• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAMPIRAN D TRANSKRIP HASIL

TRANSKRIP HASIL WAWANCARA TUGAS KEDUA SUBJEK MIP

P : Bisa dibacakan soalnya dek?

MIP : Pada suatu hari saat pulang sekolah tiga orang sahabat Idul, Ilmi, dan Rasya pergi ke toko Agung membeli alat tulis untuk perlengkapan sekolahnya. Idul membeli 1/6 lusin buku tulis dan 2 lusin pensil dengan harga Rp.22.000,-. Sementara Rasya membeli 6 buah buku tulis dan 1 lusin pensil dengan harga Rp.18.000,-.

Apabila Ilmi membeli 4 buku tulis dan beberapa buah pensil dan membayar ke kasir dengan harga Rp24.800,-. Berapa buah pensil yang dibeli Ilmi?

P : Dari soal yang dibacakan tadi, apakah adik mengerti arti kalimat dari soal itu?

MIP : Tidak kak.

P : Bisa disebutkan apa yang belum dimengerti dalam soal itu?

MIP : Tidak tau juga yang mana kak

P : Siapa saja tokoh dalam soal cerita itu dek?

MIP : Idul, Ilmi, dan Rasya

P : Apa yang mereka lakukan dalam cerita tersebut?

MIP : Mereka bertiga pergi ke toko Agung membeli alat tulis untuk perlengkapan sekolahnya.

P : Coba perhatikan dengan baik apa soalnya dek, disitu ada Rp. Apa itu Rp dek?

MIP : Rupiah kak

P : Apa adik tau apa itu rupiah dek?

MIP : Maksudnya kak

P : Apa adik tahu pengertian dari rupiah?

145

MIP : Oh iya kak. Rupiah adalah satuan untuk mata uang yang digunakan di Indonesia.

P : Berarti kalau Tika, Sari, dan Rian pergi belanja di Amerika bukan Rupiah yang di pake dek?

MIP : Iya kak bukan Rupiah kak.

P : Terus kalau di Amerika pake mata uang apa?

MIP : Pake mata uang di Amerika juga kak.

P : Apakah adik tahu yang mana kata kunci dan simbol pada soal yang adik bacakan tadi?

MIP : Iya kak. Kata kuncinya x dan y kak.

P : Apa adik tau apa itu x dan y dek?

MIP : Pengertiannya kak P : Iya dek

MIP : Karena di soalnya hanya ada pensil dan buku kak

P : Apa adik tau yang mana disitu sebagai x dan yang mana sebagai y?

MIP : Pensil sebagai y dan buku sebagai x kak.

P : Kalau pensil sebagai x dan buku sebagai y bisa tidak dek?

MIP : Bisa juga kak

MIP : Lusin itu berarti 12 buah.

P : Coba perhatikan lagi soalnya! Apa masih ada lagi dek?

MIP : Kalau menurut saya tidak ada lagi kak.

P : Dari soal yang adik baca tadi, apakah adik bisa menentukan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal? Tuliskan!

MIP : Yang diketahui buku dan pensil

P : Apakah adik bisa menentukan apa yang ditanyakan pada soal?

MIP : Ditanya yaitu y

P : Apa masih ada lagi yang adik mau tulis atau sudah tidak ada?

MIP : Itu saja kak.

P : Apakah adik paham mengenai apa yang sudah ditulis?

MIP : Paham kak.

P : Apa yang adik pahami?Coba adik jelaskan!

MIP : Idul, Ilmi dan Rasya pergi ke toko agung membeli buku dan pensil.

Begitu kak.

P : Baiklah dari semua itu bisakah adik menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan secara lengkap?

MIP : Idul membeli 1/6 lusin buku tulis dan 2 lusin pensil dengan harga Rp.22.000,-. Sementara Rasya membeli 6 buah buku tulis dan 1

147

MIP : Berapa buah pensil yang dibeli Ilmi kak ?

