• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II URAIAN TEORITIS

2.7 Tugas dan Tanggung Jawab Pastry and Bakery

Setiap bagian pada hotel mempunyai job description sendiri, begitupun pada bagian pastry and bakery yang memiliki job description dan tanggung jawab yang harus dipatuhi dan diemban selama jam kerja berlangsung. Adapun tugas dan tanggung jawab pastry and bakery adalah:

1. Executive Chef

Tugas dan tanggung jawab Executive Chef :

a. Mengecek daftar pesanan barang ke gudang, sebagai kitchen requesation (Pengorderan barang untuk keperluan dapur).

b. Mengetik menu atau membuat menu untuk dijual oleh waiter atau staf food and beverage product.

c. Membuat anggaran tahunan untuk mempersiapkan bahan-bahan makanan yang akan dijual.

d. Membuat rencana kerja tahunan sebagai work target atau revenue tahunan untuk menjadi tatanan pencapain target dimasa mendatang.

e. Selalu menghadiri rapat antara kepala bagian lainnya, sesuai yang telah ditentukan oleh General Manager.

f. Mengatur dan mengawasi seluruh tugas-tugas kitchen, khususnya dalam proses pengadaan dan pengolahan makanan sesuai dengan standard yang telah ditetapkan.

g. Mengawasi pelaksanaan tata kerja, keselamatan kerja, dan memenuhi kelengkapan atau atribut kerja agar dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman.

h. Mengawasi sepenuhnya tempat penyimpanan makanan dan peralatan-peralatan yang akan digunakan untuk kelancaran operasional kerja.

i. Menjaga food cost standard (standar harga) yang berbanding lurus dengan standar porsi, sehingga harga yang tercantum di menu sudah mengalami perhitungan yang matang.

j. Mengontrol dan melaksanakan sepenuhnya kegiatan food production secara keseluruhan.

k. Bekerja sama dengan Food and Beverage Manager khususnya dalam hal penyediaan makanan dan minuman dalam jamuan-jamuan atau rapat-rapat yang diselenggarakan oleh hotel.

l. Berkreasi menciptakan menu-menu baru, sebagai upaya untuk menarik konsumen, tetapi hal ini sebagai tugas tambahan.

m. Mengawasi tata urutan dalam penyiapan menu-menu buffet sehingga berjalan dengan teratur dan baik.

n. Menjaga hubungan baik dengan para staff dan rekan-rekan.

o. Bersedia menjalankan tugas atau instruktur dari atasan.

p. Dan dibutuhkan sebagai advisor dan ketua yang menjadi pengajar, pengawas dan pengambil keputusan demi kelancaran operasional kitchen dengan sebaik-baiknya.

2. Pastry Chef atau Chef Patisserie

Tugas dan tanggung jawab Pastry Chef atau Chef Patisserie:

a. Merencanakan, mengatur dan mengawasi pekerjaan didalam pastry and bakery.

b. Bertanggung jawab terhadap bahan makanan dan biaya bahan makanan (cost control).

c. Mengawasi staf pastry dalam pekerjaannya akan penggunaan mesin-mesin secara efisien dan fasilitas pastry and bakery lainnya.

d. Bertanggung jawab pada semua persiapan dan pembuatan pastry serta bakery product.

3. Chef de Partie

Chef de Partie adalah orang yang bertanggung jawab dalam kegiatan-kegiatan di bagian pastry and bakery secara optimal:

a. Mengatur operasional pastry and bakery section dan mendelegasikan beberapa pekerjaan kepada beberapa asistennya dan sebetulnya Chef de Partie adalah tulang punggung pastry and bakery.

b. Bertanggung jawab kepada Chef Pastry.

4. Chef Baker

Tugas dan tanggung jawab Pastry Cook:

a. Mempunyai kualifikasi yang baik dalam pembuatan roti dan bertanggung jawab untuk semua produk yang dibuat pada bakery section dan dibantu oleh beberapa baker.

b. Berada di bawah pengawasan pastry chef atau chef de partie.

5. Pastry Cook atau Commis de Patissier

Tugas dan tanggung jawab Pastry Cook atau Commis de Patissier:

a. Pekerjaan pastry cook adalah menyiapkan dan memasak semua dessert dan pastry dan menyiapkan produk yang dipesan oleh kitchen.

b. Glacier mempersiapkan dan membuat semua jenis ice cream dan semua produk yang bahan dasarnya ice cream.

c. Pekerjaan Baker adalah membantu Chief Baker di dalam persiapan, pembuatan semua jenis roti, mie dan produk lain yang dibutuhkan oleh kitchen.

6. Cook Helper

Tugas dan tanggung jawab Cook Helper:

a. Mempersiapkan bahan makanan yang akan diolah.

b. Membantu setiap bagian apabila dibutuhkan.

2.8 Hubungan Kerja Pastry and Bakery dengan Departemen Lainnya

Operasional yang baik dan lancar dapat terwujud apabila ada kerja sama yang baik antara satu bagian dengan bagian yang lain didalam suatu hotel. Pada bagian pastry and bakery dibutuhkan koordinasi serta kerja sama yang baik, agar kelangsungan operasional pastry and bakery tetap terjaga keharmonisannya sehingga tidak mengalami hambatan dalam operasionalnya. Hubungan kerja bagian pastry and bakery dengan bagian lainnya meliputi :

1. Restaurant dan Room Service

Restaurant dan Room Service merupakan bagian yang berkaitan dengan pastry and bakery untuk penjualan produk yang dihasilkan pastry and bakery section. Restaurant juga menyajikan produk pastry and bakery untuk

breakfast. Dengan kerjasama yang baik antara restaurant dan room service akan menjalin kelancaran operasional dapur.

2. Store Room Section

Store Room Section merupakan bagian yang bertugas mengurusi gudang sebagai tempat penyimpanan barang-barang yang sudah dibeli oleh purchasing. Sebelum di store barang-barang tersebut harus diperiksa dahulu oleh receiving section sebagai bagian penerimaan barang.

3. Engineering Department

Tugas dan tanggung jawab engineering department adalah memelihara dan memperbaiki peralatan, termasuk peralatan di pastry and bakery section yang mempunyai peralatan yang besar, yang perbaikannya menggunakan alat khusus. Engineering department secara rutin mengecek peralatan di pastry and bakery section untuk menjaga agar peralatan yang ada dapat bekerja sesuai dengan fungsinya.

4. Marketing Department

Peranan marketing department juga penting bagi pastry and bakery section.

Dengan adanya marketing department produk-produk yang ada di hotel dipromosikan termasuk produk yang dihasilkan pastry and bakery section.

Promosi sangat penting artinya bagi kemajuan dan perkembangan suatu usaha, dengan promosi produk pastry and bakery section akan lebih dikenal secara luas di masyarakat.

5. Stewarding Section

Stewarding section mempunyai tugas dan tanggung jawab terhadap penyediaan alat kebersihan dan alat kelengkapan serta keamanan alat-alat yang digunakan oleh pastry and bakery section. Hubungan baik perlu dibina dan ditingkatkan untuk membantu kelancaran di pastry and bakery section.

6. Accounting Deparment

Departemen ini bertanggung jawab atas keluar masuknya uang yang dipergunakan untuk operasional hotel. Bagi pastry and bakery section peranan accounting department sangat penting artinya yaitu pembelian barang dan bahan yang dibutuhkan di pastry and bakery section, selain itu accounting deparment mengurus keuangan dan keperluan karyawan.

7. Purchasing Department

Bertanggung jawab terhadap semua barang dan bahan kebutuhan pastry section. Dalam melaksanakan pembelian harus benar-benar memperhatikan kualitas, kuantitas dan harga barang yang dibeli. Ini semua berpengaruh terhadap produk yang dihasilkan pastry section.

