• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tingkat Kebugaran Jasmani Masyarakat Kabupaten Bima

Dalam dokumen BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. (Halaman 53-71)

Untuk mengukur sejauhmana tingkat Kebugaran Jasmani masyarakat dalam berolahraga Kabupaten Bima, maka dibagi dibagi menjadi 3 kecamatan salah satunya kecamatan Bolo, kecamatan Soromandi, dan kecamatan Wera.

a. Tingkat kebugaran jasmani masyarakat kecamatan bolo

Kebugaran jasmani adalah kesanggupan tubuh untuk melakukan aktivitas tampa mengalami kelemahan yang berarti. Orang yang bugar berarti iya tidak gampa lelah dan capek. Iya dapat mengerjakan pekerjaan sehari-hari secara optimal, tidak malas dan bahkan berhenti sebelum waktunya. Jika mengacu pada definisi tersebut, tampaknya kondisi demikian belum dimiliki oleh sebagian masyarakat kita.

Kebugaran jasmani merupakan salah satu faktor penting dalam melakukan aktifitas sehari-hari, karena orang yang sehat belum tentu bugar, tetapi orang yang bugar sudah pasti sehat. Kebugaran jasmani juga mempengaruhi kualitas dan produktifitas seseorang. Indeks kebugaran jasmani masyarakat kecamatan Bolo akan didapat dengan melaksanakan tes

0 0.1 0.2 0.3 0.4 0.5 0.6 0.444 0.522 0.355 0.44

partisipasi Kec. Bolo Partisipasi Kec. Soromandi Partisipasi Kec. Wera Indeks partisipasi Kab. Bima

kebugaran jasmani menggunakan MFT atau Multi Fitness Test kepada 90 orang yang menjadi sampel. 90 orang yang menjadi sampel kemudian di bagi menjadi 3 kategori atau kelompok usia, yaitu usia anak-anak, remaja, dan dewasa.

Pelaksanan tes kebugaran jasmani yang pertama di kecamatan Bolo di laksanakan di SDN 1 Sila pada hari Selasa tanggal 18 Oktober 2015, untuk kelompok usia anak-anak usia 7-12 tahun. Adapun hasil MFT siswa SDN 1 Sila Kecamatan Bolo dapat dilihat dari tabel yang terlampir pada halaman : Dari hasil tabel tersebut maka diketahui rata-rata VO2Max usia anak-anak kecamatan Bolo adalah 30.2.

Gambar 4.13 Pelaksanaan Tes kebugaran jasmani usia anak-anak kecamatan Bolo Nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 30.2 adalah nilai aktual kebugaran jasmani usia remaja kecamatan Bolo. Setelah nilai aktual didapat selanjutnya menghitung indeks kebugaran jasmani remaja dengan rumus:

πΌπ‘›π‘‘π‘’π‘˜π‘  πΎπ‘’π‘π‘’π‘”π‘Žπ‘Ÿπ‘Žπ‘› π‘π‘–π‘™π‘Žπ‘– π΄π‘˜π‘‘π‘’π‘Žπ‘™ βˆ’ π‘π‘–π‘™π‘Žπ‘– π‘€π‘–π‘›π‘–π‘šπ‘’π‘š π‘π‘–π‘™π‘Žπ‘– π‘€π‘Žπ‘˜π‘ π‘–π‘šπ‘’π‘š βˆ’ π‘π‘–π‘™π‘Žπ‘– π‘€π‘–π‘›π‘–π‘šπ‘’π‘š

Dimana nilai maksimumnya adalah 40,5 dan nilai minimumnya 20,1. Maka nilai indeks kebugaran jasmani usia remaja kecamatan Bolo adalah:

Ket: KJR= kebugaran jasmani remaja

Selanjutnya mencari hasil tes kebugaran jasmani usia remaja kecamatan Bolo. Remaja Bolo akan menjadi sampel dalam pelaksanaan tes kebugaran jasmani pada usia 13-17 tahun. Pelaksanaan tes MFT dilakukan di lakukan di Lapangan Tambe kecamatan bolo Kabupaten bima untuk jarak MFT yang ditentuka yaitu 20 meter. Pada pelaksanaan tes MFT ini juga dibantu oleh tim MFT yang terdiri dari 4 orang guru olahraga sebagai pencatat hasil kebugaran jasmani pada pengetes .

