BAB VII TUGAS KHUSUS
7.1 Tugas Khusus dari Pembimbing Lapangan
Tugas khusus yang diberikan oleh pembimbing lapangan terdapat di beberapa bagian, seperti di bagian Quality Assurance Manager dan Pelaksana. Pada kedua bagian tersebut tugas khusus yang diberikan berupa checklist terhadap hasil pekerjaan pembesian. Di Dalam Proyek Pondok Indah Residences, pertama-tama pemeriksaan akan dilakukan oleh Pelaksana kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan oleh Quality Assurance Manager.
Alat-alat yang digunakan untuk melakukan pengecekan antara lain : 1. Shop drawing
2. BBS 3. Meteran 4. Alat tulis 5. Form checklist
7.1.1 Tugas Khusus di Quality Assurance Manager
Di Quality Assurance Manager, tugas yang diberikan adalah checklist terhadap pelat lantai Basement 2 Tower 2 yang akan dilakukan proses pengecoran. Checklist tersebut berupa pengecekan pembesian yang sudah terpasang. Pengecekan dilakukan berdasarkan shop drawing.
Langkah-langkah proses pengecekan pembesian pelat lantai adalah sebagai berikut :
1. Menyiapkan shop drawing dan BBS denah penulangan slab horizontal dan vertikal Basement 2 Tower 2.
2. Menentukan letak area yang akan dilakukan pengecekan di lapangan, yaitu as AJ-AH / A14-A15.
3. Menandai lokasi area pengecekan pada shop drawing yang telah disiapkan. 4. Memastikan besi bebas dari karat dan kotoran.
Pengecekan penulangan pelat lantai dilakukan dengan dua tahap, yaitu pengecekan penulangan pelat horizontal dan pengecekan penulangan pelat vertikal.
Wibi Afifatul Zahro 15012070 Ulfa Nabila 15012098
Pengecekan Penulangan Horizontal Pelat Lantai Basement 2 Tower 2
Berikut ini merupakan daerah lantai Basement 2 Tower 2 yang akan dilakukan pengecekan penulangan.
Gambar 7.1 Denah Penulangan Slab Horizontal Basement 2 Tower 2
a. Berdasarkan shop drawing, untuk arah horizontal, tulangan utama atas dan bawah pada as AJ-AH / A14-A15 adalah besi dengan diameter 13 mm dan memiliki jarak antartulangan 200 mm. Sedangkan tulangan ekstra digunakan untuk lapisan satu pada penulangan atas. Penulangan di lapangan disesuaikan dengan spesifikasi tersebut. b. Berdasarkan shop drawing, pada as AH / A14-A15 tulangan ekstra yang digunakan ada
dua jenis, yaitu D16-200 dan D10-200. Besi dengan diameter 16 mm dan panjang 8000 mm dipasang sepanjang 3000 mm dari ujung drop panel AH / A14-A15 ke arah horizontal dengan jarak antartulangan 200 mm. Sedangkan besi dengan diameter 10 mm dan panjang 4000 mm dipasang sepanjang 3000 mm ke arah horizontal dengan jarak antartulangan 200 mm. Panjang besi D16 adalah hingga ujung drop panel AH / A15. Kemudian penulangan di lapangan disesuaikan dengan ketentuan tersebut. c. Berdasarkan shop drawing, pada as AJ / A14-A15 tulangan ekstra yang digunakan ada
dau jenis, yaitu D16-200 dan D10-200. Besi dengan diameter 16 mm dan panjang 8000
A-J A-I A-H
A-15
Wibi Afifatul Zahro 15012070 Ulfa Nabila 15012098
mm dipasang sepanjang 3000 mm dari ujung drop panel AJ / A14-A15 ke arah horizontal dengan jarak antartulangan 200 mm. Sedangkan besi dengan diameter 10 mm dan panjang 4000 mm dipasang sepanjang 3000 mm ke arah horizontal dengan jarak antartulangan 200 mm. Panjang besi D16 adalah hingga ujung drop panel AJ / A15. Selanjutnya, penulangan di lapangan harus disesuaikan dengan ketentuan tersebut.
Pengecekan Penulangan Vertikal Pelat Lantai Basement 2 Tower 2
Berikut ini merupakan denah lantai Basement 2 Tower 2 yang akan dilakukan pengecekan penulangan.
Gambar 7.2 Denah Penulangan Slab Vertikal Basement 2 Tower 2
a. Berdasarkan shop drawing, untuk arah vertikal tulangan utama atas dan bawah pada as AJ-AH / A14-A15 adalah besi dengan diameter 13 mm dengan jarak 200 mm. Sedangkan tulangan ekstra digunakan untuk lapisan dua, baik penulangan atas maupun penulangan bawah. Penulangan di lapangan disesuaikan dengan spesifikasi tersebut.
b. Berdasarkan shop drawing, pada as AJ-AH / A14-A15 tulangan ekstra yang digunakan ada dua jenis, yaitu D19-200 dan D13-200. Besi dengan diameter 19 mm memiliki panjang 8000 mm dipasang dari ujung drop panel A14 hingga drop panel A15 ke arah vertikal dengan jarak antartulangan 200 mm. Besi tersebut
A-15
A-14
Wibi Afifatul Zahro 15012070 Ulfa Nabila 15012098
digunakan untuk penulangan atas. Sedangkan besi dengan diameter 10 mm dan panjang 8000 mm dipasang dari ujung drop panel A14 ke ujung drop panel A16 ke arah vertikal dengan jarak antartulangan 200 mm. Besi tersebut digunakan untuk penulangan bawah. Kemudian penulangan di lapangan disesuaikan dengan ketentuan tersebut.
5. Apabila semua penulangan telah sesuai maka hasil checklist tersebut ditulis di dalam form checklist.
6. Dalam proses checklist tidak terdapat kesalahan ataupun kekurangan dalam pemasangan.
7.1.2 Tugas Khusus di Pelaksana
Di Pelaksana, tugas yang diberikan adalah checklist terhadap penulangan balok Lantai 5 Tower 1 yang akan dilakukan proses pengecoran. Checklist tersebut berupa pengecekan pembesian balok yang sudah terpasang. Pengecekan dilakukan berdasarkan shop drawing. Langkah-langkah proses pengecekan pembesian balok adalah sebagai berikut :
1. Menyiapkan shop drawing dan BBS denah penulangan balok Lantai 5 Tower 1.
2. Menentukan letak area yang akan dilakukan pengecekan di lapangan, yaitu section 1-2 – AJ dan I-F – I-N.
3. Menandai lokasi area pengecekan pada shop drawing yang telah disiapkan. 4. Memastikan besi bebas dari karat dan kotoran.
Seperti pengecekan pada lantai, pengecekan penulangan balok juga dilakukan dengan dua tahap, yaitu pengecekan balok horizontal dan pengecekan penulangan balok vertikal.
Pengecekan Penulangan Balok Horizontal
Denah penulangan balok horizontal Lantai 5 Tower 1 dapat dilihat di dalam Lampiran. a. Berdasarkan shop drawing, untuk arah horizontal pada section 1-2 terdapat empat
macam tipe balok yaitu T104-B1, T104-B2, T104-B3 dan T104-B4. Keempat balok tersebut memiliki ukuran yang sama, yaitu 600 mm x 800 mm. (Shop drawing terlampir)
b. Balok T104-B1 terletak pada as 1-L – 1-N / 1-2 dengan panjang 5875 mm. Balok ini memiliki spesifikasi penulangan seperti pada gambar terlampir.
Balok T104-B2 terletak pada as 1-K – 1-L / 1-2 dengan panjang 6725 mm. Balok ini memliki spesifikasi penulangan seperti pada gambar terlampir.