P : Apakah Adik sudah paham mengenai hal yang diketahui dan ditanyakan dalam soal?

MIP : Iya kak. Sudah paham.

P : Coba adik jelaskan kembali mengenai apa yang sudah pahami dari soal itu.

MIP : Saya pahami dari soal tersebut adalah Idul membeli 1/6 lusin buku tulis dan 2 lusin pensil dengan harga Rp.22.000,-. Sementara Rasya membeli 6 buah buku tulis dan 1 lusin pensil dengan harga Rp.18.000,-. Apabila Ilmi membeli 4 buku tulis dan beberapa buah pensil dan membayar ke kasir dengan harga Rp24.800,-. Berapa buah pensil yang dibeli Ilmi?

P : Apakah langkah selanjutnya yang adik gunakan untuk menyelesaikan soal tersebut? Tuliskan!

MIP : Iya kak. Mengubah soalnya ke bentuk persamaan kak.

P : Bisa tuliskan?

MIP : 2x + 24y = 22.000 6x +12y = 18.000

P : Apakah yang diketahui dan ditanyakan pada soal yang adik tulis itu sudah cukup atau tidak ada lagi yang perlu ditambah?

MIP : Itu saja kak.

P : Ide apa yang muncul untuk menyelesaikan kedua persamaan itu?

MIP :Diselesaikan menggunakan metode substitusi kak.

P : Cara apa yang adik gunakan untuk mengetahui nilai yang belum diketahui?

MIP : Metode substitusi kak.

P : Apa metode substitusi semua yang adik gunakan atau ada juga metode eliminasi?

MIP : Substitusi semua kak

P : Perhatikan baik-baik jawabannya dek?

MIP : Iya kak

P : Yakin substitusi semua dek?

MIP : Iya kak

P : Bagaimana metode substitusi yang adik pahami?

MIP : Seperti yang ada ditugas saya kak.

P : Bisa adik jelaskan mengapa ditugasnya disebut metode substitusi.

Apa sih arti dari substitusi itu dek?

MIP : Substitusi adalah mengganti kak P : Apanya yang diganti dek?

MIP : Nilainya kak

P : Nilai yang mana? x atau y?

MIP : Nilai yang sudah didapat kak.

P : Kalau nilainya belum didapat dek. Bagaimana caranya menggunakan metode substitusi dek?

MIP : Disamakan dulu salah satu variabelnya kak.

P : Setelah disamakan variabelnya. Hal apa lagi yang dilakukan dek.

MIP : Dioperasikan kak untuk mengetahui nilai dari salah satu variabelnya.

P : Setelah diperoleh salah satu variabelnya apalagi yang dikerjakan?

MIP : Tinggal mensubstitusi nilai variabel yang telah diperoleh kak.

P : Setelah itu dek apakah langsung di peroleh nilai variabel yang di cari ?

MIP : Dioperasikan kembali sampai diperoleh nilainya kak.

P : Sebenarnya adik tahu tidak pengertian dari metode substitusi itu sendiri?

MIP : Saya tahu kak

P : Coba sebutkan apa itu metode substitusi

MIP : Metode yang digunakan untuk memperoleh nilai yang belum diketahui dengan cara mengganti salah satu variabelnya kak.

P : Kalau metode eliminasi yang bagaimana itu?

MIP : Metode eliminasi itu yaitu menghilangkan salah satu variabel untuk mendapatkan nilai yang belum diketahui kak.

149

P : Dari pekerjaan adik apakah tidak ada yang menggunakan metode eliminasi?

MIP : Eh salah kak. Ada ternyata kak.

P : Jadi metode apa saja yang adik gunakan untuk menyelesaikan soal?

MIP : Metode eliminasi dulu kak baru metode substitusi kak.

P : Dibagian mana dari langkah-langkah tersebut yang sulit dan yang bagian mana yang mudah?