Pelaksanaan tes kebugaran jasmani usia remaja dilaksanakan di lapangan tambe kecamatan sila kabupaten bima pada hari sabtu 19 Oktober 2015.. adapun hasil tes kebugaran jasmani kelompok usia remaja kecamatan Bolo dapat dilihat dari tabel yang terlampir pada halaman :

Dari hasil tabel tersebut maka diperoleh rata-rata nilai VO2Max usia remaja kecamatan Bolo adalah 36.4.

Gambar 4.14 Pelaksanan tes kebugaran jasmani usia anak-anak kecamatan Bolo πΌπ‘›π‘‘π‘’π‘˜π‘  𝐾𝐽𝑅 𝐾𝑒𝑐 π΅π‘œπ‘™π‘œ βˆ’

Hasil rata-rata VO2Max yang diperoleh merupakan nilai aktual kebugaran jasmani usia Remaja kecamatan Bolo yaitu 36.4. Maka indeks kebugaran jasmani usia Remaja kecamatan Bolo adalah:

Ket : KJA= kebugaran jasmani Remaja

Tes kebugaran jasmani selanjutnya adalah usia dewasa kecamatan Bolo. Mahasiswa Prodi Penjaskesrek STKIP Taman Siswa menjadi sampel yang mewakili kelompok usia dewasa. Mahasiswa yang diambil adalah mahasiswa yang berdomisili atau tinggal di kecamatan Bolo, mahasiswa yang menjadi sampel untuk tes kebugaran jasmani adalah mahasiswa semester V dengan rata-rata usia 20-21 tahun. Pelaksanaan tes kebugaran jasmani untuk kelompok usia dewasa dilaksanakan pada hari Selasa 24 oktober 2015, tes dilaksanakan di aula kampus Serbaguna STKIP Taman Siswa Bima. adapun hasil tes kebugaran jasmani usia dewasa kecamatan Bolo dapat dilihat pada tabel yang terlampir di halaman:

Dari hasil tabel tersebut didapat rata-rata VO2Max usia dewasa kecamatan Bolo adalah 40.5.

Gambar 4.15 Pelaksanaan tes kebugaran jasmani usia dewasa kecamatan Bolo πΌπ‘›π‘‘π‘’π‘˜π‘  𝐾𝐽𝐴 𝐾𝑒𝑐 π΅π‘œπ‘™π‘œ βˆ’

Hasil nilai rata-rata VO2max yang didapat yaitu 40.5 adalah nilai aktual untuk kelompok usia dewasa kecamatan Bolo. Maka indeks kebugaran jasmani usia dewasa kecamatan Bolo adalah:

Ket: KJD= kebugaran jasmani dewasa

Hasil dari pelaksanan tes kebugaran jasmani masyarakat kecamatan Bolo mulai dari kelompok usia anak-anak, remaja sampai dewasa dapat dilihat perbandingannya melalui diagram batang berikut:

Diagram 4.6 indeks kebugaran masyarakat kec. bolo

Dari hasil tes kebugaran jasmani yang diperolah, selanjutnya adalah menghitung indeks kebugaran jasmani kecamatan Bolo secara kesuluruhan, dengan menggunakan rumus: βˆ’ ( ) ( ) 0 0.2 0.4 0.6 0.8 1

Indeks Kebugaran Jasmani Masyarakat Kec.Bolo 0.459 0.799 1 Anak-anak Remaja Dewasa πΌπ‘›π‘‘π‘’π‘˜π‘  𝐾𝐽𝐷 𝐾𝑒𝑐 π΅π‘œπ‘™π‘œ βˆ’ βˆ’ 𝟏

Maka didapatlah nilai indeks kebugaran jasmani kecamatan Bolo yaitu 0,764, nilai ini menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani masyarakat di kecamatan Bolo sangat tinggi dibandingkan dengan kecamatan lain dan bahkan melebihi nilai indeks kebugaran jasmani nasional 0.355.

b. Tingkat Kebugaran Jasmani Masyarakat Kecamatan Soromandi

Menurut Dwiyogo dan Sulistyorini (1994:10) kesegaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk dapat melakukan tugas sehari-hari dengan semangat,tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan, dan dengan penuh energi melakukan dan menikmati kegiatan waktu luang. Kesegaran jasmani menurut ahli faal sebagai kemampuan seseorang untuk melakukan satu tugas khas yang memerlukan kerja muskular di mana kecepatan dan ketahanan merupakan kriteria utama. Sedang menurut ahli-ahli pendidikan jasmani kesegaran jasmani adalah kapasitas fungsional total seseorang untuk melakukam sesuatu kerja tertentu dengan hasil yang baik tanpa kelelahan yang berarti (Depdikbud, 1992:9).

