• Tidak ada hasil yang ditemukan

B. Temuan Hasil Penelitian

4. Uji Analisis Jalur

Menurut Riduwan & Kuncoro (2017) path analysis digunakan untuk

menganalisis hubungan antar variabel dengan tujuan untuk mengetahui

pengaruh langsung maupun tidak langsung variabel bebas terhadap variabel

terikat (endogen). Adapun pengujian persamaan struktural sebagai berikut.

a. Pengujian Sub-Struktural I

Adapun rumus persamaan sub struktural I adalah sebagai berikut:

Y = ρyx1 x1+ ρyx2 x2+ ρyx3 x3 + Є1

1) Koefisien Korelasi

Koefisien korelasi digunakan untuk mengetahui derajat hubungan

antara satu variabel dengan variabel lainnya. Koefisien korelasi hanya

menggambarkan keeratan hubungan antara variabel tetapi tidak

menggambarkan kekuatan kausalitas atau sebab-akibat, karena korelasi

hanya digunakan untuk mengukur derajat hubungan maka dalam

analisis korelasi tidak terdapat istilah variabel eksogen atau endogen.

Tabel 4. 22 Uji Korelasi Antar Variabel Correlations Kualitas Produk Harga Word of Mouth Keputusan Pembelian Kepuasan Konsumen Kualitas Produk Pearson Correlation 1 ,731** ,720** ,717** ,765** Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 N 250 250 250 250 250

96

Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000

N 250 250 250 250 250

Word of Mouth Pearson Correlation ,720** ,698** 1 ,750** ,753**

Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 N 250 250 250 250 250 Keputusan Pembelian Pearson Correlation ,717** ,753** ,750** 1 ,779** Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 N 250 250 250 250 250 Kepuasan Konsumen Pearson Correlation ,765** ,763** ,753** ,779** 1 Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 N 250 250 250 250 250

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

Sumber: Data Primer yang diolah SPSS 25, 2020

Dari hasil data pada tabel 4.22 dapat dilihat bahwa hubungan antar

variabel yang diujikan memiliki hubungan yang kuat karena angka yang

ditunjukkan berada pada interval 0,69 sampai 0,79 dan nilai signifikansi

semua hubungan yaitu dibawah 0,05 dengan probabilitas 0,000 berarti

semua korelasi signifikan. Dapat disimpulkan hasil data SPSS pada

tabel 4.23 sebagai berikut:

Tabel 4. 23 Pengujian Hubungan Antar Variabel Hubungan Antar

Variabel

Koefisien Korelasi

Kategori Probabilitas Keterangan

Kualitas Produk (X1) dengan Harga (X2)

0,731 Kuat 0,000 Signifikan

Kualitas Produk (X1) dengan Word of Mouth (X3) 0,720 Kuat 0,000 Signifikan Kualitas Produk (X1) dengan Keputusan Pembelian (Y) 0,717 Kuat 0,000 Signifikan

97

Sumber: Data Primer yang diolah SPSS 25, 2020

Hubungan Antar Variabel

Koefisien Korelasi

Kategori Probabilitas Keterangan

Kualitas Produk (X1) dengan Kepuasan Konsumen (Z)

0,765 Kuat 0,000 Signifikan

Harga (X2) dengan Word of Mouth (X3) 0,698 Kuat 0,000 Signifikan Harga (X2) dengan Keputusan Pembelian (Y) 0,753 Kuat 0,000 Signifikan Harga (X2) dengan Kepuasan Konsumen (Z) 0,763 Kuat 0,000 Signifikan Word of Mouth (X3) dengan Keputusan Pembelian (Y) 0,750 Kuat 0,000 Signifikan Word of Mouth (X3) dengan Kepuasan Konsumen (Z) 0,753 Kuat 0,000 Signifikan Keputusan Pembelian (Y) dengan Kepuasan Konsumen (Z)

