BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4. Uji Hipotesis
a. Uji Signifikan Parsial (Uji Statistik t)
Uji t dipergunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui kemampuan dari masing-masing variabel independen dalam mempengaruhi variabel dependen. Alasan lain uji t dilakukan yaitu untuk menguji apakah variabel bebas (X) secara individual terdapat hubungan yang signifikan atau tidak terhadap variabel terikat (Y).
Kriteria pengambilan keputusan :
HO diterima jika : -ttabel ≤ thitung ≤ ttabel, pada α = 5%,df =n-2 Ho ditolak jika : thitung > ttabel atau –thitung< -ttabel
Untuk uji statistik t penulis menggunakan pengolahan data SPSS for windows versi 16.0 maka dapat diperoleh hasil uji t sebagai berikut :
Tabel IV-10 Hasil Uji Parsial (Uji t)
Sumber : Hasil SPSS 16.00
Hasil pengujian statistik t pada tabel diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :
1) Pengaruh Current Ratio (CR) terhadap Debt to Equity Rasio (DER)
Uji t digunakan untuk mengetahui apakah Current Ratio berpengaruh secara individual (parsial) mempunyai hubungan yang signifikan atau tidak terhadap Debt to Equity Ratio (DER). Untuk kriteria Uji t dilakukan pada tingkat α = 0,05 dengan Nilai t untuk n= 32-2= 30 adalah 2.042. untuk itu thitung = -1.403 dan ttabel = 2.042.
Kriteria pengambilan keputusan :
1. Ho diterima jika : -2.042 ≤ thitung ≤ 2.042, pada α = 5% 2. Ho ditolak jika :1. thitung > 2.042 atau
2.-thitung <- 2.042 Coefficientsa 5.392 1.223 4.410 .000 -.375 .267 -.298 -1.403 .174 .105 .113 .193 .930 .362 .227 .098 .520 2.315 .029 (Constant) CR (X1) TATO (X2) ROE (X3) Model 1 B Std. Error Unstandardized Coefficients Beta Standardized Coefficients t Sig.
Dependent Variable: DER (Y) a.
82
kreteria Pengujian Hipotesis :
Gambar IV.3. Kriteria Pengujian Hipotesis Current Ratio (CR)
Berdasarkan hasil pengujian diatas, untuk pengaruh Current Ratio terhadap Debt to Equity Ratio diperoleh nilai -1.403 < 2.042 dan nilai signifikansi sebesar 0,174 ( lebih besar dari 0,05). Hal ini menyatakan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak mengindikasikan bahwa tidak ada pengaruh signifikan Current Ratio terhadap Debt to Equity Ratio pada perusahaan Perhotelan, Restoran dan Pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
2) Pengaruh Total Asset Turnover (TATO) terhadap Debt to Equity Rasio (DER)
Uji t digunakan untuk mengetahui apakah TATO berpengaruh secara individual (parsial) mempunyai hubungan yang signifikan atau tidak terhadap DER. Untuk kriteria Uji t dilakukan pada tingkat α = 0.05 dengan Nilai t untuk n= 32-2=30 adalah 2.042 untuk itu thitung = - 0.930 dan ttabel = 2.042.
Kriteria pengambilan keputusan :
1. Ho diterima jika : -2.042 ≤ thitung ≤ 2.042, pada α = 5% 2. Ho ditolak jika :1. thitung > 2.042 atau 2.-thitung < -2.042
Kriteria Pengujian Hipotesis :
Gambar IV.4. Kriteria Pengujian Hipotesis Total Asset Turnover (TATO) Berdasarkan hasil pengujian diatas, untuk pengaruh Total Asset Turnover terhadap Debt to Equity Ratio diperoleh nilai 0.930 < -2.042 dan nilai signifikansi sebesar 0,362 ( lebih besar dari 0,05). Hal ini menyatakan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak mengindikasikan bahwa Total Asset Turnover tidak berpengaruh signifikan terhadap Debt to Equity Ratio perusahaan Perhotelan, Restoran dan Pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal ini berarti Total Asset Turnover tidak berhubungan signifikan terhadap Debt to Equity Ratio, ini artinya meningkatnya Total Asset Turnover yang dimiliki perusahaan, tidak diikuti dengan menaiknya atau menurunnya Debt to Equity Ratio secara signifikan pada perusahaan Perhotelan, Restoran dan Pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
3) Pengaruh Return On Equity (ROE) terhadap Debt to Equity Rasio (DER) Uji t digunakan untuk mengetahui apakah ROE berpengaruh secara individual (parsial) mempunyai hubungan yang signifikan atau tidak terhadap DER. Untuk kriteria Uji t dilakukan pada tingkat α = 0.05 dengan Nilai t untuk n= 32-2=30 adalah 2.042 untuk itu thitung = 2.315 dan ttabel = 2.042.
