• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tata Kelola

Dalam dokumen PEDOMAN PELAPORAN KEBERLANJUTAN (Halaman 36-41)

Pengungkapan Standar ini memberikan gambaran keseluruhan tentang: Ÿ Struktur tata kelola dan komposisinya

Ÿ Peran badan tata kelola tertinggi dalam menetapkan tujuan, nilai, dan strategi organisasi Ÿ Kompetensi dan evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi

Ÿ Peran badan tata kelola tertinggi dalam manajemen risiko Ÿ Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan

Ÿ Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengevaluasi kinerja ekonomi, lingkungan, dan sosial Ÿ Remunerasi dan insentif

Lihat referensi 125. hlm. 52

STRUKTUR DAN KOMPOSISI TATA KELOLA

Transparansi pada struktur dan komposisi tata kelola organisasi penting untuk memastikan akuntabilitas lembaga dan individu yang terkait. Pengungkapan Standar ini menggambarkan bagaimana badan tata kelola tertinggi ditetapkan dan dibentuk dalam mendukung tujuan organisasi, dan bagaimana tujuan tersebut dikaitkan dengan dimensi ekonomi, lingkungan, dan sosial.

G4-34

a. Laporkan struktur tata kelola organisasi, termasuk komite-komite badan tata kelola tertinggi. Identifikasi komite yang bertanggung jawab dalam pembuatan keputusan terkait dengan dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial.

G4-35

a. Laporkan proses pelimpahan otoritas untuk topik ekonomi, lingkungan dan sosial dari badan tata kelola tertinggi kepada eksekutif senior dan karyawan lainnya.

G4-36

a. Laporkan apakah organisasi telah menetapkan jabatan atau jabatan-jabatan di tingkat eksekutif dengan tanggung jawab untuk topik ekonomi, lingkungan, dan sosial, dan apakah pemegang jabatan melapor langsung kepada badan tata kelola tertinggi.

G4-37

a. Laporkan proses konsultasi antara pemangku kepentingan dan badan tata kelola tertinggi tentang topik ekonomi, lingkungan, dan sosial. Jika proses konsultasi didelegasikan, jelaskan kepada siapa dan masukan-masukan mana yang diproses kepada badan tata kelola tertinggi.

G4-38

a. Laporkan komposisi badan tata kelola tertinggi dan komite-komitenya menurut: Ÿ Eksekutif atau non-eksekutif

Ÿ Independensi

Ÿ Masa jabatan di badan tata kelola

Ÿ Jumlah posisi dan komitmen lain yang signifikan dari setiap individu dan sifat komitmen tersebut Ÿ Gender

Ÿ Keanggotaan kelompok sosial yang kurang terwakili

Ÿ Kompetensi bagi yang berkaitan dengan dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial

Ÿ Perwakilan pemangku kepentingan hlm. 53

G4-39

a. Laporkan apakah Pimpinan badan tata kelola tertinggi juga merupakan pejabat eksekutif (dan, jika ya,apa fungsinya dalam manajemen organisasi dan alasan untuk pengaturan ini).

G4-40

a. Laporkan proses pencalonan dan pemilihan badan tata kelola tertinggi dan komite-komitenya, dan kriteria yang digunakan untuk mencalonkan dan memilih anggota badan tata kelola tertinggi, termasuk:

Ÿ Apakah dan bagaimana keberagaman dipertimbangkan Ÿ Apakah dan bagaimana independensi dipertimbangkan

Ÿ Apakah dan bagaimana keahlian dan pengalaman yang berkaitan dengan topik ekonomi, lingkungan, dan sosial dipertimbangkan

Ÿ Apakah dan bagaimana pemangku kepentingan (termasuk pemegang saham) dilibatkan

G4-41

Lihat referensi 74.

a. Laporkan proses pada badan tata kelola tertinggi untuk memastikan konflik kepentingan dihindari dan dikelola. Laporkan apakah konflik kepentingan diungkapkan kepada pemangku kepentingan, termasuk, setidaknya:

Ÿ Keanggotaan lintas dewan

Ÿ Lintas kepemilikan saham dengan pemasok dan pemangku kepentingan lain Ÿ Keberadaan pemegang saham pengendali

Ÿ Pengungkapan tentang pihak yang berelasi hlm. 54

PERAN BADAN TATA KELOLA TERTINGGI DALAM MENETAPKAN TUJUAN, NILAI, DAN STRATEGI

Badan tata kelola tertinggi menetapkan budaya organisasi, dan memiliki peran yang besar dalam menetapkan tujuan, nilai, dan strateginya.

