BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
B. Penyajian Data dan Anlisis
1) Perilaku Brand Switching Produk Handphone Oleh Mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
a. Perilaku Konsumen
Schiffman & Kanuk mengemukakan bahwa perilaku konsumen adalah studi mengenai proses-proses yang terjadi saat individu atau kelompok menyeleksi, membeli, menggunakan atau menghentikan pemakaian produk, jasa, ide atau pengalaman dalam rangka memuaskan keinginan dan hasrat tertentu.47 Adapun sebagai contohnya yakni perilaku seseorang yang suka berpindah-pindah
46Profil Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Jember, https:febi.uinkhas.ac.id\page\detail\profil-fakultas-ekonomi-dan-bisnis-islam-febi-iain-jember
47 Dr.H. Mashur Razak, SE, M.M. Perilaku Konsumen, Alauddin University Press, hlm 4.
merek produk handphone yang pada awalnya menggunakan produk Samsung kini berpindah merek pada produk Oppo. Adapun pernyataan dari hasil wawancara yang dipaparkan oleh Luluk Kholifatul Mukarromah sebagai narasumber berikut:
“Dulu produk handphone yang saya miliki yakni merek handphone Xiaomi akan tetapi pada tahun berikutnya mengalami kerusakan oleh sebab itu saya perpindah pada merek Realmi. 48
Pernyataan lain diungkapkan oleh Cindy Puji Rahayu berikut ini:
“saya melakukan perpindahan merek handphone dikarenkaan produk yang sebelumnya mengalami kerusakan dan untuk melakukan servise sendiri menunggu proses waktu yang cukup lama dan juga ada beberapa fitur dalam handphone saya ini sudah tidak bisa diperbaiki oleh sebab itu saya memutuskan untuk berpindah merek handphone. Untuk perpindahan merek handphone sendiri saya memilih produk yang kualitasnya memadai untuk menunjang pendidikan saya dan juga terdapatnya masa garansi”.49
Pernyataan yang lainnya juga disampaikan oleh Alfianatuz Zahro sebagai berikut:
“Merek handphone yang saya gunakan pada saat itu yakni merek Vivo setelah beberapa kali mengalami kerusakan pada akhirnya saya memutuskan untuk berpindah merek pada produk Realmi.” 50
48 Luluk Kholifatul Mukarromah, wawancara, Jember, 5 Oktober 2022.
49 Cindy Puji Rahayu, wawancara, Jember, 5 Oktober 2022.
50 Alfianatuz Zahro, wawancara, Jember, 1 Oktober 2022
Berikut ini hasil wawancara dengan mahasiswa Sinta Nuriyah yakni:
Bertepatan pada tahun 2022 pada saat itu merek Iphone mengeluarkan type merek produk terbaru dengan harga yang relative terjangkau dengan fitur-fitur yang ditawarkan oleh sebab itu saya memutuskan untuk perpindah merek produk pada merek handphone Iphone ini. Penyebab lainnya saya memutuskan untuk melakukan perpindahan merek produk yakni dikarenakan ingin mengikuti trend mode”.51
Pernyataan ini juga disampaikan oleh Sherliatul Khofifah sebagaimana berikut ini:
“Merek handphone yang saya gunakan pada saat itu adalah Samsung dan saat ini saya memutuskan untuk berpindah merek Realmi. Keputusan saya untuk berpindah pada produk Redmi dikareakan ingin mengikuti tren mode dan juga sebagai alat penunjang pendidikan saya. Dulu handphone yang saya miliki sering lemot dan sudah jadul maka dari itu saya memutuskan untuk beralih merek saja, tentunya dengan harga yang ekonomis kualitas dan fitur-fitur yang memadai.”52
Hal serupa juga disampaikan oleh Anis Mujiasih yaitu sebagaimana berikut ini:
“Pada tahun 2021 awal mula saya melakukan perpindahan merek produk handphone, yang awalnya saya menggunakan produk handphone Samsung kini berpindah pada merek produk Vivo. awal mula saya memutuskan untuk berpindah pada merek produk Vivo. saya memilih untuk lebih selektif dalam memilih produk handphone baik dari tampilan, harga ataupuj fitur-fitur yang ditawakan.”53