Seseorang yang memilik kasegaran jasmani yang baik dapat diartikan cukup mempunyai kesanggupan untuk melakukan pekerjaannya dengan efisien tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti, sehingga masih memiliki sisa tenaga untuk mengisi waktu luangnya dan tugas-tugas mendadak lainnya.

Bisa dikatakan pula bahwa tingkat kesegaran jasmani yang baik memberikan seseorang kesanggupan pada seseorang untuk menjalankan hidup yang produktif dan dapat menyesuaikan diri pada tiap pembebanan yang banyak.Sajoto (1995:8-11) mengungkapkan kondisi fisik atau kesegaran jasmani adalah satu kesatuan yang utuh dari komponen-komponen yang tidak dapat dipisahkan begitu saja. Baik peningkatan maupun pemeliharaannya. Disebutkan pula bahwa komponen kondisi fisik meliputi: kekuatan, daya tahan, daya otot, kecepatan, daya lentur, kelincahan, koordinasi,

keseimbangan, dan ketepatan. Sedangkan menurut Pussegjas (1995:1) kesegaran jasmani adalah perwujudan kemampuan dan kesanggupan fisik seseorang untuk melakukan pekerjaan baik sebagai pribadi, anggota masyarakat, maupun sebagai warga negara perlu mendapat perhatiaan dan tanggapan yang lebih memadai.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kesegaran jasmani dapat diartikan sebagai kemapuan fisik untuk melakukan tugas pekerjaan sesuai dengan bidangnya tanpa mengalami kelelahan yang berlebih dan mendapat pemulihan yang cepat seperti pada saat belum melakukan aktivitas.

Kebugaran jasmani merupakan salah satu faktor penting dalam melakukan aktifitas sehari-hari, karena orang yang sehat belum tentu bugar, tetapi orang yang bugar sudah pasti sehat. Kebugaran jasmani juga mempengaruhi kualitas dan produktifitas seseorang. Indeks kebugaran jasmani masyarakat kecamatan soromandi akan didapat dengan melaksanakan tes kebugaran jasmani menggunakan MFT atau Multi Fitness Test kepada 90 orang yang menjadi sampel. 90 orang yang menjadi sampel kemudian di bagi menjadi 3 kategori atau kelompok usia, yaitu usia anak-anak, remaja, dan dewasa.

Pelaksanan tes kebugaran jasmani yang pertama di kecamatan soromandi di laksanakan di SDN Inpres Sampungu pada hari kamis tanggal 9 Oktober 2015, untuk kelompok usia anak-anak. Kelas V menjadi sampel dalam tes ini karena rata-rata usia siswa kelas V SDN Inpres Sampungu adalah 12 tahun. Pelaksanaan tes MFT dilakukan di halaman sekolah karena halamannya cukup untuk jarak MFT yang ditentukan yaitu 20 meter. Adapun hasil MFT siswa SDN Inpres Sampungu dapat dilihat dari tabel yang terlampir pada halaman :

Dari hasil tabel tersebut maka diketahui rata-rata VO2Max usia anak-anak kecamatan Soromandi adalah 24,63.

Gambar: 4.16 pelaksanaan tes kebugaran jasmani pada anak-anak kecamatan soromandi

Nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 26.8 adalah nilai aktual kebugaran jasmani usia ana-anak kecamatan Soromandi. Setelah nilai aktual didapat selanjutnya menghitung indeks kebugaran jasmani anak-anak dengan rumus:

Dimana nilai maksimumnya adalah 40,5 dan nilai minimumnya 20,1. Maka nilai indeks kebugaran jasmani usia anak-anak kecamatan Soromandi adalah:

