METODOLOGI PENELITIAN
A. Gambaran Umum Objek Penelitian
4) Uji t terhadap variabel BI rate
Dari hasil pengujian hipotesis dapat diketahui bahwa variabel BI rate tidak berpengaruh signifikan terhadap fee ijarah default sukuk. Hal ini dapat dilihat bahwa t hitung BI rate sebesar 0,687 yang lebih kecil dari t tabel yaitu sebesar 2.110 dengan tingkat signifikansi > 0,05 yaitu sebesar 0,503. Oleh karena itu, dari hasil penelitian tersebut menerima H0 yaitu variabel BI rate tidak berpengaruh terhadap fee ijarah default sukuk.
Hasil ini sesuai dengan teori Rahardjo (2004:50) nilai harga suatu obligasi ditentukan oleh nilai tingkat suku bunga di pasar uang. Salah satu faktor penentu apakah harga obligasi menarik atau tidak adalah tingkat suku bunga yang diberikan kepada investor obligasi. Apabila tingkat suku bunga di pasar menurun maka investor cenderung membeli obligasi yang kuponnya lebih tinggi dibanding deposito sehingga harga obligasi cenderung naik. Begitu juga sebaliknya jika suatu suku bunga lebih kecil dari pada tingkat kupon yang diberikan suatu obligasi maka orang akan cenderung menanamkan uangnya dipasar modal khususnya obligasi.
Dalam hal ini sukuk ijarah, istisna, dan salam yang didasarkan atas fixed rate menanggung akibat dari naik turunnya tingkat suku bunga. Kenaikan suku bunga menjadikan tingkat nilai sukuk kurang diminati oleh investor. Sehingga naik turunnya BI rate tidak mempengaruhi fee ijarah default sukuk.
74 BAB V
KESIMPULAN
A. Kesimpulan
Penelitian ini mencoba untuk menganalisa seberapa besar pengaruh variabel ekonomi makro sebagai variabel kontrol fee ijarah default sukuk PT Berlian Laju Tanker (BLTA). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah discount rate atau fee ijarah sukuk ijarah yang dikeluarkan oleh PT Berlian Laju Tanker yang mengalami default. Dalam penelitian ini peneliti mencoba menggunakan data time series dimana sampel yang diambil adalah data selama 5 tahun per kuartalnya. Variabel ekonomi makro yang digunakan dalam penelitian ini adalah Inflasi, Jumlah Uang Beredar, Kurs Rupiah dan BI rate. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dikemukakan pada bab IV, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1. Secara simultan, variabel independen yaitu Inflasi, jumlah uang beredar, kurs Rupiah, dan BI rate berpengaruh secara signifikan terhadap fee ijarah default sukuk yang berarti H0 ditolak sedangkan Ha diterima.
2. Secara parsial, variabel independen yang mempengaruhi fee ijarah default sukuk adalah Inflasi dan Jumlah Uang Beredar dengan nilai sig sebesar 0,049 dan 0,016 . Sedangkan variabel independen lain seperti Kurs, dan BI rate tidak terlalu mempengaruhi terjadinya fee ijarah default sukuk PT BLTA yaitu dengan nilai sig 0,267 dan 0,503 .
75 3. PT Berlian Laju Tanker adalah Emiten sukuk pertama yang dinyatakan default. Ada beberapa penyebab terjadinya default pada sukuk ijarah BLTA , diantaranya adalah karena faktor makro jumlah uang beredar dan kurs . Karena cakupan bisnis BLTA sudah mencapai luar negri, banyak investor asing yang berinvestasi pada obligasi yang diterbitkan BLTA sehingga ketika kurs dan jumlah uang beredar mengalami fluktuasi menyebabkan BLTA tidak dapat membayarkan kupon (fee ijarah) sukuk bahkan pada akhirnya BLTA tidak dapat membayarkan pokok pinjaman dari investor.
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan yang telah diuraikan diatas, maka peneliti dapat sampaikan beberapa saran sebagai berikut :
1. Peneliti menggunakan jumlah sampel yang masih sedikit jika dibandingkan dengan populasi sukuk ijarah di Indonesia. Sehingga memungkinkan adanya ketidakakuratan pada hasil penelitian. Oleh karena itu , disarankan dalam penelitian selanjutnya diharapkan agar jumlah sampel dapat ditambah menjadi lebih banyak. Hal ini dimaksudkan agar diperoleh hasil yang lebih akurat. 2. Dalam penelitian selanjutnya diharapkan menambah periode penelitian nya.
Hal ini dimaksudkan agar diperoleh hasil yang lebih akurat. Serta menggunakan alat analisis penelitian yang lain sehingga dapat menghasilkan informasi tentang default sukuk suatu perusahaan yang lebih akurat.
76 3. Bagi akademisi dan peneliti lain dengan topik sejenis disarankan untuk melakukan kajian lebih lanjut karena pada penelitian ini peneliti memakai variabel makro sebagai variabel penelitian, disarankan pada penelitian yang akan datang dapat menggunakan variabel mikro seperti rasio keuangan atau good governance suatu perusahaan untuk melihat apakah faktor mikro juga mempengaruhi terjadinya default sukuk.