51 Sinta Nuriyah, wawancara, Jember, 1 Oktober 2022
52 Sherliatul Khofifah, wawancara, Jember, 2 Oktober 2022
53 Anis Mujiasih, wawancara, Jember, 3 Oktober 2022
Hasil wawancara dengan Ahmad Kamiludin sebagaimana berikut ini:
handphone bagi saya merupakan barang yang cukup penting bukan hanya untuk alat komunikasi dan pendidikan saja melainkan sebagai media untuk bekerja. Karena pekerjaan saya ini lebih cenderung menggunakan handphone. Oleh sebab itu saya memutuskan untuk berpindah merek dari Samsung ke Oppo.”54
Seperti halnya yang diungkapkan pada pernyataan Muhammad Bahtiar Lupi yang dibawah ini:
“Dulu handphone miliki saya yakni merek Asus sekitar tahun 2021 saya berpindah pada merek produk handphone Vivo.
Dikarenakan handphone yang sebelumnya kapasistas dan kualitas tidak memadai, ram penyimpanan kecil dan kini beralih pada produk Vivo yang bertujuan untuk mendapatkan kualitas yang lebih menunjang dan fitur-fitur yang lebih memadai untuk menunjang pendidikan saya. Karena handphone bagi saya bukan hanya untuk pendidikan saja akan tetapi sebagai media untuk kegiatan saya sehari-hari”.55 Penjelasan lainnya juga disampaikan oleh Firdaus yang mengatakan sebagai berikut ini:
“Beberapa tahun belakangan ini saya memutuskan untuk melakukan perpindahan merek produk yang pada mulanya saya menggunakan produk handphone merek Samsung kini beralih pada produk Iphone dikarenakan pada produk sebelumnya sering terjadi penyimpanan penuh dan terdapat beberapa fitur yang tidak memadai. Pada akhirnya saya memiliki niat untuk upgrade kapasitas handphone saya dengan yang lebih baik untuk menunjang Pendidikan saya dan hoby saya foto-foto dan potret video. Sejujurnya sih hampir 80% saya melakukan perpindahan produk ini dengan niatan untuk mengikuti tren mode biar kelihatan lebih wow gitu sih”.56
54 Ahmad Kamiludin, wawancara, Jember, 3 Oktober 2022
55 Muhammad Bahtiar Lupi, wawancara, Jember, 3 Oktober 2022
56 Firdaus, wawancara, Jember, 13 Oktober 2022
Pernyataan lainnya juga diungkapkan oleh Laeliyah Anggraeni dalam ungkapannya sebagai berikut:
“saya memilih berpindah merek dari merek Vivo ke merek Oppo dikarenakan pada produk Vivo ini sering mengalami eror dan penyimpanan sering penuh fitur-fitur yang lainnya pun tidak dapat diandalkan sebagai media untuk saya bekerja.
Jadi, hampir setahunan ini selain kuliah saya juga bekerja dan yang mana pekerjaan saya ini membutuhkan media smartphone dengan kualitas dan juga kapasitas ram yang besar maka dari itu saya memilih merek Oppo karena menurut saya produk Oppo itu bukan hanya memiliki ruang penyimpanan yang besar produk ini pun memiliki fitur-fitur dan tampilan yang lebih menarik sih, jadi ya saya suka otomatis saya beli gitu sih mbak.”57
Berikut ini paparan dari hasil wawancara dengan Alfi hudaibiyah:
“Saya berpindah merek handphone karena saya merasa jenuh dengan handphone sebeumnya”.58
Berdasarkan pada pernyataan berbagai narasumber mengenai perilaku konsumen perpindahan merek (brand switching) produk handphone dikarenakan oleh adanya fitur-fitur yang lebih unggul pada merek yang dipergunakan saat ini di bandingkan dengan merek yang telah lama digunakan sebelumnya, sehingga menyebabkan para mahasiswa ini berpindah merek pada produk yang lebih bagus dan menunjang. Penyebab lainnya juga dikarenakan oleh adanya keinginan untuk mengikuti trend mode. Oleh sebab itu para mahasiswa ini cenderung memilih berpindah merek handphone.
57 Laeliyah Anggraeni, wawancara, Jember 15 Oktober 2022
58 Alfi Hudaibiyah, wawancara, Jember 15 Oktober 2022
Adapun fitur-fitur yang dimiliki oleh setiap merek handphone tentunya berbeda-beda. Setiap produsen berlomba-lomba menciptakan inovasi terbaru guna untuk memuaskan hasrat konsumen yang selalu ingin mencoba hal-hal terbaru.
b. Kepuasan Konsumen
Kepuasan konsumen merupakan keadaan saat tercukupinya suatu kebutuhan, keinginan juga harapan dari konsumen pada suatu produk dan jasa yang didapatkannya. Konsumen yang merasakan kepuasan tersebut secara terus menerus kerapkali akan menikmatinya lagi dan lagi, kemudian akan timbul dalam hati konsumen yang merasa puas tersebut untuk memproosikan produk maupun jasa tersebut secara meluas. Kotler dan keller menyatakan bahwa, kepuasan tersebut sama halnya menyenangkan hati konsumen dengan baik timbul dari membandingkan sebuah produk dengan harapan konsumen atas produk tersebut.59
Sebagaimana yang dipaparkan oleh lu’luil Mukarromah dalam hasil wawancara berikut ini:
“Saya memutuskan untuk melakukan perpindahan merek handphone yakni karena saya itu kurang puas dengan handphone yang dulu saya pakai. Handphone saya dulu itu banyak fitur-fitur yang kurang update dan juga ram penyimpanan sering full sedangkan saya butuh handphone yang memiliki ram gede jadi ya ganti handphone dengan merek yang lebih bagus aja lah. Saya juga tipikal orang yang kalua ganti handphone sekalian yang bagus biar gak gonta-ganti lagi jadi saya memutuskan untuk gonta-ganti handphone merek Iphone aja lah sekalia buat memenuhi hoby saya yang
59 Philip Kotler, Kevin Lane Keller, Manajemen Pemasaran Jilid I, (Jakarta: Erlangga, 2008), 155
suka foto-foto dan buat video.60
Pernyataan yang serupa juga diungkapkan oleh Relva Varelia sebagaimana berikut ini:
“Sejak awal tahun 2021 ini saya memutuskan untuk berpindah merek handphone, penyebabnya karena handphone yang sebelumnya itu sering mengalami kerusakan dan penyimpanan sering penuh jadi mumpung ada rezeki ya saya memilih untuk ganti merek handphone yang lebih bagus aja mbak. Saya kan mahasiswa bagi saya handphone dengan ram gede dan fitur-fitur yang memadai itu sangat diperlukan sih mbak.61
Pernyataan yang lainnya juga diungkapkan oleh informan Nurmalita Juliyanti sebagaimana berikut ini:
“Awal mula saya memilih untuk ganti merek handphone karena saya itu tidak puas dengan handphone sebelumnya, handphone yang saya miliki saat itu saya beli via jual beli online tidak adanya garansi yang jelas dan ketika mau di servis itu juga susah, oleh karena itu sekarang ini saya lebih memilih beli langsung ke toko yang jelas ada garansinya dan ketika ada kerusakan gampang untuk servisnya.”62
Berikut ini hasil wawancara dengan informan Febi Fareza sebagaimana berikut ini:
“Kalau masalah ganti merek handphone tahun 2021 pertama kai saya melakukan ganti merek produk handphone dengan alasan produk yang sebelumnya memang udah waktunya untuk ganti karena ada beberapa fitur yang sudah tidak menunjang lagi, dulu handphone yang saya miliki yakni merek Oppo dan Oppo sendiri itu sering banget penyimpananya penuh yaudah saya milih ganti pada iphone aja yang memiliki ram penyimpanan gede, kamera bagus, fitur-fiturnya juga lengkap.”63