Ket: KJA= Kebugaran Jasmani Anak-anak

Selanjutnya mencari hasil tes kebugaran jasmani usia remaja kecamatan Soromandi. Pelaksanaan tes kebugaran jasmani usia remaja dilaksanakan di SMPN 3 Soromandi senin 13 Oktober 2014. Sampel yang diambil adalah siswa-siswa kelas IX dengan usia rata-rata 14-15 tahun

πΌπ‘›π‘‘π‘’π‘˜π‘  πΎπ‘’π‘π‘’π‘”π‘Žπ‘Ÿπ‘Žπ‘› π‘π‘–π‘™π‘Žπ‘– π΄π‘˜π‘‘π‘’π‘Žπ‘™ βˆ’ π‘π‘–π‘™π‘Žπ‘– π‘€π‘–π‘›π‘–π‘šπ‘’π‘š π‘π‘–π‘™π‘Žπ‘– π‘€π‘Žπ‘˜π‘ π‘–π‘šπ‘’π‘š βˆ’ π‘π‘–π‘™π‘Žπ‘– π‘€π‘–π‘›π‘–π‘šπ‘’π‘š

πΌπ‘›π‘‘π‘’π‘˜π‘  𝐾𝐽𝐴 𝐾𝑒𝑐 π‘†π‘œπ‘Ÿπ‘œπ‘šπ‘Žπ‘›π‘‘π‘– βˆ’

sebanyak 30 orang siswa. Pelaksanaan tes dilakukan di lapangan sekolah SMPN 3 Soromandi. adapun hasil tes kebugaran jasmani kelompok usia remaja kecamatan Soromandi dapat dilihat dari tabel yang terlampir pada halaman :

Dari hasil tabel tersebut maka diperoleh rata-rata nilai VO2Max usia remaja Soromandi adalah 31.0.

Gambar 4.17 Pelaksanan tes kebugaran jasmani pada SMPN 3 Soromandi usia remaja kecamatan Soromandi kabupaten Bima

Hasil rata-rata VO2Max yang diperoleh merupakan nilai aktual kebugaran jasmani usia remaja kecamatan Soromandi yaitu 31.0. Maka indeks kebugaran jasmani usia remaja kecamatan soromandi adalah:

Ket : KJR= kebugaran jasmani Anak-anak

Tes kebugaran jasmani selanjutnya adalah usia dewasa kecamatan Soromandi yaitu Mahasiswa Prodi penjaskesrek STKIP Taman Siswa Bima menjadi sampel yang mewakili kelompok usia dewasa. Mahasiswa yang diambil

πΌπ‘›π‘‘π‘’π‘˜π‘  𝐾𝐽𝑅 𝐾𝑒𝑐 π‘†π‘œπ‘Ÿπ‘œπ‘šπ‘Žπ‘›π‘‘π‘– βˆ’

adalah mahasiswa yang berdomisili atau tinggal di kecamatan Soromandi, mahasiswa yang menjadi sampel untuk tes kebugaran jasmani adalah mahasiswa semester V dengan rata-rata usia 20-21 tahun. Pelaksanaan tes kebugaran jasmani untuk kelompok usia dewasa dilaksanakan pada hari minggu 28 oktober, tes dilaksanakan di aula kampus STKIP Taman Siswa Bima. adapun hasil tes kebugaran jasmani usia dewasa kecamatan Soromandi dapat dilihat pada tabel yang terlampir di halaman:

Dari hasil tabel tersebut didapat rata-rata VO2Max usia dewasa kecamatan Soromandi adalah 35,7.

Gambar: 4.18, Pelaksanaan tes Kebugaran Jasmani pada Mahasiswa STKIP Taman Siswa kategori usia dewasa sebagai perwakilan Kecamatan

Soromandi Kab. BIMA

Hasil nilai rata-rata VO2max yang didapat yaitu 35.7 adalah merupakan nilai aktual untuk kelompok usia dewasa kecamatan Soromandi. Maka indeks kebugaran jasmani usia dewasa kecamatan Soromandi adalah:

Ket: KJD= Kebugaran Jasmani Dewasa

πΌπ‘›π‘‘π‘’π‘˜π‘  𝐾𝐽𝐷 𝐾𝑒𝑐 π‘†π‘œπ‘Ÿπ‘œπ‘šπ‘Žπ‘›π‘‘π‘– βˆ’