MIP : Yang sulit kakmengubah persamaannya kak dan yang mudah yaitu metode substitusi kak.

P : Tapi kak perhatikan persamaan yang adik buat sudah benar

MIP : Sebenarnya itu masih ragu kak antara benar dan tidak persamaannya kak.

P : Kalau begitu coba perhatikan jawaban kamu apakah sudah benar?

MIP : Sudah benar kak.

P : Dari jawaban yang adik peroleh, bisa jelaskan kesimpulannya?

MIP : Jadi jumlah pensil yang dibeli adalah 24 buah P : Dibeli siapa dek?

MIP : Yang dibeli Ilmi

P : Apakah jawaban kamu sudah sesuai dengan pertanyaan?

MIP : Iya kak

P : Bisakah kamu buktikan kalau jawabannya sudah benar?

MIP : Bisa kak

P : Bagaimana cara kamu buktikan?

MIP : Maksudnya kak?

P : Bagaimana adik yakin kalau jawabannya sudah benar?

MIP : Dari perhitungan yang saya kerjakan. Saya yakin sudah benar P : Iya dek. Tapi bisa tidak adik buktikan kalau jawabannya sudah

benar 24 buah pensil?

MIP : Bagaimana caranya kak?

P : Coba substitusikan nilai x dan y ke persamaan kemudian melihat ruas kanan dan ruas kiri. Kalau sudah sama berarti itu sudah benar.

MIP : Iya kak.

P : Iya apa dek. Apakah adik sudah membuktikannya?

MIP : Sudah kak.

MIP : Seperti yang kak bilang tadi kalau sudah sama berarti sudah benar kak.

SUBJEK MSH P : Bisa dibacakan soalnya dek?

MSH : Pada suatu hari saat pulang sekolah tiga orang sahabat Idul, Ilmi, dan Rasya pergi ke toko Agung membeli alat tulis untuk perlengkapan sekolahnya. Idul membeli 1/6 lusin buku tulis dan 2 lusin pensil dengan harga Rp.22.000,-. Sementara Rasya membeli 6 buah buku tulis dan 1 lusin pensil dengan harga Rp.18.000,-.

Apabila Ilmi membeli 4 buku tulis dan beberapa buah pensil dan membayar ke kasir dengan harga Rp24.800,-. Berapa buah pensil yang dibeli Ilmi?

151

P : Dari soal yang dibacakan tadi, apakah adik mengerti arti kalimat dari soal itu?

MSH : Iya kak. Dalam soal terdapat buku dan pensil beserta harganya.

P : Dari soal yang adik bacakan, bisakah adik menentukan simbol-simbol yang terdapat dalam soal itu?

MSH : Buku sebagai x dan pensil sebagai y kak dan Rp adalah rupiah satuan mata uang kak

P : Apakah adik tahu yang mana kata kunci dan arti kata kunci pada soal yang adik bacakan tadi?

MSH : Iya kak. Kata kuncinya x dan y disebut sebagai variabel kak.

P : Apa masih ada lagi dek?

MSH : Menurut saya tidak ada lagi kak. Itu saja yang saya tahu kak P : Coba perhatikan ada kata lusin dalam soal!

MSH : Iya kak.

P : Apakah adik tahu apa itu lusin?

MSH : Lusin adalah pengelompokan bilangan yang berjumlah dua belas kak.

P : Jadi apa saja simbol dan kata kunci dalam soal itu?

MSH : Ada x dan y sebagai variabel kemudian ada Rp dan lusin kak.

P : Coba perhatikan lagi soalnya dek! Apa masih ada?

MSH : Tidak ada lagi kak.

P : Dari soal yang dikerjakan, apakah kamu bisa menentukan apa yang diketahui? Tuliskan!