8. Laundry Section

Tugas dan tanggung jawabnya adalah mengenai pencucian linen, napkin dan uniform yang dikenakan kru pastry section. Secara rutin uniform yang kotor harus segera diganti untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan pastry section.

9. Man Power Department

Departemen ini mengurus masalah pengawasan yaitu penerimaan pegawai baru, pemberian gaji, kesehatan karyawan, serta kesejahteraan keluarga.

Hubungan dengan Man Power Department perlu dibina dengan yang lain. Hal ini erat hubungannya dengan diri para staff pastry section. Jika nasib mereka selalu diperhatikan maka mereka akan bekerja dengan baik dan maksimal.

2.9 Klasifikasi Peralatan Pastry and Bakery dan Kegunaannya

Dalam suatu operasional dapur hotel yang baik, diperlukan set-up ruangan dan peralatan yang baik, sehingga nantinya dapat melancarkan operasional dari dapur tersebut. Begitu juga dengan kitchen pastry diperlukan set-up ruangan serta peralatan yang benar-benar dapat memperlancar kegiatan operasional kitchen pastry tersebut.

Dalam hal ini penulis akan membuat paparan tentang beberapa nama-nama peralatan (equipment) yang digunakan di kitchen pastry secara umum, di antaranya:

1. Dough Mixer

Dough Mixer adalah mesin yang berfungsi sebagai penghancur dan penggiling adonan dalam porsi yang lebih besar.

2. Scale

Scale adalah jenis timbangan untuk mengukur berat bahan yang akan digunakan sesuai dengan standar porsi. Jenis timbangan ini ada yang biasa dan ada yang digital.

3. Freezer

Freezer adalah lemari pendingin dengan ukuran beku yang fungsinya untuk membekukan puff pastry (adonan pastry).

4. Refrigerator

Refrigerator adalah lemari pendingin dengan ukuran suhu standard yaitu antara 5°-7°C yang berfungsi untuk menyimpan produk yang mudah rusak seperti cake, whipping cream, susu dan bahan lainnya.

5. Roller Dough Machine

Roller Dough Machine adalah mesin yang berfungsi untuk membuat dough menjadi rata sehingga memudahkan adonan sesuai dengan kebutuhan.

6. Revolving Plastic Cake Stand

Revolving Plastic Cake Stand adalah alat yang dipergunakan untuk membuat cake decoration.

7. Baking Sheet

Baking Sheet adalah sejenis tray dari stainless yang biasanya digunakan untuk meletakkan adonan roti dan pie yang akan di panggang.

8. Pastry Cutting Whell

Pastry Cutting Whell adalah alat pemotong yang memiliki roda bergerigi.

9. Balloon Whisk

Balloon Whisk adalah alat yang digunakan untuk mengocok adonan yang sifatnya cair seperti cream, susu coklat, telur dan yang lainnya.

10. Bread Knife

Bread Knife adalah pisau yang khusus untuk memotong roti (bread).

11. Plastic Measuring Cup

Plastic Measuring Cup adalah alat takaran dari bahan plastik yang berfungsi untuk menakar air, susu, sirup, minyak dan sebagainya.

12. Wool Pastry Brush

Wool Pastry Brush adalah kuas yang digunakan untuk memoles permukaan roti yang akan dipanggang.

13. Piping Bag

Piping Bag dipakai untuk adonan yang akan dihias dan dicetak yang berupa kantung plastik berbentuk segitiga.

14. Rubber Scraper Dough

Rubber Scraper Dough adalah alat yang digunakan untuk membersihkan sisa-sisa adonan dari suatu wadah seperti: coklat cair, whipping cream, saus pudding.

15. Gloves Oven Mitt

Glaves Oven Mitt adalah sejenis sarung tangan tahan panas yang digunakan untuk mengambil atau mengangkat adonan dari dalam oven.

16. Rolling Pin Wooden

Rolling Pin Wooden adalah alat yang digunakan untuk menggulung adonan pastry secara manual.