Hasil dari pelaksanan tes kebugaran jasmani masyarakat kecamatan Pontianak barat mulai dari kelompok usia anak-anak, remaja sampai dewasa dapat dilihat perbandingannya melalui diagram batang berikut:

Diagram 4.7 indeks kebugaran jasmani masyarakat kec. soromandi

Dari hasil tes kebugaran jasmani yang diperoleh, selanjutnya adalah menghitung indeks kebugaran jasmani kecamatan soromandi secara kesuluruhan, dengan menggunakan rumus :

βˆ’ ( )

( )

Maka didapatlah nilai indeks kebugaran jasmani kecamatan soromandi yaitu 0,322, nilai ini menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani masyarakat di kecamatan soromandi juga masih rendah, karena nilai indeksnya masih dibawah indeks kebugaran jasmani nasional yaitu 0,355

0 0.2 0.4 0.6 0.8

Indeks Kebugaran Jasmani Masyarakat Kec.Soromandi 0.326 0.534 0.764 Anak-anak Remaja Dewasa

c. Tingkat Kebugaran Jasmani Masyarakat Kecamatan Wera

Seseorang yang memilik kasegaran jasmani yang baik dapat diartikan cukup mempunyai kesanggupan untuk melakukan pekerjaannya dengan efisien tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti, sehingga masih memiliki sisa tenaga untuk mengisi waktu luangnya dan tugas-tugas mendadak lainnya.

Bisa dikatakan pula bahwa tingkat kesegaran jasmani yang baik memberikan seseorang kesanggupan pada seseorang untuk menjalankan hidup yang produktif dan dapat menyesuaikan diri pada tiap pembebanan yang banyak.Sajoto (1995:8-11) mengungkapkan kondisi fisik atau kesegaran jasmani adalah satu kesatuan yang utuh dari komponen-komponen yang tidak dapat dipisahkan begitu saja. Baik peningkatan maupun pemeliharaannya. Disebutkan pula bahwa komponen kondisi fisik meliputi: kekuatan, daya tahan, daya otot, kecepatan, daya lentur, kelincahan, koordinasi, keseimbangan, dan ketepatan. Sedangkan menurut Pussegjas (1995:1) kesegaran jasmani adalah perwujudan kemampuan dan kesanggupan fisik seseorang untuk melakukan pekerjaan baik sebagai pribadi, anggota masyarakat, maupun sebagai warga negara perlu mendapat perhatiaan dan tanggapan yang lebih memadai.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kesegaran jasmani dapat diartikan sebagai kemapuan fisik untuk melakukan tugas pekerjaan sesuai dengan bidangnya tanpa mengalami kelelahan yang berlebih dan mendapat pemulihan yang cepat seperti pada saat belum melakukan aktivitas.

Kebugaran jasmani merupakan salah satu faktor penting dalam melakukan aktifitas sehari-hari, karena orang yang sehat belum tentu bugar, tetapi orang yang bugar sudah pasti sehat. Kebugaran jasmani juga mempengaruhi kualitas dan produktifitas seseorang. Indeks kebugaran jasmani masyarakat kecamatan Wera akan didapat dengan melaksanakan tes kebugaran jasmani menggunakan MFT atau Multi Fitness Test kepada 90

orang yang menjadi sampel. 90 orang yang menjadi sampel kemudian di bagi menjadi 3 kategori atau kelompok usia, yaitu usia anak-anak, remaja, dan dewasa.

Pelaksanan tes kebugaran jasmani yang pertama di kecamatan Wera di laksanakan di SDN 3 Wera pada hari kamis tanggal 9 Oktober 2015, untuk kelompok usia anak-anak. Kelas IV menjadi sampel dalam tes ini karena rata-rata usia siswa kelas IV SDN 3 Wera adalah 10 tahun. Pelaksanaan tes MFT dilakukan di halaman sekolah karena halamannya cukup untuk jarak MFT yang ditentukan yaitu 20 meter. Adapun hasil MFT siswa SDN 3 Wera dapat dilihat dari tabel yang terlampir pada halaman :

Dari hasil tabel tersebut maka diketahui rata-rata VO2Max usia anak-anak kecamatan Wera adalah 28.5.

