BAB V. RENCANA PROGRAM, KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIFKELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF
STRUKTUR ORGANISASI DINAS KEPEMUDAAAN, OLAHRAGA DAN PARIWISATA TAHUN 2017
3. Bidang Pariwisata
2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan OPD
Bagian ini mengemukakan hasil analisis terhadap Renstra K/L dan Renstra OPD kabupaten/kota (untuk provinsi) dan Renstra SKPD provinsi (untuk kabupaten/kota), hasil telaahan RTRW, dan hasil analisis terhadap KLHS yang berimplikasi sebagai tantangan dan peluang bagi pengembangan pelayanan SKPD pada lima tahun mendatang. Mengemukakan macam-macam pelayanan, perkiraan besaran kebutuhan pelayanan, dan arahan lokasi pengembangan pelayanan yang dibutuhkan.
Pembangunan Kepemudaan bertujuan untuk mewujudkan pemuda yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tujuan pembangunan kepemudaan dapat diwujudkan
Rencana Strategis (Perubahan) Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kab. Enrekang Tahun 2014 - 2018
melalui peningkatan prestasi dan peran serta pemuda dalam berbagai bidang pembangunan, baik dibidang ekonomi, ilmu pengetahuan, teknologi, sosial kemasyarakatan, politik dan budaya.
Pembangunan kepemudaan dilakukan melalui proses fasilitasi segala hal yang berkaitan dengan pelayanan kepemudaan, menitikberatkan kepada proses penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan kepemudaan. Pembangunan kepemudaan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan jiwa kepemimpinan, kewirausahaan dan kepeloporan pemuda, sehingga pada gilirannya mampu melahirkan pemuda yang maju yakni pemuda yang berkarakter, berkapasitas, dan berdaya saing. Defenisi pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 (enam belas) sampai 30 (tiga puluh) tahun.
Review Renstra K/L & Renstra OPD Provinsi
A.Tujuan yang akan dicapai dalam jangka waktu pelaksanaan Renstra Kementerian Pemuda dan Olahraga adalah terselenggaranya pelayanan kepemudaan yang mendukung upaya peningkatan partisipasi dan peran aktif pemuda di berbagai bidang pembangunan serta pengelolaan keolahragaan nacional yang mendukung upaya peningkatan pembudayaan olahraga dan pembinaan prestasi olahraga dalam rangka menuju bangsa yang berkarakter dan budaya saing. Berdasarkan tujuan tersebut maka Kementerian Pemuda dan Olahraga menetapkan sasaran strategis yang hendak dicapai dalam periode 2014-2018 adalah sebagai berikut :
1. Meningkatnya peningkatan karakter building melalui gerakan, revitalisasi dan konsolidasi gerakan kepemudaan, yang ditandai dengan :
1.1 Meningkatnya fasilitasi peningkatan wawasan
Rencana Strategis (Perubahan) Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kab. Enrekang Tahun 2014 - 2018
kebangsaan, perdamaian, dan lingkungan hidup bagi pemuda;
1.2 Meningkatnya fasilitasi pengembangan kepemimpinan pemuda;
1.3 Meningkatnya fasilitasi pengembangan kewirausahaan pemuda;
1.4 Meningkatnya fasilitasi pengembangan kepeloporan pemuda;
1.5 Terlaksananya fasilitasi pelatihan kepemimpinan, manajemen, dan perencanaan program bagi pengelola organisasi kepemudaan.
2. Meningkatnya revitalisasi gerakan pramuka, yang ditandai dengan meningkatnya fasilitasi pendidikan kepanduan.
3. Meningkatnya pengembangan penguasaan teknologi dan kreatifitas pemuda, yang ditandai dengan :
3.1 Terlaksananya fasilitasi peningkatan kapasitas pemuda di bidang iptek dan imtaq;
3.2 Terlaksananya fasilitasi peningkatan kapasitas pemuda di bidang seni, budaya, dan industri kreatif. 4. Meningkatnya budaya olahraga, yang ditandai dengan
meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga.
