METODOLOGI PENELITIAN
D. Teknik Pengumpulan Data
Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut:
1. Penelitian kepustakaan (library research), yaitu penulis membaca buku-buku yang berhubungan dengan masalah yang diteliti.
2. Penelitian lapangan (field research), yaitu penulis mengadakan penelitian langsung ke objek sasaran penelitian. Adapun untuk memperoleh data-data lapangan, penulis menggunakan teknik-teknik sebagai berikut:
a. Observasi
Observasi adalah suatu cara pengumpulan data dengan mengamati secara langsung kegiatan belajar mengajar di SMP AL-Mubarak.
Observasi dilakukan oleh peneliti secara langsung yaitu dengan mengamati keadaan SMP Al-Mubarak dan kegiatan belajar mengajar PAI di SMP Al-Mubarak khususnya yang berkaitan dengan minat siswa terhadap pelajaran PAI.
2
Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian …, h. 131 3
b. Interview
Interview yaitu cara pengumpulan data dengan melakukan wawancara secara langsung dengan responden untuk memperoleh informasi mengenai minat belajar PAI di SMP Al-Mubarak serta informasi lain di sekitar pembahasan penelitian ini. Di sini penulis mengadakan wawancara dengan kepala sekolah guna mengetahui sarana prasarana serta keadaan sekolah dan juga mengadakan wawancara kepada guru PAI untuk mengetahui proses pembelajaran PAI di sekolah tersebut.
c. Angket
Angket merupakan suatu daftar pernyataan tentang topik tertentu yang diberikan kepada subyek baik secara individual maupun kelompok, untuk mendapatkan informasi tertentu.4 Adapun angket ini disebarkan kepada siswa siswi kelas VIII SMP Al-Mubarak.
Angket ini bertujuan untuk memperoleh data mengenai permasalahan dalam penelitian ini. Dalam hal ini, penulis menggunakan kuisioner tertutup di mana penulis memberikan pertanyaan yang disertai jumlah arternatif jawaban yang disediakan. Untuk mengukur persepsi siswa tentang minat belajar siswa terhadap mata pelajaran PAI di SMP Al-Mubarak, maka penulis membuat kisi-kisi instrument. Adapun kisi-kisi instrument penelitian yang penulis gunakan adalah sebagai berikut:
4
Ibnu Hajar, Dasar-dasarMetodologi Penelitian Kuantitatif dalam Pendidikan, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1996), h. 181
26
Tabel 1
Kisi-Kisi Instrument Penelitian Tentang Minat Belajar PAI Variabel
Penelitian Dimensi Indikator
Nomor Butir Soal Minat
Belajar PAI
Keinginan - Kemauan siswa untuk belajar pendidikan agama Islam - Keinginan untuk menguasai materi
1, 2
3, 4
Perasaan Senang - Senang terhadap mata pelajaran PAI
- Memiliki buku pegangan
5, 6 7, 8
Pengetahuan - Memahami materi pelajaran
- Menjelaskan kembali materi yang telah disampaikan
9, 10 11, 12
Kebiasaan - Mengulangi pelajaran di rumah - Membaca buku-buku agama setiap hari
13, 14 15, 16
Perhatian - Mendengarkan dan memperhatikan penjelasan dari guru
- Mengajukan pertanyaan
17, 18
19, 20
E. Teknik Pengolahan Data dan Analisis Data 1. Teknik Pengolahan Data
Untuk mengelola data dalam penulisan ini, penulis melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
a. Editing, yaitu memeriksa kelengkapan dan kejelasan angket/kuisioner yang berhasil dikumpulkan.
b. Scoring, yaitu tahap pemberian skor terhadap butir-butir pernyataan yang terdapat dalam angket/kuisioner. Dalam setiap pernyataan dalam angket terdapat 4 butir jawaban yaitu sangat setuju, setuju, tidak
setuju, dan sangat tidak setuju, yang harus dipilih oleh responden. Maka penulis melakukan perhitungan skor rata-ratanya dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Untuk jawaban yang pernyataannya positif, skornya: Sangat Setuju (SS) : 4
Setuju (S) : 3
Tidak Setuju (TS) : 2 Sangat Tidak setuju (STS) : 1
2) Untuk jawaban yang pernyataannya negatif, skornya: Sangat Setuju (SS) : 1
Setuju (S) : 2
Tidak Setuju (TS) : 3 Sangat Tidak setuju (STS) : 4
c. Tabulating, yaitu setelah diketahui setiap indikatornya, maka seluruh data tersebut ditabulasikan dalam sebuah tabel untuk kemudian diketahui perhitungannya.
