BAB V. Kesimpulan dan Saran
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.4. Hasil Analisis Kapasitas Konsol Menggunakan Computer Aided Strut and Tie (CAST)
4.4.1. Truss Model-1
Hasil perhitungan analisis seperti lebar strut, lebar tie, tipe strut,tipe tie, tipe zona nodal dimasukkan ke dalam analisis menggunakan Computer Aided Strut and Tie (CAST). Hasil analisis melalui Computer Aided Strut and Tie (CAST) dapat dilihat pada Gambar 4.15. Dari Gambar 4.15 dapat dilihat efisiensi tegangan yang terjadi pada strut dan tie. Pada Gambar 4.15 dapat dilihat bahwa ada dua hasil analisis, dimana masing-masing gambar mewakili penggunaan muka strut terkecil dan terbesar. Hasil analisis yang menggunakan strut terbesar menunjukkan efisiensi yang lebih kecil.
Hasil analisis kapasitas konsol menggunakan Computer Aided Strut and Tie (CAST) dapat dilihat pada Tabel 4.8.
No Elemen SAP2000 (kN) STM (kN)
1 Tie 2-1 363.700 424.115 0.858
2 Tie 2-3 309.040 318.086 0.972
3 Tie 3-4 308.970 318.086 0.971
4 Tie 4-5 147.800 159.043 0.929
5 Tie 2-6 67.660 106.029 0.638
6 Tie 7-9 67.430 106.029 0.636
7 Strut 2-7 39.940 86.063 0.464
8 Strut 7-2 39.940 57.375 0.696
9 Strut 7-8 618.060 774.563 0.798
10 Strut 8-7 618.060 1032.750 0.598
11 Strut 4-6 342.470 573.750 0.597
12 Strut 6-4 342.470 648.338 0.528
13 Strut 5-10 203.960 258.188 0.790
14 Strut 10-5 203.960 688.500 0.296
15 Strut 5-6 227.220 315.563 0.720
16 Strut 6-5 227.220 631.125 0.360
17 Strut 6-7 563.600 717.188 0.786
18 Strut 7-6 563.600 717.188 0.786
0.690 𝐹 = 𝑆𝐴𝑃2000
𝑆𝑇𝑀
𝐹𝑜𝑟𝑐𝑒 𝑎𝑡𝑖𝑜 𝑎𝑡𝑎 − 𝑟𝑎𝑡𝑎 (𝐹 6)
Gambar 4.15: Hasil Analisis Truss Model-1 Menggunakan CAST Tabel 4.8: Force Ratio Truss Model-1 Menggunakan CAST
Berdasarkan hasil analisis Computer Aided Strut-and-Tie (CAST) untuk Model-1, diperoleh force ratio rata-rata 0.688 dimana nilai ini kurang dari 1 (satu).
Sehingga hasil analisis Model-1 pada program CAST ini didapatkan keamanan yang cukup bagus untuk konsol yang digunakan.
No Elemen CAST
1 Strut 4-5 0.720
2 Strut 5-4 0.720
3 Strut 3-5 0.580
4 Strut 5-3 0.580
5 Strut 5-6 0.772
6 Strut 6-5 0.772
7 Strut 4-8 0.756
8 Strut 8-4 0.756
9 Tie 2-1 0.583
10 Tie 5-7 0.490
11 Tie 2-3 0.777
12 Tie 3-4 0.744
0.688 𝐹𝑜𝑟𝑐𝑒 𝑎𝑡𝑖𝑜 𝑎𝑡𝑎− 𝑟𝑎𝑡𝑎 (𝐹 1)
4.4.2. Truss Model-2
Hasil perhitungan analisis seperti lebar strut, lebar tie, tipe strut,tipe tie, tipe zona nodal dimasukkan ke dalam analisis menggunakan Computer Aided Strut and Tie (CAST). Hasil analisis melalui Computer Aided Strut and Tie (CAST) dapat dilihat pada Gambar 4.16. Dari Gambar 4.16 dapat dilihat efisiensi tegangan yang terjadi pada strut dan tie. Pada Gambar 4.16 dapat dilihat bahwa ada dua hasil analisis, dimana masing-masing gambar mewakili penggunaan muka strut terkecil dan terbesar. Hasil analisis yang menggunakan strut terbesar menunjukkan efisiensi yang lebih kecil.
