BAB V PEMBAHASAN
5.4 Penokohan dan Perwatakan
5.4.2 Tokoh tambahan
Beberapa tokoh tambahan atau tokoh pembantu yang mendukung tokoh utama dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur,diuraikan sebagai berikut.
1) Rahmi
Rahmi adalah satu-satunya kawan cakap sekaligus tempat curhat Nidah Kirani di Pondok Ki Ageng. Rahmi memang seorang muslimah hidupnya pun sederhana sehingga Rahmi menjadi panutan Nidah Kirani dalam bertingkah laku selama berada di Pondok Ki Ageng. Berikut penjelasannya.
Dari data empat puluh tujuh menunjukan bahwa Rahmi adalah seorang wanita yang taat ibadahnya lain halnya dengan santri-santri yang lain. Sepertinya dia paham oleh ajaran agama karena setiap ucapanya selalu terlintas beberapa hadist yang selalu keluar dari mulutnya.
Dari data empat puluh delapan menunjukan bahwa Rahmi adalah seorang muslimah yang taat kepada agama, hidup Rahmi selalu mengikuti cara Rasul seperti makan,minum semua selalu dia tiru tata cara yang telah Rasul ajarkan kepada umatnya.
Berdasarkan analisis data di atas, dapat disimpulkan bahwa tokoh Rahmi dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur memiliki watak flat character atau watak datar, karena tokoh ini hanya memiliki satu kualitas pribadi tertentu saja. Sebagai tokoh tambahan atau tokoh pembantu, Rahmi mempunyai watak sederhana, agamis dan dewasa.
2) Dahiri
Ia adalah salah satu anggota teraktif di forum diskusi yang dikelolahnya. Ia memiliki tubuh yang agak kurus dan memiliki sorot mata yang tajam. Berikut penjelasannya.
Dari data empat puluh sembilan menunjukan bahwa Dahiri adalah seorang lelaki yang mempunyai tubuh yang kurus dan memiliki sorot mata yang tajam. Ia adalah anggota teraktif diforum diskusi, dan ia adalah lelaki yang pintar karena setiap bicaranya selalu ia ikuti dengan deretan referensi.
Berdasarkan analisis data di atas, dapat disimpulkan bahwa tokoh Dahiri dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur memiliki watak flat character atau watak datar karena tokoh ini hanya memiliki satu kualitas pribadi tertentu saja. Sebagai tokoh tambahan atau tokoh pembantu, Dahiri mempunyai sifat pintar dan tegas.
3) Sugi
Sugi adalah anggota Jemaah gerakan Islamiyah. Ia juga bertugas membaiat para Jemaah yang baru saja direkrut oleh jemaahnya. Berikut penjelasannya.
Dari data lima puluh menunjukkan bahwa Sugi menanyakan maksud dan tujuan Nidah kirani bergabung bersama jamaahnya, karena Sugi adalah satu- satunya orang yang memiliki retorika yang bagus dan dia bertugas untuk berbicara dan menanyakan maksud dan tujuan kepada calon yang ingin bergabung bersama jamaahnya.
Dari data lima puluh satu menunjukkan bahwa Sugi adalah seseorang yang bertugas membaiat calon anggota jemaahnya. Dan salah satu anggota baru yang akan dibaiat oleh Sugi adalah Nidah Kirani.
Berdasarkan analisis data tersebut dapat diketahui bahwa tokoh Sugi dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur ini memiliki watak flat
character atau watak datar, karena tokoh ini hanya memiliki satu kualitas pribadi
tertentu saja. Sebagai tokoh tambahan atau tokoh pembantu, Sugi mempunyai sifat pintar dan berjiwa pemimpin.
4) Auliah
Auliah adalah salah satu ukhti jemaah Islamiyah yang cantik. Dia mempunyai satu kelemahan yaitu ia tidak mampu memberikan jawaban setiap pertanyaan yang Nidah Kirani tanyakan kepadanya. Berikut penjelasannya.
Dari data lima puluh dua menunjukkan auliah adalah seorang wanita yang cantik, mempunyai suara yang lembut. Ia juga seorang ukhti yang sangat perhatian kepada Nidah Kirani.
