4.1. Tujuan dan sasaran Jangka Pelayanan Menengah SKPD
Sesuai dengan arah kebijakan yang telah dituangkan dalam RPJMD Pemerintah Kota Bengkulu Tahun 2018-2023, maka disusunlah rencana strategis di tingkat SKPD. Di dalamnya ditetapkan pula tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dalam jangka waktu lima tahun tersebut dan relevan dengan visi misi pemerintah Kota Bengkulu .
Dinas Koperasi Dan UKM Kota Bengkulu merupakan dinas teknis yang menangani urusan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah serta mempunyai Visi dan Misi sejalan dengan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Kota Bengkulu , yaitu mengembangkan dan menjabarkan misi Walikota ; Membangkitkan ekonomi kreatif dan Iklim Usaha yang Kondusif.
1. Tujuan
Tujuan Strategis adalah merupakan penjabaran pernyataan Misi,yang merupakan hasil akhir yang akan dicapai atau dihasilkan dalamjangka waktu 1 - 5 tahun. Tujuan harus konsisten dengan tugas pokokdan fungsi organisasi, yang menggambarkan arah strategis organisasidan perbaikan-perbaikan yang ingin diciptakan sesuai dengan Tupoksi.
Adapun Tujuan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dirumuskan sebagai berikut :
1. Meningkatkan kualitas kelembagaan dan organisasi Koperasi agar Koperasi mampu dan berkembang secara sehat jati dirinya menjadi wadah kepentingan bersama bagi anggotanya
23
untuk memperoleh efisiensi kolektif, sehingga citra Koperasi menjadi baik.
2. Mengembangkan jiwa dan semangat kewirausahaan, dan meningkatkan daya saing UKM, sehingga pengetahuan serta sikap wirausaha semakin berkembang, produktivitas meningkat, wira usaha baru berbasis pengetahuan dan teknologi meningkat jumlahnya, dan ragam produk-produk unggulan UKM semakin berkembang.
3. Terciptanya keberpihakan iklim usaha kepada Koperasi dan UMKM dan Peningkatan SDM dan Kelembagaan Koperasi dan UMKM
4. Peningkatan Pertumbuhan ekonomi Kreatif,
2. Sasaran
Sasaran yang merupakan target atau hasil yang diharapkan dari pelaksanaan kegiatan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dalam kurun 5 (lima) tahun kedepan adalah :
1. Meningkatnya jumlah koperasi Aktif.
2. Meningkatnya jumlah Usaha mikro Kecil dan menengah.
3. Meningkatnya jumlah dan peran Koperasi dalam perekonomian Kota Bengkulu Meningkatnya Kewirausahaan, Kemitraan dan Pemasaran Produk serta Pemberdayaan UMKM agar tercipta Jaringan Usaha.Terwujudnya Peningkatan permodalan UMKM dan Koperasi.
4. Terwujudnya SDM Pengelolaan Koperasi dan UMKM yang berkualitas dan Terkoordinasinya Pelaksanaan Program Kegiatan.
5. Terciptanya Peningkatan Produk unggulan daerah dan Pemanfaatan Sistem Teknologi Informasi.
24
Tujuan dan sasaran jangka menengah menunjukkan tujuan dan sasaran yang ditetapkan untuk mencapai visi dan misi yang telah ditentukan. Berikut ini merupakan rumusan tujuan dan sasaran serta indikator sasaran dan target yang telah ditentukan untuk dicapai pada
kurun waktu lima tahun, Hal ini dapat dilihat pada tabel
T-C.25 ( Tujuan dan sasaran jangka menengah pelayanan perangkat daerah ) sebagai berikut :
25
BAB V
STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN 5.1. Tujuan dan sasaran , Starategi dan kebijakan SKPD
Dari visi, misi dan tujuan yang telah ditetapkan, maka langkah selanjurtnya adalah menetapkan cara pencapaian atau bagaimana mengupayakan agar tujuan dapat tercapai. Adapun cara mencapai tujuan yang meliputi penetapan Sasaran, Kebijakan, Dinas Koperasi Dan UKM Kota Bengkulu.
Untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, diperlukan strategi yang dimaknai sebagai aktualisasi berbagai kebijakan untuk mecapai sasaran yang spesifik dan berkesinambungan. Selanjutnya kebijakan diimplementasikan ke dalam program-program untuk mewujudkan sasaran yang ingin dicapai selama lima tahun kedepan.
Strategi dan kebijakan disusun untuk mencapai tujuan dan sasaran jangka menengah Perangkat Daerah yang selaras dengan strategi dan kebijakan daerah serta rencana program prioritas dalam RPJMD. Strategi dan kebijakan selanjutnya menjadi dasar perumusan kegiatan Perangkat Daerah bagi setiap program prioritas RPJMD yang menjadi fungsi dan tugas Perangkat Daerah.
5.1.1. Tujuan Dan Sasaran
Untuk mencapai Visi dan Misi organisasi, perlu dirumuskan suatu bentuk yang lebih terarah yang berupa tujuan. Berdasarkan pada faktor-faktor kunci keberhasilan, tujuan organisasi menggambarkan arah strategis organisasi dan perbaikan-perbaikan yang ingin dicapai sesuai dengan tugas dan fungsi
26
organisasi. Disamping itu tujuan organisasi sangat penting artinya dalam suatu perencanaan strategis, sebagaimana arti tujuan yaitu hasil akhir yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun.