5. Meningkatnya prestasi olahraga di tingkat regional dan internasional, yang ditandai dengan :
5.1 Tercapainya posisi papan atas pada South East Asia (SEA) Games;
5.2 Meningkatnya perolehan medali di Asian Games; 5.3 Terlaksananya fasilitasi pembinaan cabang olahraga
unggulan;
6. Meningkatnya dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya dalam rangka peningkatan tata kepemerintahan yang baik, yang ditandai dengan :
6.1 Terlaksananya perencanaan dan evaluasi secara akurat dan tepat waktu;
6.2 Terlaksananya perumusan naskah kebijakan bidang
Rencana Strategis (Perubahan) Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kab. Enrekang Tahun 2014 - 2018
kepemudaan dan keolahragaan;
6.3 Terlaksananya fasilitasi koordinasi lintas sektor dan antar tingkat pemerintahan di bidang kepemudaan dan keolahragaan;
6.4 Terlaksananya tindak lanjut temuan hasil pemeriksaan.
7. Meningkatnya peningkatan sarana dan prasarana aparatur Kementerian Pemuda dan Olahraga yang ditandai dengan terlaksananya operasional dan pemeliharaan sarana dan prasarana aparatur.
B. Program prioritas K/L dan target kinerja serta lokasi program prioritas
1. Program Pelayanan Kepemudaan Target Kinerja adalah :
(1) Meningkatnya jumlah pengelola organisasi kepemudaan yang difasilitasi dalam pelatihan kepemimpinan, manajemen, dan perencanaan program;
(2) Meningkatnya jumlah pemuda kader yang difasilitasi dalam peningkatan wawasan serta kapasitas dibidang seni budaya, iptek dan imtaq; (3) Meningkatnya jumlah pemuda kader kepemimpinan; (4) Meningkatnya jumlah pemuda kader kewirausahaan; (5) Meningkatnya jumlah pembina pramuka, penegak,
dan pandega yang mendapat fasilitasi pelayanan kepemudaan.
2. Program Pembinaan dan Pengembangan Olahraga Target Kinerjanya adalah :
(1) Meningkatnya jumlah pelatih olahraga pendidikan yang memiliki kompetensi di satuan-satuan pendidikan ;
(2) Meningkatnya jumlah peserta perlombaan/ festival/invitasi/kompetisi olahraga rekreasi;
(3) Meningkatnya jumlah peserta pendidikan sekolah olahraga.
3. Program Pembinaan Olahraga Prestasi
Rencana Strategis (Perubahan) Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kab. Enrekang Tahun 2014 - 2018
Target Kinerjanya adalah :
1. Meningkatnya jumlah organisasi olahraga yang memenuhi standar kelayakan;
2. Meningkatnya jumlah tenaga keolahragaan pada cabang olahraga unggulan yang memperoleh fasilitasi peningkatan kompetensi;
3. Meningkatnya jumlah fasilitasi kejuaraan cabang olahraga unggulan bertaraf internacional.
Lokasi pelaksanaan program prioritas berada di pusat.
a. Tujuan yang akan dicapai dalam jangka waktu pelaksanaan Renstra OPD Provinsi : 1. Meningkatkan penataan sistem kelembagaan dan
perencanaan yang lebih baik;
2. Meningkatkan sumber daya pemuda yang memiliki
patriotisme , dinamika, budaya prestasi, semangat profesionalisme melalui peran aktifnya dalam pembangunan;
3. Meningkatkan sumber daya olahraga dengan pola sistem pembinaan olahraga yang terpadu, berjenjang, berkelanjutan, dan berbasis iptek;