Wibi Afifatul Zahro 15012070 Ulfa Nabila 15012098
Balok T104-B3 terletak pada as 1-H – 1-K / 1-2 dengan panjang 6125 mm. Balok ini memliki spesifikasi penulangan seperti pada gambar terlampir.
Balok T104-B4 terletak pada as 1-F – 1-H / 1-2 dengan panjang 5325 mm. Balok ini memliki spesifikasi penulangan seperti pada gambar terlampir.
c. Pengecekan tulangan dimulai dari tulangan bawah terlebih dahulu, lalu dilanjutkan dengan pengecekan tulangan atas. Pengecekan yang dilakukan meliputi jumlah dan diameter tulangan untuk masing-masing tumpuan, yaitu tumpuan kiri, lapangan, dan tumpuan kanan.
d. Selanjutnya dilakukan pengecekan terhadap sengkang. Sengkang untuk setiap tumpuan memiliki jumlah dan diameter serta jarak yang sama.
e. Pada proses pengecekan balok ini terjadi kekurangan pada pemasangan tulangan pinggang. Seharusnya tulangan pinggang dipasang di sepanjang tumpuan. Akan tetapi, pada balok ini belum ada tulangan pinggang yang dipasang. Sedangkan untuk balok tipe lain tidak terjadi kekurangan pemasangan tulangan.
Pengecekan Penulangan Balok Vertikal
Denah penulangan balok vertikal Lantai 5 Tower 1 dapat dilihat di dalam Lampiran. a. Berdasarkan shop drawing, balok arah vertikal terletak di as 1-2 – 5. Di dalam area
1-F – 1-N / 1-2 – 1-5 terdapat 5 buah balok dengan 4 tipe, yaitu T104-B13, T104-B14, T104-B15, dan T104-B30. Kelima balok tersebut memiliki dimensi yang sama, yaitu 600 mm x 800 mm. (Shop drawing terlampir)
b. Balok T104-B13 terletak pada as 1-N / 1-2 – 1-5 dengan panjang 11300 mm. Balok ini memiliki spesifikasi penulangan seperti pada gambar terlampir.
Balok T104-B14 terletak pada as 1-L / 1-2 – 1-5 dan 1-H / 1-2 – 1-5 dengan panjang 11300 mm. Balok ini memliki spesifikasi penulangan seperti pada gambar terlampir. Balok T104-B15 terletak pada as 1-K / 1-2 – 1-5 dengan panjang 4541 mm. Balok ini memliki spesifikasi penulangan seperti pada gambar terlampir.
Balok T104-B30 terletak pada as 1-H / 1-2 – 1-5 dengan panjang 11300 mm. Balok ini memliki spesifikasi penulangan seperti pada gambar terlampir.
Balok T104-B8 terletak pada as 1-F / 1-2 – 1-5 dengan panjang 11300 mm. Balok ini memliki spesifikasi penulangan seperti pada gambar terlampir.
Wibi Afifatul Zahro 15012070 Ulfa Nabila 15012098
c. Untuk balok vertikal, pengecekan hanya dilakukan pada balok tipe T104-B14. Pengecekan tulangan dimulai dari tulangan bawah terlebih dahulu, lalu dilanjutkan dengan pengecekan tulangan atas. Pengecekan yang dilakukan meliputi jumlah dan diameter tulangan untuk masing-masing tumpuan, yaitu tumpuan kiri, lapangan, dan tumpuan kanan.
d. Selanjutnya dilakukan pengecekan terhadap sengkang. Sengkang untuk setiap tumpuan memiliki jarak yang berbeda. Untuk tumpuan kiri dan kanan jarak antar sengkang adalah 100 mm. Sedangkan jarak antar sengkang untuk lapangan adalah 175 mm.
e. Pada proses pengecekan balok ini tidak terjadi kekurangan pada pemasangan tulangan pinggang.