Dari data lima puluh tiga menunjukkan Auliah bukan seorang ukhti yang selama ini diidealkan Nidah Kirani,karna ia sama sekali tidak bisa menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan oleh Nidah Kirani. Ia lebih banyak diam karna ia takut apabila ia salah menjawab ia akan menggoyahkan keselamatan gerakan jemaahnya.
Berdasarkan analisis data tersebut dapat diketahui bahwa tokoh Auliah dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur ini memiliki watak flat
character atau watak datar, karena tokoh ini hanya memiliki satu kualitas pribadi
tertentu saja. Sebagai tokoh tambahan atau tokoh pembantu, Auliah mempunyai watak yang sabar dan perhatian tapi memilih untuk lebih banyak diam ketika Nidah Kirani bertanya kepadanya.
5) Komandan Sardi
Pria yang sudah berkeluarga ini usianya agak tua, cara bicaranya sangat fasih, seorang alumni dari Kampus Putih dan ia juga memiliki kedudukan yang tinggi di salah satu Organisasi yang dinaunginya. Berikut penjelasannya.
Dari data lima puluh empat Komandan Sardi digambarkan oleh pengarang sebagai pria agak tua. Yang cara bicaranya sangat fasih dan ia menjadi salah satu ikhwan yang di tuakan dalam Jemaahnya.
Dari data lima puluh lima menunjukkan bahwa Komandan Sardi orangnya sangat tertutup. Ia sama sekali enggan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh Nidah Kirani dan ia pun enggan menjelaskan strategi dari Jemaahnya. Ia hanya bisa menyuruh umatnya agar bisa mencari anggota baru untuk direkrut dan bergabung dengan jemaahnya.
Berdasarkan analisis data di atas, dapat disimpulkan bahwa tokoh Komandan Sardi dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur ini memiliki watak flat character atau watak datar, karena tokoh Komandan Sardi ini hanya memiliki satu kualitas pribadi tertentu saja. Sebagai tokoh tambahan atau tokoh pembantu, Komandan Sardi mempunyai watak acuh dan cenderung tertutup terhadap setiap pertanyaan yang dilontarkan oleh Nidah Kirani.
6) Hudan Hidayat
Seorang laki-laki yang bertubuh tinggi dengan dagu yang di tumbuhi rambut. Hudan adalah salah seorang teman Nidah Kirani di Kampus Matahari Terbit. Ia juga berprofesi sebagai salah seorang pengadar obat-obatan terlarang. Berikut penjelasannya.
Dari data lima puluh enam Hudan Hidayat digambarkan oleh pengarang sebagai laki-laki yang bertubuh jangkung dengan dagu yang ditumbuhi rambut. Melalui Hudan Hidayat akhirnya Nidah Kirani kenal dengan dunia kelam obat- obatan terlarang.
Dari data lima puluh tujuh menunjukkan bahwa Hudan kaget dan seakan tidak percaya akan tingkah laku Nidah Kirani yang tiba-tiba berubah drastis. Karna dulu Nidah Kirani pernah mengecam jalan hidup Hudan sebagai seorang pengedar obat-obatan terlarang.
Berdasarkan analisis data di atas, dapat disimpulkan bahwa tokoh Hudan Hidayat dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur ini memiliki watak flat
character atau watak datar, karena tokoh ini hanya memiliki satu kualitas pribadi
tertentu saja. Sebagai tokoh tambahan atau tokoh pembantu, Hudan Hidayat mempunyai watak suka menolong dan mudah iba.
7) Daarul Rachim
Seorang aktifis Kiri di Kampus Matahari Terbit Yogyakarta. Daarul Rachim adalah ketua forum Studi Mahasiswa Kiri untuk Demokrasi. Ia orang yang pintar, radikal, dan juga tampan, akan tetapi ia tidak bertanggung jawab dan ia juga tidak pernah konsisten dengan ucapannya. Berikut penjelasannya.