0,779 Kuat 0,000 Signifikan

Sumber: Data Primer yang diolah, 2020

2) Koefisien Determinasi

Untuk melihat seberapa besar kontribusi variabel kualitas produk,

harga, dan word of mouth terhadap keputusan pembelian, maka akan

melihat hasil perhitungan dalam Model Summary, khususnya angka

Adjusted R Square di bawah ini :

Tabel 4. 24 Model Summary Sub-Struktur I

Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 ,825a ,680 ,676 2,035

a. Predictors: (Constant), Word of Mouth, Harga, Kualitas Produk b. Dependent Variable: Keputusan Pembelian

98

Sumber: Data Primer yang diolah SPSS 25, 2020

Berdasarkan tabel 4.24 besarnya angka Adjusted R Square adalah

0,676. Angka tersebut digunakan untuk melihat besarnya kontribusi

variabel kualitas produk, harga, dan word of mouth terhadap keputusan

pembelian dengan cara menghitung koefisien determinasi (KD)

menggunakan rumus sebagai berikut:

KD = Adjusted R Square x 100%

KD = 0,676 x 100%

KD = 67,6%

Angka tersebut menjelaskan kualitas produk, harga, dan word of

mouth terhadap berkontribusi terhadap keputusan pembelian sebesar 67,6% sedangkan sisanya sebesar 32,4 (100% - 67,6%) disumbangkan

oleh faktor lain. Dengan kata lain, variabel keputusan pembelian yang

dapat diterangkan dengan menggunakan variabel kualitas produk,

harga, dan word of mouth sebesar 67,6%.

3) Uji Signifikansi Simultan (Uji F)

Pengujian hipotesis secara simultan bertujuan untuk mengukur

besarnya pengaruh variabel bebas secara bersama-sama terhadap

variabel terikat. Hasil hipotesis dalam pengujian sub-struktur I adalah:

Tabel 4. 25 Analisis Varian Sub-Struktur I

ANOVAa

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 2165,505 3 721,835 174,327 ,000b

Residual 1018,611 246 4,141

Total 3184,116 249

a. Dependent Variable: Keputusan Pembelian

99

Berdasarkan tabel 4.25 untuk pengujian pengaruh kualitas

produk, harga, dan word of mouth terhadap keputusan pembelian

secara simultan dengan hipotesis sebagai berikut:

Ha : ρx1y = ρx2y = ρx3y = 0, diduga variabel kualitas produk, harga, dan word of mouth berpengaruh secara simultan

terhadap keputusan pembelian

H0 : ρx1y = ρx2y = ρx3y ≠ 0, diduga variabel kualitas produk, harga, dan word of mouth tidak berpengaruh secara simultan

terhadap keputusan pembelian

Pengujian dilakukan dengan cara membandingkan besarnya taraf

signifikansi (Sig) dengan taraf signifikansi 0,05.

a) Jika nilai probabilitas 0,05 lebih besar atau sama dengan nilai

probabilitas Sig atau [0,05 ≥ Sig], maka Ho ditolak dan Ha diterima.

b) Jika nilai probabilitas 0,05 lebih kecil atau sama dengan nilai

probabilitas Sig atau [0,05 ≤ Sig], maka Ho diterima dan Ha ditolak.

Berdasarkan hasil dari perhitungan pada tabel Anova diperoleh

nilai F sebesar 174,327 dengan nilai probabilitas (sig)= 0,000, karena

nilai sig < 0,05 maka keputusannya adalah Ho ditolak dan Ha

diterima. Oleh sebab itu disimpulkan bahwa ada pengaruh langsung

antara kualitas produk, harga, dan word of mouth terhadap keputusan

100 4) Uji Signifikansi Parsial (Uji t)

Tabel 4. 26 Hasil Uji Parsial Sub-Struktur I Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 4,408 1,011 4,361 ,000 Kualitas Produk ,103 ,031 ,195 3,337 ,001 Harga ,404 ,064 ,361 6,360 ,000 Word of Mouth ,207 ,032 ,358 6,424 ,000

a. Dependent Variable: Keputusan Pembelian

Sumber: Data Primer yang diolah SPSS 25, 2020

a) Hubungan antara kualitas produk dengan keputusan pembelian

Hipotesisnya ialah:

