BAB IV ANALISIS DATA PENELITIAN 2. Tahap Penelitian Utama a. Pertemuan Pertama Pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 8 September 2011 dengan jumlah siswa 35 orang, pertemuan dilaksanakan di dalam aula pada jam ke 4-5 yaitu pukul 09.30-10.50 WIB. Pada kegiatan awal pembelajaran, guru menjelaskan materi yang akan mengingatkan kembali siswa tentang luas persegi dan unsur-unsur segitiga siku-siku sebagai apersepsi. Pada kegiatan inti, guru menejelaskan tentang konsep luas segitiga. Guru melakukan tanya jawab dengan siswa mengenai sisi mana yang paling panjang dalam segitiga, cara mencari sisi miring bila kedua sisi siku diketahui, dan cara mencari sisi siku bila sisi miring dan sisi siku yang lain diketahui. Dalam menyampaikan materi, guru menggunakan media powerpoint untuk menjelaskan bagaimana mencari luas persegi dengan menggunakan luas segitiga. Selanjutnya guru membagikan LKS pada masing-masing sisiwa untuk dikerjakan dalam kelompok dan hasilnya dibahas bersama. Sambil mengamati kegiatan siswa, guru juga mengajarkan akan pentingnya tanggungjawab dalam kelompok, meminta setiap siswa ikut bertanggungjawab dan ikut ambil bagian dalam tugas kelompok. Pada kegiatan penutup, guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya bila ada materi yang belum dipahami, guru menyelesaikan pembahasan hasil kerja kelompok bersama siswa, kemudian guru mengucapkan salam sebelum mengakhiri pelajaran. b. Pertemuan kedua Pertemuan kedua dilaksanakan pada tanggal 9 September 2011 dengan jumlah siswa 35 orang, pertemuan dilaksanakan di dalam aula pada jam ke-5 yaitu Pada kegiatan awal pembelajaran, guru mengawali dengan berdoa dan mengingatkan siswa untuk selalu berdoa sebelum melakukan sesuatu. Guru melihat kesiapan dan mengabsen siswa. Pada kegiatan inti, guru melanjutkan materi dengan menggunakan media powerpoint tentang luas persegi dan luas segitiga. Selanjutnya guru menyimpulkan bersama siswa bahwa luas persegi pada sisi miring atau hypotenusa sama dengan jumlah luas persegi pada sisi siku-sikunya. Guru menjelaskan bahwa dalam segitiga siku-siku berlaku Teorema Pythagoras Pada kegiatan penutup, guru meminta siswa pada pertemuan berikutnya untuk membawa kardus bekas berukuran 25cm x 25cm serta gunting untuk membuat alat peraga yang akan digunakan untuk menunjukkan Teorema Pythagoras. c. Pertemuan ketiga Pertemuan ketiga dilaksanakan pada tanggal 15 September 2011 dengan jumlah siswa 35 orang, pertemuan dilaksanakan di dalam aula pada jam ke 4-5 yaitu pukul 09.30-10.50 WIB. Pada kegiatan awal pembelajaran, guru menyapa siswa, menjelaskan sedikit tentang alat peraga dan mengingatkan siswa tentang Teorema Pythagoras sebagai apersepsi. Pada kegiatan inti, guru menjelaskan tentang Teorema Pythagoras dengan menggambar sebuah segitiga siku-siku, siswa diminta mencari sisi miring bila bila sisi miring dan sisi siku-siku yang lai diketahui. Subyek memberikan soal latihan pada untuk dikerjakan dalam kelompok dan hasilnya dibahas bersama-sama sebagai catatan bagi siswa untuk belajar. Setelah itu, guru berbersama-sama siswa membuat alat peraga dari bahan yang telah disiapkan siswa sebelumnya untuk menunjukkan berlakunya Teorema Pythagoras. Alat peraga dikumpulakan sebagai tugas siswa. Pada kegiatan penutup, guru memberikan sebuah pesan gambar yang menarik perhatian siswa yaitu agar siswa rajin belajar. Guru juga mengingatkan siswa bahwa pada pertemuan berikutnya akan diadakan ulangan harian. Kemudian guru menyapa siswa sebelum pelajaran selesai. d. Pertemuan keempat Pertemuan keempat dilaksanakan pada tanggal 16 September 2011 dengan jumlah siswa 35 orang, pertemuan dilaksanakan di dalam