G4-42

a. Laporkan peran badan tata kelola tertinggi dan eksekutif senior dalam pengembangan, persetujuan, dan pembaruan tujuan, pernyataan nilai atau misi, strategi, kebijakan, dan sasaran organisasi yang berkaitan dengan dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial.

KOMPETENSI DAN EVALUASI KINERJA BADAN TATA KELOLA TERTINGGI

Pengungkapan Standar ini menjelaskan kesediaan dan kemampuan badan tata kelola tertinggi dan eksekutif senior untuk memahami, membahas, dan menanggapi secara efektif dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial; serta menunjukkan apakah sebuah proses diterapkan, dilaksanakan secara internal atau eksternal, guna memastikan keefektifan berkelanjutan dari badan tata kelola tertinggi.

G4-43

a. Laporkan tindakan yang dilakukan untuk mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi mengenai topik ekonomi, lingkungan, dan sosial.

G4-44

a. Laporkan proses untuk evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi sehubungan dengan tata kelola topik ekonomi, lingkungan, dan sosial. Laporkan apakah evaluasi tersebut independen atau tidak, dan frekuensinya. Laporkan apakah evaluasi tersebut merupakan asesmen yang dilakukan sendiri.

b. Laporkan tindakan yang diambil sebagai tanggapan terhadap evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi terkait dengan tata kelola topik ekonomi, lingkungan, dan sosial, termasuk, setidaknya, perubahan dalam keanggotaan dan praktik di tingkat organisasi.

PERAN BADAN TATA KELOLA TERTINGGI DALAM MANAJEMEN RISIKO

Pengungkapan Standar ini menjelaskan apakah badan tata kelola tertinggi bertanggung jawab terhadap proses manajemen risiko dan keefektifannya secara keseluruhan. Pertimbangan-pertimbangan dari badan tata kelola tertinggi dan eksekutif senior terkait dengan elemen-elemen risiko untuk jangka yang lebih panjang dan cakupan yang lebih luas, serta pengintegrasiannya ke dalam perencanaan strategi, merupakan pengungkapan penting dalam tata kelola.

Lihat referensi 74,106, 107, 108. hlm. 237

G4-45

a. Laporkan peran badan tata kelola tertinggi dalam identifikasi dan pengelolaan dampak, risiko, dan peluang ekonomi, lingkungan, dan sosial. Sertakan peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaksanaan proses uji tuntas.

b. Laporkan apakah konsultasi pemangku kepentingan digunakan untuk mendukung identifikasi dan manajemen oleh badan tata kelola tertinggi mengenai dampak, risiko, serta peluang ekonomi, lingkungan, dan sosial.

G4-46

a. Laporkan peran badan tata kelola tertinggi dalam meninjau keefektifan proses manajemen risiko organisasi untuk topik ekonomi, lingkungan, dan sosial.

G4-47

a. Laporkan frekuensi reviu badan tata kelola tertinggi mengenai dampak, risiko, dan peluang ekonomi, lingkungan, dan sosial.

PERAN BADAN TATA KELOLA TERTINGGI DALAM PELAPORAN KEBERLANJUTAN

Pengungkapan Standar ini menunjukkan sejauh mana keterlibatan badan tata kelola tertinggi dalam menyusun dan menyetujui pengungkapan keberlanjutan organisasi, dan pada tingkatan mana hal ini dapat diselaraskan dengan proses pelaporan finansial.

G4-48

a. Laporkan komite atau posisi tertinggi yang secara resmi meninjau dan menyetujui laporan keberlanjutan organisasi dan memastikan bahwa semua Aspek Material tercakup.