H0 : ρx1y ≠ 0, diduga variabel kualitas produk tidak

berpengaruh secara parsial terhadap keputusan

pembelian

Ha : ρx1y = 0, diduga variabel kualitas produk berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian

Berdasarkan tabel 4.26, nilai t-hitung adalah 3,337 dengan

probabilitas 0,001. t-tabel dengan signifikansi level 0,05 dan

degree of freedom (df) untuk df=n-2 atau 250-2= 248 maka t-tabel adalah 1,969. Hasilnya adalah t-hitung (3,337) > t-tabel (1,969).

Maka dapat disimpulkan Ha diterima.

b) Hubungan antara harga dengan keputusan pembelian

101

H0 : ρx2y ≠ 0, diduga variabel kualitas produk tidak berpengaruh secara parsial terhadap keputusan

pembelian

Ha : ρx2y = 0, diduga variabel kualitas produk berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian

Berdasarkan tabel 4.26, nilai t-hitung adalah 6,360 dengan

probabilitas 0,000. t-tabel dengan signifikansi level 0,05 dan

degree of freedom (df) untuk df=n-2 atau 250-2= 248 maka t-tabel adalah 1,969. Hasilnya adalah t-hitung (6,360) > t-tabel (1,969).

Maka dapat disimpulkan Ha diterima.

c) Hubungan antara word of mouth dengan keputusan pembelian

Hipotesisnya ialah:

H0 : ρx3y ≠ 0, diduga variabel word of mouth tidak

berpengaruh secara parsial terhadap keputusan

pembelian

Ha : ρx3y = 0, diduga variabel word of mouth berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian

Berdasarkan tabel 4.26, nilai t-hitung adalah 6,424 dengan

probabilitas 0,000. t-tabel dengan signifikansi level 0,05 dan

degree of freedom (df) untuk df=n-2 atau 250-2= 248 maka t-tabel adalah 1,969. Hasilnya adalah t-hitung (6,424) > t-tabel (1,969).

102 b. Pengujian Struktural II

Adapun rumus persamaan sub struktural 2 adalah sebagai berikut:

Z = ρzx1 x1+ρzx2 x2+ρzx3 x3 + ρzy y+ Є2

Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS,

diperoleh hasil sebagai berikut secara simultan dan parsial:

1) Koefisien Determinasi

Untuk melihat seberapa besar kontribusi variabel kualitas

produk, harga, word of mouth dan keputusan pembelian terhadap

kepuasan konsumen, maka akan melihat hasil perhitungan dalam

Model Summary, khususnya angka Adjusted R Square di bawah ini:

Tabel 4. 27 Model Summary Sub-Struktur II

Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 ,858a ,735 ,731 1,473

a. Predictors: (Constant), Keputusan Pembelian, Kualitas Produk, Word of Mouth, Harga

b. Dependent Variable: Kepuasan Konsumen

Sumber: Data Primer yang diolah SPSS 25, 2020

Besarnya angka Adjusted R Square adalah 0,731. Angka

tersebut digunakan untuk melihat besarnya kontribusi variabel

kualitas produk, harga, word of mouth, dan keputusan pembelian

terhadap kepuasan konsumen dengan cara menghitung koefisien

determinasi (KD) menggunakan rumus sebagai berikut:

KD= Adjusted R Square x 100%

103

KD= 73%

Angka tersebut mempunyai maksud bahwa kualitas produk,

harga, word of mouth, dan keputusan pembelian terhadap

berkontribusi terhadap kepuasan konsumen sebesar 73% sedangkan

sisanya sebesar 27 (100% - 73%) disumbangkan oleh faktor lain.

