• Tidak ada hasil yang ditemukan

H. Analisis Data

2. Uji Normalitas

H. Analisis Data

Menurut Sugiyono (2006:142) teknik analisis data adalah :

Proses pengelompokan data berdasarkan variabel dan jenis responden, mentabulasi data berdasarkan variabel dari seluruh responden, meyajikan data tiap variabel yang diteliti, melakukan perhitungan untuk menjawab rumusan masalah, dan melakukan perhitungan untuk menguji hipotesis yang telah diajukan”.

1. Analisis atau Pengolahan Data

Secara garis besar, kegiatan analisis data meliputi 3 langkah yaitu :

a. Persiapan

Kegiatan dalam langkah persiapan antara lain mengecek nama dan

kelengkapan identitas pengisi, mengecek kelengkapan data serta macam isian

data.

b. Tabulasi

Termasuk ke dalam kegiatan tabulasi ini antara lain memberikan skor

(scoring) terhadap item-item yang perlu diberi skor.

c. Penerapan data sesuai dengan pendekatan penelitian

Pengolahan data yang diperoleh dengan menggunakan rumus-rumus atau

aturan-aturan yang ada, sesuai dengan pendekatan penelitian atau desain yang

telah ditetapkan.

Neldy Awan, 2012

Mutu Layanan Pendidikan Dan Kepuasan Siswa Di SMK Negeri Sekabupaten Kampar

: Studi Terhadap Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif di SMK Negeri

Se-Kabupaten Kampar

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

`

Uji normalitas digunakan untuk menguji apakah data yang akan diuji

berdistribusi normal atau tidak. Apabila data berdistribusi normal maka statistik

yang digunakan adalah statistik parametrik. Akan tetapi apabila tidak berdistribusi

normal maka statistik yang digunakan adalah statistik nonparametrik. Dalam

pengolahan uji normalitas ini penulis menggunakan PASW Statistics 18.

Uji normalitas dapat dilihat dari grafik plot linier dab histogram. Grafik

histogram menunjukkan pola yang mendekati bentuk bel dan plot memperlihatkan

data yang bergerak mengikuti garis linier diagonal sehingga dapat disimpulkan

bahwa data berdistribusi normal dan memenuhi asumsi normalitas. Dapat dilihat

dari Q-Q plot dimana jika data tersebar mengikuti garis normal, maka data

tersebut berdistribusi normal. Menurut Imam Ghazali (2007:110) bahwa :

Salah satu cara termudah untuk melihat normalitas residual adalah dengan melihat grafik histogram yang membandingkan antara data observasi dengan distribusi yang mendekati distribusi normal. Namun ada metode yang lebih handal yaitu dengan melihat normal probability plot yang membandingkan distribusi kumulatif dari distribusi normal. Distribusi normal akan membentuk satu garis lurus diagonal, dan ploting data residual akan dibandingkan dengan garis diagonal. Jika distribusi data residual normal, maka garis yang menggambarkan data sesungguhnya akan mengikuti garis diagonalnya”. 3. Analisis Jalur (Path Analysis)

Teknik analisis data yang dipakai adalah analisis jalur (Path Analysis). Menurut Riduwan (2008:1) β€œTeknik analisis jalur ini sering digunakan untuk menganalisis pola hubungan antar variabel dengan tujuan mengetahui pengaruh

langsung maupun tidak langsung seperangkat variabel bebas (eksogen) terhadap variabel terikat (endogen)”. Besarnya kontribusi ini ditunjukkan oleh koefisien

Neldy Awan, 2012

Mutu Layanan Pendidikan Dan Kepuasan Siswa Di SMK Negeri Sekabupaten Kampar

: Studi Terhadap Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif di SMK Negeri

Se-Kabupaten Kampar

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

`

jalur pada setiap diagram jalur dari hubungan kausal antar variabel X1, X2, X3, X4

terhadap Y1 dan Y2. Dalam perhitungannya menggunakan software PASW

Statistics 18.

Menurut Riduwan (2008:16) langkah-langkah menguji Path Analysis

adalah sebagai berikut :

1) Merumuskan hipotesis dan persamaan struktural

Hipotesis : Kurikulum SMK, Proses Pembelajaran, Sarana dan Prasarana

serta Pendidik dan Tenaga Kependidikan berpengaruh secara

signifikan terhadap Prestasi Uji Kompetensi.

. Struktur : Y1 = πœŒπ‘¦1π‘₯1 𝑋1+ πœŒπ‘¦1π‘₯2 𝑋2+ πœŒπ‘¦1π‘₯3 𝑋3+ πœŒπ‘¦1π‘₯4 𝑋4+ πœŒπ‘¦1πœ€1

Hipotesis : Kurikulum SMK, Proses Pembelajaran, Sarana dan Prasarana

serta Pendidik dan Tenaga Kependidikan berpengaruh secara

signifikan terhadap Kepuasan Siswa.

