-Total Correlation Keterangan

1 2 3 4 X3.1 X3.2 X3.3 X3.4 0,732 0,760 0,829 0,738 Valid Valid Valid Valid Cronbach’s Alpha = 0,891 (reliabel)

Hasil uji validitas putaran kedua pada tabel 4.9 di atas, menjelaskan bahwa 4 (empat) item pernyataan yang tersisa adalah valid, karena nilai

Corrected Item-Total Correlationyang dihasilkan lebih dari 0,30.

Langkah selanjutnya adalah uji reliabilitas, nilai Cronbach’s Alpha yang dihasilkan sebesar 0,891 berarti variabel kemampuan teknik personal sistem informasi adalah reliabel, terlihat darinilai Cronbach’s Alpha yang dihasilkan lebih dari 0,60.

4.3.4. Var iabel Kiner ja Sistem Infor masi Akuntansi (Y)

Uji validitas pada variabel kinerja sistem informasi akuntansi dilakukan sebanyak 1 (satu) kali iterasi. Adapun hasil uji validitas pada variabel kinerja sistem informasi akuntansi (Y) adalah sebagai berikut : Tabel 4.10 : Uji Validitas dan Reliabilitas pada Variabel Kinerja Sistem

Informasi Akuntansi (Y)

No Item Corrected Item-Total Correlation Keterangan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Y1 Y2 Y3 Y4 Y5 Y6 Y7 Y8 Y9 Y10 Y11 Y12 Y13 Y14 Y15 Y16 0,795 0,767 0,793 0,798 0,773 0,791 0,801 0,699 0,742 0,842 0,783 0,835 0,806 0,817 0,793 0,813 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Cronbach’s Alpha = 0,966 (reliabel)

Tampak jelas pada tabel 4.10 di atas bahwa semua item pernyataan yaitu Y1sampai dengan Y16 adalah valid, karena nilai Corrected Item-Total

Correlationyang dihasilkan lebih dari 0,30.

Langkah selanjutnya adalah uji reliabilitas, nilai Cronbach’s Alpha yang dihasilkan sebesar 0,966 berarti variabel kinerja sistem informasi akuntansi adalah reliabel, terlihat darinilai Cronbach’s Alpha yang dihasilkan lebih dari 0,60.

4.4. Inter pr etasi Hasil Analisis Regr esi Linier Ber ganda 4.4.1. Uji Nor malitas Data

Adapun hasil uji normalitas pada variabel dukungan manajemen puncak, partisipasi pemakai, kemampuan teknik personal sistem informasi dan kinerja sistem informasi akuntansi adalah sebagai berikut :

Tabel 4.11 : Hasil Uji Normalitas

No Variabel-Variabel Penelitian Tingkat signifikan (sig) 1.

2. 3.

4.

Dukungan manajemen puncak (X1) Partisipasi pemakai (X2)

Kemampuan teknik personal sistem informasi (X3)

Kinerja sistem informasi akuntansi (Y)

0,039 0,751

0,154 0,690 Sumber : Lampiran 7

Hasil uji normalitas pada tabel 4.11 menyatakan bahwa variabel partisipasi pemakai (X2), kemampuan teknik personal sistem informasi (X3) dan kinerja sistem informasi akuntansi (Y) berdistribusi normal, karena

tingkat signifikan yang dihasilkan lebih dari 5%. Sedangkan variabel dukungan manajemen puncak (X1) tidak berdistribusi normal, karena tingkat signifikan yang dihasilkan kurang dari 5%.

Menurut Gujarati (1995 : 66-67), regresi linier berganda tetap dilanjutkan, walaupun variabel dukungan manajemen puncak (X1) tidak berdistribusi normal, karena asumsi normalitas diberlakukan pada ui

(residual), apabila residual (ui) berdistribusi normal dengan sendirinya seluruh variabel penelitian yang digunakan akan berdistribusi normal. Berikut ini hasil uji normalitas pada residual:

Tabel 4.12 : Hasil Uji Normalitas Pada Residual Kolmogorov Smirnov Tingkat Signifikan Residual 0,661 0,775 Sumber :Lampiran 7

Berdasarkan hasil uji normalitas pada tabel 4.12 menunjukkan bahwa distribusi data pada residual adalah distribusi normal, karena nilai

Kolmogorov-Smirnov yang dihasilkan 0,661 dengan tingkat signifikan

sebesar 0,775 diatas 5%. Apabila residual (ui) berdistribusi normal dengan sendirinya variabel dukungan manajemen puncak (X1)juga berdistribusi normal.