Hasil analisis kapasitas konsol menggunakan Computer Aided Strut and Tie (CAST) dapat dilihat pada Tabel 4.9.
Gambar 4.16: Hasil Analisis Truss Model-2 Mengunakan CAST
Tabel 4.9: Force Ratio Truss Model-2 Menggunakan CAST
Berdasarkan hasil analisis Computer Aided Strut-and-Tie (CAST) untuk Model-2, diperoleh force ratio rata-rata 0.864 dimana nilai ini memenuhi persyaratan yaitu kurang dari 1 (satu). Sehingga hasil analisis Model-2 pada program CAST ini memiliki keamanan yang cukup untuk konsol yang digunakan.
4.4.3. Truss Model-3
Hasil perhitungan analisis seperti lebar strut, lebar tie, tipe strut,tipe tie, tipe zona nodal dimasukkan ke dalam analisis menggunakan Computer Aided Strut and Tie (CAST). Hasil analisis melalui Computer Aided Strut and Tie (CAST) dapat dilihat pada Gambar 4.17. Dari Gambar 4.17 dapat dilihat efisiensi tegangan yang terjadi pada strut dan tie. Pada Gambar 4.17 dapat dilihat bahwa ada dua hasil analisis, dimana masing-masing gambar mewakili penggunaan muka strut terkecil dan terbesar. Hasil analisis yang menggunakan strut terbesar menunjukkan efisiensi yang lebih kecil.
Hasil analisis kapasitas konsol menggunakan Computer Aided Strut and Tie (CAST) dapat dilihat pada Tabel 4.10.
No Elemen CAST
Gambar 4.17: Hasil Analisis Truss Model-3 Mengunakan CAST
Tabel 4.10: Force Ratio Truss Model-3 Menggunakan CAST
Berdasarkan hasil analisis Computer Aided Strut-and-Tie (CAST) untuk Model-3, diperoleh force ratio rata-rata 0.72 dimana nilai ini kurang dari 1 (satu).
Sehingga hasil analisis Model-3 pada program CAST ini memberikan keamanan yang cukup untuk konsol yang digunakan.
4.4.4. Truss Model-4
Hasil perhitungan analisis seperti lebar strut, lebar tie, tipe strut,tipe tie, tipe zona nodal dimasukkan ke dalam analisis menggunakan Computer Aided Strut and Tie (CAST). Hasil analisis melalui Computer Aided Strut and Tie (CAST) dapat dilihat pada Gambar 4.18. Dari Gambar 4.18 dapat dilihat efisiensi tegangan yang terjadi pada strut dan tie. Pada Gambar 4.18 dapat dilihat bahwa ada dua hasil analisis, dimana masing-masing gambar mewakili penggunaan muka strut terkecil dan terbesar. Hasil analisis yang menggunakan strut terbesar menunjukkan efisiensi yang lebih kecil.
Hasil analisis kapasitas konsol menggunakan Computer Aided Strut and Tie (CAST) dapat dilihat pada Tabel 4.11.
No Elemen CAST
Gambar 4.18: Hasil Analisis Truss Model-4 Mengunakan CAST Tabel 4.11: Force Ratio Truss Model-4 Menggunakan CAST
Berdasarkan hasil analisis Computer Aided Strut-and-Tie (CAST) untuk Model-4, diperoleh force ratio rata-rata 0.792 dimana nilai ini kurang dari 1 (satu).
No Elemen CAST
1 Tie 1-2 0.795
2 Tie 3-4 0.594
3 Strut 2-8 0.711
4 Strut 8-2 0.711
5 Strut 2-3 0.697
6 Strut 3-2 0.697
7 Strut 2-4 0.771
8 Strut 4-2 0.771
9 Strut 3-5 0.771
10 Strut 5-3 0.771
11 Strut 4-5 0.871
12 Strut 5-4 0.871
13 Strut 5-6 0.823
14 Strut 6-5 0.823
15 Strut 5-7 0.996
16 Strut 7-5 0.996
0.792 𝐹𝑜𝑟𝑐𝑒 𝑎𝑡𝑖𝑜 𝑎𝑡𝑎− 𝑟𝑎𝑡𝑎 (𝐹 4)
Sehingga hasil analisis Model-4 pada program CAST ini memberikan keamanan yang cukup bagus untuk konsol yang digunakan.