Dengan kata lain, variabel kepuasan konsumen yang dapat

diterangkan dengan menggunakan variabel kualitas produk, harga,

word of mouth, dan keputusan pembelian sebesar 73% sementara pengaruh sebesar 27% disebabkan oleh variabel-variabel lain di luar

model ini.

2) Uji Signifikansi Simultan (Uji F)

Pengujian hipotesis secara simultan bertujuan untuk mengukur

besarnya pengaruh variabel bebas secara bersama-sama terhadap

variabel terikat. Hasil hipotesis dalam pengujian sub-struktur II

adalah:

Tabel 4. 28 Analisis Varian Sub-Struktur II

ANOVAa Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression 1477,502 4 369,376 170,300 ,000b Residual 531,398 245 2,169 Total 2008,900 249

a. Dependent Variable: Kepuasan Konsumen

b. Predictors: (Constant), Keputusan Pembelian, Kualitas Produk, Word of Mouth, Harga

104

Berdasarkan tabel 4.28 untuk pengujian pengaruh kualitas

produk, harga, word of mouth, dan keputusan pembelian terhadap

kepuasan konsumen dengan hipotesis sebagai berikut:

Ho : ρx1z = ρx2z= ρx3z= ρyz 0, diduga variabel kualitas produk, harga, word of mouth, dan keputusan pembelian tidak

berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan konsumen.

Ha : ρx1z = ρx2z= ρx3z= ρyz= 0, diduga variabel kualitas produk, harga, word of mouth, dan keputusan pembelian berpengaruh

secara simultan terhadap kepuasan konsumen.

Pengujian dapat dilakukan dengan cara membandingkan

besarnya taraf signifikansi (Sig) dengan taraf signifikansi 0,05.

a) Jika nilai probabilitas 0,05 lebih besar atau sama dengan nilai

probabilitas Sig atau [0,05 ≥ Sig], maka H0 diolak dan Ha diterima.

b) Jika nilai probabilitas 0,05 lebih kecil atau sama dengan nilai

probabilitas Sig atau [0,05 ≤ Sig], maka H0 diterima dan Ha ditolak.

Berdasarkan hasil dari perhitungan pada tabel Anova diperoleh

nilai F sebesar 170,300 dengan nilai probabilitas (sig)= 0,000, karena

nilai sig < 0,05 maka keputusannya adalah Ho ditolak dan Ha

diterima. Oleh sebab itu disimpulkan bahwa ada pengaruh langsung

antara kualitas produk, harga, word of mouth, dan keputusan

105 3) Uji Signifikansi Parsial (Uji t)

Tabel 4. 29 Hasil Uji Parsial Sub-Struktur II Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) -2,079 ,759 -2,738 ,007 Kualitas Produk ,108 ,023 ,258 4,732 ,000 Harga ,204 ,050 ,229 4,109 ,000 Word of Mouth ,096 ,025 ,209 3,813 ,000 Keputusan Pembelian ,210 ,046 ,264 4,548 ,000

a. Dependent Variable: Kepuasan Konsumen

Sumber: Data Primer yang diolah SPSS 25, 2020

a) Hubungan antara kualitas produk dengan kepuasan konsumen

Ho : ρx1z ≠ 0, diduga variabel kualitas produk tidak berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan konsumen

Ha : ρx1z = 0, diduga variabel kualitas produk berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan konsumen

Berdasarkan tabel 4.29, nilai t-hitung adalah 4,732 dengan

probabilitas 0,000. t-tabel dengan signifikansi level 0,05 dan

degree of freedom (df) untuk df=n-2 atau 250-2= 248 maka t-tabel adalah 1,969. Hasilnya adalah t-hitung (4,732) > t-tabel (1,969).