4. Meningkatkan prestasi atlet pada berbagai event di tingkat nasional, regional, dan internacional;
5. Meningkatkan sarana dan prasarana serta gedung pemuda dan gedung olahraga yang representatif.
D. Sasaran yang ingin dicapai secara nyata oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2014 – 2018 dengan rumusan yang lebih spesifik dan terukur adalah sebagai berikut :
1. Terciptanya penataan sistem kelembagaan dan tata kelola yang baik;
2. Tersedianya dokumen perencanaan dalam pembangunan kepemudaan dan keolahragaan;
3. Meningkatnya pengetahuan dan wawasan kebangsaan, integritas diri dan mental spiritual pemuda dalam rangka optimalisasi peran strategisnya dalam pembangunan;
Rencana Strategis (Perubahan) Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kab. Enrekang Tahun 2014 - 2018
4. Meningkatnya koordinasi dan peran lembaga kepemudaan dalam menjalin kemitraan pembinaan dan pengembangan kreatifitas pemuda;
5. Meningkatnya kualitas sumber daya keolahragaan berbasis penggunaan Iptek Olahraga dalam pembinaan dan pengembangan olahraga secara terpadu, berjenjang, dan berkelanjutan;
6. Tersedianya atlet yang berprestasi pada cabang olahraga unggulan daerah, binaan PPLP/SKO, dan club olahraga daerah;
7. Meningkatnya koordinasi dan kemitraan terhadap organisasi keolahragaan dalam rangka pembinaan dan pengembangan
atlet prestasi daerah (PPAPD); dan
8. Tersedianya sarana dan prasarana kepemudaan dan keolahragaan di daerah terutama pengembangan dan penyelesaian Stadion Barombong dan GOR-GP Sudiang. E. Program prioritas OPD Provinsi Sulawesi Selatan dan target
kinerja serta lokasi program prioritas.
1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
Target Kinerja : Meningkatnya kualitas dan pelayanan administrasi perkantoran
2. Program Peningkatan Kapasitas dan Kinerja OPD
Target Kinerja : Meningkatnya kapasitas dan kinerja OPD 3. Program Peningkatan Sistem Perencanaan dan Sistem
Evaluasi Kinerja OPD
Target Kinerja : Meningkatnya sistem perencanaan dan sistem evaluasi kinerja OPD
1. Program Pengembangan dan Keserasian Kebijakan Pemuda
Target Kinerja : Terciptanya keserasian kebijakan pemuda terutama dalam pengembangan SDM pengelola kepemudaan
2. Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan
Rencana Strategis (Perubahan) Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kab. Enrekang Tahun 2014 - 2018
Target Kinerja : Meningkatnya peran serta pelayanan kepemudaan
3. Program Pengembangan Kebijakan dan Manajemen Olahraga
Target Kinerja : Terciptanya pola pengembangan manajemen keolahragaan
4. Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olahraga
Target Kinerja : Terciptanya pembinaan olahraga pendidikan dan olahraga kemasyarakatan serta prestasi olahraga
5. Program Peningkatan Perencanaan, Sarana dan Prasarana Kepemudaan dan Keolahragaan.
Target Kinerja : Meningkatnya perencanaan, sarana dan prasarana kepemudaan dan keolahragaan
Berdasarkan kondisi Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Enrekang, perlu melakukan identifikasi tantangan dan peluang bagi pengembangan pelayanan 5 (lima) tahun ke depan. Tantangan dan Peluang pengembangan pelayanan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Enrekang, adalah sebagai berikut:
Tantangan
1. Terbatasnya sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan. 2. Kualitas sumber daya manusia dan pendanaan belum memadai. 3. Kondisi topografi Kabupaten Enrekang yang terdiri pegunungan
dan pemukiman penduduk yang sukar untuk dijangkau.
4. Masih kurangnya sarana dan prasarana olahraga di tiap kecamatan.
5.Masih kurangnya peran serta pemuda dalam pembangunan. 6.Pengelolaan objek wisata yang belum optimal.
7. Belum optimalnya eksplorasi, pelestarian dan pengembangan seni