• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tinjauan Objek Mandala Wisata Samuan Tiga .1 Eksisting Mandala Wisata Samuan Tiga Sebelum Dipugar.1 Eksisting Mandala Wisata Samuan Tiga Sebelum Dipugar

Dalam dokumen REDESAIN MANDALA WISATA SAMUANTIGA. (Halaman 30-37)

BAB II POTENSI DAN KONDIDI EKSISTING MANDALA WISATAPOTENSI DAN KONDIDI EKSISTING MANDALA WISATA

2.3 Tinjauan Objek Mandala Wisata Samuan Tiga .1 Eksisting Mandala Wisata Samuan Tiga Sebelum Dipugar.1 Eksisting Mandala Wisata Samuan Tiga Sebelum Dipugar

a. Kondisi Mandala Wisata Samuantiga Sebelum dipugar

Kondisi mandala wisata sebelum dipugar berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu tokoh pengelola yaitu sebagai berikut :

- Bagian-bagain yang dialihfungsikan adalah pada bagian barat stage, yang sekarang sudah difungsikan sebagai area parkir Pura Samuan Tiga. Sebelum dipugar pada bagian barat ditempatkan bangunan dengan fungsi seperti: ruang pengelola, ruang pertunjukan/demontrasi,

Redesain Mandala Wisata Samuantiga | 15 ruang pameran, bale benggong, wantilan, bale kul-kul, tembok relief dan bale penyimpanan barong dan rangda.

- Sedangkan pada bagian timur yang difungsikan sebagai stage pertunjukan indoor dan outdoor masih tetap berdiri tetapi tidak dirawat sehingga dibeberapa bagian bangunan mengalami kerusakan. - Pada bagian selatan stage dulunya difungsikan sebagai area restoran

dan MCK. Tetapi setelah mandala ini dinon-aktifkan bagian selatan diratakan dan kondisi sekarang menjadi lahan kosong yang ditumbuhi semak belukat.

Gambar 2.13 Kondisi Site

Gambar 2.14 Kondisi Eksisting Mandala Pura Samuantiga Sebelum Dipugar Area parkir Area utama Mandala Wisata Samuantiga Area penunjang

U

U

Ket Bangunan yang dipugar Bangunan yang tersisa

Redesain Mandala Wisata Samuantiga | 16 Gambar 2.15 Proses Sirkulasi Wisatawan pada Mandala Wisata Samuantiga Sebelum Dipugar

Sumber : Hasil Wawancara

- Proses penerimaan wisatawan akan diterima pada bagian barat wisatawan parkir pada area barat site, masuk menuju Mandala Wisata dan akan disuguhkan tarian penyambutan apabila wisatawan rombongan bus besar maupun bus mini. Wisatawan akan disuguhkan peragaan berupa kerajinan seperti menenun dan membatik. Pada area barat terdapat ruang pameran yang didalamnya berisi sejarah dan perjalanan dari Mpu Kuturan dan Gadjah Mada, wisatawan juga akan disuguhkan tarian kecak dan legong di stage outdoor dan apabila cuaca dan kondisi tidak memungkinkan untuk dilakukan pertunjukan dioutdoorakan dipindahkan ke stageindoor. Setelah selesai menikmati suguhan diarea Mandala Wisata Samuantiga akan diajak berkeliling ke dalam Pura Samuan Tiga. Setelah selesai berkeliling di Pura akan dijemput oleh sopir di depan pura dan melanjutkan perjalanan kembali. b. Besaran

- Luasan Site adalah : 9000m2atau 90 are

- Stage indoor : 144m2 ( Hasil Survei Lapangan) - Stage Outdoor : 100m2 ( Hasil Survei Lapangan) - Bale Kul-kul : 6,25m ( Hasil Survei Lapangan) - Ruang Pameran : 72m2 ( Hasil Perkiraan Narasumber) - Ruang Pengelola : 30m2 ( Hasil Perkiraan Narasumber) - Ruang Peragaan : 16m2 ( Hasil Perkiraan Narasumber) - Wantilan : 20m2 ( Hasil Perkiraan Narasumber) - Souvenir : 20m2 ( Hasil Perkiraan Narasumber) - Bale Bengong : 6,25m2 ( Hasil Perkiraan Narasumber) - Restoran : 96m2 ( Hasil Perkiraan Narasumber) - Toilet : 9m2 ( Hasil Perkiraan Narasumber)

Redesain Mandala Wisata Samuantiga | 17 c. Sarana dan Prasarana

Selain fungsi utama terdapat pula sarana seperti pelinggih, parkir dan toilet. Pada bagian selatan stage indoor terdapat restoran yang difungsikan untuk melayani kebutuhan wisatwan untuk kuliner makanan khas daerah Bali, terdapat juga rest area yang difungsikan untuk area teduh wisatawan setelah lelah berkeliling atau hanya sekedar beristirahat. Terdapat akses pada selatan site yang bisa difungsikan sebagai sarana side entrance untuk service dan jalur pemadam kebakaran.

d. Kondisi Bangunan

Kondisi bangunan pada masa bangunan masih berdiri menurut hasil wawancara kondisi bangunan tidak memberikan kenyaman kepada para civitas seperti.