Struktur : Y2 = πœŒπ‘¦2π‘₯1𝑋1+ πœŒπ‘¦2π‘₯2 𝑋2+ πœŒπ‘¦2π‘₯3 𝑋3+ πœŒπ‘¦2π‘₯4 𝑋4+ πœŒπ‘¦2πœ€2

2) Menghitung koefisien jalur yang didasarkan pada koefisien regresi

a. Menggambar diagram lengkap

X1 Y2 Y1 X4 X3 X2 ρy1.x1 ρy1.x2 ρy1.x3 ρy1.x4 Ry1.x1.x2.x3.x4 ρy2.x1 ρy2.x2 ρy2.x3 ρy2.x4 ρy2.y1 rx1x 2 rx2x 3 rx3x 4 Ρ1 Ρ2

Neldy Awan, 2012

Mutu Layanan Pendidikan Dan Kepuasan Siswa Di SMK Negeri Sekabupaten Kampar

: Studi Terhadap Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif di SMK Negeri

Se-Kabupaten Kampar

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

`

Gambar 3.2. Diagram jalur yang menyatakan hubungan kausal X1 , X2, X3, X4 ke Y1 dan Y2

b. Menghitung koefisien regresi untuk struktur yang telah dirumuskan

Hitung koefisien regresi untuk struktur yang telah dirumuskan :

Persamaan regresi ganda : π‘Œ = π‘Ž + 𝑏1𝑋1+ 𝑏2𝑋2+ 𝑏3𝑋3+ 𝑏4𝑋4

Pada dasarnya koefisien jalur (path) adalah koefisien regresi yang

distandarkan yaitu koefisien regresi yang dihitung dari basis data yang telah

diset dalam angka baku Z-score (data yang diset dengan nilai rata-rata = 0

dan standar deviasi = 1). Koefisien jalur yang distandarkan (standardized

path coefficient) ini digunkan untuk menjelaskan besarnya pengaruh (bukan

memprediksi) variabel bebas (eksogen) terhadap variabel lain yang

diberlakukan sebagai variabel terikat (endogen).

Khususnya untuk program SPSS menu analisis regresi, koefisien path

ditunjukkan oleh output yang dinamakan Coefficient yang dinyatakan sebagai

standardized coefficient atau dikenal dengan nilai Beta. Jika ada diagram jalur

sederhana mengandung satu unsur hubungan antara variabel eksogen dengan

variabel endogen, maka koefisien path-nya adalah sama dengan koefisien

korelasi r sederhana.

3) Menghitung koefisien jalur secara simultan (keseluruhan)

Neldy Awan, 2012

Mutu Layanan Pendidikan Dan Kepuasan Siswa Di SMK Negeri Sekabupaten Kampar

: Studi Terhadap Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif di SMK Negeri

Se-Kabupaten Kampar

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

`

Ha : πœŒπ‘¦1π‘₯1 = πœŒπ‘¦1π‘₯2 = β‹― … … … = πœŒπ‘¦π‘₯π‘˜ β‰  0

Ho : πœŒπ‘¦1π‘₯1 = πœŒπ‘¦1π‘₯2 = β‹― … … … = πœŒπ‘¦π‘₯π‘˜ = 0

Ha : πœŒπ‘¦2π‘₯1 = πœŒπ‘¦2π‘₯2 = β‹― … … … = πœŒπ‘¦π‘₯π‘˜ β‰  0

Ho : πœŒπ‘¦2π‘₯1 = πœŒπ‘¦2π‘₯2 = β‹― … … … = πœŒπ‘¦π‘₯π‘˜ = 0

Hipotesis bentuk kalimat

Ha : Kurikulum SMK, Proses Pembelajaran, Sarana dan Prasarana serta

Pendidik dan Tenaga Kependidikan berpengaruh secara signifikan

terhadap Prestasi Uji Kompetensi.

Ho : Kurikulum SMK, Proses Pembelajaran, Sarana dan Prasarana serta

Pendidik dan Tenaga Kependidikan tidak berpengaruh secara

signifikan terhadap prestasi uji kompetensi.

Ha : Kurikulum SMK, Proses Pembelajaran, Sarana dan Prasarana serta

Pendidik dan Tenaga Kependidikan berpengaruh secara signifikan

terhadap Kepuasan Siswa.