17. Loaf Pan

Loaf Pan adalah cetakan untuk membuat jenis cake yang berbentuk persegi.

18. Croissant Cutter

Croissant Cutter adalah alat yang digunakan untuk memotong adonan dough menjadi bentuk croissant.

19. Wooden Spatula

Wooden Spatula adalah spatula kayu yang digunakan untuk membuat adonan yang sifatnya cair seperti: mencairkan mentega, mencairkan coklat dan lain sebagainya.

20. Pastry Scrapper

Pastry Scrapper adalah alat yang dipakai untuk motif kue terutama untuk mendekorasi pinggiran kue karena alat ini mempunyai dua sisi yang bergerigi.

21. Pallete

Pallate adalah alat yang digunakan untuk meratakan serta menghaluskan krim yang akan dioleskan pada cake dan bread.

2.9 Stuktur Organisasi Kitchen Hotel Santika Premiere Jogja

Sumber: Departemen SDM Hotel Santika Premiere Jogja Executive Chef

3.1 Sejarah Hotel Santika Premiere Jogja

Santika Indonesia Hotel & Resort merupakan anak perusahaan Kompas Gramedia yang didirikan oleh Bapak Jakob Oetama dan Bapak Ojong. PT. Grahawita Santika didirikan untuk mengelola bisnis perhotelan di bawah Kelompok Kompas Gramedia pada tanggal 22 Agustus 1981. Hotel Soeti adalah hotel pertama yang dibeli dari pemiliknya, Ibu Soetiyah Pudjo suwarno. Cikal bakal Hotel Santika ini terletak di Jalan Sumatra No. 52-54, Bandung. Pada tahun 1988, hotel sederhana dengan 33 kamar yang dibangun di area seluas 3.200 m² ini direnovasi menjadi 70 kamar. Setelah renovasi tersebut selesai, hotel ini diresmikan sebagai Hotel Santika Bandung berbintang tiga oleh Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi, Susilo Sudarman pada tanggal 27 Maret 1989. Hotel Santika Bandung inilah yang menjadi pelopor pendirian Santika Indonesia Hotels & Resorts.

Latar belakang pendirian Hotel Santika ini disebabkan pembredelan harian Kompas pada tahun 1978. Oleh karena itu, para pendiri Kelompok Kompas Gramedia harus memikirkan diversifikasi unit bisnis di luar bisnis intinya sebagai media komunikasi. Mereka membuat rencana untuk mencegah pemecatan massal.

Jika suatu hari harian Kompas akan dibredel kembali, masih ada anak perusahaan yang bisa menyokong karyawan mereka. Beberapa bisnis mulai dilakukan, termasuk di antaranya adalah industry perhotelan.

Pada awalnya, rencana pendirian sebuah hotel tidak disetujui oleh pihak manajemen, karena pada saat itu bisnis hotel dianggap memiliki konotasi yang negative serta Return of Investment dinilai berjalan lamban.

Bagaimanapun juga, Bapak Binawarna Sardjan, anggota Tim Investasi Kelompok Kompas Gramedia pada saat itu, bisa meyakinkan Ketua Tim Investasi Kelompok Kompas Gramedia, Bapak Indra Gunawan, untuk menyetujui rencana pendirian hotel. Berkat kegigihan dan kerja keras Bapak Binawarman Sardjan, maka Hotel Santika berhasil didirikan.

Beberapa tahun setelah Hotel Santika yang pertama diresmikan dan dikelola, Hotel Santika pun berhasil mengembangkan sayapnya dan mencapai lebih dari 40 properti yang tersebar di Indonesia. Sesuai dengan brand value-nya, yaitu

“Indonesian Home” dan motto pelayanannya, yaitu “Hospitality from the Heart”, Santika Indonesia Hotels & Resorts selalu menonjolkan nilai kebudayaan Indonesia, termasuk sisi keramah-tamahannya kepada seluruh tamunya.

Visi: Menjadi jaringan hotel pilihan utama yang terbesar di Indonesia dan terbesar di Asia Tenggara.