Dari data lima puluh delapan menunjukkan bahwa Daarul Rachim adalah seorang aktivis Kiri yang mempunyai kedudukan sebagai ketua dari sebuah forum studi mahasiswa, ia juga tercatat sebagai mahasiswa yang pintar dan radikal di Kampus Matahari Terbit.
Dari data lima puluh sembilan Daarul Rachim digambarkan oleh pengarang sebagai seorang pemuda yang ramah, dan penuh perhatian kepada Nidah Kirani. Ia juga merupakan salah satu laki-laki yang tertarik kepada Nidah Kirani.
Dari data enam puluh menunjukkan bahwa Daarul Rachim digambarkan oleh pengarang sebagai seorang laki-laki yang tidak pernah konsisten dengan ucapannya sendiri. Baru saja ia berjanji tapi tak lama kemudian ia lupa dengan janjinya sendiri.
Dari data enam puluh satu menunjukkan bahwa Daarul Rachim sudah tidak lagi mengharapkan Nidah Kirani, Daarul pun sudah tak pernah menghubungi Nidah Kirani dan pertemuannya sore itu semakin membuat Nidah Kirani yakin bahwa Daarul telah meninggalkannya begitu saja tanpa ada sepatah kata pun yang keluar dari mulutnya. Dan sejak saat itu Nidah Kirani sudah mati rasa dengan laki-laki.
Berdasarkan analisis data di atas, dapat disimpulkan bahwa tokoh Daarul Rachim dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur ini memiliki watak flat
character atau watak datar, karena tokoh ini hanya memiliki satu kualitas pribadi
tertentu saja. Sebagai tokoh tambahan atau tokoh pembantu, Daarul Rachim mempunyai watak yang cerdas, ramah,dan penuh perhatian, tapi ia juga memiliki sifat tidak bertanggung jawab dan juga tidak pernah konsiten dengan ucapannya.
8) Fuad Kumala
Fuad Kumala adalah seorang kawan baik Nidah Kirani, ia juga terdaftar sebagai mahasiswa di Kampus Matahari Terbit dan ia juga masih sekelas dengan Nidah Kirani. Berikut penjelasannya.
Dari data enam puluh dua Fuad Kumala di gambarkan oleh pengarang sebagai seorang pemuda yang menjadi teman baik dari Nidah Kirani. Fuad Kumala menginginkan Nidah Kirani untuk tidak berputus asa dan menghiraukan semua masalah yang sedang menimpanya.
Dari data enam puluh tiga menunjukkan bahwa Fuad Kumala juga merelakan dirinya sebagai tempat pelampiasan kekesalan Nidah Kirani terhadap seorang laki-laki.
Berdasarkan analisis data di atas, dapat disimpulkan bahwa tokoh Fuad Kumala dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur ini memiliki watak flat
character atau watak datar, karena tokoh ini hanya memiliki satu kualitas pribadi
tertentu saja. Sebagai tokoh tambahan atau tokoh pembantu, Fuad Kumala mempunyai watak yang baik hati dan penuh perhatian kepada Nidah Kirani.
9) Awaludin
Awaludin adalah seorang mahasiswa yang dikenal oleh Nidah Kirani di Kampus Matahari Terbit. Suatu hari Awaludin mengajak Nidah Kirani untuk berselingkuh tapi hanya dalam waktu satu minggu, akhirnya dia ditinggalkan juga oleh Nidah Kirani. Berikut penjelasannya.
Dari data enam puluh empat menunjukkan bahwa Awaludin di gambarkan oleh pengarang sebagai laki-laki yang tidak setia. Dengan terang-terangan awaludin mengajak Nidah Kirani untuk berselingkuh.
Berdasarkan data di atas, dapat disimpulkan bahwa tokoh Awaludin dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur ini memiliki watak flat character atau watak datar, karena tokoh ini hanya memiliki satu kualitas pribadi tertentu saja.
Sebagai tokoh tambahan atau tokoh pembantu. Awaludin mempunyai watak yang pandai merayu dan tidak setia.