Maka dapat disimpulkan Ha diterima. Ini berarti bahwa terdapat

pengaruh secara langsung antara variabel kualitas produk

106

b) Hubungan antara harga dengan kepuasan konsumen

Hipotesisnya ialah:

Ho : ρx2z ≠ 0, diduga variabel harga tidak berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan konsumen

Ha : ρx2z = 0, diduga variabel harga berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan konsumen

Berdasarkan tabel 4.29, nilai t-hitung adalah 4,109 dengan

probabilitas 0,000. t-tabel dengan signifikansi level 0,05 dan

degree of freedom (df) untuk df=n-2 atau 250-2= 248 maka t-tabel adalah 1,969. Hasilnya adalah t-hitung (4,109) > t-tabel (1,969).

Maka dapat disimpulkan Ha diterima. Ini berarti bahwa terdapat

pengaruh secara langsung antara variabel harga terhadap

kepuasan konsumen.

c) Hubungan antara word of mouth dengan kepuasan konsumen

Hipotesisnya ialah:

Ho : ρx3z ≠ 0, diduga variabel word of mouth tidak berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan konsumen

Ha : ρx3z = 0, diduga variabel word of mouth berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan konsumen

Berdasarkan tabel 4.29, nilai t-hitung adalah 3,813 dengan

probabilitas 0,000. t-tabel dengan signifikansi level 0,05 dan

degree of freedom (df) untuk df=n-2 atau 250-2= 248 maka t-tabel adalah 1,969. Hasilnya adalah t-hitung (3,813) > t-tabel (1,969).

107

Maka dapat disimpulkan Ha diterima. Ini berarti bahwa terdapat

pengaruh secara langsung antara variabel word of mouth terhadap

kepuasan konsumen.

d) Hubungan antara keputusan pembelian dengan kepuasan

konsumen

Hipotesisnya ialah:

Ho : ρyz ≠ 0, diduga variabel keputusan pembelian tidak berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan konsumen

Ha : ρyz = 0, diduga variabel keputusan pembelian berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan konsumen

Berdasarkan tabel 4.29, nilai t-hitung adalah 4,548 dengan

probabilitas 0,000. t-tabel dengan signifikansi level 0,05 dan

degree of freedom (df) untuk df=n-2 atau 250-2= 248 maka t-tabel adalah 1,969. Hasilnya adalah t-hitung (4,548) > t-tabel (1,969).

Maka dapat disimpulkan Ha diterima. Ini berarti bahwa terdapat

pengaruh secara langsung antara variabel keputusan pembelian

terhadap kepuasan konsumen.

c. Uji Sobel

Uji sobel dilakukan dengan tujuan untuk menguji signifikansi

pengaruh tidak langsung, dengan menghitung nilai t dari koefisien

variabel eksogen dan variabel mediasi, nilai t-hitung dibandingkan

108

disimpulkan terjadi pengaruh mediasi. Pengujian sobel yang dilakukan

dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1) Kualitas Produk terhadap Kepuasan Konsumen melalui Proses Keputusan Pembelian

Terdapat hasil analisis jalur yang menunjukkan bahwa kualitas

produk berpengaruh langsung terhadap proses keputusan pembelian

dan juga berpengaruh langsung terhadap kepuasan konsumen.

Untuk mengetahui pengaruh kualitas produk terhadap kepuasan

konsumen melalui proses keputusan pembelian dapat diuji dengan

dengan uji sobel sebagai berikut:

𝑠𝑠𝑥𝑥1𝑦𝑦 = �𝑦𝑦2𝑠𝑠𝑥𝑥12+ 𝑥𝑥12𝑠𝑠𝑦𝑦2+ 𝑠𝑠𝑦𝑦2𝑠𝑠𝑥𝑥12 Dimana: x1 = 0,103 y = 0,210 Sx1 = 0,031 Sy = 0,046 𝑠𝑠𝑥𝑥1𝑦𝑦 = �(0,210)2(0,031)2+ (0,103)2(0,046)2+ (0,046)2(0,031)2 𝑠𝑠𝑥𝑥1𝑦𝑦 = 0,008