Misi: Menciptakan nilai lebih bagi “Stake Holders” dengan menyajikan produk bermutu disertai pelayanan profesional yang ramah dalammewujudkan “Sentuhan Indonesia” sebagai citra Santika.

Kata “Santika” berasal dari bahasa Sansekerta (zaman Hindu kuno) “Sanskrit”

yang berarti “Kokoh”. Sehingga arti dari nama Santika adalah Rumah yang nyaman dan teduh, rumah yang kokoh.

Maksud dari pemilihan nama ini, selain untuk menghormati budaya tradisonal Indonesia juga untuk memberikan citra perusahaan yang senantiasa memperkuat bidang usaha yang dijalaninya dalam jasa perhotelan baik dalam mutu pelayanan (materi dan non-materi) serta manajemennya.

Huruf „H‟ dan „S‟ sendiri pada logo melambangkan:

1. Melambangkan keberadaan dan tujuan perusahaan untuk senantiasa tumbuh dan berkembang.

2. Perlambangan yang progresif, merambah ke segala peluang yang berprospek cerah.

3. Melambangkan kebenaran hakiki yang melandasi segala gerak dan laju pertumbuhan perusahaan.

4. Mengiaskan keramahan perusahaan dalam merangkul dan menerima pemakai jasa perusahaan dalam bidang perhotelan

3.2 Klasifikasi Hotel

Hotel Santika Premiere Jogja dapat di kategorikan berdasarkan, beberapa klasifikasi yaitu:

3.2.1 Berdasarkan Plan (Perencanaan Penjualan Kamar) a. Continental plan

Hotel dimana harga yang telah ditetapkan terdiri dari harga kamar include breakfast.

b. Luas dan jumah kamar

Hotel menengah (Above Average Hotel) yaitu hotel yang mempunyai lebih dari 100 kamar dan kurang dari 300 kamar.

a. Jenis Tamu Menginap

Hotel bisnis (Business Hotel) adalah hotel yang dirancang untuk para usahawan dan wisatawan.

b. Lama Tamu Menginap

Hotel Santika Premiere Jogja merupakan Semi Residential Hotel karena ditinjau dari lamanya tamu menginap adalah rata – rata 2 hari sampai 1 bulan bahkan lebih sehingga hotel ini menawarkan kepada tamu paket Long Staying, di mana tamu dapat menginap dalam jangka waktu yang lama. Selain itu kebanyakan tamu yang menginap adalah tamu yang digolongkan sebagai business dan tourist.

c. Lokasi

Jika ditinjau dari segi lokasinya maka Hotel Santika Premiere Jogja dapat digolongkan ke dalam klasifikasi City Hotel, karena lokasinya yang terletak

ditengah kota tepatnya di jalan Jenderal Sudirman No.19, tidak jauh dari pusat pemerintahan, wisata, maupun pendidikan dengan keraton dan tugu yang menjadi ciri khas kota Jogja.

3.2.2 Berdasarkan Number of Room (Jumlah Kamar)

a. Small Hotel : 25 kamar b. Average Hotel : 26 – 100 kamar c. Above Average Hotel : 101 – 299 kamar

d. Large Hotel : Minimum 300 kamar

Berdasarkan jumlah kamar yang dimiliki oleh Hotel Santika Premiere Jogja sebanyak 148 kamar, maka hotel ini dapat digolongkan ke dalam Above Average Hotel. Kamar-kamar tersebut dibagi-bagi sesuai dengan tipe kamarnya, yaitu :

1. Deluxe Room

Deluxe room memiliki luas 28,90 m² dengan ukuran tempat tidur King Size dan Double (twin). Sebanyak 55 kamar.

2. Executive Room

Executive Room adalah jenis kamar yang sama dengan deluxe room, yang membedakannya hanya view kamar saja, jika deluxe menghadap ke perumahan warga, jika executive menghadap ke swimming pool dan jalan raya dan executive room sudah include minibar . Sebanyak 78 kamar.