77 DAFTAR PUSTAKA
Almilia , Luciana Spica . "Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kondisi Financial Distress Suatu Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Jakarta", Tesis, Universitas Gajahmada, Yogyakarta, 2003.
Agung Nugroho, Bhuono. “Strategi Jitu Memilih Metode Statistik Penelitian dengan SPSS”, Penerbit Andi, Yogyakarta, 2005.
Ajija, Shochrul dkk. “Cara Cerdas Menguasai Eviews”, Salemba Empat, Jakarta, 2011.
Bapepam, Panduan. "Panduan Investasi di Pasar Modal Indonesia", Jakarta, 2003. Case and Fair. “ Prinsip-Prinsip Ekonomi”, Edisi Delapan, PT.Erlangga, Jakarta,
2007.
Fatwa – Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN)-MUI. 2002.
Ghozali, Imam. “Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 19”, Edisi 5, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang, 2011.
Hamid, Abdul. “Buku Panduan Penulisan Skripsi”. UIN, Jakarta, 2009.
Huda, Nurul dan Mustafa, E Nasution. “Investasi Pada Pasar Modal Syariah”, Kencana, Jakarta,2008.
Kuncoro, Mudrajad. "Metode Riset Untuk Ekonomi Dan Bisnis", Erlangga , Jakarta, 2009.
Mankiw, Gregory. “Pengantar Ekonomi Makro Edisi 3”. Salemba Empat, Jakarta, 2003.
McEachern , William. "Ekonomi Makro", Salemba Empat , Jakarta , 2000.
Mochamad Aziz, Roikhan. “Modul Moneter Syariah”. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, 2009.
78 Nafik, Muhamad. “Bursa Efek dan Investasi Syariah”, PT Serambi Ilmu Semesta,
Jakarta, 2009.
Nugroho, Heru. “Analisis Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Kurs Dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Indeks Lq45 (Studi Kasus Pada Bei Periode 2002-2007)”, Tesis, Universitas Diponegoro, Semarang, 2008.
Ocktaviana, Ana. “Analisis Pengaruh Nilai Tukar Rupiah/US$ Dan Tingkat Suku Bunga SBI Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Di Bursa Efek Jakarta”, Skripsi, Universitas Negeri Semarang, Semarang, 2007.
Pramono, IM. Sigit dan A. Aziz Setiawan, "Peran Obligasi Syariah dalam Pengembangan Infrastruktur", Jakarta, 2008.
Raharjo, Sapto. "Panduan Investasi Obligasi", PT Gramedia Pustaka Utama, 2004. Rini, Mustika. "Obligasi Syariah Sukuk) dan Indikator Makro Ekonomi : Analisis
VECM (Vector Error Correction Model)", Skripsi, Universitas Pertanian Bogor, Bogor, 2010.
Rodoni, Ahmad. “Investasi Syariah”. Lembaga Penelitian UIN, Jakarta, 2009.
Rodoni, Ahmad dan Herni Ali. "Manajemen Keuangan", Edisi 1, Mitra Wacana Media, Jakarta , 2010.
Samsul, Mohamad. “Pasar Modal dan Manajemen Portofolio”, Erlangga, Jakarta, 2008.
Siamat, Dahlan. "Manajemen Lembaga Keuangan", Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia , Jakarta, 2005.
Siskawati, Eka. "Perkembangan Obligasi Syariah Di Indonesia : Suatu Tinjauan", Jurnal Akuntansi, Politeknik Negeri Padang, Padang, 2010.
Sriyana, Jaka. “Peranan Sukuk Negara Terhadap Peningkatan Fiscal Sustainability”, Paper dalam Simposium Nasional Ekonomi Islam IV. Yogyakarta. ISBN 978-979-3333-36-6. 2009.
79 Soemitra, Andri. " Bank Dan Lembaga Keuangan Syariah" , Kencana , Jakarta, 2009. Sugiyono. “Metode Penelitian Bisnis”, Alfabeta, Bandung, 2009.
Sukirno, Sadono. “Pengantar Ekonomi Makro”, Edisi Ketiga , Rajawali Press, Jakarta, 2006.
Sukirno, Sadono. “Pengantar Teori Makroekonomi”, Edisi 2, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2001.
Suliyanto, ”Ekonometrika Terapan : Teori dan Aplikasi dengan SPSS”, Penerbit Andi , Yogyakarta, 2011.