60 Lu’luil Mukarromah, wawancara, Jember, 13 Oktober 2022
61 Relva Varelia, wawancara, Jember, 2 Oktober 2022
62 Nurmalita Juliyanti, wawancara, Jember, 5 Oktober 2022
63 Febi Fareza, wawancara, Jember, 3 Oktober 2022
Hasil wawancara dengan informan Khoirun Nisa sebagaimana berikut ini:
“Kalau untuk masalah ganti merek saya semenjak kuliah sudah beberapa kali ganti merek handphone karena saya merasa tidak puas dengan kinerja handphone saya yang dulu dan tidak memiliki garansi. Kalau saat ini sih lebih memilih kualitas, fitur dan juga bisa diisi dengan banyak aplikasi dan tentunya awet tahan banting. Dan saya juga sangat mempertimbangkan ada tidaknya garansi jadi saya tidak perlu khawatir jika suatu ketika terjadi keruskaan dalam jangka waktu garansi.”64
Dari hasil wawancara yang telah dipaparkan diatas para mahasiswa Ekonomi Syariah angaktan 2018 mengungkapkan bahwa informan merasa tidak puas dengan merek produk handphone yang dimiliki sebelumnya dikarenakan adanya penurunan kualitas, tidak adanya masa garansi dan ada beberapa fitur yang tidak memadai.
maka, para informan tertarik untuk melakukan perpindahan merek produk handphone dengan yang lebih unggul dan menarik untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan mereka.
c. Inovasi Produk Baru
Arti inovasi produk merupakan menciptakan produk baru yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen sehingga muncullah minat beli pada produk tersebut, yang diharapkan dapat direalisasikan melalui keputusan pembelian.65 Inovasi produk harus harus bisa menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan
64 Khoirun Nisa, wawancara, Jember, 1 Oktober 2022
65 Nugroho Setiadi, J. Perilaku Konsumen Konsep dan Implikasi Untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran (Jakarta; Perdana Media, 2003). 398-399.
dalam berkelanjutan dalam perubahan lingkungan yang cepat dan menuju pasar global. Keberhasilan inovasi produk membutuhkan kesesuaian antara proses dan lingkungan yang mendukung. Disamping itu keberhasilan inovasi yang dilaksanakan haruslah bersifat terus menerus dan bukan terlaksana secara insidental.66
Berikut ini adalah hasil dari wawancaa dengan informan Firda Himatul Aliyah sebagaimana berikut ini:
“Saya lebih memilih untuk melakukan perpindahan merek produk handphone dikarenakan saya tertarik untuk mencoba-coba produk handphone dengan merek lain yang memiliki keunggulan yang lebih menarik dan memiliki tampllan mewah dari merek handphone sebelumnya.67
Hal serupa juga dikatakan oleh informan Nuraini Masaulia sebagaimana di bawah ini:
“Awalnya saya tertarik untuk berpindah merek karena penasaran sih. Apalagi kebanyakan temen-temen dan lingkungan saya pada pakai merek Oppo ya jadi merasa tertantang untuk membelinya. Sempat terbesit ragu-ragu akan kualitasnya eh pas udah kebeli merek tersebut emang beneran kalau Oppo itu bagus sih mbak, jadi ya bisa dikatakan kalau inovasi produk berperan penting dalam perpindahan merek.68
Pernyataan yang lainnya juga diungkapkan oleh Kholisotul Magfiroh sebagaimana berikut ini:
“Waktu saya mau berpindah merek produk handphone tentunya saya mencari produk yang lebih bagus, baik dari segi kualitas ataupun tampilannya. Kemudian saya mencari info terlebih dahulu dan dapat rekomendasi dari temen-temen