PERAN BADAN TATA KELOLA TERTINGGI DALAM MENGEVALUASI KINERJA EKONOMI, LINGKUNGAN, DAN SOSIAL

Pengungkapan Standar ini menunjukkan sejauh mana badan tata kelola tertinggi terlibat dalam memantau dan bereaksi terhadap kinerja organisasi untuk topik ekonomi, lingkungan, dan sosial. Kinerja ekonomi, lingkungan, dan sosial mengakibatkan risiko dan peluang besar di mana badan tata kelola tertinggi harus memastikan pemantauan dan, bila sesuai, penanganannya. Pengungkapan Standar ini juga membahas proses organisasi untuk menyampaikan permasalahan penting pada badan tata kelola tertinggi.

G4-49

a. Laporkan proses penyampaian permasalahan penting kepada badan tata kelola tertinggi.

G4-50

a. Laporkan sifat dan jumlah total permasalahan penting yang dikomunikasikan kepada badan tata kelola

tertinggi dan mekanisme yang digunakan untuk membahas dan menyelesaikannya. hlm. 56

REMUNERASI DAN INSENTIF

Pengungkapan Standar ini berfokus pada kebijakan remunerasi yang ditetapkan untuk memastikan bahwa pengaturan remunerasi dapat mendukung tujuan strategis organisasi, selaras dengan kepentingan pemangku kepentingan, dan memungkinkan untuk dapat merekrut, memotivasi, serta mempertahankan anggota badan tata kelola tertinggi, eksekutif senior, dan karyawan.

Lihat referensi 124. hlm. 57

G4-51

a. Laporkan kebijakan remunerasi untuk badan tata kelola tertinggi dan eksekutif senior untuk jenis remunerasi di bawah ini:

Ÿ Gaji tetap dan gaji tidak tetap: – Gaji berbasis kinerja – Gaji berbasis ekuitas – Bonus

– Saham tangguhan atau saham vested (hak karyawan) Ÿ Bonus kontrak atau pembayaran insentif perekrutan Ÿ Pembayaran PHK

Ÿ Clawback

Ÿ Tunjangan pensiun, termasuk perbedaan antara skema tunjangan dan tingkat kontribusi bagi badan tata kelola tertinggi, eksekutif senior, dan semua karyawan lainnya

b. Laporkan bagaimana kriteria kinerja dalam kebijakan remunerasi berkaitan dengan tujuan ekonomi,

lingkungan, dan sosial kepada badan tata kelola tertinggi dan eksekutif senior. hlm. 57 LIHAT PANDUAN PENERAPAN

G4-52

a. Laporkan proses untuk menentukan remunerasi. Laporkan apakah konsultan remunerasi dilibatkan dalam penentuan remunerasi dan apakah mereka terpisah dari manajemen. Laporkan hubungan lainnya yang dimiliki konsultan remunerasi dengan organisasi.

G4-53

a. Laporkan bagaimana pandangan pemangku kepentingan diminta dan dipertimbangkan terkait dengan remunerasi, termasuk hasil pemungutan suara pada kebijakan dan usulan remunerasi, jika berlaku.

G4-54

a. Laporkan rasio total kompensasi tahunan untuk individu yang memperoleh pendapatan paling tinggi dalam organisasi di setiap negara dari operasi yang signifikan terhadap median peningkatan total kompensasi tahunan untuk semua karyawan (tidak termasuk individu yang memperoleh pendapatan

paling tinggi) di negara yang sama. hlm. 58

G4-55

a. Laporkan rasio peningkatan persentase dalam total kompensasi tahunan untuk individu yang memperoleh pendapatan paling tinggi dalam organisasi di setiap negara dari operasi yang signifikan terhadap

peningkatan persentase median dalam total kompensasi tahunan untuk semua karyawan (tidak termasuk

individu yang memperoleh pendapatan paling tinggi) di negara yang sama. hlm. 59

Dalam dokumen PEDOMAN PELAPORAN KEBERLANJUTAN (Halaman 36-41)

Dokumen terkait