MSH : Bisa kak. Dalam soal yang diketahui Idul membeli 1/6 lusin buku tulis dan 2 lusin pensil dengan harga Rp.22.000,-. Sementara Rasya membeli 6 buah buku tulis dan 1 lusin pensil dengan harga Rp.18.000

Persamaan linearnya:

2x + 24y = 22.000 6x + 12y = 18.000

P : Setelah menulis apa yang diketahui bisakah adik menuliskan apa yang ditanyakan?

MSH : Iya kak. ditanyakan banyak pensil yang dibeli Ilmi?

P : Apakah adik paham dengan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal?

MSH : Paham kak

P : Bisakah adik jelaskan apa yang telah ada pahami dari soal tersebut?

MSH : Di dalam soal terdapat 3 orang sahabat yaitu Idul, Ilmi, dan Rasya pergi ke toko Agung membeli alat tulis untuk perlengkapan sekolahnya. Idul membeli 1/6 lusin buku tulis dan 2 lusin pensil dengan harga Rp.22.000,-. Sementara Rasya membeli 6 buah buku tulis dan 1 lusin pensil dengan harga Rp.18.000,-. Apabila Ilmi membeli 4 buku tulis dan beberapa buah pensil dan membayar ke kasir dengan harga Rp24.800,-. Berapa buah pensil yang dibeli Ilmi?

P : Apakah yang diketahui dan ditanyakan pada soal yang adik tulis itu sudah cukup atau tidak ada lagi yang perlu ditambah?

MSH : Iya kak. Menurut saya sudah cukup kak.

P : Dari soal yang adik kerjakan setelah menentukan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal pada langkah selanjutnya?

Tuliskan!

MSH : Selanjutnya kak buat persamaannya kak Persamaan linearnya:

2x + 24y = 22.000 6x + 12y = 18.000 P : Hanya itu dek?

MSH : Iya kak. Sudah bisa dikerjakan kan karena adami 2 persamaannya kak

P : Mengapa adik gunakan 2x bukan 1/6x?

MSH : Supaya lebih mudah kak P : Kalau 1/6 x susahnya dek?

MSH : Iya kak. Jadi saya mengubahnya ke bentuk per-buah kak.

153

P : Kalau adik ubah persamaannya dengan mengubah dalam bentuk per-lusin apakah bisa diselesikan soal tersebut?

MSH : Bisa kak tetepi lebih mudah dalam bentuk per-buah kak

P : Ide apa yang muncul untuk menyelesaikan kedua persamaan itu?

MSH : Diselesaikan menggunakan metode eliminasi kak.

P : Bisakah adik kerjakan dalam bentuk per-lusin? Kak mau lihat apakah adek bisa mengubahnya atau tidak?

MSH : Iya kak. Saya coba dulu kak.

P : Kalau sudah selesai kirim jawabannya ke kak dek nah!

MSH : Ini jawabannya kak 1/6x + 2y = 22.000 1/2x + y = 18.000

P : Cara apa yang adik gunakan untuk mengetahui nilai yang belum diketahui?

MSH : Metode eliminasi dulu kak kemudian metode substitusi kak.

P : Perhatikan jawaban kamu dek apakah sudah benar?

MSH : Iya kak

P : Dari semua perhitungan dibagian mana adik merasa kesulitan dek MSH : Metode substitusi kak

P : Kalau langkah-langkah yang mudah dek dibagian mana?

MSH : Ada pada bagian eliminasi kak

P : Dibagian mana ya substitusi susah dek? Saya liat jawaban adik sudah benar

MSH : Di substitusi dibagian perhitungannya kak. Kadang-kadang saya lupa mengurangkan kedua ruasnya kak

P : Apa semua perhitungan yang adik lakukan sudah benar?

MSH : Sudah kak

P : Apakah hasil perhitungan yang kamu peroleh sudah mampu pertanyaan pada soal tersebut?

MSH : Iya kak.

P : Baiklah selanjutnya kepertanyaan berikutnya. Dari jawaban yang kamu peroleh, bisa di jelaskan kesimpulan yang adik peroleh?