Diketahui bahwa hasil 𝑠𝑠𝑥𝑥1𝑦𝑦 ini, selanjutnya dapat menghitung nilai t statistik pengaruh mediasi dengan rumus sebagai berikut:

𝐴𝐴 = 𝑥𝑥1𝑦𝑦

𝑆𝑆𝑥𝑥1𝑦𝑦=(0,103)(0,210)0,008 = 2,703, 𝐴𝐴 𝐴𝐴𝑆𝑆𝑡𝑡𝐴𝐴𝑡𝑡 = 1,969

Hasil perhitungan diperoleh nilai t-hitung sebesar 2,703 lebih

109

1,969. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat

pengaruh mediasi antara kualitas produk terhadap kepuasan melalui

proses keputusan pembelian.

2) Harga terhadap Kepuasan Konsumen melalui Proses Keputusan Pembelian

Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa harga berpengaruh

langsung terhadap proses keputusan pembelian dan juga

berpengaruh langsung terhadap kepuasan konsumen. Untuk

mengetahui pengaruh harga terhadap kepuasan konsumen melalui

proses keputusan pembelian dapat diuji dengan dengan uji sobel

sebagai berikut: 𝑠𝑠𝑥𝑥2𝑦𝑦 = �𝑦𝑦2𝑠𝑠𝑥𝑥22 + 𝑥𝑥22𝑠𝑠𝑦𝑦2+ 𝑠𝑠𝑦𝑦2𝑠𝑠𝑥𝑥22 Dimana: x2 = 0,404 y = 0,210 Sx2 = 0,064 Sy = 0,046 𝑠𝑠𝑥𝑥2𝑦𝑦 = �(0,210)2(0,064)2+ (0,404)2(0,046)2+ (0,046)2(0,064)2 𝑠𝑠𝑥𝑥2𝑦𝑦 = 0,023

Hasil dari 𝑠𝑠𝑥𝑥1𝑦𝑦 ini, selanjutnya dapat menghitung nilai t statistik pengaruh mediasi dengan rumus sebagai berikut:

𝐴𝐴 = 𝑥𝑥2𝑦𝑦

110

Hasil perhitungan diperoleh nilai t-hitung sebesar 3,688 lebih

kecil dari t-tabel dengan tingkat signifikansi 0,05 yaitu sebesar

1,969. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh mediasi

antara harga terhadap kepuasan melalui proses keputusan

pembelian.

3) Word of Mouth terhadap Kepuasan Konsumen melalui Proses Keputusan Pembelian

Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa word of mouth

berpengaruh langsung terhadap proses keputusan pembelian dan

juga berpengaruh langsung terhadap kepuasan konsumen. Untuk

mengetahui pengaruh word of mouth terhadap kepuasan konsumen

melalui proses keputusan pembelian dapat diuji dengan dengan uji

sobel sebagai berikut:

Hitung standard error dari koefisien indirect effect (Sx1y1)

𝑠𝑠𝑥𝑥3𝑦𝑦 = �𝑦𝑦2𝑠𝑠𝑥𝑥32 + 𝑥𝑥32𝑠𝑠𝑦𝑦2+ 𝑠𝑠𝑦𝑦2𝑠𝑠𝑥𝑥32 Dimana: x3 = 0,207 y = 0,210 Sx3 = 0,032 Sy = 0,046 𝑠𝑠𝑥𝑥3𝑦𝑦 = �(0,210)2(0,032)2+ (0,207)2(0,046)2+ (0,046)2(0,032)2 𝑠𝑠𝑥𝑥3𝑦𝑦 = 0,011

111

Berdasarkan hasil 𝑠𝑠𝑥𝑥1𝑦𝑦 ini, selanjutnya dapat menghitung nilai t statistik pengaruh mediasi dengan rumus sebagai berikut:

