BAB IV HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN
4.3 Uji Kualitas Data
5. Untuk indikator “Pemilihan karir juga ditentukan oleh segudang prestasi dan tingkah laku atau moral yang baik” sebagian besar responden menjawab Sangat Setuju dengan jumlah masing – masing sebanyak 30 responden atau sebesar 46,2 %.
4.3. Uji Kualitas Data 4.3.1. Uji Validitas
Uji validitas dilakukan untuk mengetahui sejauh mana alat pengukuran itu (kuesioner) mengukur apa yang diinginkan. Valid atau tidaknya alat ukur tersebut dapat dilihat dari kolom corrected item total
correlation (rhitung). Koefisien masing – masing item kemudian
dibandingkan dengan nilai rkritis dengan kriteria jika nilai rhitung ≥ 0,30 berarti pernyataan valid dan sebaliknya jika nilai rhitung < 0,30 berarti pernyataan tidak valid (Azwar, 1997 : 158). Uji validitas dilakukan
terhadap masing-masing item pertanyaan yang membentuk variabel Penghargaan Finansial, Pertimbangan Pasar Kerja, dan Lingkungan Kerja.
4.3.1.1. Uji Validitas Variabel Penghargaan Finansial (X1)
Berikut ini hasil uji validitas pada Variabel Penghargaan Finansial (X1) adalah :
Tabel 4.5. Hasil Uji Validitas Variabel Penghargaan Finansial (X1) Tahap 1
Item
Pertanyaan r hitung Nilai Kritis Keterangan
X1.1 0.553 0.30 Valid X1.2 0.476 0.30 Valid X1.3 0.705 0.30 Valid X1.4 0.174 0.30 Tidak Valid X1.5 0.587 0.30 Valid Sumber: Lampiran 7 Tahap 2 Item
Pertanyaan r hitung Nilai Kritis Keterangan
X1.1 0.538 0.30 Valid
X1.2 0.507 0.30 Valid
X1.3 0.714 0.30 Valid
X1.5 0.630 0.30 Valid
Sumber: Lampiran 9
Berdasarkan Tabel 4.5 di atas, diketahui pada pengujian validitas variabel Penghargaan Finansial, semua item pertanyaan pada tahap 2 memiliki nilai r hitung lebih besar dari 0.30, dengan demikian semua pertanyaan variabel Penghargaan Finansial pada tabel 4.5 (tahap 2) digunakan dalam proses analisis selanjutnya.
4.3.1.2. Uji Validitas Variabel Pertimbangan Pasar Ker ja (X2)
Berikut adalah hasil pengujian validitas untuk masing-masing item pertanyaan variabel Pertimbangan Pasar Kerja:
Tabel 4.6. Hasil Uji Validitas Variabel Pertimbangan Pasar Kerja (X2) Item
Pertanyaan r hitung Nilai Kritis Keterangan
X2.1 0.302 0.30 Valid
X2.2 0.302 0.30 Valid
Sumber: Lampiran 7
Berdasarkan Tabel 4.6 di atas, diketahui pada pengujian validitas variabel Pertimbangan Pasar Kerja, semua item pertanyaan memiliki nilai r hitung lebih besar dari 0.30, sehingga semua item pertanyaan variabel Pertimbangan Pasar Kerja yang berjumlah dua item, dinyatakan valid dan digunakan dalam proses analisis selanjutnya.
4.3.1.3. Uji Validitas Variabel Lingkungan Kerja (X3)
Berikut adalah hasil pengujian validitas untuk masing-masing item pertanyaan variabel Lingkungan Kerja:
Tabel 4.7. Hasil Uji Validitas Variabel Lingkungan Kerja (X3) Tahap 1
Item
Pertanyaan r hitung Nilai Kritis Keterangan
X3.1 0.303 0.30 Valid X3.2 -0.054 0.30 Tidak Valid X3.3 0.430 0.30 Valid X3.4 0.411 0.30 Valid X3.5 0.439 0.30 Valid Sumber: Lampiran 8
Tahap 2 Item
Pertanyaan r hitung Nilai Kritis Keterangan
X3.1 0.272 0.30 Tidak Valid X3.3 0.518 0.30 Valid X3.4 0.465 0.30 Valid X3.5 0.455 0.30 Valid Sumber: Lampiran 10 Tahap 3 Item
Pertanyaan r hitung Nilai Kritis Keterangan
X3.3 0.493 0.30 Valid
X3.4 0.540 0.30 Valid
X3.5 0.446 0.30 Valid
Sumber: Lampiran 11
Berdasarkan Tabel 4.7 di atas, diketahui pada pengujian validitas variabel Lingkungan Kerja, item pertanyaan pada tahap 3 memiliki nilai r hitung lebih besar dari 0.30, dengan demikian semua pertanyaan variabel Lingkungan Kerja pada tabel 4.7 (tahap 3) digunakan dalam proses analisis selanjutnya.
4.3.1.4. Uji Validitas Variabel Pamilihan Karir (Y)
Berikut adalah hasil pengujian validitas untuk masing-masing item pertanyaan variabel Pemilihan Karir:
Tabel 4.8. Hasil Uji Validitas Variabel Pemilihan Karir (Y) Tahap 1
Item
Pertanyaan r hitung Nilai Kritis Keterangan
Y1 0.282 0.30 Tidak Valid Y2 0.557 0.30 Valid Y3 0.498 0.30 Valid Y4 0.346 0.30 Valid Y5 0.521 0.30 Valid Sumber: Lampiran 8 Tahap 2 Item
Pertanyaan r hitung Nilai Kritis Keterangan
Y2 0.563 0.30 Valid
Y3 0.501 0.30 Valid
Y4 0.366 0.30 Valid
Y5 0.487 0.30 Valid
Sumber: Lampiran 10
Berdasarkan Tabel di atas, diketahui pada pengujian validitas variabel Pemilihan Karir, item pertanyaan pada tahap 2 memiliki nilai r hitung lebih besar dari 0.30, dengan demikian semua pertanyaan variabel Pemilihan Karir pada tabel 4.8 (tahap 2) digunakan dalam proses analisis selanjutnya.
4.3.2. Uji Reliabilitas
Setelah dilakukan uji validitas, selanjutnya dilakukan uji reliabilitas. Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui sejauh mana alat ukur (kuesioner) dapat diandalkan dan dipercaya. Suatu kuesioner
dikatakan reliabel atau handal apabila digunakan berkali-kali akan memberikan hasil yang serupa.
Pengujian reliabilitas dilakukan pada variabel Penghargaan Finansial, Pertimbangan Pasar Kerja, dan Lingkungan Kerja. Alat uji yang digunakan adalah koefisien Cronbach’s Alpha. Apabila Cronbach’s Alpha ≥ 0.60, maka variabel dikatakan reliabel (Ghozali, 2001:133). Berikut adalah hasil pengujian reliabilitas variabel penelitian:
Tabel 4.9. Hasil Uji Reliabilitas Variabel Penelitian Variabel
Penelitian
Cronbach’s
Alpha Keterangan
Penghargaan Finansial (X1) 0.786 Reliabel
Pertimbangan Pasar Kerja (X2) 0.484 Tidak Reliabel
Lingkungan Kerja (X3) 0.675 Reliabel
Pemilihan Karir (Y) 0,693 Reliabel
Sumber: Lampiran 7, 10, dan 11
Tabel 4.9 di atas menunjukkan bahwa nilai Cronbach’s Alpha pada variabel Penghargaan Finansial (X1) sebesar 0,786, variabel Pertimbangan Pasar Kerja (X2) sebesar 0,484, Lingkungan Kerja (X3) sebesar 0,675 dan variabel Pemilihan Karir (Y) sebesar 0,693. Pada variabel Pertimbangan Pasar Kerja nilai cronbach alpha (α) berada di bawah 0,60, hal ini menunjukkan bahwa tidak seluruh variabel yang digunakan dalam penelitian ini dinyatakan reliabel atau konsisten.
4.3.3. Uji Normalitas
Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah suatu data mengikuti sebaran normal atau tidak, dengan ketentuan sebagai berikut :
a. Jika signifikasi (nilai probabilitasnya) lebih kecil dari 5%, maka distribusi adalah tidak normal.
b. Jika signifikasi (nilai probabilitasnya) lebih besar dari 5%, maka distribusi adalah normal.
Dalam penelitian ini, uji normalitas menggunakan metode
Kolmogorov Smirnov. Adapun hasil dari pengujian normalitas adalah :
Tabel 4.10. : Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardi zed Residual PEMILIHAN_ KARIR_Y LINGKUNGAN_ KERJA_X3 PERTIMBANGAN_ PASAR_KERJA_X2 PENGHARGAAN_ FINANSIAL_X1 N 65 65 65 65 65 Normal Parametersa Mean .0000000 20.85 16.51 9.28 21.09 Std. Deviation 2.65967770 3.032 2.835 .857 2.714 Most Extreme Differences Absolute .084 .146 .108 .324 .113 Positive .073 .085 .108 .199 .087 Negative -.084 -.146 -.092 -.324 -.113 Kolmogorov-Smirnov Z .681 1.176 .871 2.609 .909
Asymp. Sig. (2-tailed) .742 .126 .435 .000 .380
a. Test distribution is Normal.
Sumber: Lampiran 13
Berdasarkan Tabel di atas dapat diketahui bahwa nilai signifikansi dari uji Kolmogorov Smirnov untuk variabel Penghargaan Finansial (X1)
dan Lingkungan Kerja (X3) lebih besar dari 0.05 yaitu masing-masing 0.380 dan 0.435, sedangkan variabel Pertimbangan Pasar Kerja (X2) memiliki nilai signifikansi uji Kolmogorov Smirnov kurang dari 0.05 yaitu 0.000. Dengan demikian berdasarkan uji Kolmogorov Smirnov disimpulkan bahwa hanya variabel X1 dan X3 yang berdistribusi normal.
Menurut Solimun (2002:79), asumsi normalitas tidak terlalu kritis untuk sampel yang besar, landasannya adalah Dalil Limit Pusat. Dalam Dalil Limit Pusat (Walpole, 1995:214) dijelaskan bahwa bila n atau ukuran sampel besar (n ≥ 30), maka statistik dari sampel tersebut akan mendekati distribusi normal, walaupun populasi dari mana sampel tersebut diambil tidak berdistribusi normal. Diketahui jumlah sampel dalam penelitian ini lebih besar dari 30 yaitu sebesar 65. Berdasarkan Dalil Limit Pusat, maka sebaran data variabel Pertimbangan Pasar Kerja (X2) dianggap mendekati distribusi normal, sehingga asumsi normalitas terpenuhi.
4.4 Analisis dan Pembahasan