aula pada jam ke-5 yaitu pukul 10.10-10.50 WIB. Pada awal kegiatan pembelajaran, guru menyapa siswa, mengingatkan siswa bahwa akan dilaksanakan ulangan. Pada kegiatan inti, guru melakukan evaluasi dengan memberikan ulangan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang telah diajarkan. Ulangan berupa tes tertulis, yang mencakup satu kompetensi dasar yaitu mencari panjang sisi miring bila kedua sisi siku-sikunya diketahui serta sebaliknya mencari sisi siku-siku bila sisi miring dan sisi siku yang lain diketahui dengan Pada kegiatan penutup, guru meminta siswa untuk merefleksikan apa yang didapat saat mengikuti pelajaran dan menuliskan hasil refleksi dalam lembar yang sudah disiapkan. e. Pertemuan kelima Pertemuan kelima dilaksanakan pada tanggal 22 September 2011 dengan jumlah siswa 35 orang, pertemuan dilaksanakan di dalam aula pada jam ke 4-5 yaitu pukul 09.30-10.50 WIB. Pada awal kegiatan pembelajaran, guru menyapa siswa dan sebagai apersepsi, guru membahas soal ulangan kemarin. Pada kegiatan inti, guru menjelaskan tentang penggunaan Teorema Pythagoras dalam contoh sehari-hari berupa soal cerita. Guru mengajarkan cara mengerjakan soal cerita dengan menggunakn kalimat jawaban yaitu menulis apa yang diketahui, apa yang ditanyakan dan kemudian baru menjawab soal dari apa yang telah diketahui. Setelah menjelaskan, guru memberikan latihan soal pada siswa untuk dikerjakan dan kemudian hasilnya dibahas bersama-sama. Pada kegiatan penutup, guru menyapa siswa dan meminta siswa melanjutkan latihan soal tugas di rumah. f. Pertemuan keenam Pertemuan keenam dilaksanakan pada tanggal 23 September 2011 dengan jumlah siswa 35 orang, pertemuan dilaksanakan di dalam aula pada jam ke-5 yaitu Pada kegiatan awal pembelajaran, guru menyapa siswa, mengecek kesiapan siswa yaitu buku-buku yang digunakan dalam pembelajaran serta mengingatkan siswa tentang tugas rumah kemarin. Pada kegiatan inti, guru melanjutkan membahas tugas bersama-sama dengan siswa. Guru mengingatkan siswa mencari akar kuadrat dan kuadrat dari suatu bilangan. Kemudian guru melanjutkan materi dengan memberikan penerapan Teorema Pythagoras dalam bentuk soal cerita dan hasilnya dibahas bersama. Pada kegiatan penutup, guru memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya bila ada materi yang belum dipahami, guru mengingatkan siswa untuk belajar dalam mempersiapkan ulangan harian pada pertemuan berikutnya. Guru menyapa siswa sebelum meninggalkan kelas. g. Pertemuan ketujuh Pertemuan ketujuh dilaksanakan pada tanggal 29 September 2011 dengan jumlah siswa 35 orang, pertemuan dilaksanakan di dalam aula pada jam ke 4-5 yaitu pukul 09.30-10.50 WIB. Pada kegiatan awal pembelajaran, guru menyapa siswa, mengabsensi siswa dan mengecek kesiapan siswa sebelum ulangan dilaksanakan. Pada kegiatan inti, guru melakukan evaluasi dengan memberikan ulangan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa terhadap seluruh materi yang telah diajarkan. Ulangan berupa tes tertulis berupa penerapan Teorema Pythagoras yaitu Pada kegiatan penutup, guru meminta siswa untuk mereflesikan nilai-nilai kemanusiaan apa yang diperoleh saat mengikuti pelajaran dan menuliskan dalam lembar refleksi yang telah dibagikan. Guru juga mengajak siswa membuat aksi nyata terkait dengan pembelajaran serta mengingatkan siswa untuk terus rajin belajar agar nilai raport semakin baik dan akan terus dipantau perkembangannya oleh guru. Guru menyapa siswa sebelum mengakhiri pelajaran. Dalam dokumen Kegiatan guru memfasilitasi siswa dalam pembelajaran matematika berbasis paradigma pedagogi reflektif di SMP Kanisius Tirtomoyo, Wonogiri - USD Repository (Halaman 43-49)