4.4.2. Analisis Asumsi Kla sik

Untuk mengetahui apakah koefisien regresi yang didapat telah sah (benar, dapat diterima), maka perlu melakukan pengujian terhadap kemungkinan adanya pelanggaran asumsi klasik. Adapun hasil dari asumsi klasik adalah sebagai berikut :

1. Uji Multikolinier itas

Adapun nilai VIF yang dihasilkan oleh variabel dukungan manajemen puncak (X1), partisipasi pemakai (X2) dan kemampuan teknik personal sistem informasi (X3) adalah sebagai berikut :

Tabel 4.13 : Nilai VIF

No Variabel Bebas VIF

1 2 3

Dukungan manajemen puncak (X1) Partisipasi pemakai (X2)

Kemampuan teknik personal sistem informasi (X3)

1,093 1,094

1,087 Sumber : Lampiran 8

Berdasarkan tabel 4.13, tampak bahwa antar variabel bebas tidak terjadi multikolinieritas, dilihat dari nilai VIF padavariabel dukungan manajemen puncak (X1), partisipasi pemakai (X2) dan kemampuan teknik personal sistem informasi (X3) kurang dari angka 10.

2. Uji Heter osk edastisitas

Adapun hasil uji heteroskedastisitas pada variabel dukungan manajemen puncak (X1), partisipasi pemakai (X2) dan kemampuan teknik personal sistem informasi (X3) adalah sebagai berikut :

Tabel 4.14 : Hasil Dari Uji Korelasi Rank Spearman

No Variabel Bebas Tingkat

Signifikan 1

2 3

Dukungan manajemen puncak (X1) Partisipasi pemakai (X2)

Kemampuan teknik personal sistem informasi (X3)

0,680 0,799

0,682 Sumber : Lampiran 9

Berdasarkan tabel 4.14 terlihat bahwa antar residual dengan variabel bebas tidak terjadi heteroskedastisitas, dilihat dari tingkat signifikan pada variabel dukungan manajemen puncak (X1), partisipasi pemakai (X2) dan kemampuan teknik personal sistem informasi (X3) lebih dari 5%.

4.4.3. Per samaa n Regr esi Linier Ber ganda

Adapun hasil pengolahan analisis regresi linier berganda dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 4.15 : Persamaan Regresi Linier Berganda

Variabel bebas Koefisien regresi

Konstanta

Dukungan manajemen puncak (X1) Partisipasi pemakai (X2)

Kemampuan teknik personal sistem informasi (X3) 10,037 -0,009 -0,172 -0,603 Sumber : Lampiran 8

Berdasarkan tabel 4.15 di atas, maka persamaan yang didapat adalah : Y = 10,037 - 0,009 X1 - 0,172 X2 -0,603 X3

Dari persamaan regresi di atas dapat diperoleh penjelasan sebagai berikut :

a. Konstanta = 10,037 menunjukkan besarnya nilai dari kinerja sistem informasi akuntansi (Y). Apabila variabel dukungan manajemen puncak (X1), partisipasi pemakai (X2) dan kemampuan teknik personal sistem informasi (X3)sama dengan nol atau konstan, maka Y sebesar 10,037. b. Koefisien regresi untuk X1 = -0,009 artinya jika dukungan manajemen

pucak (X1) naik satu satuan, maka kinerja sistem informasi akuntansi (Y) akan turun sebesar 0,009 satuan dengan asumsi variabel bebas lainnya adalah konstan.

c. Koefisien regresi untuk X2= -0,172 artinya jika partisipasi pemakai (X2) naik satu satuan, maka kinerja sistem informasi akuntansi (Y) akan turun

sebesar 0,172 satuan dengan asumsi variabel bebas lainnya adalah konstan.

d. Koefisien regresi untuk X3= -0,603 artinya jika kemampuan teknik personal sistem informasi (X3) naik satu satuan, maka kinerja sistem informasi akuntansi (Y) akan turun sebesar 0,603 satuan dengan asumsi variabel bebas lainnya adalah konstan.