Gambar 4.18 Pelaksanaan Tes Kebugaran Jasmani usia anak-anak Kecamatan Wera

Nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 28,5 adalah nilai aktual kebugaran jasmani usia ana-anak kecamatan Wera. Setelah nilai aktual didapat selanjutnya menghitung indeks kebugaran jasmani anak-anak dengan rumus:

πΌπ‘›π‘‘π‘’π‘˜π‘  πΎπ‘’π‘π‘’π‘”π‘Žπ‘Ÿπ‘Žπ‘› π‘π‘–π‘™π‘Žπ‘– π΄π‘˜π‘‘π‘’π‘Žπ‘™ βˆ’ π‘π‘–π‘™π‘Žπ‘– π‘€π‘–π‘›π‘–π‘šπ‘’π‘š π‘π‘–π‘™π‘Žπ‘– π‘€π‘Žπ‘˜π‘ π‘–π‘šπ‘’π‘š βˆ’ π‘π‘–π‘™π‘Žπ‘– π‘€π‘–π‘›π‘–π‘šπ‘’π‘š

Dimana nilai maksimumnya adalah 40,5 dan nilai minimumnya 20,1. Maka nilai indeks kebugaran jasmani usia anak-anak kecamatan Wera adalah:

Ket: KJA= Kebugaran Jasmani Anak-anak

Selanjutnya mencari hasil tes kebugaran jasmani usia remaja kecamatan Wera. Pelaksanaan tes kebugaran jasmani usia remaja dilaksanakan di SMAN 1 Tawali pada senin 13 Oktober 2015. Sampel yang diambil adalah siswa-siswa kelas XII dengan usia rata-rata 15-17 tahun sebanyak 30 orang siswa. Pelaksanaan tes dilakukan di lapangan Volly sekolah SMAN 1 Tawali. adapun hasil tes kebugaran jasmani kelompok usia remaja kecamatan Wera dapat dilihat dari tabel yang terlampir pada halaman :

Dari hasil tabel tersebut maka diperoleh rata-rata nilai VO2Max usia remaja kecamatan Wera adalah 32,9.

adalah 32,9.

Gambar 4.19 Pelaksanan Tes Kebugaran Jasmani usia Remaja Kecamatan Wera. πΌπ‘›π‘‘π‘’π‘˜π‘  𝐾𝐽𝐴 𝐾𝑒𝑐 π‘Šπ‘’π‘Ÿπ‘Ž βˆ’

Hasil rata-rata VO2Max yang diperoleh merupakan nilai aktual kebugaran jasmani usia remaja kecamatan Wera yaitu 32,9. Maka indeks kebugaran jasmani usia remaja kecamatan Wera adalah:

Ket : KJR= kebugaran jasmani Remaja

Tes kebugaran jasmani selanjutnya adalah usia dewasa kecamatan Wera. Mahasiswa Prodi Penjaskesrek STKIP Taman Siswa menjadi sampel yang mewakili kelompok usia dewasa. Mahasiswa yang diambil adalah mahasiswa yang berdomisili atau tinggal di kecamatan Wera, mahasiswa yang menjadi sampel untuk tes kebugaran jasmani adalah mahasiswa semester V dengan rata-rata usia 20-21 tahun. Pelaksanaan tes kebugaran jasmani untuk kelompok usia dewasa dilaksanakan pada hari minggu 28 oktober 2015, tes dilaksanakan di aula Serbaguna kampus STKIP Taman Siswa Bima. adapun hasil tes kebugaran jasmani usia dewasa kecamatan Wera dapat dilihat pada tabel yang terlampir di halaman:

Dari hasil tabel tersebut didapat rata-rata VO2Max usia dewasa kecamatan Wera adalah 39.9.

Gambar 4.20 Pelaksanaan Tes Kebugaran Jasmani Usia Dewasa Kecamatan Wera πΌπ‘›π‘‘π‘’π‘˜π‘  𝐾𝐽𝑅 𝐾𝑒𝑐 π‘Šπ‘’π‘Ÿπ‘Ž βˆ’

Hasil nilai rata-rata VO2max yang didapat yaitu 39.9 adalah merupakan nilai aktual untuk kelompok usia dewasa kecamatan Wera. Maka indeks kebugaran jasmani usia dewasa kecamatan Wera adalah:

