• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

E. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam rancangan penelitian ini antara lain:

a. Siklus I 1) Observasi

Observasi merupakan bagian yang sangat penting dalam penelitian tindakan. Dengan observasi, peneliti dapat mendokumentasikan dan merefleksi secara sistematis terhadap kegiatan dan interaksi di dalam kelas (Burns dalam basrowi dan Suwandi, 2008:127). Observasi ini dilakukan pada siswa kelas VIII A SMP N 1 Nguter untuk mengetahui kinerja siswa selama proses pembelajaran berlangsung dengan penggunaan metode Student Teams-Achievement Divisions (STAD). Terlampir pada lampiran 15 serta terhadap kegiatan guru mengajar di kelas VIIIA dengan penggunaan metode Student Teams-Achievement Divisions (STAD) terlampir pada lampiran 17.

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

27

2) Wawancara

Teknik ini digunakan untuk memperoleh data dari informan tentang pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas, mengenai kesulitan yang dialami oleh guru yang mengampu mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di kelas VIIIA dalam proses pembelajaran, serta faktor penyebabnya (lihat lampiran 2).

3) Dokumentasi

Menurut Suharsimi Arikunto (2006:206) “Dokumentasi adalah mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, legger, agenda, dan sebagainya”. Dalam penelitian ini, metode dokumentasi digunakan sebagai data pelengkap yang terdiri dari rencana pembelajaran, data identitas siswa (lihat lampiran 1), daftar nilai siswa, dan foto ketika proses belajar mengajar berlangsung.

4) Tes

Tes hasil belajar digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah melakukan tindakan pada siklus I.

5) Angket

Peneliti menggunakan angket tertutup sehingga responden tinggal membubuhkan tanda. Untuk masing-masing responden diberikan kesempatan untuk memilih satu alternatif jawaban yang tersedia. Dengan memakai metode skoring terhadap jawaban responden dalam angket maka akan diperoleh data penelitian yang diharapkan. Angket tentang respon siswa terhadap penggunaan metode Student Teams-Achievement Divisions (STAD) dalam pembelajaran memakai skala 1 sampai dengan 4 dengan pernyataan yang bersifat positif dan negatif. Kriteria penilaian angket dengan cara setiap item angket yang telah disusun, disediakan empat jawaban yang semuanya mengandung kebenaran, akan tetapi kadar kebenarannya berbeda.

commit to user

Adapun kriteria penilaian untuk angket yang bersifat positif adalah sebagai berikut :

a) Apabila responden memilih jawaban Sangat Setuju, maka responden mendapat skor 4.

b) Apabila responden memilih jawaban Setuju, maka responden mendapat skor 3

c) Apabila responden memilih jawaban Ragu , maka responden mendapat skor 2.

d) Apabila responden memilih jawaban Tidak setuju maka responden mendapat skor 1.

Sedangkan untuk pernyataan yang bersifat negative, maka kriterianya adalah sebagai berikut:

a) Apabila responden memilih jawaban Sangat Setuju, maka responden mendapat skor 1.

b) Apabila responden memilih jawaban Setuju, maka responden mendapat skor 2.

c) Apabila responden memilih jawab Ragu , maka responden mendapat skor 3.

d) Apabila responden memilih jawaban Tidak Setuju maka responden mendapat skor 4.

Angket dalam penelitian ini diterapkan pada siswa kelas VIII A dengan jumlah siswa 33 siswa. Angket disusun untuk mengetahui respon siswa terhadap penggunaan metode Student Teams-Achievement Divisions (STAD) dalam mata pelajaran PKn (lihat lampiran 19). Metode angket ini digunakan untuk mengumpulkan tanggapan siswa tentang ketertarikan siswa pada mata pelajaran PKn dengan menggunakan metode Student Teams-Achievement Divisions (STAD).

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

29

b. Siklus II 1) Observasi

Observasi merupakan bagian yang sangat penting dalam penelitian tindakan. Dengan observasi, peneliti dapat mendokumentasikan dan merefleksi secara sistematis terhadap kegiatan dan interaksi di dalam kelas (Burns dalam basrowi dan Suwandi, 2008:127). Observasi ini dilakukan pada siswa kelas VIIA SMP N 1 Nguter untuk mengetahui kinerja siswa selama proses pembelajaran berlangsung dengan penggunaan metode Student Teams-Achievement Divisions (STAD) Terlampir pada lampiran 28 serta terhadap kegiatan guru mengajar di kelas VIIIA dengan penggunaan metode Student Teams-Achievement Divisions (STAD) terlampir pada lampiran 30.