4.4.4. Uji F (Uji Kecocokan Model)

Hasil uji F dapat digunakan untuk mengetahui kecocokan model regresi linier berganda yang digunakan. Adapun hasil dari uji F adalah sebagai berikut :

Tabel 4.16 : Hasil Uji F

Model F-hitung Tingkat

Signifikan Y = 10,037 - 0,009 X1 -

0,172 X2 - 0,603 X3

5,367 0,005

Sumber : Lampiran 8

Berdasarkan tabel 4.16 menunjukkan bahwa nilai Fhitung sebesar 5,367 dengan tingkat signifikan lebih kecil dari 5% yaitu sebesar 0,005. Hal ini berarti model regresi yang dihasilkan adalah cocok atau sesuai untuk mengetahui pengaruhvariabel dukungan manajemen puncak (X1), partisipasi pemakai (X2) dan kemampuan teknik personal sistem informasi (X3)terhadap kinerja sistem informasi akuntansi (Y).

Besarnya pengaruh dukungan manajemen puncak (X1), partisipasi pemakai (X2) dan kemampuan teknik personal sistem informasi (X3)terhadapkinerja sistem informasi akuntansi (Y)dapat dilihat dari nilai R2yaitu :

Tabel 4.17 : Nilai Adj-R2 Model Summaryb .618a .382 .311 .64306 Model 1 R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate

Predictors: (Constant), kemampuan teknik personal sistem informasi, dukungan manajemen puncak, partisipasi pemakai

a.

Dependent Variable: kinerja SIA b.

Sumber : Lampiran 8

Nilai R2 yang dihasilkan sebesar 0,382 yang berarti bahwa dukungan manajemen puncak (X1), partisipasi pemakai (X2) dan kemampuan teknik personal sistem informasi (X3)hanya mampu menjelaskan kinerja sistem informasi akuntansi (Y)sebesar 38,2% dan sisanya sebesar 61,8% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dibahas pada penelitian ini.

4.4.5. Uji t

Untuk menguji pengaruh secara parsial variabel dukungan manajemen puncak (X1), partisipasi pemakai (X2) dan kemampuan teknik personal sistem informasi (X3)terhadapkinerja sistem informasi akuntansi (Y)dilakukan uji t.

Tabel 4.18 :Hasil Uji t

Variabel bebas t-hitung Tingkat signifikan

Dukungan manajemen puncak (X1) Partisipasi pemakai (X2)

Kemampuan teknik personal sistem informasi (X3) -0,068 -1,124 -3,929 0,946 0,271 0,001 Sumber : Lampiran 8

Berdasarkan tabel 4.18 di atas terlihat bahwa variabel dukungan manajemen puncak (X1) dan partisipasi pemakai (X2) secara parsial tidak berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi (Y).Hal ini dilihat tingkat signifikan yang dihasilkan lebih dari 5%.Sedangkan variabel kemampuan teknik personal sistem informasi (X3) secara parsial berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi (Y).Hal ini dilihat dari tingkat signifikan yang dihasilkan kurang dari 5%.

Berdasarkan hasil uji t tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian ini :

1. Bahwa Dukungan Manajemen Puncak, Partisipasi Pemakai, Kemampuan Teknik Personal Sistem Informasi berpengaruh signifikan (positif) terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi, tidak terbukti kebenarannya.

2. Bahwa Dukungan Manajemen Puncak berpengaruh dominan terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi, tidak terbukti kebenarannya.

4.5. Pembahasan Hasil Penelitian 4.5.1. Implikasi Penelitian

Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda, menyebutkan bahwa model regresi yang dihasilkan adalah cocok atau sesuai untuk mengetahui pengaruhvariabel dukungan manajemen puncak (X1), partisipasi pemakai (X2) dan kemampuan teknik personal sistem informasi (X3)terhadap kinerja sistem informasi akuntansi (Y), dan besarnya pengaruh dukungan manajemen puncak (X1), partisipasi pemakai (X2) dan kemampuan teknik personal sistem informasi (X3)terhadap kinerja sistem informasi akuntansi (Y)sebesar 38,2% dan sisanya sebesar 61,8% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dibahas pada penelitian ini.

Hasil uji secara parsial menyebutkan bahwa dukungan manajemen puncak (X1) dan partisipasi pemakai (X2) secara parsial tidak berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi (Y).Sedangkan variabel kemampuan teknik personal sistem informasi (X3) secara parsial berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi (Y).

Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa dukungan manajemen puncak tidak berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi yang berarti dukungan manajemen puncak tidak memberikan kontribusi atau sumbangan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi, hal ini dimungkinkan karena dukungan yang diberikan oleh manajemen puncak untuk mengembangkan dan mengoperasikan sistem informasi kepada para pemakai sistem sangat kurang sehinggan para pemakai sistem tidak merasakan pengaruh dari

dukungan tersebut untuk menggunakan sistem yang ada. Terbukti dari jawaban responden yaitu 30% responden menjawab skor 1 sampai dengan 4 yang berarti responden kurang merasakan dukungan dari manajemen puncak.

Penelitian ini tidak sependapat dengan penelitian terdahulu yaitu pada penelitian Elfreda Aplonia Lau (2004) yang menyatakan bahwa dukungan manajemen puncak, komunikasi pemakai pengembang, kompleksitas tugas, kompleksitas sistem dan pengaruh pemakai memoderasi pengaruh partisipasi pemakai berpengaruh terhadap kepuasan pemakai dalam pengembangan sistem informasi.

Partisipasi pemakai tidak berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi yang berarti partisipasi pemakai tidak memberikan kontribusi atau sumbangan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi, hal ini kemungkinan dikarenakan kebijakan yang telah diterapkan oleh manajemen perusahaan sehingga pemakai tidak memiliki pilihan untuk tidak menggunakan sistem yang telah ditetapkan tersebut.Penelitian ini tidak sependapat dengan penelitian terdahulu yaitu pada penelitian Elfreda Aplonia Lau (2004) yang menyatakan bahwa partisipasi pemakai berpengaruh terhadap kepuasan pemakai dalam proses pengembangan sistem informasi.

Kemampuan teknik personal sistem informasi berpengaruh negatif terhadap kinerja sistem informasi akuntansi yang berarti semakin tinggi kemampuan teknik personal sistem informasi maka kinerja sistem informasi

akuntansi semakin turun, hal ini kemungkinan disebabkan oleh pemakai yang terlalu lama menggunakan sebuah sistem informasi yang sama akan menjadi bosan dan keinginan untuk menggunakannya semakin menurun walaupun pemakai akan memiliki kemampuan yang semakin meningkat atau baik dalam penggunaannya. Dalam penelitian ini yang sependapat dengan penelitian terdahulu adalah Dian Dwi Susanti (2007) yang menyatakan bahwa variabel dukungan manajemen puncak,partisipasi pemakai, dan kemampuan teknik personal memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja Sistem Informasi Akuntansi.

Hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi penelitian terdahulu untuk melakukan penelitian sejenis dengan menambah variabel bebas lainnya, karena pengaruh dukungan manajemen puncak (X1), partisipasi pemakai (X2) dan kemampuan teknik personal sistem informasi (X3)terhadap kinerja sistem informasi akuntansi (Y)sebesar 38,2% dan sisanya sebesar 61,8% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dibahas pada penelitian ini. Dengan demikian, diharapkan penelitian ini dapat dilanjutkan oleh peneliti-peneliti lainnya.Terlepas dari nilaikoefisien determinasi yang relatif kecil dari hasilpenelitian ini diharapkan bermanfaat dandigunakan sebagai bahan pertimbangandalam pengembangan dan pengaplikasiansistem informasi akuntansi yang berbasiskomputer, terutama harus memperhatikanfaktor sumber daya manusia sebagaipemakai sistem informasi tersebut.

4.5.2. Per bedaan dengan Penelitian Ter dahulu

Sesuai dengan hasil-hasil penelitian terdahulu pada BAB II dan penelitian sekarang diperoleh perbedaan-perbedaan, yaitu :

Tabel 4.19 : Perbedaan dengan Penelitian Terdahulu

No NAMA

PENELITI

JUDUL HASIL ANALISIS

1 Elfreda Aplonia Lau (2004)

Pengaruh partisipasi pemakai terhadap kepuasan pemakai dalam

pengembangan Sistem Informasi Akuntansi dengan Lima Variable Moderating

1. Partisipasi pemakai berpengaruh terhadap kepuasan pemakai dalam proses

pengembangan sistem informasi.