66 Lena Elitan dan Lina Anatan,Manajemen Inovasi, (Bandung; alfabeta,2009),4.
67 Firda Himatul Aliyah, wawancara, Jember, 1 Oktober 2022
68 Nuraini Masaulia, wawancara, Jember, 13 Oktober 2022
dan juga keluarga kebanyakan dari merek mengatakan mending beli produk Vivo aja walaupun masih tergolong keluaran terbaru tapi bagus kok. Jadi ya menurut saya inovasi produk itu sangat penting dalam mempengaruh perpindahan merek handphone.”69
Pendapat yang lainnya juga dipaparkan oleh Fitriatus Sholeha sebagaimana berikut ini:
“Kalau masalah ganti merek, inovasi produk bagi saya berperan penting sih, saya sendiri ketika memilih untuk berpindah merek karena saya lebih tergiur sama merek handphone yang saya miliki saat ini. Fitur-fitur yang diberikan lebih banyak, harga terjangkau kualitasnya juga bagus sih jadi saat ini ketika saya lebih memilih ganti merek saya tidak merasa dirugikan sih mbak.”70
Berdasarkan pada hasil wawancara yang telah dipaparkan oleh para informan diatas dapat disimpulkan bahwa inovasi produk dalam brand switching (perpindahan merek) produk handphone berperan penting. Sebagian besar para informan melakukan perpindahan merek dikarenakan lebih tertarik dengan merek produk terbaru yang memiliki keunggulan-keunggulan yang menarik daripada produk sebelumnya.
2) Faktor-Faktor yang Melatarbelakangi Perilaku Brand Switching Produk Handphone Mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
a. Harga
Menurut Kotler dan Amstrong harga dalam artian sempit merupakan jumlah yang dibebankan untuk suatu produk atau jasa,
69 Kholisotul Magfiroh, wawancara, Jember, 2 Oktober 2022
70 Fitriatus Sholeha, wawancara, Jember 15 Oktober 2022
Adapun untuk pengertian lebih luasnya yakni, harga yaitu semua jumlah nilai yang diberikan oleh produsen untuk pelanggan agar memperoleh keuntungan dari menggunakan suatu barang ataupun jasa tersebut. Dalam hal ini diterapkan oleh para mahasiswa Ekonomi Syariah angaktan 2018 dalam pengambilan keputusan untuk melakukan perilaku Brand Switching (perpindahan merek) produk handphone.
Berdasarkan pada hasil wawancara dengan informan Amalia Risky berikut ini:
“Sebelum saya memutuskan untuk melakukan perpindahan merek handphone tentunya saya perlu mempertimbangkan harga terlebih dahulu untuk memastikan budged yang saya miliki ini menyukupi atau tidak. Tentunya sebelum saya memutuskan untuk membeli produk saya mencari informasi terlebih dahulu baik dari temen-temen ataupun dari informasi sosial media. Bagi saya harga suatu barang itu mempengaruhi kualitas barang jadi ketika saya memutusan untuk beralih produk saya sangat selektif untuk memilih dan memilah harga yang sesuai kantong saya dengan kualitas dan fitur-fitur handphone yang menarik.”71
Pernyataan ini juga diungkapkan oleh Anis Mujiasih dalam hasil kutipan wawancara berikut ini:
“Waktu saya memilih untuk beralih merek handphone baru tentunya saya melihat-lihat handphone yang sekiranya kualitasnya lebih bagus dari handphone saya yang sebelumnya tetapi dengan harga yang terjangkau. dan pada akhirnya saya ketemu tuh sama handphone dengan keluaran terbaru dan harganya cukup worth it kualitasnya bagus ram penyimpanannya besar cukup lah untuk menunjang pendidikan saya dan pekerjaan saya. Maka dari itu saya memilih produk Oppo karena handphone Oppo ini dari segi kamera, fitur-fitur cukup memuaskan. Bagi saya ketika membeli sesuatu harga itu mempengaruhi konsumen untuk
71 Amalia Risky, wawancara, Jember, 5 Oktober 2022