5.1.2. Strategi Dan Arah Kebijakan SKPD
Untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, diperlukan strategi yang dimaknai sebagai aktualisasi berbagai kebijakan untuk mecapai sasaran yang spesifik dan berkesinambungan. Selanjutnya kebijakan diimplementasikan ke dalam program-program untuk mewujudkan sasaran yangingin dicapai selama lima tahun kedepan.
Strategi dan kebijakan disusun untuk mencapai tujuan dan sasaran jangka menengah Perangkat Daerah yang selaras dengan strategi dan kebijakan daerah serta rencana program prioritas dalam RPJMD. Strategi dan kebijakanselanjutnya menjadi dasar perumusan kegiatan Perangkat Daerah bagi setiap program prioritas RPJMD yang menjadi fungsi dan tugas Perangkat Daerah.
1. Strategi
Strategi merupakan pernyataan yang menjelaskan bagaimana tujuan dan sasaran akan dicapai yang selanjutnya dijabarkan dalam serangkaian kebijakan. Strategi dirumuskan berdasarkan hasil analisis gambaran pelayanan Perangkat Daerah, hasil perumusan isu-isu strategis dan tujuan serta sasaran jangka menengah Perangkat Daerah. Untuk mencapai Tujuan dan
27
Sasaran jangka menengah Dinas Koperasi UKM Kota Bengkulu , maka ditetapkan strategi sebagai berikut :
1. Penyusunan bahan untuk kelancaran komunikasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dan provinsi Bengkulu , untuk mendapatkan prioritas program dan dukungan penganggaran pada penyelenggaraan urusan koperasi dan UKM
2. Menyusun dan melaksanakan disain program pendampingan koperasi dan UMKM agar mampu dan layak mengakses permodalan dari lembaga-lembaga keuangan yang ada
3. Menyusun dan melaksanakan desain program pendampingan koperasi dan UMKM guna mengisi dan memanfaatkan peluang kunjungan wisata yang tinggi
4. Peningkatan kemampuan SDM pengelola dan Pembina koperasi dan UMKM
6. Memfasilitasi jaringan kerja sama untuk membuka akses permodalan/pembiayaan antara koperasi, UMKM dan lembaga-lembaga keuangan yang ada
8. Memacu peningkatan daya saing melalui pengembangan koperasi dan UKM yang unggul.
9. Peningkatan standar kualitas produk
10. Memfasilitasi jaringan pemasaran antara pelaku usaha wisata dengan koperasi dan UMKM untuk memanfaatkan peluang kunjungan wisata .
11. Penguatan kelembagaan koperasi dan UMKM
12. Menciptakan akses informasi penciptaan wirausaha, meningkatkan kemampuan dan kapasitas wirausaha
13. Menyusun dan melaksanakan desain program pemberdayaan masyarakat untuk mengolah sumber daya alam dengan
28
penentuan prioritas sasaran pada wilayah/kantong-kantong kemiskinan dalam wadah koperasi dan UMKM
14. Penyusunan regulasi yang mendukung koperasi dan UMKM 15. Meningkatkan tata kelola koperasi yang sesuai dengan jati diri
koperasi
16. Peningkatan efektifitas kinerja birokrasi dan layanan publik 17. Peningkatan efektifitas perencanaan dan koordinasi antar
lembaga
2. Kebijakan
Kebijakan adalah pedoman yang wajib dipatuhi dalam melakukan tindakan untuk melaksanakan strategi yang dipilih, agar lebih terarah dalam mencapai tujuan dan sasaran. Setelah strategi ditetapkan maka perlu dirumuskan kebijakan. Kebijakan yang telah ditetapkan Dinas Koperasi UKM, yaitu :
1. Penyusunan rencana program prioritas bidang koperasi dan UKM
2. Peningkatan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan serta pendampingan
3. promosi dan pemasaran produk UMKM di daerah wisata
4. Sinkronisasi rencana program kegiatan bidang koperasi dan UMKM melalui musrenbang
5. Meningkatkan kualitas aparatur SDM pengelola dan pembina koperasi dan UMKM
6. Membuka peluang akses permodalan koperasi dan UMKM
7. Sinkronisasi sasaran program kegiatan bidang koperasi UKM sesuai dengan potensi yang dimiliki
8. Meningkatkan kualitas dan penggunaan produk dalam negeri 9. Meningkatkan standarisasi dan penguatan produk UMKM
29
10. Mengembangkan akses informasi, teknologi, promosi dan pemasaran produk koperasi dan UMKM
11. Penguatan kelembagaan, manajerial, dan jaringan koperasi dan UMKM
12. Mengembangkan kemampuan kewirausahaan
13. Pemanfaatan sumber daya alam untuk mendukung program pengentasan kemiskinan melalui koperasi dan UMKM
14. Review terhadap regulasi yang mendukung koperasi dan UMKM
15. Meningkatkan produktivitas, tata laksana kelembagaan dan pengawasan koperasi
16. Mengembangkan layanan prima dalam pelayanan publik
17. Meningkatkan efektifitas dan koordinasi penyusunan Renstra dan Renja Perangkat Daerah
18. Meningkatkan kinerja dalam penyusunan laporan keuangan Perangkat Daerah yang akuntabel dan tepat waktu
30
Hal ini dapat dilihat pada tabel T-C.26 ( Tujuan, Sasaran,
31
BAB VI
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN