• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik Pengolahan Data dan Analisis Data

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

3.7 Teknik Pengolahan Data dan Analisis Data

a. Uji Keabsahan Data

Keabsahan data menurut Moleong (2014: 320) adalah bahwa setiap keadaan harus memenuhi: 1) mendemonstrasikan nilai yang benar, 2) menyediakan dasar agar hal itu dapat diterapkan, 3) memperbolehkan keputusan luar yang dapat dibuat tentang konsistensi dari prosedurnya dan kenetralan dari temuan dan keputusan-keputusannya. Untuk menguji keabsahan data, dapat dilakukan dengan tujuh teknik, yaitu perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, triangulasi, pengecekan sejawat, kecukupan referensial, kajian kasus negatif, pengecekan anggota (member

check). Pada penelitian ini, peneliti menggunakan uji keabsahan data

dengan teknik triangulasi dan pengecekan anggota (member check). 1. Triangulasi

Triangulasi yang dijelaskan oleh Moleong (2014: 330) merupakan teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain di luar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu. Untuk menguji keabsahan data pada penelitian ini dilakukan melalui teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik.

Triangulasi sumber yaitu suatu teknis pengecekan kredibilitas data yang dilakukan dengan memeriksa data yang didapatkan melalui beberapa sumber. Triangulasi dengan sumber berarti membandingkan

dan mengecek balik informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam penelitian kualitatif. Sedangkan triangulasi teknik, yaitu suatu teknik pengecekan kredibilitas dilakukan dengan cara mengecek data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda yaitu melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi.

Untuk mencapai hal tersebut di atas dengan cara:

1) Membandingkan data hasil pengamatan dengan data hasil wawancara;

2) Membandingkan apa yang dikatakan orang di depan umum dengan apa yang dikatakan secara pribadi;

3) Membandingkan apa yang dikatakan orang tentang situasi peneliti dengan apa yang dikatakannya sepanjang waktu;

4) Membandingkan keadaan dan perspektif seseorang dengan berbagai pendapat dan pandangan orang seperti masyarakat biasa, kalangan yang berpendidikan menengah atau tinggi, orang pemerintahan;

5) Membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan.

2. Member Check

Peneliti dalam penelitian ini juga melakukan member check, yaitu proses pengecekan data yang diperoleh peneliti kepada pemberi data. Tujuan membercheck adalah mengetahui seberapa jauh data yang diperoleh sesuai dengan apa yang diberikan oleh pemberi data. Selain itu member check dilakukan agar informasi yang diperoleh dan akan digunakan dalam penulisan laporan sesuai dengan apa yang dimaksud sumber data atau informan. Setelah membercheck dilakukan, maka pemberi data dimintai tanda tangan sebagai bukti otentik bahwa peneliti telah melakukan membercheck dalam Moleong (2014: 331)

3.7.2 Analisis Data

Analisis data dalam penelitian berlangsung bersamaan dengan proses pemngumpulan data. Dalam penelitian kualitatif yang digunakan adalah logika induktif abstraktif. Antara kegiatan pengumpulan data dan analisis data tidak bisa dipisahkan satu sama lain karena keduanya berlangsung secara bersamaan membentuk siklus. Maka analisis data dilakukan sejak data pertama dikumpulkan sampai penelitian berakhir.

Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model siklus Huberman dan Miles (dalam Bungin (2011: 145) yang memperlihatkan sifat interaktif pengumpulan data dengan analisis data. Siklus tersebut diantaranya melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Ketiga tahapan tersebut berlangsung secara simultan. Analisis data ini dapat digambarkan sebagai berikut:

Gambar 3.1

Model Proses Analisis Data (Sumber: Bungin 2011: 145)

Berdasarkan gambar 3.1 di atas dapat diuraikan sebagai berikut: a. Pengumpulan Data

Pengumpulan data yaitu proses memasuki lingkungan penelitian dan melakukan pengumpulan data penelitian. Ini merupakan tahap awal yang

Pengumpulan Data Penyajian Data Simpulan: Verifikasi Reduksi Data

harus dilakukan oleh peneliti agar peneliti dapat memperoleh informasi mengenai masalah-masalah yang terjadi di lapangan.

