• Tidak ada hasil yang ditemukan

4. Analisis Regresi Linear Sederhana

4.6 Analisis Korelasi

4.7.2 Uji Koefisien Determinasi

Koefisien determinasi digunakan untuk mengukur kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel tetapnya. Koefisien determinasi dinyatakan dalam persentase yang diketahui dari nilai R Square yang diperoleh dari pengujian statistik yang disajikan pada tabel berikut :

Hasil uji koefisien determinasi disajikan pada tabel berikut ini : Tabel 4.21

Uji Koefisien Determinasi

Model Summaryb

Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 .730a .532 .527 2.418 a. Predictors: (Constant), Promosi Via Instagram (X)

b. Dependent Variable: Minat Berkunjung (Y)

Berdasarkan tabel 4.21, diketahui nilai R Square sebesar 0.532. Hal ini menunjukkan bahwa variasi pada variabel minat berkunjung dapat dijelaskan sebesar 53,2% oleh variabel promosi via media sosial instagram sedangkan sisanya sebesar 46,8% dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Dengan kata lain, peneliti dapat menyimpulkan bahwa persentase pengaruh promosi via media sosial instagram terhadap minat berkunjung sebesar 53,2 persen.

4.8 Pembahasan

Pemanfaatan internet dalam memenuhi kebutuhan publik pun kini semakin luas. Melalui media online (surat kabar online), situs online pelayanan publik (e-government), jual beli online (online shop), media jejaring sosial (facebook,

twitter dan instagram) dan lain-lain media online yang menggunakan perangkat teknologi berbasis internet didalam proses penyampaian informasi dan menarik minat komunikan agar mau menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan1. Pada saat ini, media online yang relatif berkembang dengan pesat diantaranya adalah media sosial Instagram.

Instagram adalah aplikasi untuk photo-sharing dan layanan media sosial

online yang memungkinkan penggunanya untuk mengambil gambar, menerapkan filter digital untuk mereka, dan berbagi hasilnya melalui berbagai layanan social media seperti Facebook, Twitter dan situs media lainnya.2 Pada instagram, pengguna dapat melakukan upload photo, dan video pendek, termasuk juga snapgram. Instagram mudah digunakan dan sangat familiar di kalangan usia remaja maupun di kalangan orang dewasa.

Penggunaan Instagram saat ini tidak hanya sebatas kepada penggunaan secara individu saja, namun juga sudah meluas untuk kepentingan yang lain diantaranya kepentingan bisnis. Dalam bisnis, Instagram digunakan sebagai sarana untuk dapat mengenalkan dan mempromosikan suatu produk dan merek kepada konsumen potensial sehingga tertarik untuk mau membeli atau menggunakan produk yang ditawarkan tersebut. Hal ini mengingat tren masyarakat saat ini yang menggemari media sosial Instagram untuk memenuhi kebutuhan informasinya atas sesuatu, termasuk kebutuhan atas makanan dan minum atau kuliner.

1 Zarella.The Social Media Marketing Books. O'Reilly Media, Sebastopol. 2010. Hal 2

Instagram dinilai memiliki keunggulan sebagai alat promosi suatu produk karena lebih murah biaya produksinya, memiliki jangkauan yang luas, mudah untuk di perbaharui, mudah di akses orang dan banyak kemudahan apabila kita menggunakan Instagram sebagai media promosi. Keungggulan tersebut mendasari perusahaan dan unit usaha dengan berbagai skala menggunakan Instagram sebagai media promosi, termasuk Kafe Sobahollic.

Kafe Sobahollic adalah usaha yang bergerak pada bidang jasa makanan dan minuman cepat saji (fast food) dengan konsep Kafe. Kafe sobaholic cukup dikenal melalui Instagram karena Kafe Sobahollic postingan foto dan video pendek terkait lokasi Kafe Sobahollic, menu makanan dan minuman yang dipromosikan kepada masyarakat melalui Instagram guna menarik minat pengguna instagram dan masyarakat luas dapat berkunjung ke Kafe Sobahollic.

Secara umum, minat dapat diartikan sebagai kecendrungan hati yang tinggi terhadap sesuatu, gairah, dan keinginan. Minat atau keinginan erat hubungannya dengan perhatian yang dimiliki. Karena perhatian mengarahkan timbulnya kehendak pada seseorang. Selain perhatian, faktor perasaan dan motivasi juga mendukung timbulnya minat pada seseorang. Tentunya setiap orang memiliki ketertarikan masing-masing terhadap suatu hal.