3. Ensuite Room

Adalah jenis kamar yang memiliki luas 32,64 m². Ensuite room lebih luas dari executive room dan view dari ensuite room yaitu menghadap ke swimming pool. Ensuite room juga mendapatkan fruit basket yaitu jenis OTA.

Sebanyak 3 kamar dimana disetiap lantainya terdapat satu ensuite room.

4. Premiere Room

Premiere room memiliki luas kamar 49,30 m². Dilengkapi dengan fasilitas meja makan, sofa dan juga mendapatkan fruit basket yaitu VIP 3 dan view kamar premiere adalah merapi, swimming pool, dan jalan raya. Kamar premiere terdiri dari 11 kamar .

5. Santika Suite Room

Santika suite room adalah jenis kamar termahal dan termewah menurut kelas dan harganya serta dengan fasilitas terlengkap dan termewah. Yang terdiri dari 2 lantai dan memiliki 2 kamar tidur dengan lantai karpet dan dilengkapi dengan fasilitas ruang kerja, piano, meja makan, kitchen, dan bath room dilengkapi dengan buth up, selain itu juga mendapatkan fruit basket VIP 2 hanya terdiri dari 1 kamar yang berada dilantai 3.

3.2.3 Publish Rate Santika Premiere Hotel Jogja 1. Deluxe Room : Rp 1.500.000,-/nett 2. Executive Room : Rp 1.800.000,-/nett 3. Ensuite Room : Rp 2.200.000,-/nett 4. Premiere Room : Rp 2.500.000,-/nett 5. Santika Suite Room : Rp 5.500.000,-/nett

3.2.4 Berdasarkan Lamanya Buka

Santika Premiere Hotel Jogja beroperasi sepanjang tahun, tidak ada sela untuk berhenti sehingga hotel ini dimasukkan ke dalam jenis hotel All Year Around.

3.2.5 Berdasarkan Fasilitas dan Tingkat Pelayanan

Berdasarkan fasilitas dan tingkat pelayanan, Hotel Santika PremiereJogja termasuk ke dalam Hotel ekonomis berbintang Empat (economy class hotel atau unlimited service hotel) karena hotel tersebut memiliki segmentasi pasar bisnis dengan nuansa tradisional. Selain akomodasi, hotel ekonomis juga menawarkan layanan reservasi, restoran umum, fasilitas pertemuan, televisi, valet dan laundry, transportasi ke bandar udara.

3.3. Fasilitas yang Dimiliki

Hotel Santika Premiere Jogja pada saat ini masih terus mengadakan renovasi penambahan bangunan, dalam rangka meningkatkan kualitas hotel ini. Untuk taraf hotel berbintang 4 (****), Hotel Santika Premiere Jogja memiliki fasilitas antara lain:

3.3.1 Room

Hotel Santika Premiere Jogja memiliki 148 kamar yang terdiri atas beberapa tipe dan harga yang berbeda. Masing – masing kamar dilengkapi dengan fasilitas seperti AC, kamar mandi dengan shower, telepon IDD, koneksi ke internet, Digital Safety Deposit Box, TV kabel dengan program Internasional, Indonesia dan local musik, hairdryer, minibar, extra bed, serta room service 24 jam.

Hotel Santika Premiere Jogja memiliki kamar 148 yang terdiri dari:

a. Deluxe Rooms : 55 kamar

b. Executive Room : 75 kamar

c. Premiere Room : 11 kamar

d. Ensuite Room : 3 kamar

e. Santika Suite Room : 1 kamar

3.3.2 Pandansari Restaurant dan Pandansari Terrace

Pandansari Restaurant menyajikan makanan Indonesia, berbagai masakan tradisional dan juga makanan western untuk breakfast, lunch dan dinner.