2. Analisis Data
Teknik analisis data ialah suatu proses penyederhanaan data dalam bentuk yang mudah untuk dibaca dan diinterpretasikan. Dalam proses seringkali digunakan statistik. Salah satu fungsi statistik adalah menyederhanakan data penelitian yang besar jumlahnya menjadi informasi yang lebih sederhana dan mudah untuk dipahami.
Data yang berasal dari kepustakaan digunakan sebagai rumusan teori yang dijadikan pedoman penulis untuk penelitian lapangan.
Sedangkan data yang berasal dari penelitian lapangan, disebarkan melalui angket kepada siswa untuk minat belajar siswa terhadap pelajaran PAI di SMP Al-Mubarak.
Teknik analisis data penelitian ini disesuaikan dengan tujuan yang akan dicapai. Adapun data yang terkumpul dianalisis dengan
28
menggunakan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Secara kuantitatif, data tersebut dirinci dalam bentuk angka-angka yang dituangkan dalam tabel melalui distribusi frekuensi dengan memberikan prosentase. Sedangkan secara kualitatif, data tersebut dituangkan dengan kalimat-kalimat logis. Dalam hal ini penulis menggunakan rumus sebagai berikut: 1. Pentabelan data yaitu dengan memasukkan data ke dalam tabel yang
berisikan nomor urut, kolom alternative jawaban, dan kolom frekuensi jawaban (P).
2. Mencari frekuensi jawaban (F) dengan cara menjumlah setiap jawaban. 3. Mencari prosentase dengan rumus sebagai berikut:
P = F x 100% N
Keterangan Rumus :
P = Prosentase untuk setiap alternatif jawaban F = Frekuensi/jumlah yang mengisi
N = Jumlah responden
Setelah didapat hasil prosentase dari angket yang disebarkan kepada siswa, maka akan menentukan kategori penilaian dari hasil penelitian tersebut, penulis merumuskannya sebagai berikut:
Tabel 2 Kategori Penilaian
No. Prosentase Penafsiran
1 100 % Seluruhnya
2 90 % - 99 % Hampir seluruhnya 3 60 % - 89 % Sebagian besar 4 51 % - 59 % Lebih dari setengah
5 50 % Setengahnya
7 20 % - 39 % Sebagian kecil 8 10 % - 19 % Sedikit
9 0,1 % - 9 % Sedikit sekali
10 0 % Tidak ada sama sekali
Selanjutnya, untuk mengetahui minat belajar siswa SMP Al-Mubarak terhadap Pendidikan Agama Islam, maka penulis menghitung nilai rata-rata minat belajar dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
Mx = Σx
N
Keterangan:Mx = Mean (rata-rata) yang dicari
Σx = Jumlah dari skor-skor (nilai-nilai) yang ada
N = Number of cases (Banyaknya skor-skor itu sendiri)5
Kemudian penulis menentukan kategori penilaian minat belajar tersebut, di antaranya: 20 – 40 : Minat rendah 41 – 60 : Minat sedang 61 – 80 : Minat tinggi 5
Anas Sudijono, Pengantar Statistik Pendidikan, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2008), h. 85
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis dan interpretasi data yang telah dikemukakan sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan bahwa kondisi minat belajar siswa SMP Al-Mubarak khususnya kelas VIII terhadap pelajaran Pendidikan Agama Islam adalah tinggi. Hal ini dapat dibuktikan oleh data-data sebagai berikut:
1. Adanya keinginan siswa dalam mempelajari pelajaran PAI. 2. Persaaan senang pada diri siswa selama mengikuti pelajaran PAI.
3. Adanya kemampuan siswa dalam menyampaikan kembali materi yang telah diajarkan.
4. Adanya kebiasaan siswa untuk mengulangi pelajaran yang telah diajarkan. 5. Adanya perhatian siswa yang selalu mendengarkan dan memperhatikan
penjelasan yang disampaikan oleh guru.
B. Saran
Berdasarkan hal-hal yang telah penulis simpulkan di atas, maka penulis memberikan saran kepada pihak pengelola sekolah, khususnya kepala sekolah sebagai supervise pendidikan dan secara umum kepada pihak-pihak
terkait lainnya, seperti guru, karyawan dan lain-lain. Saran tersebut di antaranya sebagai berikut:
1. Hendaknya ada penambahan jam belajar khususnya pada pelajaran agama, karena pelajaran agama sangat penting dalam membentuk akhlak siswa untuk menjadi manusia yang berakhlakul karimah.
2. Hendaknya guru lebih intensif dalam memberikan bimbingan kepada siswa di luar jam sekolah, agar guru lebih mengetahui bagaimana keadaan siswa tersebut.
3. Hendaknya ada pemanfaatan media yang secara optimal guna menunjang proses pembelajaran.