𝐴𝐴 = 𝑥𝑥3𝑦𝑦

𝑆𝑆𝑥𝑥3𝑦𝑦 =(0,207)(0,210)0,011 = 3,951, 𝐴𝐴 𝐴𝐴𝑆𝑆𝑡𝑡𝐴𝐴𝑡𝑡 = 1,969

Hasil perhitungan diperoleh nilai t-hitung sebesar 3,951 lebih

besar dari t-tabel dengan tingkat signifikansi 0,05 yaitu sebesar

1,969. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh mediasi antara

kualitas produk terhadap kepuasan melalui proses keputusan

pembelian.

d. Perhitungan Analisis Jalur

1) Hasil Kontribusi Sub-Struktur I

Berdasarkan pengujian hipotesis yang dilakukan dapat diketahui

persamaan struktural I menjadi:

Y = 0,195 X1 + 0,361 X2 + 0,358 X3 + 0,320 Є1 Angka residu sebesar 0,320 diperoleh dari 1 − 𝑅𝑅2 1 − 0,680 = 0,320

a) Kontribusi kualitas produk terhadap keputusan pembelian

Berdasarkan perhitungan diatas dapat diketahui pengaruh

kualitas produk (X1) terhadap keputusan pembelian (Y) sebesar

0,1952 atau sebesar 3,8%.

b) Kontribusi harga terhadap keputusan pembelian

Berdasarkan perhitungan diatas dapat diketahui pengaruh harga

(X2) terhadap keputusan pembelian (Y) sebesar 0,3612 atau

112

c) Kontribusi word of mouth terhadap keputuasan pembelian

Berdasarkan perhitungan diatas dapat diketahui pengaruh word

of mouth (X3) terhadap keputusan pembelian (Y) sebesar 0,3582 atau sebesar 12%.

d) Kontribusi kualitas produk, harga, dan word of mouth terhadap

keputusan pembelian

Berdasarkan perhitungan diatas dapat diketahui pengaruh

kualitas produk, harga, dan word of mouth (X3) secara simultan

mempengaruhi keputusan pembelian (Y) sebesar R2 = 0,680 =

68% sisanya sebesar 0,320 atau sebesar 32% dipengaruhi faktor

lain yang tidak dapat dijelaskan dalam penelitian ini. Berikut

adalah gambar model kontribusi sub-struktur I

Gambar 4. 2 Sub-Struktur I Hubungan Kasual X1, X2, X3, ke Y

Sumber: Peneliti, 2020

2) Hasil Kontribusi Sub-Struktur II

Berdasarkan pengujian hipotesis yang dilakukan diatas dapat

diketahui persamaan struktural II menjadi:

Z = 0,258 X1 + 0,229 X2 + 0,209 X3 + 0,264 Y + 0,265 Є2 Harga (X2) Word of Mouth (X3) Keputusan Konsumen (Y) Kualitas Produk (X1) 0,195 0,361 0,358 0,320 Є1 0,731 0,698 0,720

113

Angka residu sebesar 0,265 diperoleh dari 1 − 𝑅𝑅2

1 − 0,735 = 0,265

a) Kontribusi kualitas produk terhadap kepuasan konsumen

Berdasarkan perhitungan diatas dapat diketahui pengaruh

kualitas produk (X1) terhadap kepuasan konsumen (Z) sebesar

0,2582 atau sebesar 6,6%.

b) Kontribusi harga terhadap kepuasan konsumen

Berdasarkan perhitungan diatas dapat diketahui pengaruh harga

(X2) terhadap kepuasan konsumen (Z) sebesar 0,2292 atau

sebesar 5,2%.

c) Kontribusi word of mouth terhadap kepuasan konsumen

Berdasarkan perhitungan diatas dapat diketahui pengaruh word

of mouth (X3) terhadap kepuasan konsumen (Z) sebesar 0,2092 atau sebesar 4,3%.

d) Kontribusi keputusan pembelian terhadap kepuasan konsumen

Berdasarkan perhitungan diatas dapat diketahui pengaruh

keputusan pembelian (Y) terhadap kepuasan konsumen (Z)

sebesar 0,2642 atau sebesar 6,9%.