2) Wawancara

Teknik ini digunakan untuk memperoleh data dari informan tentang pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas dengan penggunaan metode Student Teams-Achievement Divisions (STAD), mengenai kesulitan yang dialami oleh guru PKn dalam proses pembelajaran, serta faktor penyebabnya (lihat lampiran 2).

3) Dokumentasi

Pada penelitian ini, metode dokumentasi digunakan sebagai data pelengkap yang terdiri dari rencana pembelajaran, data identitas siswa (lihat lampiran 1), daftar nilai siswa dan foto ketika proses belajar mengajar berlangsung.

4) Tes

Tes hasil belajar untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII A setelah melakukan tindakan pada siklus II.

5) Angket

Peneliti menggunakan angket tertutup sehingga responden tinggal membubuhkan tanda. Untuk masing-masing responden diberikan kesempatan untuk memilih satu alternatif jawaban yang tersedia. Dengan memakai metode skoring terhadap jawaban responden dalam angket maka

commit to user

akan diperoleh data penelitian yang diharapkan. Angket tentang respon siswa terhadap penggunaan metode Student Teams-Achievement Divisions (STAD) dalam pembelajaran memakai skala 1 sampai dengan 4 dengan pernyataan yang bersifat positif dan negatif. Kriteria penilaian angket dengan cara setiap item angket yang telah disusun, disediakan empat jawaban yang semuanya mengandung kebenaran, akan tetapi kadar kebenarannya berbeda.

Adapun kriteria penilaian untuk angket yang bersifat positif adalah sebagai berikut :

a) Apabila responden memilih jawaban Sangat Setuju, maka responden mendapat skor 4.

b) Apabila responden memilih jawaban Setuju, maka responden mendapat skor 3

c) Apabila responden memilih jawaban Ragu , maka responden mendapat skor 2.

d) Apabila responden memilih jawaban Tidak setuju maka responden mendapat skor 1.

Sedangkan untuk pernyataan yang bersifat negative, maka kriterianya adalah sebagai berikut:

a) Apabila responden memilih jawaban Sangat Setuju, maka responden mendapat skor 1.

b) Apabila responden memilih jawaban Setuju, maka responden mendapat skor 2.

c) Apabila responden memilih jawab Ragu , maka responden mendapat skor 3.

d) Apabila responden memilih jawaban Tidak Setuju maka responden mendapat skor 4.

Angket dalam penelitian ini diterapkan pada siswa kelas VIII A dengan jumlah siswa 33 siswa. Angket disusun untuk mengetahui respon siswa terhadap penggunaan metode Student Teams-Achievement Divisions (STAD) dalam mata pelajaran PKn (lihat lampiran 31). Metode angket ini

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

31

digunakan untuk mengumpulkan tanggapan siswa tentang ketertarikan siswa pada mata pelajaran PKn dengan menggunakan metode Student Teams-Achievement Divisions (STAD).

2. Alat Pengumpulan Data

Menurut Susilo dan Kisyani dalam bukunya Herawati Susilo, Husnul Chotimah dan Yuyun Dwita Sari (2008: 67) “Alat yang diperlukan dalam pengumpulan data Penelitian Tindakan Kelas dapat dipahami dari 2 sisi, yaitu sisi proses dan sisi hal yang diamati”. Maka alat yang dapat di gunakan untuk mengumpulkan data seperti yang telah di uraikan diatas yaitu sebagai berikut: a. Siklus I

1) Dari Sisi Proses a) Alat untuk Input

Alat untuk input dapat dikembangkan dari hal- hal yang menjadi akar masalah beserta pendukungnya, maka alat yang digunakan adalah : (1) Dokumen berupa hasil tes awal (lihat lampiran 7).

(2) Daftar pertanyaan atau pedoman wawancara yang bersifat terbuka dan tidak terpancang mengenai pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas, berbagai informasi mengenai kesulitan yang dialami oleh guru dalam pembelajaran,serta faktor penyebabnya(lihat lampiran2). b) Alat Untuk Proses

Alat yang digunakan pada saat proses berlangsung berkaitan erat dengan tindakan yang dipilih untuk dilakukan, maka alat yang digunakan adalah :

(1) Observasi alatnya yaitu dengan cek list atau lembar observasi tentang keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran dengan menggunakan metode Student Teams-Achievement Divisions (STAD) pada kompetensi dasar Kedaulatan Rakyat dan Sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia (lihat lampiran 15).