b. Reduksi Data

Reduksi data merupakan suatu proses pemilihan, pemusatan perhatian pada penyederhanaan, pengabstrakan, dan transformasi data kasar yang muncul dari catatan-catatan tertulis di lapangan (Prastowo, 2011:242). Reduksi data ini berlangsung secara terus-menerus selama proyek yang berorientasi kualitatif berlangsung. Reduksi data dengan demikian merupakan suatu bentuk analisis yang menajamkan, menggolongkan, mengarahkan, membuang yang tidak perlu, dan mengorganisasi data dengan cara sedemikian rupa hingga kesimpulan-kesimpulan finalnya dapat ditarik dan diverifikasi (Prastowo, 2011:243). Tujuan utama dari penelitian kualitatif adalah pada temuan. Oleh karena itu, jika peneliti dalam melakukan penelitian menemukan segala sesuatu yang terlihat aneh, asing, tidak dikenal dan belum memiliki pola, justru inilah yang harus dijadikan perhatian peneliti dalam melakukan reduksi data.

c. Penyajian Data

Setelah data direduksi, langkah selanjutnya adalah mendisplaykan data, penyajian data di sini merupakan sekumpulan informasi tersusun yang memberi kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. Beberapa jenis bentuk penyajian data adalah matriks, grafik, jaringan, bagan dan lain sebagainya yang semuanya dirancang untuk menggabungkan informasi tersusun dalam suatu bentuk yang padu

(Prastowo, 2011:244). Kemudian penyajian data dapat dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori dan selanjutnya, yang paling sering digunakan untuk menyajikan data dalam penelitian kualitatif adalah dengan teks yang bersifat naratif. Dengan mendisplay data, maka akan memudahkan untuk memahami apa yang terjadi, merencanakan kerja selanjutnya berdasarkan apa yang telah dipahami.

d. Simpulan Verifikasi

Langkah ketiga dalam analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman adalah penarikan kesimpulan dan verifikasi. Sementara itu, dalam penjelasan Prastowo (2011:250) kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara, dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti kuat yang mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya. Akan tetapi, jika kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal telah didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten saat kita kembali ke lapangan mengumpulkan data, kesimpulan yang kita kemukakan adalah kesimpulan yang terpercaya. Dengan demikian, kesimpulan dalam penelitian ini mungkin dapat menjawab rumusan masalah yang telah dirumuskan sejak awal, tetapi mungkin juga tidak karena masalah dan rumusan masalah pada penelitian kualitatif masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah peneliti berada di lapangan.

Gambar 3.1 di atas memperlihatkan proses yang bolak-balik artinya tidak sekali jadi. Saat mengumpulkan data peneliti akan dengan sendirinya melakukan perbandingan-perbandingan untuk memperkaya data maupun konseptualisasi dan kategorisasi. Seberapa banyak proses bolak-balik tersebut sangat bergantung pada

kompleksitas permasalahan yang hendak dijawab. Bergantung pula pada seberapa tajam pisau analisis yang dipakai saat mengumpulkan data itu sendiri. Pisau analisis yang dimaksud adalah kepekaan dan ketajaman daya lacak peneliti itu sendiri di dalam melakukan komparasi ketika proses pengumpulan data.

Hasil pengumpulan data tersebut perlu dilakukan reduksi. Istilah reduksi dalam penelitian kualitatif dapat diartikan sebagai pengelolaan data mulai dari editing, koding, hingga tabulasi data. Reduksi data mencakup kegiatan mengikhtiarkan hasil pengumpulan data selengkap mungkin dan melakukan pemilahan ke dalam satuan konsep tertentu, kategori tertentu, atau tema tertentu.

Seperangkat hasil reduksi data perlu disajikan ke dalam bentuk tertentu sehingga terlihat sosoknya secara lebih utuh. Hal ini sangat diperlukan untuk memudahkan upaya pemaparan dan penegasan kesimpulan.

3.8 Jadwal Penelitian

Jadwal penelitian merupakan jadwal aktivitas yang dilakukan dan kapan akan dilakukan. Berikut ini merupakan jadwal penelitian Penguatan Kelembagaan KLA di Kota Serang.

Tabel 3.3 Jadwal Penelitian No Kegiatan Waktu Ags 2018 Sep 2018 Okt 2018 Nov 2018 Des 2018 Jan 2019 Feb 2019 Mar 2019 Apr 2019 Mei 2019 1. Pengajuan Judul 2. Perizinan dan Observasi awal 3. Penyusunan Proposal Skripsi 4. Seminar Proposal 5. Revisi proposal dan

acc lapangan 6. Proses pencarian data di lapangan 7. Pengolahan data 8. Penyusunan laporan hasil penelitian 9. Sidang skripsi 10. Revisi skripsi (Sumber: Peneliti, 2018)

BAB IV

HASIL PENELITIAN

Dokumen terkait