84
Kriteria pengambilan keputusan :
1. Ho diterima jika : -2.042 ≤ thitung ≤ 2.042, pada α = 5% 2. Ho ditolak jika :1. thitung > 2.042 atau
2.-thitung < -2.042 Kriteria Pengujian Hipotesis :
Gambar IV.5. Kriteria Pengujian Hipotesis Return on Equity (ROE)
Berdasarkan hasil pengujian diatas, untuk pengaruh Return On Equity terhadap Debt to Equity Ratio diperoleh nilai 2.315 > -2.042 dan nilai signifikansi sebesar 0,029 ( lebih kecil dari 0,05). Hal ini menyatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima mengindikasikan bahwa Return On Equity berpengaruh signifikan terhadap Debt to Equity Ratio perusahaan Perhotelan, Restoran dan Pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal ini berarti Return On Equity berhubungan signifikan terhadap Debt to Equity Ratio, ini artinya meningkatnya Return On Equity yang dimiliki perusahaan, diikuti dengan meningkatnya Debt to Equity Ratio secara signifikan pada perusahaan Perhotelan, Restoran dan Pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
b. Uji Signifikansi Simultan (Uji-F)
Uji statistik F dilakukan untuk menguji apakah variabel bebas (X) secara simultan mempunyai hubungan yang signifikan atau tidak terhadap variabel terikat (Y).
Bentuk Pengujiannya adalah :
Ho = Tidak ada pengaruh signifikan CR, TATO dan ROE secara bersama- sama terhadap Debt To Equity Rasio (DER)
Ha = Ada pengaruh signifikan tingkat CR, TATO dan ROE secara bersama- sama terhadap Debt To Equity Rasio (DER)
Kriteria Pengujian :
1. Tolak Ho apabila Fhitung > Ftabel atau –Fhitung <-Ftabel
2. Terima Ho apabila Fhitung < Ftabel atau –Fhitung >-Ftabel
Berdasarkan hasil pengolahan data dengan program SPSS Versi 16.0, maka diperoleh hasil sebagai berikut:
Tabel IV-11
Hasil Uji Simultan (Uji-F)
Sumber : Hasil SPSS 16.00
Bertujuan untuk menguji hipotesis statistik diatas, maka dilakukan uji F pada tingkat α = 5%. Nilai Fhitung untuk n = 32 adalah sebagai berikut :
Ftabel = n-k-1 = 32-2-1 = 29 ANOVAb 3.278 3 1.093 3.127 .044a 8.386 28 .349 11.665 31 Regression Residual Total Model 1 Sum of
Squares df Mean Square F Sig.
Predictors: (Constant), ROE (X3), TATO (X2), CR (X1) a.
Dependent Variable: DER (Y) b.
86
Fhitung = 3.127 dan Ftabel = 2.93
Kriteria Pengambilan Keputusan :
1. Ho diterima jika :1. Fhitung < Ftabel atau 2. –Fhitung >-Ftabel
2. Ho ditolak jika : 1. Fhitung > Ftabel atau 2. –Fhitung <-Ftabel
Kriteria Pengujian Hipotesis :
Gambar IV.6.
Kriteria Pengujian Hipotesis CR, TATO dan ROE Terhadap DER
Berdasarkan hasil uji ANOVA (Analysis Of Variance) pada tabel diatas didapatkan nilai Fhitung sebesar 3.127 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.092 sementara nilai Ftabel berdasarkan dk = n – k – 1 = 29 dengan tingkat signifikan 5% adalah 2.93. Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui bahwa Fhitung> Ftabel (3.127 > 2.93) tolak Ho dan Ha diterima.
Jadi dapat disimpulkan bahwa variabel CR dan ROE secara bersama-sama ada pengaruh yang signifikan terhadap Debt To Equity Rasio (DER) Perusahaan Perhotelan, Restoran dan Pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.