e) Kontribusi kualitas produk, harga, dan word of mouth terhadap

keputusan pembelian

Berdasarkan perhitungan diatas dapat diketahui pengaruh

kualitas produk (X1), harga (X2), dan word of mouth (X3) secara

114

0,735 = 73,5% sisanya sebesar 0,265 atau sebesar 26,5%

dipengaruhi faktor lain yang tidak dapat dijelaskan dalam

penelitian ini.

f) Kontribusi kualitas produk terhadap kepuasan konsumen

melalui keputusan pembelian

Berdasarkan perhitungan terdapat pengaruh hubungan langsung

sebesar 0,258. Maka, pengaruh tidak langsung variabel kualitas

produk terhadap kepuasan konsumen melalui keputusan

pembelian adalah 0,258 + (0,195 x 0,264) = 0,309 atau sebesar

31%.

g) Kontribusi harga terhadap kepuasan konsumen melalui

keputusan pembelian

Berdasarkan perhitungan terdapat pengaruh hubungan langsung

sebesar 0,229. Maka, pengaruh tidak langsung variabel harga

terhadap kepuasan konsumen melalui keputusan pembelian

adalah 0,229 + (0,361 x 0,264) = 0,543 atau sebesar 54%.

h) Kontribusi word of mouth terhadap kepuasan konsumen melalui

keputusan pembelian

Berdasarkan perhitungan terdapat pengaruh hubungan langsung

sebesar 0,209. Maka, terdapat pengaruh tidak langsung variabel

harga terhadap kepuasan konsumen melalui keputusan

pembelian adalah 0,209 + (0,358 x 0,264) = 0,520 atau sebesar

115

Gambar 4. 3 Sub-Struktur II Hubungan Kasual X1, X2, X3, Y, ke Z

Sumber: Peneliti, 2020

Berdasarkan perhitungan di atas dapat dilihat model analisis

jalur sub-struktur I&II sebagai berikut.

Gambar 4. 4 Diagram Jalur Hubungan Kasual X1, X2, X3, dan Y ke Z Sumber: Peneliti, 2020 Harga (X2) Word of Mouth (X3) Keputusan Pembelian (Y) Kualitas Produk (X1) 0,258 0,229 0,209 0,265 Є2 0,731 0,698 0,720 Kepuasan Konsumen (Z) 0,264 Harga (X2) Kualitas Produk (X1) Word of Mouth (X3) Keputusan

Pembelian (Y) Konsumen (Z) Kepuasan

0,698 0,731 0,720 0,209 0,264 0,258 0,265 Є2 0,320 Є1 0,229 0,195 0,361 0,358

116 3) Perhitungan Pengaruh

Dari hasil perhitungan yang dilakukan di atas terdapat pengaruh

langsung, pengaruh tidak langsung, dan pengaruh total yang dapat

disimpulkan hasil data SPSS pada tabel 4.30 sebagai berikut:

Tabel 4. 30 Perhitungan Pengaruh Hubungan Antar Variabel Pengaruh

Variabel

Pengaruh Kausal Sisa ε1

dan ε2 Total Langsung Melalui Y X1 terhadap Y 0,195 - - 0,195 X2 terhadap Y 0,361 - - 0,361 X3 terhadap Y 0,358 - - 0,358 X1, X2, dan X3 terhadap Y 0,680 - 0,320 Є1 1,00 X1 terhadap Z 0,258 0,258 + (0,195 x 0,264) - 0,309 X2 terhadap Z 0,229 0,229 + (0,361 x 0,264) - 0,543 X3 terhadap Z 0,209 0,209 + (0,358 x 0,264) - 0,520 X1, X2, X3, dan Y terhadap Z 0,735 - 0,265 Є2 1,00 Y terhadap Z 0,264 - - 0,264

Sumber: Riduwan & Kuncoro (2017)

Dokumen terkait