10) Wandi
Wandi adalah seorang mahasiswa Kampus Matahari Terbit berdarah Makasar. Dia seperti aktifis-aktifis lainnya, sangat vokal didalam forum seperti orang yang tahu segalanya. Berikut penjelasannya.
Dari data enam puluh lima Wandi digambarkan oleh pengarang sebagai laki-laki yang tampan, pintar, agamis, cerdas dan bisa memukau banyak orang dengan kepintarannya. Nidah Kirani mengenal Wandi ketika sama-sama meng- ikuti pelatihan Kepemimpinan yang diadakan Keluarga Mahasiswa Islam (KMI) yang bermarkas di seputaran Malioboro dan kemudian mereka pun berpacaran.
Dari data enam puluh enam menunjukkan bahwa hubungan Wandi dan Nidah Kirani hanya berlangsung selama satu bulan setelah Wandi meng- ungkapkan suatu hal yaitu Wandi memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Nidah Kirani karna Wandi takut dipermainkan oleh Nidah Kirani dan sejak itu hubungan mereka pun putus.
Berdasarkan analisis data di atas, dapat disimpulkan bahwa tokoh Wandi dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur ini memiliki watak flat
character atau watak datar, karena tokoh ini hanya memiliki satu kualitas pribadi
tertentu saja. Sebagai tokoh tambahan atau tokoh pembantu, Wandi mempunyai watak yang cerdas dan agamis.
11) Kusywo
Kusywo adalah seorang penyair sufistik, dalam kreativitas kepenyairannya dia selalu menggunakan tangga perempuan untuk menuju ketuhannya. Berikut penjelasannya.
Dari data enam puluh tujuh menunjukkan bahwa kekaguman Nidah Kirani terhadap sang penyair sufi berangsur-angsur meluruh setangkai demi setangkai. Kekecewaan Nidah Kirani terhadap Tuhan dan laki-laki pun semakin bertambah. Konsep-konsep sufi yang pernah ia lontarkan dihadapan semua orang ternyata berbanding terbalik dengan semua tingkah lakunya di alam nyata.hal itu dirasakan oleh Nidah Kirani pada saat Kusywo sang penyair sufi mencoba melampiaskan segala nafsu birahinya kepada Nidah Kirani dengan alasan ia akan menjadikan Nidah Kirani sebagai alat untuk meningkatkan kretivitas kepenyairannya menuju ke Tuhan.
Berdasarkan analisis data di atas, dapat disimpulkan bahwa tokoh Kusywo dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur ini memiliki watak flat
character atau watak datar, karena tokoh ini hanya memiliki satu kualitas pribadi
tertentu saja. Sebagai tokoh tambahan atau tokoh pemantu, Kusywo mempunyai watak yang pandai dan licik karena ia mencoba melampiaskan segala nafsu birahinya kepada Nidah Kirani dengan alasan ia akan menjadikan Nidah Kirani sebagai alat untuk meningkatkan kretivitas kepenyairannya menuju ke Tuhan.
12) Rahmanidas Sira
Rahmanidas Sira atau sering disebut Midas. Dia adalah salah satu dari lima orang laki-laki yang memperhatikan Nidah Kirani ketika bersama-sama berada dalam forum latihan Kepemimpinan Tingkat II Keluarga Mahasiswa
Islam. Rahmanidas Sira berasal dari Palu Sulawesi Tengah. Berikut penjelasannya.
Dari data enam puluh delapan menunjukkan bahwa Rahmanidas Sira digambarkan oleh pengarang sebagai laki-laki yang berbeda dari keempat laki-laki yang sedang mendekati Nidah Kirani. Pengarang menggambarkan Rahmanidas Sira adalah laki-laki tampan, lugu, dan juga pemalu, sebagai digambarkan dalam kutipan berikut.
Dari data enam puluh sembilan menunjukkan bahwa Rahmanidas Sira adalah seorang laki-laki yang sudah sejak kecil terbiasa hidup di lingkungan pesantren. Ia juga tercatat sebagai salah satu mahasiswa di Kampus Putih. Dan ia berpendapat bahwa cinta itu menyakitkan, karna ia pernah kecewa dan sakit hati karna ia pernah dikhianati oleh perempuan. Perempuan cantik dan lugu yang sangat dicintainya telah dimiliki laki-laki lain.