Ho : Kurikulum SMK, Proses Pembelajaran, Sarana dan Prasarana serta

Pendidik dan Tenaga Kependidikan tidak berpengaruh secara

signifikan terhadap Kepuasan Siswa.

a. Kaidah pengujian signifikansi

Menggunakan tabel F :

𝐹 = 𝑛 βˆ’ π‘˜ βˆ’ 1 π‘…π‘Œπ‘‹πΎ2

π‘˜ 1 βˆ’ π‘…π‘Œπ‘‹πΎ2

Neldy Awan, 2012

Mutu Layanan Pendidikan Dan Kepuasan Siswa Di SMK Negeri Sekabupaten Kampar

: Studi Terhadap Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif di SMK Negeri

Se-Kabupaten Kampar

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

`

n = Jumlah sampel

k = Jumlah variabel eksogen

R2xyk = R Square

Kriteria pengujian :

Jika F hitung β‰₯ F tabel, maka tolak Ho artinya signifikan dan

Jika F hitung ≀ F tabel, maka terima Ho artinya tidak signifikan Dengan taraf signifikansi (Ξ±) = 0,05

Disamping menggunakan Fhitung dan Ftabel, dapat juga melakukan

perbandingan Sig dengan Ξ±.

Kriteria pengujian :

ο‚§ Jika nilai probabilitas 0,05 lebih kecil atau sama dengan nilai probabilitas

Sig atau [0,05 ≀ Sig], maka Ho diterima dan Ha ditolak, artinya tidak

signifikan.

ο‚§ Jika probabilitas 0,05 lebih besar atau sama dengan nilai probabilitas Sig atau [0,05 β‰₯ Sig], maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya signifikan.

4) Menghitung Koefisien jalur secara individu atau parsial

Hipotesis penelitian yang akan dirumuskan menjadi hipotesis adalah

sebagai berikut :

Hipotesis bentuk kalimat

Neldy Awan, 2012

Mutu Layanan Pendidikan Dan Kepuasan Siswa Di SMK Negeri Sekabupaten Kampar

: Studi Terhadap Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif di SMK Negeri

Se-Kabupaten Kampar

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

`

Ho : Kurikulum SMK tidak berpengaruh terhadap Prestasi Uji

Kompetensi.

Hipotesis statistik

Ha : ρy1x1 > 0

Ho : ρy1x1 < 0

Hipotesis bentuk kalimat

Ha : Proses Pembelajaran berpengaruh terhadap Prestasi Uji

Kompetensi.

Ho : Proses Pembelajaran tidak berpengaruh terhadap Prestasi Uji

Kompetensi.

Hipotesis statistik

Ha : ρy1x2 > 0

Ho : ρy1x2 < 0

Hipotesis bentuk kalimat

Ha : Sarana dan Prasarana berpengaruh terhadap Prestasi Uji

Kompetensi.

Ho : Sarana dan Prasarana tidak berpengaruh terhadap Prestasi Uji

Kompetensi.

Hipotesis statistik

Ha : ρy1x3 > 0

Ho : ρy1x3 < 0

Neldy Awan, 2012

Mutu Layanan Pendidikan Dan Kepuasan Siswa Di SMK Negeri Sekabupaten Kampar

: Studi Terhadap Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif di SMK Negeri

Se-Kabupaten Kampar

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

`

Ha : Pendidik dan Tenaga Kependidikan berpengaruh terhadap Prestasi

Uji Kompetensi.

Ho : Pendidik dan Tenaga Kependidikan tidak berpengaruh terhadap

Prestasi Uji Kompetensi.

Hipotesis statistik

Ha : ρy1x4 > 0

Ho : ρy1x4 < 0

Hipotesis bentuk kalimat

Ha : Kurikulum SMK berpengaruh terhadap Kepuasan Siswa.

Ho : Kurikulum SMK tidak berpengaruh terhadap Kepuasan Siswa.

Hipotesis statistik

Ha : ρy2x1 > 0

Ho : ρy2x1 < 0

Hipotesis bentuk kalimat

Ha : Proses Pembelajaran berpengaruh terhadap Kepuasan Siswa.

Ho : Proses Pembelajaran tidak berpengaruh terhadap Kepuasan Siswa.

Hipotesis statistik

Ha : ρy2x2 > 0

Ho : ρy2x2 < 0

Hipotesis bentuk kalimat

Ha : Sarana dan Prasarana berpengaruh terhadap Kepuasan Siswa.

Neldy Awan, 2012

Mutu Layanan Pendidikan Dan Kepuasan Siswa Di SMK Negeri Sekabupaten Kampar

: Studi Terhadap Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif di SMK Negeri

Se-Kabupaten Kampar

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

` Hipotesis statistik

Ha : ρy2x3 > 0

Ho : ρy2x3 < 0

Hipotesis bentuk kalimat

Ha : Pendidik dan Tenaga Kependidikan berpengaruh terhadap

Kepuasan Siswa.

