BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
H. Teknik Analisis Data
5. Uji Hipotesis
a. Uji Regresi Secara Simultan (Uji F)
Uji regresi ini pada dasarnya menunjukkan apakah semua variable
independen atau bebas yang dimaksud berpengaruh secara
bersama-sama terhadap variabel dependen atau terikat. Cara mengujinya adalah
sebagai berikut:
1) Membandingkan hasil besarnya peluang melakukan kesalahan
(tingkat signifikan) yang muncul, dengan tingkat peluang
munculnya kejadian (probabilitas) yang ditentukan sebesar 5%
atau 0.05 pada output. Untuk mengambil keputusan menolak atau
menerima hipotesis nol (H0)
a) Apabila signifikan > 0.05 maka keputusannya adalah
menerima HO dan menolak Ha.
b) Apabila signifikasi < 0.05 maka keputusannya adalah
2) Membandingkan nilai statistik F hitung dengan nilai F table:
a) Apabila nilai statistic F hitung < nilai statistic F table, maka
H0 diterima.
b) Apabila nilai statistic F hitung > nilai statistic F table, maka
H0 ditolak.
Rumus uji F adalah:
Keterangan:
R2 = Koefisien korelasi berganda dikuadratkan
n = Jumlah sampel
K = Jumlah variabel bebas28
b. Uji Statistik t (uji signifikansi parameter individual)
Uji statistik t digunakan untuk menunjukkan pengaruh variabel
independen secara individual terhadap variabel dependen. Uji statistik t
dapat dilakukan dengan melihat probability value. Apabila probability
value < 0,05, maka Ho ditolak atau Ha diterima (terdapat pengaruh
secara parsial) dan apabila probability value > 0,05, maka Ho diterima
atau Ha ditolak (tidak terdapat pengaruh secara parsial).
28
61
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
A.Gambaran Umum Lokasi Penelitian
1. Profil Perusahaan
PT PLN (Persero) Area Bulukumba adalah salah satu dari 10 Area
asuhan wilayah kerja PT PLN (Persero) Wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar
yang beralamat di Jl. Lanto Daeng Pasewang Kabupaten Bulukumba
Sulawesi-Selatan. Lingkup wilayah pengusahaan yaitu Kabupaten
Bulukumba (Luas wilayah 1.154,67 Km²), Kabupaten Bantaeng (Luas
wilayah 395,83 Km²), Kabupaten Sinjai (Luas wilayah 819,96 Km²),
Kabupaten Selayar (Luas wilayah 903,35 Km²) dan Kabupaten Jeneponto
(Luas wilayah 749,79 Km²).
PT PLN (Persero) Area Bulukumba didirikan tanggal 1 Oktober 1982
dan didukung oleh jumlah karyawan 111 orang, serta mempunyai kategori
kelas 1, secara Fungsional membawahi 7 Unit Rayon asuhan dan 29 Unit
Kantor Pelayanan.
2. Visi Misi Perusahaan
Visi merupakan gambaran dan tujuan suatu perusahaan dimasa yang
akan datang sedangkan misi adalah merupakan cara yang akan ditempuh
oleh perusahaandalam mencapai tujuan Perusahaan. Adapun visi dan misi
PT. PLN (Persero) AreaBulukumba sebagai berikut:
VISI : Diakui sebagai perusahaan listrik yang efisien dengan layanan
MISI : a. Menjalangkan bisnis kelistrikan dan bidang lain yang terkait
berorientasi pada kepuasaan pelanggan, anggota perusahaan
dan pemegang saham.
b. Menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan
kualitas kehidupan masyarakat.
c. Mengupayakan agar tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan
ekonomi.
d. Menjalangkan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan.
