• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.2. Tabulasi Jawaban Responden

4.2.1. Deskripsi Variabel Penagihan Aktif

Penagihan Pajak adalah serangkaian tindakan agar Penanggung Pajak melunasi utang pajak dan biaya penagihan pajak dengan menegur atau memperingatkan, melaksanakan penagihan seketika dan sekaligus, memberitahukan Surat Paksa, mengusulkan pencegahan, melaksanakan penyitaan, melaksanakan penyanderaan, menjual barang yang telah disita (Pasal 1 angka 9 UU No. 19/2000 tentang penagihan pajak dengan surat paksa). Penagihan aktif memiliki indikator : surat teguran, surat paksa, surat sita dan surat lelang.

Tabel 4.1. Tabulasi Jawaban Responden Penagihan Aktif

Kategori Jawaban

Pertanyaan

PA1 PA2 PA3 PA4

No.1 No.2 No.3 No.4 No.5 No.6 No.7 No.8 No.9 No.10

Sangat Setuju 113 86 89 74 67 85 68 63 105 73 % 32,85 25,00 25,87 21,51 19,48 24,71 19,77 18,31 30,52 21,22 Setuju 153 178 155 172 187 171 160 167 161 167 % 44,48 51,74 45,06 50,00 54,36 49,71 46,51 48,55 46,80 48,55 Ragu-Ragu 76 74 96 94 80 82 108 108 76 102 % 22,09 21,51 27,91 27,32 23,26 23,84 31,40 31,40 22,09 29,65 Tidak Setuju 2 6 4 4 10 6 8 6 2 2 % 0,58 1,74 1,16 1,16 2,90 1,74 2,32 1,74 0,58 0,58 Sangat tidak Setuju 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 % 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Sumber : Lampiran Tabulasi Penagihan Aktif

Berdasarkan tabel 4.1 dapat diketahui hasil sebagai berikut :

1. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban sangat setuju yaitu

pertanyaan nomor 1 (Setujukah Anda jika diberikan surat teguran atas keterlambatan pembayaran hutang pajak) sebanyak 113 responden atau 32,85%.

2. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban setuju yaitu pertanyaan

nomor 5 (Jika Anda mendapatkan surat paksa maka anda akan mendapatkan pelajaran yang berharga) sebanyak 187 responden atau 54,36%.

3. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban ragu-ragu yaitu

pertanyaan nomor 7 (Jika Anda mendapatkan surat sita maka anda akan mematuhi ketentuan pajak yang berlaku) dan 8 (Jika Anda memahami tentang lelang pajak maka anda akan bersikap patuh) masing-masing sebanyak 108 responden atau 31,40%.

4. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban tidak setuju yaitu

pertanyaan nomor 5 (Jika Anda mendapatkan surat paksa maka anda akan mendapatkan pelajaran yang berharga) sebanyak 10 responden atau 2,90%.

5. Tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju. 4.2.2. Deskripsi Variabel Pemeriksaan Pajak

Sesuai dengan pasal 29 ayat 1 UU nomor 6 tahun 1983 sebagaimana telah diubah terakhir dengan UU no 16 tahun 2000, tujuan pemeriksaan pajak dapat dibedakan menjadi dua yaitu untuk menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan dan untuk tujuan lain dalam rangka melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan. Menurut Bwoga (2005:17), pemeriksaan pajak terdiri atas indikator : Pemeriksaan rutin, Pemeriksaan kriteria seleksi, Pemeriksaan khusus, Pemeriksaan wajib pajak lokasi, Pemeriksaan tahun berjalan, Pemeriksaan bukti permulaan. Variabel pemeriksaan pajak diukur dengan menggunakan skala ordinal, yaitu responden diminta menjawab kuesioner yang jawabannya diukur menggunakan skala likert 1 sampai 5.

Tabel 4.2. Tabulasi Jawaban Responden Pemeriksaan Pajak

Kategori Jawaban

Pertanyaan

PM1 PM2 PM3

No.1 No.2 No.3 No.4 No.5 No.6 No.7 No.8 No.9

Sangat Setuju 114 95 55 86 70 72 54 72 80 % 33,14 27,62 15,99 25,00 20,35 20,93 15,70 20,93 23,26 Setuju 117 141 152 154 114 155 177 167 153 % 34,01 40,99 44,19 44,77 33,14 45,06 51,45 48,55 44,48 Ragu-Ragu 75 69 103 71 99 83 70 71 77 % 21,80 20,06 29,94 20,64 28,78 24,13 20,35 20,64 22,38 Tidak Setuju 38 39 34 33 61 34 43 34 34 % 11,04 11,33 9,88 9,59 17,73 9,88 12,50 9,88 9,88 Sangat tidak Setuju 0 0 0 0 0 0 0 0 0 % 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Sumber : Lampiran Tabulasi Pemeriksaan

Berdasarkan tabel 4.2 dapat diketahui hasil sebagai berikut :

1. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban sangat setuju yaitu pertanyaan nomor 1 (Pemeriksaan rutin adalah pemeriksaan yang bersifat rutin yang dilakukan terhadap Wajib Pajak sehubungan dengan pemenuhan hak dan kewajiban perpajakannya) sebanyak 114 responden atau 33,14%. 2. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban setuju yaitu pertanyaan

nomor 7 (Pemeriksaan khusus sudah dilaksanakan dengan baik oleh petugas pajak ) sebanyak 177 responden atau 51,45%.

3. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban ragu-ragu yaitu pertanyaan nomor 3 (Pemeriksaan rutin sudah dijalankan dengan baik oleh petugas pajak ) sebanyak 103 responden atau 29,94%.

4. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban tidak setuju yaitu pertanyaan nomor 5 (Pemeriksaan khusus dilakukan terhadap Wajib Pajak sehubungan dengan adanya data, informasi, laporan atau pengaduan yang berkaitan dengan Wajib Pajak) sebanyak 61 responden atau 17,73%.

5. Tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju.

4.2.3. Deskripsi Variabel Sosialisasi Pajak

Sosialisasi pajak adalah proses mempelajari norma, nilai, peran, dan semua persyaratan lainnya yang diperlukan untuk memungkinkan partisipasi yang efektif dalam kepatuhan membayar pajak. Menurut Samudera (2004) bahwa dalam melakukan sosialisasi perlu adanya strategi dan metode yang tepat yang dapat diaplikasikan dengan baik, yaitu : publikasi, kegiatan, pemberitaan, keterlibatan komunitas, pencantuman identitas, dan pendekatan pribadi. Indikator sosialisasi pajak menurut Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak No - 22/PJ./2007 Tentang Penyeragaman Sosialisasi Perpajakan Bagi Masyarakat, indikator sosialisasi yaitu : 1) Call Center, 2) Penyuluhan, 3) Internet, 4) Petugas Pajak, 5) Televisi dan 6) Iklan Bis.

Tabel 4.3. Tabulasi Jawaban Responden Sosialisasi Pajak

Kategori Jawaban

Pertanyaan

SS1 SS2 SS3 SS4 SS5

No.1 No.2 No.3 No.4 No.5 No.6 No.7 No.8 No.9 No.10 No.11 No.12 No.13 No.14 No.15

Sangat Setuju 89 67 85 57 49 76 75 90 67 92 76 63 95 66 74 % 25,87 19,42 24,57 16,43 14,08 21,78 21,43 25,64 19,03 26,06 21,47 17,75 26,69 18,49 20,67 Setuju 137 157 165 182 197 156 179 169 186 162 153 169 160 178 167 % 39,83 45,51 47,69 52,45 56,61 44,70 51,14 48,15 52,84 45,89 43,22 47,61 44,94 49,86 46,65 Ragu- Ragu 114 116 91 104 97 108 86 84 88 86 109 108 86 98 103 % 33,14 33,62 26,30 29,97 27,87 30,95 24,57 23,93 25,00 24,36 30,79 30,42 24,16 27,45 28,77 Tidak Setuju 4 4 3 1 1 4 4 1 3 4 6 4 3 2 0 % 1,14 1,14 0,86 0,28 0,28 1,14 1,14 0,28 0,85 1,13 1,69 1,14 0,89 0,56 0 Sangat tidak Setuju 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 % 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Berdasarkan tabel 4.3 dapat diketahui hasil sebagai berikut :

1. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban sangat setuju yaitu pertanyaan nomor 13 (Media elektronik sering memberikan sosialisasi peraturan pajak yang baru) sebanyak 95 responden atau 26,69%.

2. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban setuju yaitu pertanyaan nomor 5 (Penyuluhan yang anda ikuti mampu menarik anda untuk tetap membayar pajak ) sebanyak 197 responden atau 56,61%.

3. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban ragu-ragu yaitu pertanyaan nomor 2 (Anda terbantu dengan adanya fasilitas call centre jika ada masalah dengan pajak yang dibayarkan ) sebanyak 116 responden atau 33,62%.

4. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban tidak setuju yaitu pertanyaan nomor 11 (Sosialisasi yang disampaikan di media cetak sudah tepat) sebanyak 6 responden atau 1,69%.

5. Tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju.

4.2.4. Deskripsi Variabel Kesadaran Wajib Pajak

Kesadaran adalah keadaan mengetahui atau mengerti, sedangkan perpajakan adalah perihal pajak. Sehingga kesadaran perpajakan adalah keadaan mengetahui atau mengerti perihal pajak. Kesadaran wajib pajak bisa diukur dari indikator : 1) Adanya kesadaran wajib pajak akan manfaat pajak dalam pembangunan, 2) Kesadaran pajak sebagai belanja negara, 3) Pajak sebagai sumber penerimaan negara, 4) Pajak sebagai kewajiban bagi seluruh masyarakat.

