• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

D. Teknik Analisis Data

Pekerjaan yang paling berat yang dilakukan peneliti setelah data terkumpul adalah analisis data.40 Analisis data dari hasil pengumpulan data, merupakan tahapan yang penting dalam penyelesaian suatu kegiatan penelitian ilmiah. Sebab data yang telah terkumpul bila tidak dianalisis hanya menjadi barang yang tidak bermakna, tidak berarti, data yang mati, data yang tidak berbunyi. Oleh karena itu, analisis data berfungsi untuk memberi arti, makna dan nilai terkandung dalam data tersebut.41

Perbedaan yang khas antara penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif ialah teknik analisis data yang digunakan. Umumnya pada penelitian kuantitatif

38

Imam Gunawan, Metode Penelitian Kualitatif, h. 175.

39

Imam Gunawan, Metode Penelitian Kualitatif: Teori & Praktik, (Jakarta: Bumi Aksara, 2013), Cet. 1, h. 176.

40

Imam Gunawan, Metode Penelitian Kualitatif, h. 209.

41

Moh Kasiram, Metodologi Penelitian Kualitatif-Kuantitatif, (Yogyakarta: UIN-Maliki Press, 2010), Cet. 2, h. 351.

menggunakan teknik statistik data, meskipun dimungkinkan bisa dilengkapi dengan analisis data kualitatif dengan teknik non statistik dengan maksud memperjelas makna analisis statistik.42

Kata analysis berasal dari bahasa Greek, terdiri dari kata ana dan lysis. Ana

artinya atas (above), lysis artinya memecahkan atau menghancurkan. Agar data bisa dianalisis maka data tersebut harus dipecahkan dahulu menjadi bagian-bagian kecil (menurut struktur), kemudian mengaduknya menjadi bersama untuk memperoleh pemahaman yang baru.43

Menurut Imam gunawan, “Analisis data adalah sebuah kegiatan untuk

mengukur, mengurutkan, mengelompokkan, memberi tanda, dan mengategorikannya sehingga diperoleh suatu temuan berdasarkan fokus atau masalah yang ingin dijawab”.44

Sementara itu, menurut Sugiyono, analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan, dan setelah selesai di lapangan. Namun analisis data lebih difokuskan selama proses di lapangan bersamaan dengan pengumpulan data.45

Dalam penelitian ini, analisis yang dikemukakan Miles dan Hubarman yaitu proses analisis melalui empat aktifitas dalam pelaksanaannya. Empat aktifitas tersebut ialah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.46 Analisis data kualitatif dilakukan secara bersamaan dengan proses pengumpulan data berlangsung, artinya kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan juga selama dan sesudah pengumpulan data.47

42

Moh Kasiram, Metodologi Penelitian, h. 378.

43

Moh Kasiram, Metodologi Penelitian Kualitatif-Kuantitatif, (Yogyakarta: UIN-Maliki Press, 2010), Cet. 2, h. 353.

44

Imam Gunawan, Metode Penelitian Kualitatif: Teori & Praktik, (Jakarta: Bumi Aksara, 2013), Cet. 1, h. 209.

45

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mix Methods), (Bandung: Alfabeta, 2011), h. 334-335.

46

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2014), Cet. 20, h. 335.

47

Imam Gunawan, Metode Penelitian Kualitatif: Teori & Praktik, (Jakarta: Bumi Aksara, 2013), Cet. 1, h. 211.

1. Pengumpulan Data (Data Collection)

Pengumpulan data merupakan proses yang berlangsung sepanjang penelitian, dengan menggunakan seperangkat instrumen yang telah disiapkan, guna memperoleh informasi data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pada proses pengumpulan data, peneliti mencatat dan mengumpulkan data apa saja yang dianggap penting dan kredibel (dapat dipercaya). Data yang diperoleh dikumpulkan dan belum mengalami seleksi, meskipun peneliti sudah memulai mengira-ngira data mana yang penting dan kurang penting (analisis selama pengumpulan data).

2. Data (Data Reduction)

Menurut Moh Kasiram, “Data yang banyak yang berhasil dikumpulkan, dan setelah dibaca, dipelajari, dan ditelaah, maka di reduksi data. Reduksi data yaitu memilah data mana yang menjadi obyek formil dari teori yang digunakan untuk membedah fenomena itu”.48 Reduksi data merupakan proses berfikir sensitif yang memelukan kecerdasan, keluasan dan kedalaman wawasan yang tinggi. Karena tujuan utama penelitian kualitatif adalah temuan.49 Dan tujuan pokok dari reduksi data, selain untuk menyederhanakan data, juga untuk memastikan, bahwa data yang diolah itu adalah data tercakup dalam scrop penelitian, dimana dalam scrop penelitian inilah permasalahan penelitian berbeda.50 Maka dalam melakukan reduksi data, penelitian harus memperhatikan hal-hal baru yang didapat selama proses pengumpulan data.

