• Tidak ada hasil yang ditemukan

III. METODOLOGI PENELITIAN

3.4. Teknik Pengumpulan Data

Studi literatur adalah cara yang dipakai untuk menghimpun data-data atau sumber-sumber yang berhubungan dengan topik yang diangkat dalam suatu penelitian. Pada penelitian ini penulis memilih studi literatur untuk mengumpulkan referensi dari buku-buku mengenai Multimedia interaktif serta jurnal-jurnal yang memiliki kemiripan dalam pembuatan sistem ini.

2. Wawancara

Wawancara dilakukan untuk mengkaji lebih dalam lagi proses serta tahapan konsep dalam pembuatan aplikasi multimedia interaktif dan untuk menganalisa kebutuhan aplikasi multimedia interaktif secara lengkap, peneliti akan melakukan wawancara kepada guru pengampu mata pelajaran TIK di Sekolah Dasar Negeri 01/IV Kota Jambi.

3. Kuisioner

Kuesioner merupakan metode pengumpulan data yang akan digunakan pada tahap terakhir setelah aplikasi selesai dibangun dan digunakan. Pada penelitian ini tujuan penggunaan kuesioner adalah untuk mengevaluasi aplikasi terhadap pengujian fungsionalitas, validasi materi, dan ease of use.

a. Pengujian fungsionalitas

Pada tahap ini, pengujian fungsionalitas dilakukan dengan menggunakan kasus uji yang dirancang dengan menggunakan black box testing, yang mana memasukkan beberapa indikator permasalahan seperti pada saat data input data yang akan dicocokan dengan hasil yang diharapkan. Hasil akhir dari kasus uji ini akan memvalidasi proses yang berjalan pada sistem sudah berjalan dengan semestinya atau tidak.

Berdasarkan pengertian black box testing yang sudah dipaparkan pada

tinjauan Pustaka di BAB II, kasus uji yang dibuat memuat skenario uji, hasil yang diharapkan, dan validitas hasil pengamatan dengan hasil yang diharapkan. Pengujian fungsionalitas pada pengujian kali ini diadopsi dari format yang dilakukan oleh Salamah & Khasanah (2017), yaitu berisikan skenario pengujian, hasil yang diharapkan, dan hasil pengujian.

Berikut adalah tablel format untuk pengujian aplikasi kali ini.

No.

Kasus dan Hasil Uji Aksi/data

masukan

Yang Diharapkan

Berhasil Ya Tidak

1.

Skenario uji yang

dijalankan

Hasil luaran skenario yang diharapkan

Fungsi pada format kasus uji diatas berisikan skenario uji yang akan dijalankan. Hasil yang diharapkan adalah hasil yang sesuai dengan fungsionalitas sistem yang sebenarnya setelah skenario uji dilakukan.

Kemudian penguji akan menandai hasil dari skenario uji yang dilakukan apakah telah sesuai dengan hasil yang diharapkan atau belum sesuai.

kriteria responden pada pengujian fungsionalitas aplikasi multimedia interaktif ini merupakan orang yang memiliki pengetahuan yang cukup memadai terhadap penggunaan aplikasi android.

Adapun untuk responden dalam pengujian merupakan mahasiswa sistem informasi, dan web developer. Pengujian menggunakan test case berbentuk checklist dengan jawaban tegas yaitu “Ya- Tidak”. Pengujian ini dilakukan dalam bentuk tertulis untuk memeriksa apakah aplikasi berjalan seperti yang diharapkan (Simarmata, 2010).

b. Validasi materi

Validasi materi dapat dilakukan dengan cara menghadirkan validator yang dapat menilai aplikasi pengembangan. Tahapan ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan materi dari aplikasi hasil pengembangan yang dilakukan oleh peneliti sehingga dilakukan validasi materi terhadap aplikasi dengan guru pengampu mata pelajaran TIK di sekolah tempat penelitian dilakukan sebagai validator materi karena memenuhi kriteria, pendapat guru diperlukan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan pembelajaran jarak jauh berbasis media audio visual dalam mata pelajaran TIK. Sebagai guru mata pelajaran yang menggunakan media audio visual untuk menunjang pembelajaran.

Kuesioner penilaian validasi materi menggunakan skala likert yang terdiri dari 5 skala yaitu Sangat Setuju – Setuju – Ragu-ragu – Tidak Setuju – Sangat Tidak Setuju. Kuisioner ini dimaksudkan untuk menilai media pembelajaran pada aspek materi pembelajaran. Berikut adalah tabel format untuk pengujian validasi materi yang diadopsi dari penelitian terdahulu oleh Sari & Zulfadewina (2020).

Tabel 3.1 Pertanyaan Kuisioner Validasi Materi

No. Pertanyaan SS S R TS STS

1 Kesesuain materi dengan tujuan pembelajaran

2 Adanya kebenaran dalam konsep ilmu pengetahuan dalam materi

3

Keakuratan gambar, ilustrasi, video, dan istilah-istilah yang digunakan

4 Materi yang dirancang sesuai dengan apa yang dipelajari

5 Materi yang ditampilkan tidak ambigu/bermakna ganda

6 Pertanyaan pada halaman kuis yang ditampilkan tidak

ambigu/bermakna ganda

7 Kelengkapan materi dengan tema apa yang dipelajari

c. Validasi Bahasa

Tahapan ini bertujuan untuk menilai media pembelajaran Multimedia Interaktif Pengenalan Software Dan Hardware Bagi Siswa Sekolah Dasar Berbasis Android terkait aspek kebahasaan. Lembar validasi ini akan diisi oleh ahli bahasa dimana pada penelitian ini yaitu guru kelas yang bersangkutan.

d. Perceived ease of use

Tujuan penggunaan kuesioner perceived ease of use adalah untuk mengevaluasi aplikasi terhadap kemudahan pengguna terhadap penggunaan aplikasi multimedia interaktif yang dibangun. Kriteria responden pengujian perceived ease of use Aplikasi Multimedia Interaktif Pengenalan Software dan Hardware ini, agar dilakukan secara objektif harus diuji langsung oleh pengguna dengan cara memberikan pertanyaan kuesioner seputar aplikasi.

Tujuan dari kuesioner ini adalah untuk mengetahui apakah aplikasi ini

memudahkan pengguna untuk mempelajari pengenalan Software dan Hardware pada komputer dari berbagai materi melalui di aplikasi ini.

Responden pengujian ini adalah siswa SD N 01/IV Kota Jambi kelas VI (Enam), dikarenakan siswa sekolah dasar sudah harus mengetahui dasar-dasar komputer khususnya Software dan Hardware seperti yang dikatakan oleh Ansori dan Yulmaini (2019), bahwa teknologi semakin berkembang dan penggunaan teknologi sudah harus diperkenalkan pada pelajar sedini mungkin seperti mengenalkan dasar-dasar perangkat komputer yaitu perangkat keras dan perangkat lunak komputer. Pengenalan perangkat komputer lebih detail perlu dilakukan sejak dini ke sekolah-sekolah dasar.

Dalam penentuan pengujian ini menggunakan 21 responden, dikarenakan pada penelitian kuantitatif dengan jumlah minimal 20 responden sudah dianggap cukup untuk mencapai tujuan penelitian, seperti yang dikatakan oleh Nielsen (2006) bahwa, data kuantitatif dengan pengujian pada 20 orang sudah cukup untuk mencapai sebagian besar tujuan penelitian. Pengujian perceived ease of use kusioner ini terdiri dari 10 pertanyaan yang diberikan dengan skala likert yang sama dengan pengujian validasi materi sebelumnya.

22

Dokumen terkait