Ket: KJD= Kebugaran Jasmani Dewasa

Hasil dari pelaksanan tes kebugaran jasmani masyarakat kecamatan Wera mulai dari kelompok usia anak-anak, remaja sampai dewasa dapat dilihat perbandingannya melalui diagram batang berikut:

Diagram 4.8 Indeks Kebugaran Jasmani Masyarakat Kec. Wera

Dari hasil tes kebugaran jasmani yang diperoleh, selanjutnya adalah menghitung indeks kebugaran jasmani kecamatan Wera secara kesuluruhan, dengan menggunakan rumus : βˆ’ ( ) ( ) 0 0.2 0.4 0.6 0.8 1

Indeks Kebugaran Jasmani Masyarakat Kec.Wera 0.411 0.627 0.97 Anak-anak Remaja Dewasa πΌπ‘›π‘‘π‘’π‘˜π‘  𝐾𝐽𝐷 𝐾𝑒𝑐 π‘Šπ‘’π‘Ÿπ‘Ž βˆ’ βˆ’ 𝟎 πŸ—πŸ•πŸŽ

8

Maka didapatlah nilai indeks kebugaran jasmani kecamatan Wera yaitu 0,658, nilai ini menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani masyarakat di kecamatan Wera melebihi ketentuan indekks nasional yaitu 0,355.

d. Indeks Kebugaran Jasmani Masyarakat Kabupaten Bima

Indeks Kebugaran Jasmani Masyarakat dalam Olahraga kabupaten bima termasuk sangat Meningkat. Hal ini dapat dilihat dari tingkat Kebugaran Jasmani masyarakat dalam berolahraga kabupaten bima yang mencapai 1.92 (Sport Development Index). Indeks ini dihitung berdasarkan angka indeks ketiga kecamatan yaitu kecamatan bolo, kecamatan soromandi, dan kecamatan. Kebijakan pembanguna ini merupakan hal yang strategis untuk peningkatan kebugaran jasmani masyarakat dalam berolahraga kabupaten bima.

Mengukur tingkat Kebugaran jasmani masyarakat dalam berolahraga kabupaten bima tentunya dilihat dari nilai indeks kebugaran jasmani kabupaten bima dengan 3 indikator, tingkat Kebugaran jasmani masyarakat kecamatan bolo, tingkat Kebugaran jasmani masyarakat kecamatan soromandi, tingkat Kebugaran jasmani masyarakat kecamatan wera. Begitupun untuk mengetahui indeks pembangunan olahraga kabupaten bima, adalah dengan menjumlahkan semua hasil indeks yang telah didapat mulai dari indeks ruang terbuka, indeks SDM, indeks partisipasi, dan indeks kebugaran jasmani kabupaten bima dijumlahkan dengan jumlah indikator tingkat partisikat masyarakat kabupaten bima. Adapun hasil dari semua indeks tingkat Kebugaran jasmani masyarakat kabupaten bima dapat terlihat dalam tabel berikut:

Tabel 4.15: Indeks Kebugaran Jasmani kabupaten bima

Dari tabel diatas menunjukkan bahwa indeks Kebugaran jasmani olahraga kabupaten bima adalah 1.92, nilai indeks ini menunjukkan bahwa tingkat Kebugaran jasmani olahraga kabupaten bima masih berada dalam kategori sangat tinggi berdasarkan norma SDI. Agar lebih jelas indeks tingkat Kebugaran jasmani olahraga kabupaten bima akan disajikan dalam bentuk diagram batang berikut:

Diagram 4.9 Indeks Kebugaran Jasmani Kabupaten Bima

Indeks Kebugaran Jasmani masyarakat dalam berolahraga kabupaten bima termasuk dalam kategori sangat tinggi.

0 0.2 0.4 0.6 0.8 0.773 0.54 0.658 0.64

Kebugaran J Kec. Bolo Kebugaran J Kec. Soromandi Kebugaran J Kec. Wera Indeks Kebugaran J Kab. Bima

Kabupaten Ruang Terbuka Kec. Bolo Ruang Terbuka Kec. Soromandi Ruang Terbuka Kec. Wera Indeks Ketersediaan Ruang Terbuka Bima 8 0.657

C. Indeks Kebijakan Pembangunan Keolahragaan Kabupaten Bima Dapat Di

Dalam dokumen BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. (Halaman 53-71)

Dokumen terkait