Ho : Pendidik dan Tenaga Kependidikan tidak berpengaruh terhadap

Kepuasan Siswa.

Hipotesis statistik

Ha : ρy2x4 > 0

Ho : ρy2x4 < 0

Hipotesis bentuk kalimat

Ha : Kurikulum SMK, Proses Pembelajaran, Sarana dan Prasarana,

Pendidik dan Tenaga Kependidikan secara bersama-sama

berpengaruh terhadap Prestasi Uji Kompetensi.

Ho : Kurikulum SMK, Proses Pembelajaran, Sarana dan Prasarana,

Pendidik dan Tenaga Kependidikan secara bersama-sama tidak

berpengaruh terhadap Prestasi Uji Kompetensi.

Hipotesis statistik

Ha : ρy1x1x2x3x4 > 0

Ho : ρy1x1x2x3x4 < 0

Neldy Awan, 2012

Mutu Layanan Pendidikan Dan Kepuasan Siswa Di SMK Negeri Sekabupaten Kampar

: Studi Terhadap Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif di SMK Negeri

Se-Kabupaten Kampar

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

`

Ha : Kurikulum SMK, Proses Pembelajaran, Sarana dan Prasarana,

Pendidik dan Tenaga Kependidikan secara bersama-sama

berpengaruh terhadap Kepuasan Siswa.

Ho : Kurikulum SMK, Proses Pembelajaran, Sarana dan Prasarana,

Pendidik dan Tenaga Kependidikan secara bersama-sama tidak

berpengaruh terhadap Kepuasan Siswa.

Hipotesis statistik

Ha : ρy2x1x2x3x4 > 0

Ho : ρy2x1x2x3x4 < 0

Hipotesis bentuk kalimat

Ha : Kurikulum SMK, Proses Pembelajaran, Sarana dan Prasarana,

Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta Prestasi Uji Kompetensi

secara bersama-sama berpengaruh terhadap kepuasan siswa.

Ho : Kurikulum SMK, Proses Pembelajaran, Sarana dan Prasarana,

Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta Prestasi Uji Kompetensi

secara bersama-sama tidak berpengaruh terhadap kepuasan siswa.

Hipotesis statistik

Ha : ρy2y1 > 0

Neldy Awan, 2012

Mutu Layanan Pendidikan Dan Kepuasan Siswa Di SMK Negeri Sekabupaten Kampar

: Studi Terhadap Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif di SMK Negeri

Se-Kabupaten Kampar

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

`

Secara individual uji statistik yang digunakan adalah uji t yang dihitung

dengan menggunakan rumus :

π‘‘π‘˜ = πœŒπ‘˜

π‘†π‘’π‘π‘˜ ; π‘‘π‘˜ = 𝑛 βˆ’ π‘˜ βˆ’ 1

Dimana :

Ξ‘yx = Koefisien jalur yang akan diuji

thitung = t hitung untuk setiap koefisien jalur variabel Xk

k = Jumlah variabel eksogen yang terdapat dalam substruktur

n = Jumlah sampel

Se = Standar error koefisien jalur yang bersesuaian

Kriteria pengujian :

Jika t hitung β‰₯ t tabel, maka tolak Ho artinya signifikan dan Jika t hitung ≀ t tabel, maka terima Ho artinya tidak signifikan Dengan taraf signifikan (Ξ±) = 0,05

Disamping menggunakan perbandingan t hitung dan t tabel, dapat juga

melakukan perbandingan Sig dengan Ξ±. Untuk mengetahui signifikansi analisis

jalur bandingkan antara nilai probabilitas 0,05 dengan nilai probabilitas Sig

dengan dasar pengambilan keputusan sebagai berikut :

ο‚§ Jika nilai probabilitas 0,05 lebih kecil atau sama dengan nilai probabilitas

Sig atau [0,05 ≀ Sig], maka Ho diterima dan Ha ditolak, artinya tidak

Neldy Awan, 2012

Mutu Layanan Pendidikan Dan Kepuasan Siswa Di SMK Negeri Sekabupaten Kampar

: Studi Terhadap Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Mekanik Otomotif di SMK Negeri

Se-Kabupaten Kampar

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

`

ο‚§ Jika probabilitas 0,05 lebih besar atau sama dengan nilai probabilitas Sig atau [0,05 β‰₯ Sig], maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya signifikan. 5) Menghitung pengaruh faktor-faktor lain yang tidak dapat dijelaskan dalam

penelitian (Ξ΅)

πœŒπ‘¦πœ€ = 1 βˆ’ R2yx1x2x3x4

Dokumen terkait