Dari data tujuh puluh menunjukkan bahwa Rahmanidas Sira adalah seorang yang tidak bertanggung jawab dan sewenang-wenang. Dengan tiba-tiba ia memutuskan pacarnya padahal hari pertunangannya dengan Midas sudah mendekati hari.
Berdasarkan analisis data di atas, dapat disimpulkan bahwa tokoh Rahmanidas Sira dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur ini memiliki watak flat character atau watak datar, karena tokoh ini hanya memiliki satu kualitas pribadi tertentu saja. Sebagai tokoh tambahan atau tokoh pembantu, Rahmanidas Sira mempunyai watak yang lugu, pemalu, dan tidak bertanggung jawab.
13) Didi Eka Tanjung
Didi Eka Tanjung, dia adalah seorang laki-laki yang begitu terobsesi ingin memiliki Nidah Kirani dan ia memaksa Nidah Kirani untuk menikah dengannya. Berikut penjelasannya.
Dari data tujuh puluh satu menunjukkan bahwa Didi sangat terobsesi dan ingin memiliki Nidah Kirani. Bahkan untuk memenuhi keinginannya itu Didi mencoba untuk memaksa Nidah Kirani untuk menikah dengannya dan Didi juga mencoba mengancam Nidah Kirani , Didi tidak akan segan-segan membongkar rahasia besar Nidah Kirani kepada orang tua Nidah Kirani bahwa Nidah Kirani adalah seorang wanita yang sering berpetualang dari pelukan laki-laki satu ke laki-laki yang lain.
Dari data tujuh puluh dua Didi Eka Tanjung di gambarkan oleh pengarang sebagai seorang laki-laki yang posesif dan begitu terobsesi untuk memiki Nidah Kirani. Penolakan Nidah Kirani untuk tidak menikah dengan Didi menyisakan dendam di hati Didi, bahkan ia mencoba mencekik dan membunuh Nidah Kirani.
Berdasarkan analisis data di atas, dapat di simpulkan bahwa tokoh Didi Eka Tanjung dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur ini memiliki watak flat character atau watak dasar, karena tokoh ini hanya memiliki satu kualitas pribadi tertentu saja. Sebagai tokoh tambahan atau tokoh pembantu, Didi Eka Tanjung mempunyai watak yang posesif, pendendam, dan pemaksa.
14) Pratomo Adhiprasodjo
Pratomo Adhiprasodjo atau biasa dikenal dengan sebutan Pak Tomo. Beliau adalah seorang laki-laki berusia empat puluhan yang menjadi salah satu
dosen Nidah Kirani di Kampus Matahari Terbit dan ia juga terdaftar sebagai anggota DPRD. Berikut penjelasannya.
Dari data tujuh puluh tiga Pratomo Adhi prasodjo atau yang biasa disebut Pak Tomo digambarkan oleh pengarang sebagai laki-laki yang berusia 40 tahun yang menjadi dosen pembimbing skripsi Nidah Kirani.
Dari data tujuh puluh empat dapat diketahui bahwa Pratomo Adhiprasodjo yang berprofesi sebagai seorang dosen dan juga anggota DPRD adalah orang yang pertama kali mengenalkan Nidah Kirani pada dunia hitam pelacuran. Bahkan Pratomo Adhiprasojo atau yang biasa disebut Pak Tomo telah memosisikan dirinya sebagai seorang germo utama Nidah Kirani.
Berdasarkan analisis data di atas, dapat disimpulkan bahwa tokoh Pratomo Adhiprasodjo dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur ini memiliki watak flat character atau watak datar, karena tokoh ini hanya memiliki satu kualitas pribadi tertentu saja. Sebagai tokoh tambahan atau tokoh pembantu, Pratomo Adhiprasodjo mempunyai watak yang pemarah,perayu, tidak setia, dan memiliki tingkah laku yang tidak seronok sebagai dosen sekaligus anggota DPRD.
5.5 Konflik dalam novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur Karya