MSH : Jadi jumlah pensil yang dibeli Ilmi adalah 24 buah. Apakah itu sudah betul kak?

P : Coba adik buktikan dengan mengganti nilai x dan y pada persamaan kalau sudah sama antara ruas kiri dan ruas kanan. Itu sudah benar.

MSH : Iya sudah saya buktikan kak sama nilainya kak.

P : Bisa adik tunjukan/tuliskan hasil pembuktiannya?

MSH : 2x + 24y = 22.000

HKR : Pada suatu hari saat pulang sekolah tiga orang sahabat Idul, Ilmi, dan Rasya pergi ke toko Agung membeli alat tulis untuk perlengkapan sekolahnya. Idul membeli 1/6 lusin buku tulis dan 2 lusin pensil dengan harga Rp.22.000,-. Sementara Rasya membeli 6 buah buku tulis dan 1 lusin pensil dengan harga Rp.18.000,-.

Apabila Ilmi membeli 4 buku tulis dan beberapa buah pensil dan membayar ke kasir dengan harga Rp24.800,-. Berapa buah pensil yang dibeli Ilmi?

P : Dari soal yang dibacakan tadi, apakah adik mengerti arti kalimat dari soal itu?

HKR : Iya kak.

155

P : Dari soal yang telah kerjakan, bisakah adik menentukan simbol- simbol yang terdapat dalam soal itu?

HKR : Seperti apa itu kak?

P : Seperti Rp dan dari soal itu. Apa yang disimbolkan sebagai x dan yang mana sebagai y.

HKR : Buku y dan pensil x

P : Apakah adik tahu apa itu Rp ? HKR : Kepanjangan Rp adalah rupiah

P : Kalau pengertian dari rupiah itu apakah kamu tahu?

HKR : Saya tahu kak

P : Coba perhatikan kembali soalnya dek ! HKR : Iya kak?

P : Yakin tidak sudah tidak ada?

HKR : Iya kak. Tidak ada kak.

P : Perhatikan kembali soalnya dek. Disitu terlihat ada kata lusin, apa kamu tahu apa itu lusin?

HKR : Oh iya kak. Ada kata lusin.

P : Apa Adik tahu apa itu lusin?

HKR : Lusin adalah barang yang berjumlah 12 kak.

P : Coba perhatikan kembali soalnya dek! Apa masih ada dek?

HKR : Sudah tidak ada kak.

P : Coba jelaskan kembali apa saja simbol dan kata kunci dalam soal?

HKR : Kata kunci dalam soal yaitu buku dan pensil sebagai x dan y.

P : Kalau simbolnya apa saja dek?

HKR : Simbolnya yaitu Rp atau rupiah dan lusin kak.

P : Dari soal yang dibacakan tadi, apakah adik bisa menentukan apa yang diketahui pada soal? Tuliskan!

HKR : Yang diketahui 1/6 lusin buku dan 2 lusin pensil adalah Rp 22.000.

harga 6 buah buku dan selusin pensil adalah Rp 18.000.

P : Dari soal yang dibacakan tadi, apakah adik bisa menentukan apa yang dan ditanyakan pada soal? Tuliskan

HKR : Ditanyakan banyak pensil yang dibeli Ilmi.

P : Apakah itu sudah cukup dek atau masih ada lagi?

HKR : Itu saja kak. buku dan pensil. Yaitu Idul, Ilmi dan Rasya. Idul membeli 1/6 lusin buku tulis dan 2 lusin pensil dengan harga Rp.22.000,-. Sementara Rasya membeli 6 buah buku tulis dan selusin pensil dengan harga Rp.18.000,-. Dan yang ditanyakan tentang yang di beli pensil yang dibeli Ilmi.

P : Mengapa pensil yang dibeli Ilmi jadi pertanyaan?

HKR : Dari soalnya memang begitu kak?

P : Memang di soalnya bagaimana kalimatnya dek?