Dengan kapasitas 150 tempat duduk. Buka dari pukul 06.00- 23.00 WIB dengan sistem penyajian dilaksanakan secara prasmanan, yaitu tersedianya beberapa jenis makanan yang dapat dipilih oleh tamu sesuai dengan seleranya, dan penyedian makanan ini ada juga yang a’la carte menu dan set-up untuk tamu grup atau berdasarkan reservasi. Berikuta dalah jam operasional Pandansari Restaurant:

1. Breakfast pukul 06.00-10.00 WIB 2. Lunch pukul 12.00-14.30 WIB 3. Dinner pukul 18.00-22.00 WIB 4. Menyediakan A’la Carte

Sedangkan Pandansari Terrace terletak bersebelahan dengan Pandansari Restaurant, Pandansari Terrace adalah tempat santai untuk menikmati hari dan malam dengan tampilan jalan menampilkan budaya Yogyakarta. Dan memiliki penawaran khusus yang mencakup - Happy Hours untuk minuman dan makanan ringan. Happy Hours: 17.00-22.00 ,Diskon hingga 20% All You Can Eat denganLive Cooking : 18.00-22.00.

3.3.3 Lobby Lounge, Santika Pastry and Bakery Corner

Lobby Lounge, Santika pastry and bakery corner ini menyajikan berbagai minuman alkohol dan non-alkohol serta aneka cemilan ringan. Selain itu juga terdapat Santika pastry and bakery corner yang menyediakan berbagai jenis cake, berbagai jenis bread serta cemilan ringan lainnya. Tempat ini khusus no-smooking area. Terdapat 16 sofa tamu dapat memesan makanan dan minumannya dengan mendengar secara langsung alunan musik gamelan.

Lobby Lounge mulai beroperasional dari pukul 07.00-22.00 WIB.

3.3.4 Samudera Lounge

Samudera Lounge ini menyajikan berbagai minuman alkohol dan non-alkohol serta menu a’la carte untuk mendukung penampilannya. Tempat ini merupakan area khusus smooking room. Terdapat 30 kursi dan 1 bar stools tamu dapat memesan makanan dan minumannya sambil menonton televisi dan mendengar secara langsung alunan musik jazz. Selain itu juga dapat menikmati Hi-tea. Samudera Lounge mulai beroperasional dari pukul 08.00-22.00 WIB.

3.3.5 Room Service

Room Service berusaha untuk melayani pemesanan makanan dan minuman ke kamar-kamar tamu dan operasional selama 24 jam. Dalam setiap kamar tersedia Room Service Menu, sehingga tamu dapat memilih makanan sesuai dengan seleranya.

3.3.6 Swimming Pool

Kolam renang luar ruangan yakni dilantai 1 menjadikan suasana renang yang menyenangkan. Karena terletak di ruangan terbuka, maka para tamu dapat berenang dan merokok di area ini. Terdapat 2 ukuran kolam renang, untuk dewasa dan anak-anak. Swimming Pool disediakan hanya untuk tamu yang menginap saja. Swimming Pool buka dari pukul 06.00-20.00 WIB.

3.3.7 Axura Spa

Hotel Santika Premiere Jogja melakukan kerjasma dengan Axura Spa. Axura Spa dengan layanan lengkap Spa, Sauna dan Jacuzzi sangat diminati oleh para tamu yang datang. Pelayan spa yang berpengalaman dan ramah menjadi kenangan tersendiri untuk tamu. Rempah-rempah asli Indonesia yang digunakan membuat rasa khas lokal yang mendalam. Axura spa hanya disediakan untuk tamu hotel, dan tidak dibuka untuk umum. Beroperasional

Hotel Santika Premiere Jogja melakukan kerjasma dengan Axura Spa. Axura Spa dengan layanan lengkap Spa, Sauna dan Jacuzzi sangat diminati oleh para tamu yang datang. Pelayan spa yang berpengalaman dan ramah menjadi kenangan tersendiri untuk tamu. Rempah-rempah asli Indonesia yang digunakan membuat rasa khas lokal yang mendalam. Axura spa hanya disediakan untuk tamu hotel, dan tidak dibuka untuk umum. Beroperasional

Dokumen terkait