Tabel 4.4. Tabulasi Jawaban Responden Kesadaran Wajib Pajak

Kategori Jawaban

Pertanyaan

KS1 KS2 KS3 KS4

No.1 No.2 No.3 No.4 No.5 No.6 No.7 No.8 No.9 No.10 No.11 No.12

Sangat Setuju 114 102 61 101 85 87 82 75 97 90 87 111 % 33,14 29,65 17,73 29,36 24,71 25,29 23,84 21,80 28,20 26,16 25,29 32,27 Setuju 131 146 165 162 135 157 171 182 152 136 156 179 % 38,08 42,44 47,97 47,09 39,24 45,64 49,71 52,91 44,19 39,53 45,35 52,03 Ragu- Ragu 68 63 88 54 78 71 59 62 67 86 72 38 % 19,77 18,31 25,58 15,70 22,67 20,64 17,15 18,02 19,48 25,00 20,93 11,05 Tidak Setuju 31 33 30 27 46 29 32 25 28 32 29 16 % 9,01 9,59 8,72 7,84 13,37 8,43 9,30 7,26 8,13 9,30 8,43 4,65 Sangat tidak Setuju 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 % 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Sumber : Lampiran Tabulasi Kesadaran Wajib Pajak

Berdasarkan tabel 4.4 dapat diketahui hasil sebagai berikut :

1. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban sangat setuju yaitu pertanyaan nomor 1 (Anda telah mengetahui bahwa pajak yang Anda bayar digunakan untuk dana pembangunan ) sebanyak 114 responden atau 33,14%. 2. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban setuju yaitu pertanyaan

nomor 8 (Untuk mendistribusikan pembangunan diperlukan peran anda dalam membayar pajak) sebanyak 182 responden atau 52,91%.

3. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban ragu-ragu yaitu pertanyaan nomor 3 (Pemerataan pembangunan sangat bergantung dari pajak yang anda bayar) sebanyak 88 responden atau 25,58%.

4. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban tidak setuju yaitu pertanyaan nomor 5 (Belanja negara yang berasal dari pajak yang anda bayar

mampu membantu pihak yang membutuhkan) sebanyak 46 responden atau 13,37%.

5. Tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju.

4.2.5. Deskripsi Variabel Kepatuhan Pajak

Kepatuhan pajak Wajib Pajak badan adalah kepatuhan pajak Wajib Pajak badan dalam memenuhi kewajiban perpajakan perusahaan. Variabel ini diukur dengan menggunakan instrumen replikasi penelitian Brown dan Mazur (2003) dalam Mustikasari (2007) yang terdiri dari delapan pertanyaan yang mengunakan skala Likert 7 poin. Instrumen ini sesuai dengan definisi kepatuhan pajak yang diukur dari 3 variabel : Kepatuhan penyerahan SPT (filing compliance), Kepatuhan pembayaran (payment compliance), Kepatuhan pelaporan (reporting compliance).

Tabel 4.5. Tabulasi Jawaban Responden Kepatuhan Pajak

Kategori Jawaban

Pertantanyaan

KP1 KP2 KP3

No.1 No.2 No.3 No.4 No.5 No.6 No.7 No.8

Sangat Setuju 68 80 63 84 88 101 96 62 % 19,77 23,26 18,31 24,42 25,58 29,36 27,91 18,02 Setuju 148 132 156 166 147 126 132 168 % 43,02 38,37 45,35 48,26 42,73 36,63 38,37 48,84 Ragu-Ragu 93 94 88 68 81 86 83 87 % 27,03 27,33 25,58 19,77 23,55 25,00 24,13 25,29 Tidak Setuju 35 38 37 26 28 31 33 27 % 10,17 11,05 10,75 7,55 8,13 9,01 9,59 7,84 Sangat tidak Setuju 0 0 0 0 0 0 0 0 % 0 0 0 0 0 0 0 0

Berdasarkan tabel 4.5 dapat diketahui hasil sebagai berikut :

1. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban sangat setuju yaitu pertanyaan nomor 6 (Pelaporan SPT perusahaan Anda sudah diisi sesuai ketentuan pajak yang berlaku) sebanyak 101 responden atau 29,36%.

2. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban setuju yaitu pertanyaan nomor 8 (Dalam kurun 10 tahun terakhir, perusahaan Anda tidak pernah dijatuhi hukuman karena melakukan tindak pidana dibidang perpajakan) sebanyak 168 responden atau 48,84%.

3. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban ragu-ragu yaitu pertanyaan nomor 2 (Anda tidak pernah menerima denda keterlambatan penyerahan SPT tahunan ) sebanyak 94 responden atau 27,33%.

4. Pertanyaan yang paling tinggi mendapatkan jawaban tidak setuju yaitu pertanyaan nomor 2 (Anda tidak pernah menerima denda keterlambatan penyerahan SPT tahunan) sebanyak 38 responden atau 11,05%.

5. Tidak ada responden yang menjawab sangat tidak setuju.

4.3. Hasil Uji Validitas Dan Realibilitas

Dokumen terkait