3. Peta Geografis Perusahaan
Gambar 4.1 K I N D A N G R I L A U A L E B U L U K U M P A H E R L A N G K A J A N G P A N T A I B I R A L O K A U JU N G B U L U T . L E M O B I R A K A L U M P A N G T A N U N T U N G T . J A Y A T A M B A N G A N T A N E T E B T . M A N A I B R . R A P P O A B O N T O T I R O B O N T O B A H A R I B A N G K A L A B I N A M U T U R A T E A B A T A N G K E L A R A K A B U P A T E N G O W A K A B U P A T E N T A K A L A R T O G O - 2 T O L O B U L O -2 B A N G K A L A L O E B T . T A N G N G A B E N T E N G T A M A L A T E A B O N T O R A M B A A R U N G K E K E B A R A N A B I N A M U T U R A T E A B A T A N G T O G O - 2 T O L O B U L O -2 K E M A L A K A J I B A N G K A L A L O E B E N T E N G B O N T O R A M B A K E L A R A B I S S AP P U B A N T A E N G P A JU K U K A N G E R E M E R A S A T O M P O B U L U B A N Y O R A N G B A N T A E N G B I S S AP P U B A N T A E N G P A JU K U K A N G E R E M E R A S A T O M P O B U L U B A N Y O R A N G B A N T A E N G U L U E R E B I S S AP P U B A N T A E N G P A JU K U K A N G E R E M E R A S A T O M P O B U L U L O K A C A M P A G A L O E B A N Y O R A N G B A N T A E N G G A N G K I N G B U L U P O DD O S IN J A I B O R O N G S I N J A I S E L A T A N S IN JA I T E N G A H SI N JA I T I M U R P A S I R P U T I H S IN J A I U T A R A K A M P A L A S A M A E N R E B O N T O S A L A M A G N G . P E R A K T A S S I L I L U S IN J A I B A R A T U J U N G L O E K A B U P A T E N B O N E B A N G K A L A T A M A L A T E A B T . T A N G N G A A R U N G K E K E BONTOMATENE BONTOHARU BONTOSIKUYU KETERANGAN : KABUPATEN JENEPONTO KABUPATEN BANTAENG KABUPATEN BULUKUMBA KABUPATEN SINJAI KABUPATEN SELAYAR 4. Struktur Organisasi
Strukturorganisasi yang jelas akan memudahkan para anggota melihat
bagaimana organisasi disusun sehingga masing-masig mengetahui tugas,
wewenang serta tanggung jawabnya secara jelas. Jadi dengan adanya
struktur organisasi ini karyawan dapat bekerja secara jelas sesuai dengan
Gambar 4.2
Struktur Organisasi PT. PLN (Persero) area Bulukumba
Sumber: PT. PLN (Persero) area Bulukumba
Adapun uraian tugas dari PT. PLN (Persero) Area Bulukumba adalah:
a. Manajer Area memiliki tugas utama sebagai berikut:
1. Membagi tugas dan memberi arahan kepada bawahan dalam rangka
pelaksanaan tugas.
2. Menetapkan program kerja peningkatan kinerja area.
3. Menetapkan indikator kerja KPI bagian dan unit asuhannya.
4. Menetapkan program kerja peningkatan kinerja area.
5. Menetapkan standar manajemen kontruksi.
b. Supervisor Pengadaan memiliki tugas utama sebagai berikut:
1. Melaksanakan efisiensi operasi kontruksi distribusi.
3. Mengendalikan pelaksanaan penyambungan tenaga listrik.
4. Mengelola pengudaan dan persediaan materei distribusi.
5. Melaksanakan tugas berkala sesuai bidangnya.
c. Asisten Manajer Jaringan terbagi menjadi dua yaitu Supervisor Operasi
dan Supervisor pemeliharaan, memiliki tugas utama sebagai berikut:
1. Membagi tugas dan memberi arahan kepada bawahan dalam rangka
pelaksanaan tugas.
2. Mengusulkan rencana pengembangan sistem operasi distribusi untuk
mengoptimalkan beban dan jaringan efisiensi distribusi.
3. Melakukan pengendalian atas tercapainya efisiensi operasi dan
pemeliharaan asset jaringan distribusi respon time, recovery time, dan
jumlah gangguan.
d. Asisten Manajer Transaksi Energi terbagi menjadi tiga yaitu Supervisor
Pengendalian Susut, Supervisor Transaksi Energi dan Supervisor
Pemeliharaan Meter Transaksi, memiliki tugas utama sebagai berikut:
1. Membagi tugas dan memberi arahan kepada bawahan dalam rangka
pelaksanaan tugas.
2. Melakukan analisa dan evaluasi energi.
3. Menangani akurasi transaksi energi listrik internal perusahaan dengan
unit lain dan pelanggan.
4. Menyusun dan melaksanakan program penurunan susut non-teknis.
5. Mengendalikan kegiatan pemasangan, perubahan daya, pemutusan dan
e. Asisten Manajer Pelayanan dan Administrasi terbagi menjadi tiga yaitu
Supervisor Pelayanan Pelanggan dan Supervisor Administrasi & Umum
dan Supervisor K3 & Lingkungan, memiliki tugas utama sebagai berikut:
1. Membagi tugas dan memberi arahan kepada bawahan dalam rangka
pelaksanaan tugas.
2. Mengelola fungsi keuangan.
3. Mengelola fungsi akuntansi.
4. Mengelola peningkatan pelayanan pelanggan.
5. Mengelola peningkatan Integritas Layanan Publik (ILP).
f. Asisten Manajer Perencanaan terbagi menjadi dua yaitu Supervisor
Perencanaan Sistem dan Supervisor Pengendalian Kontruksi memiliki
tugas utama sebagai berikut:
1. Membagi tugas dan memberi arahan kepada bawahan dalam rangka
pelaksanaan tugas.
2. Menyusun master plan, usulan RAKP dan PRK area.
3. Memantau realisasi RAKP termasuk breakdown dan monitor melalui
smart one.
4. Mengusulkan sasaran indikator kerja KPI area dan rayon.
5. Mengelola pengoprasian sistem teknologi informasi.
g. Rayon memiliki tugas utama sebagai berikut:
1. Membagi tugas dan memberi arahan kepada bawahan dalam rangka
pelaksanaan tugas.
3. Melakukan evaluasi realisasi kinerja rayon.
4. Menyusun dan mengevaluasi potensi pasar.
5. Menyusun program peningkatan pelayanan pelanggan.