- Dimensi bangunan yang kurang ideal sehingga civitas pada bangunan terasa sempit dan tidak nyaman.

- Material bangunan yang mudah rusak seperti penggunaan kolom dari bahan kayu seseh yang sangat mudah dimakan rayap

- Kurangnya area privasi wisatan untuk sekedar mengobrol dan bersantai - Kurang proporsinya bangunan dari segi ketinggian sehingga kurangnya

kenyaman dalam beraktivitas di dalam bangunan

- Kurangnya toilet sebagai fasilitas service pada bangunan, peletakanya yang jauh dari fasilitas utama dan kurangnya jumlah dari toilet sehingga tidak mampu memberikan rasa nyaman terdapat civitas.

e. Penggunaan Lahan dan bangunan

Penggunaan lahan yang digunakan sekitar 50% dari site dan memiliki luas 80 are dan sisanya 50% digunakan sebagai area hijau, parkir dan pedestrian. Bangunan Mandala Wisata Samuantiga ini tergolong dalam bentuk menyebar karena memiliki fungsi dan fasilitas yang berbeda-beda.

Redesain Mandala Wisata Samuantiga | 18 2.3.2 Kondisi Mandala Wisata Samuantiga Setelah Dirubah

Setelah mandala wisata samuantiga tidak dioperasikan bangunan yang sudah tidak layak untuk dipertahankan dihancurkan. Bangunan yang masih dipertahankan yaitu stage indoor danstage outdoor. Kondisi mandala wisata saat inii yaitu.

Batas mandala wisata samuan tiga adalah sebagau berikut.

- Utara : Jalan Raya bedulu

- Timur : Tanah kosong

- Selatan : Rumah Warga

- Barat : Tanah kosong

Gambar 2.17 Kondisi pada Site Sumber Observasi 9 Oktober 2015

Stage outdoor Stage indoor Tanah Kosong

U

U

Ket Bangunan Area Terbuka Area Parkir

Redesain Mandala Wisata Samuantiga | 19 Gambar 2.18 Eksisting pada Site Secara Keseluruhan

Gambar 2.19 Eksisting Stage Indoor dan Ruang Hias

U

Stage Indoor

Lahan Kosong Stage Outdoor

Redesain Mandala Wisata Samuantiga | 20 Gambar 2.21 Eksisting Stage Outdoor

2.3.3 Besaran dan Fasilitas

Luas area mandala wisata adalah 80 are atau 8000m2, dengan perincian dari fasilitas bangunan yang masih berdiri adalah sebagai berikut :

- Stage Indoor dengan ukuran 20m x 20m = 400m21 unit - Stage outdoor dengan ukuran 18m x 18m= 324m2 1 unit - Ruang hias pada stage indoor 4,5m x 4,5m = 20,25m

- Sisa dari areal adalah tanah kosong dikarenakan sudah diratakan oleh pihak pengemong Pura Samuan Tiga dan dialihfungsikan sebagai lahan parkir.

2.3.4 Civitas Mandala Wisata Samuan Tiga

Civitas pada Mandala Wisata samuan tigas terdiri dari pengelola dan pengunjung . - Pengelola

Pengelola Mandala Wisata Samuan tiga ini adalah pemerintah Gianyar dengan Dinas Pariwisata sebagai pusat dari pengelola. Masyarakat sekitar

Redesain Mandala Wisata Samuantiga | 21 desa bedulu yang ikut berperan dalam pengelolaan mandala wisata dibawah kordinasi Kepala Desa.

- Pengunjung

Pengunjung adalah wisatawan yang berkunjung ke Mandala Wisata untuk menikmati hiburan yang disajikan.

- Seniman

Seniman adalah para penari dan pengerajin yang akan mementaskan tarian kecak, barong, pendet, membatik dan menganyam.

2.3.5 Sistem Pengelolaan dana

Sistem pengelolaan Mandala Wisata Samuantiga adalah pengelolaanya diatur oleh pemerintah dalam hal ini adalah Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar. Pada mandala wisata ini disediakan fasilitas - fasilitas seperti stage, ruang pameran dan souvenir shop dari setiap wisatawan yang berbelanja akan langsung bertransaksi di souvenir shop yang sudah disediakan dan jumlah dari wisatawan bertransaksi akan dijumlahkan secara menyeluruh, jumlah dari keseluruhan transaksi wisatawan beberapa persen akan diberikan ke pelaku wisata/guide sebagai bentuk timbal balik tetapi timbal balik ini tidak dibayarkan secara langsung melainkan akan dibayar setiap bulan.

Dalam dokumen REDESAIN MANDALA WISATA SAMUANTIGA. (Halaman 30-37)

Dokumen terkait