Fungsi penelitian skripsi ini adalah untuk mengetahui apakah media sosial instagram Sobahollic dapat menerpa mahasyarakat sehingga menimbulkan minat minat beli. Sebagaimana diketahui penyebaran informasi saat ini tidak hanya melalui the power of mouth atau kekuatan dari mulut kemulut, melainkan di era yang modern seperti iniplatform media sosial seperti instagram juga mampu

menyerbarkan informasi termasuk informasi yang bersifat promosi. Pemasaran melalui media sosial kerap kali diandalkan dalam situasi digital seperti ini, yang mana hal ini ditargetkan unutk mbertambahnya minat beli atau berkunjung masyarakat pada kafe atau apa yang didagangkan pada instagram tersebut. Kegiatan promosi melalui media instagram ini bagus dan sering digunakan oleh stategic markerter pada era digital.Penelitian ini dibantu dengan 92 orang responden yang dipilih berdasarkan kriteria dengan total 17 pertanyaan mencakup variabel X dan variabel Y.

Dengan menggunakan teori komunikasi pemasaran, yang mana mengandalkan interaksi terhadap para recievernya dan mempunyai hubungan timbal balik yang dapat mengubah pola pikir hingga perilaku seseorang, peneltiian ini menyadari adanya interaksi antara followers media sosial instagram dengan pihak kafe Sobahollic. Pesan yang diunggah oleh Sobahollic yang pada darsarnya ialah pesan promosi ditanggapi positif oleh responden. Dengan melihat pesan yang diunggah, calon pembeli pun cenderung memeiliki minat untuk berkunjung dan membeli produk yang ditawarkan kafe Sobahollic. Pesan-pesan yang diunggah lewat media sosial instagram Sobahollic yang ditujukan unutk promosi pada akhirnya dapat merubah perilaku calon komsumennya, yang awalnya hanya tertarik kemudian terus mengikuti akun isntagram tersebut, menjadi pelanggan yang membeli bahkan hingga akhirnya kembali berkunjung ke kafe Sobahollic.

Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh dari promosi via media sosial instagram terhadap minat berkunjung ke Kafe Sobahollic, dan mengukur seberapa besar pengaruh antara kedua variabel tersebut. Dari hasil perhitungan data kuesioner yang didapat dari 92 sampel responden melalui software SPSS Versi 21, diketahui hasil nilai korelasi sebesar 0,730. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh antar kedua variabel bernilai kuat.

Korelasi menunjukkan angka yang positif, artinya korelasi menunjukkan arah yang sama pada hubungan antar variabel, artinya semakin besar terpaan promosi via media sosial Instagram maka semakin besar pula minat pengguna instagram untuk datang berkunjunga. Sementara angka probabilitas hubungan atau nilai Sig variabel promosi via media sosial instagram dengan minat berkunjung ke Kafe Sobahollic adalah sebesar 0,000, < 0,05 sehingga bisa dikatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kedua variabel tersebut.

Dengan nilai korelasi sebesar 0,730 maka menghasilkan pengaruh sebesar 53,2% . Hal ini berarti 53,2% variabel “Tayangan Citizen Journalist NET Tv” adalah kontribusi dari variabel “Minat Mahasiswa Menjadi Jurnalis Warga”. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 46,8 % (100% - 53,2% merupakan pengaruh dari faktor lain di luar penelitian ini. Namun untuk memastikan hal tersebut perlu dilakukan penelitian lanjutan, penulis hanya menjelaskan sedikit mengenai masalah yang telihat di hasil kuesioner saja dan penulis membuka kesempatan kepada pihak lain untuk melakukan penelitian lanjutan guna menyempurnakan penelitian ini.

1

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis membuat kesimpulan dalam penelitian ini yang antara lain :

1. Terdapat pengaruh promosi via media sosial Instagram terhadap minat berkunjung Kafe Sobahollic.

2. Pengaruh promosi via media sosial Instagram terhadap minat berkunjung Kafe Sobahollic sebesar 53,2 persen sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti.

5.2 Saran