HKR : Ilmi membeli 4 buku tulis dan beberapa buah pensil dan membayar ke kasir dengan harga Rp.24.800,-. Berapa buah pensil yang dibeli Ilmi? Begitu soalnya kak.

P : Apa adik paham kata beberapa di situ dek?

157

HKR : Paham kak

P : Apa maksud dari beberapa itu dek?

HKR : Beberapa itu kak belum di tahu pasti berapa buah yang di beli kak.

Sehingga itu yang di cari kak. Begitu menurut saya kak.

P : Baiklah. Kak anggap adik sudah paham soalnya dan terkait apa yang telah diketahui dan ditanyakan.

HKR : Iya kak

P : Setelah menentukan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal?

Bisakah adik tuliskan persamaannya!

HKR : 2x + 24y = 22.000 6x + 12y = 18.000

P : Dari persamaan ini, apa alasan adik tulis 12y dan 24y. Bisa dijelaskan?

HKR : Karena 12y dan 24y adalah jumlah pensil

P : Coba liat soalnya tertulis satu lusin dan 2 lusin kenapa tidak adik tidak tulis y atau 2y?

HKR : Kalau menurut saya supaya lebih jelas saja kak P : Tapi adik tahu satu lusin itu berapa buah?

HKR : 12 buah kak

P : Berarti di sini adik ubah dari lusin menjadi per-buah?

HKR : Iya kak.

P : Kenapa adik tidak ubah dalam bentuk lusin dek

HKR : Karena sudah di hitung kalau dalam bentuk pecahan kak.

P : Bisa tidak adik buat persamaan lagi tapi dalam bentuk per-lusin HKR : Saya coba dulu kak.

P : Kalau sudah bisa kirim persamaannya ke kak nah!

HKR : Iya kak.

P : Kakak tunggu

HKR : Ini kak. 1/6x +2 y = 22.000

1/2x + y = 18.000

P : Dari kedua persamaan itu dek. Ide apa yang muncul untuk menyelesaikan kedua persamaan itu?

HKR : Diselesaikan menggunakan metode eliminasi kak.

P : Cara apa yang adik gunakan untuk mengetahui nilai yang belum diketahui?

HKR : Kalau untuk menentukan nilai selanjutnya menggunakan metode substitusi kak.

P : Dari proses penyelesaian yang adik kerjakan dibagian mana yang menurut adik sulit dan dibagian mana menurut adik mudah?

HKR : Yang saya anggap sulit kak saat menggunakan metode Eliminasi untuk menjawab nilai selanjutnya.

P : Kalau yang mudah dek yang mana HKR : Metode substitusi kak

P : Kalau metode substitusi adik sudah paham?

HKR : Iya kak

P : Bisa kamu jelaskan apa itu metode substitusi dek?

HKR : Metode substitusi adalah metode yang digunakan dengan mengganti variabel yang sudah diketahui ke dalam persamaan kak.

P : Terus apa yang adik anggap sulit dibagian metode Eliminasi?

HKR : Susah dalam mengalikan sudah salah satu variabelnya menjadi sama kak.

P : Kalau dalam hal membuat atau mengubah masalah dalam soal ke dalam persamaan dek mudah ji?

HKR : Itu juga kak saya kurang paham kak

P : Berarti adik belum yakin dengan persamaannya?

HKR : Iya kak. Antara yakin dan tidak yakin dengan persamaannya kak P : Apakah semua langkah-langkah yang adik gunakan sudah benar?

HKR : Tidak saya tau kak. Masih belum yakin. Tapi kayaknya sudah kak.

159

P : Dari semua penyelesaian yang adik kerjakan apakah sudah mampu menjawab pertanyaanya?

HKR : Jadi jumlah pensil yang dapat dibeli Ilmi adalah 13 buah P : Apakah jawaban adik sudah sesuai dengan pertanyaan?

HKR : Sudah sesuai kak

P : Bisakah adik membuktikan jawabannya sudah benar atau belum?