beralih produk akan tetapi tentunya dengan fasilitas-fasilitas yang menarik ya.”72
Hal serupa juga diungkakan oleh Muhammad Bahtiar Lupi yang menyatakan sebagai berikut:
“Pertama kali saya memutuskan untuk beralih merek handphone yang pertama kali saya lakukan yakni croscek masalah harga, biasanya saya memilih handphone yang harganya kisaran 2 jutaan karena saya sendiri belum memiliki penghasilan tentunya saya memilih suatu merek yang terjangkau dan memiliki kualitas dan fitur-fitur untuk menunjang pendidikan saya. Yang saya butuhin sih tampilan yang menarik, ram penyimpanan yang besar dan kamera yang bagus. Nah merek Vivo ini salah satu merek yang sesuai dengan karakter yang saya inginkan sejak dulu sih.”73
Sama halnya pernyataan dengan informan Alfianatuz Zahra sebagaimana berikut:
“Saya memilih mengganti merek handphone tentunya untuk menunjang pendidikan saya selebihnya saya mimilih ganti merek itu karena saya ingin coba-coba aja sih. Dan tentunya ketika saya memilih untuk beralih merek saya lihat-lihat terlebih dahulu di sosial media mengenai harga handphone.
Karena bagi saya harga handphone itu mempengaruhi kualitas produk sih, jujur saya itu semenjak kuliah sudah melakukan gonta-ganti beberapa kali merek handphone karena ya kualitas dari handphone sebelumnya itu kurang bagus. Dan kalau saat ini sih saya memilih merek dengan kualitas yang lebih bagus walaupun harganya lebih mahal bagi saya gak masalah asalkan terdapat masa garansi jadi ketika handphone yang saya beli itu mengalami kerusakan ataupun kendala kan enak untuk melakukan servisnya.”74 Hasil wawancara yang lain dengan informan Firdaus sebagaimana berikut ini:
72 Anis Mujiasih, wawancara, Jember, 3 Oktober 2022.
73 Muhammad Bahtiar Lupi, wawancara, Jember, 3 Oktober 2022
74 Alfianatuz Zahro, wawancara, Jember, 1 Oktober 2022
“Bagi saya ketika memutuskan untuk melakukan perpindahan merek handphone itu sekalian cari kualitas yang bagus walaupun harganya lebih mahal dari merek sebelumnya. Ya, saya melakukan perpindahan merek pada merek handphone yang dari kualitas ataupun harga lebih tinggi dari merek sebelumnya, walaupun lebih mahal tapi saya puas sih karena yang saya cari itu kualitas produk, menurut saya kalau handphone saya itu bagus tentunya saya itu merasa lebih percaya diri sih apalagi saya ini typikal orang yang suka foto-foto dan take video jadi ya handphone harus yang bagus dan menunjang.”75
Berdasarkan pada paparan hasil wawancara diatas dapat di simpulkan bahwa budaya brand switching (perpindahan merek) pada mahasiswa tidak luput dari adanya faktor harga. Mahasiswa akan berpindah merek dari merek satau ke yang lainnya tentu karena adanya faktor harga yang relative murah akan tetapi memiliki keunggulan yang lebih baik merek handphone yang sebelumnya.
Mahasiswa juga mempertimbangkan antara kebutuhan, kondisi keuangan, dan juga trend mode saat ini yang sedang berlaku untuk menambah rasa percaya diri pada pengguna.
b. Kualitas Produk
Kualitas suatu produk dapat memberikan dampak dalam keputusan pembelian pada konsumen. Agar suatu usaha atau perusahaan dapat bertahan dalam menghadapi persaingan, terutama pada persaingan dalam segi kualitas, perusahaan sendiri perlu meningkatkan kualitas produk atau jasanya. Karena peningkatan kualitas suatu produk dapat memberikan kepuasan pada konsumen
75 Firdaus, wawancara, Jember, 13 Oktober 2022
baik pada produk ataupun jasa yang mereka beli, dan akan mempengaruhi konsumen untuk melakukan pembelian dan pembelian secara berulang-ulang.