2. Dukungan manajemen puncak komunikasi pemakai pengembang, kompleksitas tugas, kompleksitas sistem dan pengaruh pemakai memoderasi, partisipasi pemakai dalam pengembangan sistem informasi 2 Sih Pasweti

Witaningrum (2005)

Pengaruh Partisipasi Pemakai, Dukungan Manajemen Puncak dan Komunikasi Pemakai Pengembang terhadap Kepuasan Pemakai dalam Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi

1. Variabel partisipasi pemakai, Dukungan Manajemen Puncak dan Komunikasi Pemakai Pengembangan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pemakai sebesar 55,9%

2. Variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap kepuasan pemakai adalah variabel komunikasi pemakai pengembang

3 Dian Dwi

Susanti (2007)

Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Sistem Informasi Akuntansi pada PT. SIANTAR TOP,Tbk Waru-Sidoarjo

1) Variabel partisipasi pemakai, Dukungan Manajemen Puncak, dan Kemampuan Teknik Personal memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja Sistem Informasi Akuntansi sebesar 71,2%

2) Variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap kinerja sistem informasi akuntansi adalah partisipasi pemakai

4 Tutwuri

Handayani (2012)

Factor-faktor yang mempengaruhi sisntem informasi akuntansi pada PT. Lotus Indah Textile Industries

dukungan manajemen puncak (X1) dan partisipasi pemakai (X2) secara parsial tidak berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi (Y). Sedangkan variabel kemampuan teknik personal sistem informasi (X3) secara parsial berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi (Y)

4.5.3. Keter batasan Penelitian

Beberapa keterbatasan penelitian yang dapat mempengaruhi hasil dari penelitian itu sendiri adalah sebagai berikut :

1. Data penelitian ini berasal dari persepsi responden secara tertulis melalui instrumen kuesioner. Ketidakobyektifan responden dalam mengisi kuesioner dapat mempengaruhi hasil penelitian, sehingga perlu ditambahkan metode wawancara dalam upaya pengumpulan data untuk menghindari kemungkinan tersebut.

2. Kendala yang bersifat situasional, yaitu berupa situasi yang dirasakan responden pada saat pengisian kuisioner tersebut akan dapat mempengaruhi cara menjawab.

5.1. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis regresi linier menyatakan bahwa :

1.Dukungan Manajemen puncak (X1), Partisipasi pemakai (X2), Kemampuan teknik personal sistem informasi (X3) berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi (Y) dan hipotesanya terbukti.

2.Hasil uji parsial membuktikan bahwa dukungan manajemen puncak dan partisipasi pemakai tidak berpengaruh dominan karena yang berpengaruh hanya kemampuan teknik personal sistem informasi sehingga hipotesanya tidak terbukti.

5.2. Sar an

Untuk mencapai manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian ini, maka dikemukakan saran :

1. Bagi perusahaan, hendaknya lebih memperhatikan dukungan manajemen puncak dan partisipasi pemakai karena tidak terbukti dapatmeningkatkan kinerja sistem informasi akuntansi.

2. Bagi penelitian selanjutnya, hendaknya melakukan penelitian sejenis dengan menambah variabel bebas lainnya, karena pengaruh dukungan manajemen puncak (X1), partisipasi pemakai (X2) dan kemampuan teknik personal sistem informasi (X3)terhadap kinerja sistem informasi akuntansi (Y)sebesar 38,2% dan sisanya sebesar 61,8% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dibahas pada penelitian ini.

“Veteran” Jawa Timur.

Baridwan, Zaki, 1994, Bunga Rampai Sistem Informasi Akuntansi, Edisi Pertama, BPFE, Yogyakarta.

Bodnar, George dan Hopwood, 2006, Sistem Informasi Akuntansi, Terjemahan Julianto agung Saputra, Saleba Empat, Jakarta.

Davis, Keith dan Newstrom, 1996, Perilaku Dalam Organisasi, Edisi Ketujuh, Jilid satu, Erlangga, Jakarta.

Ghozali, Imam, 2006, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Gujarati, Damodar, 1995, Ekonometrika Dasar, Erlangga, Terjemahan Sumarno Zain, IKAPI, Jakarta.

Handoko, Hani, 2005, Manajemen, Edisi Kedua, BPFE, Yogyakarta. Jogiyanto, 2000, Sistem Informasi Berbasis Komputer Konsep Dasar dan

Komponen, Edisi Kedua, BPFE, Yogyakarta.

Kieso, Weygandt, 2002, Akuntansi Intermediate, Edisi Kesepuluh, Jilid Satu, Terjemahan Emil Salim, Erlangga, Jakarta.

Pace, Wayne Faules, 1998, Komunikasi Organisasi: Strategi Meningkatkan

Kinerja Perusahaan, Terjemahan Deddy Mulyana, remaja Rosdakarya,

Bandung.

Reeve, Warren Fess, 2005, Pengantar Akuntansi, Edisi Kedua Puluh Satu.

Dokumen terkait