4.4.5. Truss Model-5
Hasil perhitungan analisis seperti lebar strut, lebar tie, tipe strut,tipe tie, tipe zona nodal dimasukkan ke dalam analisis menggunakan Computer Aided Strut and Tie (CAST). Hasil analisis melalui Computer Aided Strut and Tie (CAST) dapat dilihat pada Gambar 4.19. Dari Gambar 4.19 dapat dilihat efisiensi tegangan yang terjadi pada strut dan tie. Pada Gambar 4.19 dapat dilihat bahwa ada dua hasil analisis, dimana masing-masing gambar mewakili penggunaan muka strut terkecil dan terbesar. Hasil analisis yang menggunakan strut terbesar menunjukkan efisiensi yang lebih kecil.
Hasil analisis kapasitas konsol menggunakan Computer Aided Strut and Tie (CAST) dapat dilihat pada Tabel 4.12.
Gambar 4.19: Hasil Analisis Truss Model-5 Mengunakan CAST
Tabel 4.12: Force Ratio Truss Model-5 Menggunakan CAST
Berdasarkan hasil analisis Computer Aided Strut-and-Tie (CAST) untuk Model-5, diperoleh force ratio rata-rata 0.74 dimana nilai ini kurang dari 1 (satu).
Sehingga hasil analisis Model-5 pada program CAST ini memberikan keamanan yang cukup bagus untuk konsol yang digunakan.
4.4.6. Truss Model-6
Hasil perhitungan analisis seperti lebar strut, lebar tie, tipe strut,tipe tie, tipe zona nodal dimasukkan ke dalam analisis menggunakan Computer Aided Strut and Tie (CAST). Hasil analisis melalui Computer Aided Strut and Tie (CAST) dapat dilihat pada Gambar 4.20. Dari Gambar 4.20 dapat dilihat efisiensi tegangan yang terjadi pada strut dan tie. Pada Gambar 4.20 dapat dilihat bahwa ada dua hasil analisis, dimana masing-masing gambar mewakili penggunaan muka strut terkecil dan terbesar. Hasil analisis yang menggunakan strut terbesar menunjukkan efisiensi yang lebih kecil.
Hasil analisis kapasitas konsol menggunakan Computer Aided Strut and Tie (CAST) dapat dilihat pada Tabel 4.20.
No Elemen CAST
Gambar 4.20: Hasil Analisis Truss Model-6 Mengunakan CAST Tabel 4.13: Force Ratio Truss Model-6 Menggunakan CAST
No Elemen CAST
1 Tie 1-2 0.686
2 Tie 2-3 0.777
3 Tie 2-6 0.510
4 Tie 3-4 0.777
5 Tie 4-5 0.744
6 Tie 7-9 0.510
7 Strut 2-7 0.697
8 Strut 7-2 0.697
9 Strut 4-6 0.597
10 Strut 6-4 0.597
11 Strut 5-10 0.790
12 Strut 10-5 0.790
13 Strut 5-6 0.720
14 Strut 6-5 0.720
15 Strut 6-7 0.786
16 Strut 7-6 0.786
17 Strut 7-8 0.798
18 Strut 8-7 0.798
0.710 𝐹𝑜𝑟𝑐𝑒 𝑎𝑡𝑖𝑜 𝑎𝑡𝑎− 𝑟𝑎𝑡𝑎 (𝐹 6)
Berdasarkan hasil analisis Computer Aided Strut-and-Tie (CAST) untuk Model-6, diperoleh force ratio rata-rata 0.71 dimana nilai ini memenuhi persyaratan kurang dari 1 (satu). Sehingga hasil analisis Model-6 pada program CAST ini memberikan keamanan yang cukup untuk konsol yang digunakan.