(2) Foto yang digunakan untuk menunjukkan adanya situasi dalam proses belajar mengajar berlangsung pada siklus I(lihat lampiran40).

commit to user

c) Alat Untuk Output

Alat untuk output berkaitan erat dengan evaluasi pencapaian hasil berdasarkan kriteria yang telah diterapkan, maka alat yang digunakan adalah Tes, alatnya adalah sebuah tes tertulis yakni tes pilihan ganda setelah dilakukan tindakan (lihat lampiran 12).

2) Dari Sisi Hal yang Diamati

Selain dari sisi proses, alat juga dapat pula dipahami dari sisi hal yang diamati. Dari sisi yang diamati dapat dikelompokkan dalam 3 yaitu

a) Pengamatan Terhadap Guru

“Pengamatan merupakan alat yang terbukti efektif untuk mempelajari tentang metode dan strategi yang diimplementasikan di kelas”. (Herawati Susilo, Husnul Chotimah dan Yuyun Dwita Sari (2008: 68). Maka alat yang digunakan adalah cek list tentang pembelajaran yang dilakukan oleh guru dengan menggunakan metode Student Teams-Achievement Divisions (STAD) pada kompetensi dasar Kedaulatan Rakyat dan Sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia(lihat lampiran17).

b) Pengamatan Terhadap Kelas

Pengamatan yang dilakukan untuk mengamati peristiwa yang terjadi di kelas. Alat yang digunakan adalah foto tentang lingkungan fisik kelas, tata letaknya.

c) Pengamatan Terhadap Peserta Didik

Pengamatan terhadap peserta didik ini adalah mengamati tentang perilaku peserta didik alatnya adalah lembar observasi atau cek list tentang keaktifan peserta didik dalam mengikuti pelajaran, interaksi, ketrampilan bertanya dan kegiatan kelompok (lihat lampiran 15).

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

33

b. Siklus II

1) Dari Sisi Proses a) Alat Untuk Input

Alat untuk input dapat dikembangkan dari hal- hal yang menjadi akar masalah beserta pendukungnya, maka alat yang digunakan adalah dokumen berupa hasil tes pada siklus I (lihat lampiran 14).

b) Alat Untuk Proses

Alat yang digunakan pada saat proses berlangsung berkaitan erat dengan tindakan yang dipilih untuk dilakukan, maka alat yang digunakan adalah :

(1) Observasi alatnya adalah cek list atau lembar observasi tentang keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran dengan menggunakan metode Student Teams-Achievement Divisions (STAD) pada kompetensi dasar Kedaulatan Rakyat dan Sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia. Lembar observasi atau cek list tentang keaktifan siswa pada siklus II (lihat lampiran 28).

(2) Foto yang digunakan untuk menunjukkan adanya situasi dalam proses pembelajaran berlangsung pada siklus II (lihat lampiran 41). c) Alat Untuk Output

Alat untuk output berkaitan erat dengan evaluasi pencapaian hasil berdasarkan kriteria yang telah diterapkan, maka alat yang digunakan adalah tes alatnya adalah sebuah tes tertulis yakni tes pilihan ganda setelah dilakukan tindakan II (lihat lampiran 25).

2) Dari Sisi Hal yang Diamati a) Pengamatan Terhadap Guru

“Pengamatan merupakan alat yang terbukti efektif untuk mempelajari tentang metode dan strategi yang diimplementasikan di kelas”. (Herawati Susilo, Husnul Chotimah dan Yuyun Dwita Sari (2008: 68). Maka alat yang digunakan adalah cek list tentang pembelajaran yang dilakukan oleh guru dengan menggunakan metode Student Teams-Achievement Divisions (STAD) pada kompetensi dasar Kedaulatan

commit to user

Rakyat dan Sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia(lihat lampiran30)

b) Pengamatan Terhadap Kelas

Pengamatan yang dilakukan untuk mengamati peristiwa yang terjadi di kelas. Alat yang digunakan adalah foto tentang lingkungan fisik kelas, tata letaknya.

c) Pengamatan Terhadap Peserta Didik

Pengamatan terhadap peserta didik ini adalah mengamati tentang perilaku peserta didik alatnya adalah lembar observasi atau cek list tentang keaktifan peserta didik dalam mengikuti pelajaran, interaksi, ketrampilan bertanya dan kegiatan kelompok (lihat lampiran 27).

Dokumen terkait