HKR : Masih tidak yakin benar jawabanku kak.

P : Jadi adik belum bisa buktikan jawaban adik benar?

HKR : Iye kak

P : Apa yang membuat adik tidak yakin jawaban adik benar?

HKR : Karena saya tidak yakin pada metode eliminasi yang sudah saya kerjakan kak.

P : Baiklah kalau begitu dek.

SUBJEK GAG P : Bisa dibacakan soalnya dek?

GAG : Pada suatu hari saat pulang sekolah tiga orang sahabat Idul, Ilmi, dan Rasya pergi ke toko Agung membeli alat tulis untuk perlengkapan sekolahnya. Idul membeli 1/6 lusin buku tulis dan 2 lusin pensil dengan harga Rp.22.000,-. Sementara Rasya membeli 6 buah buku tulis dan 1 lusin pensil dengan harga Rp.18.000,-.

Apabila Ilmi membeli 4 buku tulis dan beberapa buah pensil dan membayar ke kasir dengan harga Rp24.800,-. Berapa buah pensil yang dibeli Ilmi?

P : Dari soal yang telah dibacakan, apakah adik mengerti arti kalimat dari soal itu?

GAG : Iya kak.

P : Dari soal yang adik bacakan, bisakah kamu menentukan yang mana dimisalkan sebagai x dan yang mana adik misalkan sebagai y? yang diketahui dan ditanyakan pada soal? Tuliskan!

GAG : Maaf kak. Jujur saya tidak tau kak

P : Apakah adik bisa tuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan?

GAG : Bisa kak

P : Silahkan ditulis dek!

GAG : Diketahui yaitu Idul membeli 1/6 lusin buku tulis dan 2 lusin pensil dengan harga Rp.22.000,-. Sementara Rasya membeli 6 buah buku tulis dan 1 lusin pensil dengan harga Rp.18.000.

Ditanyakan adalah banyak pensil yang dibeli Ilmi

P : Apakah adik paham dengan apa yang diketahui dan ditanyakan Agung membeli peralatan sekolahnya. Yaitu yaitu Idul membeli 1/6 lusin buku tulis dan 2 lusin pensil dengan harga Rp.22.000,-.

Sementara Rasya membeli 6 buah buku tulis dan 1 lusin pensil

161

dengan harga Rp.18.000. Ilmi membeli 4 buku dan beberapa pensil dengan harga 24.800

P : Apakah yang adik tulis itu sudah cukup atau berlebihan untuk menjawab soalnya?

GAG : Sudah cukup kak.

P : Dari soal yang adik baca tadi setelah adik menentukan apa yang diketahui dan ditanyakan. Bisakah adik menuliskan persamaan linearnya?

GAG : Iya kak. 1/6x + 2y = 22.000 dan 6x + y = 18.000

P : Dari persamaan diatas ide apa yang muncul untuk menyelesaikan kedua persamaan itu?

GAG : Diselesaikan menggunakan metode eliminasi kak.

P : Terus mengapa bagian 2y ditulis 2y?

GAG : Di dalam soalnya tertulis 2 lusin kak jadi saya tulis juga 2y kak.

P : Oh begitu. Terus mengapa bagian 6 buku adik tetap tulis 6x.

GAG : Karena di dalam soalnya tertulis begitu kak. Memangnya salah kak?

P : Begini dek kalau dalam soal adik gunakan lusin berarti adik rubah semua ke dalam lusin dan kalau misalkan adik rubah ke dalam bentuk per-buah berarti yang dalam bentuk lusin adik rubah juga dalam bentuk per-buah dek.

P : Begini dek kalau dalam soal adik gunakan lusin berarti adik rubah semua ke dalam lusin dan kalau misalkan adik rubah ke dalam bentuk per-buah berarti yang dalam bentuk lusin adik rubah juga dalam bentuk per-buah dek.

Dokumen terkait