Berikut ini merupakan hasil wawancara dengan mahasiswi Alfianatuz Zahro:
“Bagi saya suatu produk bisa dikatakan baik ataupun menarik itu dilihat dari seberapa besar kualitas produk tersebut. Saya itu semenjak kuliah sudah beberapa kali gonta-ganti merek handphone salah satu faktornya ya tentu karena kualitas produk yang kurang mumpuni. Dulu merek handphone yang saya miliki itu sering sekali terjadi kendala padahal saya baru membelinya itu kisaran satu tahunan, maka dari itu kalau sekarang memilih berpindah merek yang pertama kali saya lihat sih kualitas produknya, ram penyimpananya besar atau kecil gitu sih.76
Sebagaimana informan mahasiswi Luluk Kholifatul Mukarromah sebagai berikut:
“Bagi saya faktor utama dalam melakukan perpindahan merek tentunya karena kualitas produk, seperti halnya yang saya lakukan saat ini. Tujuan utama saya melakukan perpindahan merek karena saya merasa tidak puas dengan kualitas handphone yang saya miliki saat itu, handphone yang saya miliki saat itu hampir keseluruhan sih bagus akan tetapi ketika terjadi kerusakan tidak terdapat garansi jadi ya saya memutuskan untuk beralih pada merek handphone yang kualitasnya lebih bagus dan memiliki garansi legal.”77
Sama halnya dengan paparan yang di ungkapkan oleh mahasiswa Muhammad Bahtiar Lupi dalam pernyataan berikut ini:
“Kalau masalah ganti merek baru kali ini saya memutuskan untuk beralih merek, karena handphone yang biasanya saya
76 Wawancara dengan Alfianatuz Zahro, Jember, 1 Oktober 2022.
77Wawancara dengan Luluk Kholifatul Mukarromah , Jember, 5 Oktober 2022.
gunakan itu mengalami penurunan kualitas dan juga udah gak layak pakai udah jadul lah intinya. Dulu handphone yang saya gunakan merek Asus dan saat ini saya ganti pada merek Vivo, saya tertarik dengan merek Vivo itu ya karena kualitasnya bagus, fitur-fiturnya juga menarik, tingkat kecepatannya tinggi. Itu sih yang menjadi faktor utama saya melakukan perpindahan merek.78
Hal yang serupa juga dikatakan oleh Anis Mujiasih dalam paparannya berikut ini:
“Tujuan utama ketika melakukan perpindahan merek handphone sih karena kualitas produk. Karena handphone bagi saya itu suatu benda yang sangat penting, handphone bukan hanya saya gunakan sebagai media pendidikan saja melainkan untuk karir pekerjaan saya, yang mana dalam pekerjaan saya ini sangat diperlukan handphone dengan spesiafikasi dan kualitas bagus.”79
Berdasarkan pada data penelitian yang telah dipaparkan diatas bahwa Sebagian besar mahasiswa Ekonomi Syariah kelas ES2 memutuskan untuk berpindah merek handphone dikarenakan terdapatnya faktor kualitas produk. Bagi para mahasiswa kualitas produk handphone yang bagus merupakan suatu hal yang harus dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membelinya.
Mahasiswa cenderung melakukan perpindahan merek produk handphone dengan memilih merek handphone yang memiliki kualitas lebih unggul dari merek produk yang sebelumnya baik dari segi tampilan, ram penyimpanan ataupun yang lainnya.
78 Muhammad Bahtiar Lupi, wawancara, Jember, 3 Oktober 2022
79 Anis Mujiasih, wawancara, Jember, 3 Oktober 2022