Reduksi data merupakan proses menyeleksi, memfokuskan, menyederhanakan, mengabstraksikan dan mentransformasi data mentah yang muncul dalam penelitian di lapangan. Reduksi data merupakan bagian dari analisis data. Reduksi data haruslah tajam, ringkas, terfokus, memilih data yang

48

Moh Kasiram, Metodologi Penelitian Kualitatif-Kuantitatif, (Yogyakarta: UIN-Maliki Press, 2010), Cet. 2, h. 368.

49

Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan; Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2010), Cet. XI, h. 339.

50

Moh Kasiram, Metodologi Penelitian Kualitatif-Kuantitatif, (Yogyakarta: UIN-Maliki Press, 2010), Cet.2, h. 368-369.

penting dan membuang data yang tidak penting.51 Dalam penelitian ini, penulis hanya memilih (mereduksi) data-data yang terkait dengan Evaluasi Strategi Pemasaran Pembiayaan Warung Mikro pada KC Tangerang Ciputat.

3. Paparan Data (Data Display)

Setelah data mengalami reduksi, maka langkah selanjutnya adalah penyajian data. Menurut Miles & Huberman pempaparan data sebagai sekumpulan informasi tersusun, dan memberi kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan.52

Penyajian data digunakan untuk lebih meningkatkan pemahaman kasus dan sebagai acuan mengambil tindakan berdasarkan pemahaman dan analisis sajian data. data penelitian ini disajikan dalam bentuk uraian yang didukung dengan matriks jaringan kerja.53

Fenomena sosial yang bersifat kompleks dan dinamis terkadang menjadi penghambat dalam penyajian data. Perkembangan data dapat terjadi setelah penelitian dilakukan, sehingga peneliti harus terus menguji apa yang telah ditemukan di lapangan.54

4. Penarikan Kesimpulan (Conclusions)

Penarikan simpulan merupakan hasil penelitian yang menjawab fokus penelitian berdasarkan hasil analisis data.55 Penarikan kesimpulan juga merupakan aktivitas analisis, dimana pada awal pengumpulan data, seorang analisis memulai memutuskan apakah sesuatu bermakna, atau tidak mempunyai keteraturan, pola, penjelasan, kemungkinan konfigurasi, hubungan sebab akibat, dan proporsi.

Simpulan disajikan dalam bentuk deskriptif objek penelitian dengan berpedoman pada kajian penelitian. Berdasarkan analisis interactive model, kegiatan pengumpulan data, reduksi data, pempaparan data, dan penarik

51

Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan; Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2010), Cet. XI, h. 339.

52

Imam Gunawan, Metode Penelitian Kualitatif: Teori & Praktik, (Jakarta: Bumi Aksara, 2013), Cet. 1, h. 211.

53

Imam Gunawan, Metode Penelitian Kualitatif, h. 211.

54

Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan; Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2010), Cet. XI, h. 342.

55

Imam Gunawan, Metode Penelitian Kualitatif: Teori & Praktik, (Jakarta: Bumi Aksara, 2013), Cet. 1, h. 212.

kesimpulan/verifikasi merupakan proses siklus dan interaktif, dan menjadi gambaran keberhasilan sebagai rangkaian kegiatan analisis yang saling menyusul.56

Dalam penyajian dan harus dapat menjelaskan hasil penelitian dengan jelas. Penyajian data harus bisa menemukan makna dari data, disusun secara sistematis supaya diperoleh sajian singkat dan efektif, artinya tidak ada makna ganda. Sajian data berupa kalimat-kalimat dan paragraf-paragraf singkat agar tidak ada kerancuan.57

Menurut Miles dan Hiberman, kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara dan akan berubah apabila tida ditemukan bukti-bukti yang kuat sebagai pendukung. Namun apabila kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal didukung oleh bukti yang valid dan tetap pada saat peneliti kembali ke lapangan, maka kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel.58

Analisis penulis lakukan setelah semua data yang diperlukan terkumpul. Dalam teknik menganalisis data penulis menggunakan metode deskriptif analisis, yaitu suatu teknik data dimana penulis terlebih dahulu mempaparkan data yang diperoleh dari hasil pengamatan secara sistematis kemudian dianalisis sesuai dengan perumusan masalah dan tujuan penelitian, untuk selanjutnya disajikan dalam bentuk laporan ilmiah.

Dokumen terkait