Sutedi , Adrian." Aspek Hukum Obligasi Dan Sukuk", Sinar Grafika , Jakarta , 2009. Winarno, Wing Wahyu. “Analisis Ekonometrika dan Statistika dengan Eviews”,
Edisi 2, UPP STIM YKPN, Yogyakarta, 2009.
http://www.suherilbs.wordpress.com/2007/12/30/dampak-pengembangan-sukukterhadap-perkembangan-perbankan-syariah-di-indonesia-2/. Diakses pada tanggal 12 Februari 2013.
http://dinaseptriani.blogspot.com/2010/03/sukuk.html Diakses pada tanggal 12 Februari 2013.
http://www.republika.co.id/koran/24/92940/Krisis_Dubai_dan_Sukuk_I_Default_I
Diakses pada tanggal 18 juni 2013.
http://www.indonesiafinancetoday.com/read/29580/Berlian-Laju-Tanker-Tunda-Pembayaran-Obligasi-dan-Sukuk Diakses pada tanggal 20 juni 2013. www.bi.go.id
www.idx.co.id www.bps.go.id www.google.com
80 Lampiran 1 : Output Regresi Linier Berganda
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) .119 .042 2.811 .014 Inflasi -.416 .193 -.599 -2.154 .049 JUB 2.367E-8 .000 .518 2.744 .016 Kurs -4.845E-6 .000 -.215 -1.156 .267 BIrate .356 .518 .253 .687 .503
a. Dependent Variable: Ijroh
81 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 19
Normal Parametersa,b Mean .0000000
Std. Deviation .00962055
Most Extreme Differences Absolute .116
Positive .070
Negative -.116
Kolmogorov-Smirnov Z .506
Asymp. Sig. (2-tailed) .960
a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.
Lampiran 3 : Output Uji Multikolinieritas
Lampiran 4 : Output Uji Autokorelasi
Model Summaryb Coefficientsa
Model Collinearity Statistics
Tolerance VIF
1 Inflasi .241 4.145
JUB .523 1.912
Kurs .541 1.849
BIrate .137 7.279
a. Dependent Variable: Ijroh
Model
Durbin-Watson
82 Lampiran 5 : Output Uji Glejser
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) .037 .019 1.960 .070 Inflasi .097 .087 .508 1.115 .283 JUB -5.039E-9 .000 -.402 -1.299 .215 Kurs 1.027E-6 .000 .166 .545 .594 BIrate -.470 .233 -1.218 -2.019 .063
83 Lampiran 6 : Data kuartal variabel Dependen dan variabel Independen
periode 2007-2012
Ijroh inflasi JUB kurs Birate
2007 0.064 1,368,891 9122.67 0.093 0.060 1,409,549 8988.33 0.088 0.103 0.065 1,491,083 9244.33 0.083 0.103 0.067 1,576,516 9299.33 0.082 2008 0.103 0.076 1,590,616 9186.33 0.079 0.103 0.101 1,648,246 9259 0.082 0.103 0.120 1,707,567 9216.33 0.092 0.103 0.115 1,842,649 11365.33 0.110 2009 0.103 0.086 1,897,035 11636.67 0.088 0.103 0.057 1,939,075 10426 0.073 0.140 0.028 1,991,585 9887 0.066 0.140 0.026 2,075,036 9523.33 0.065 2010 0.140 0.037 2,084,141 9271.67 0.064 0.140 0.044 2,163,467 9091.67 0.065 0.140 0.062 2,243,001 8972.33 0.063 0.106 0.063 2,375,953 8977.33 0.063 2011 0.140 0.068 2,436,076 8863 0.066 0.140 0.059 2,477,516 8569.33 0.074 0.140 0.047 2,609,744 8636.33 0.068 0.140 0.041 2,761,515 9024.33 0.058 2012 0.140 0.037 2,872,321 9088.33 0.058
84 Lampiran 7 : Sukuk Ijarah BLTA 2007
Securities Name : Sukuk Ijarah Berlian Laju Tanker Tahun 2007 Issuer : Berlian Laju Tanker Tbk, PT
ISIN Code : IDJ000001904 Short Code : SIKBLTA01 Type : Syari`ah Bonds Listing Date : 06 July 2007 Stock Exchange : IDX
Status : Active
Originated Amount : 200,000,000,000.00 Current Amount : 200,000,000,000.00 Mature Date : 05 July 2012
Interest/Disc Rate : 10.3 % Int. Type : FIXED Int. Freq. : 3 MONTHS Currency : IDR
Form : Electronic Effective Date ISIN : -
Day Count Basis : 30/360
Activity Sector : TRANSPORTATION
Lampiran 8 : Sukuk Ijarah BLTA 2009 Seri A dan Seri B
Securities Name : Sukuk Ijarah Berlian Laju Tanker II Tahun 2009 Seri A
Issuer : Berlian Laju Tanker Tbk, PT ISIN Code : IDJ000003306
Short Code : SIKBLTA02A Type : Syari`ah Bonds Listing Date : 29 May 2009 Stock Exchange : IDX
Status : Active
Originated Amount : 45,000,000,000.00 Current Amount : 45,000,000,000.00 Mature Date : 28 May 2012 Interest/Disc Rate : 15.5 %
85 Int. Type : FIXED
Int. Freq. : 3 MONTHS Currency : IDR
Form : Electronic Effective Date ISIN : -
Day Count Basis : 30/360
Activity Sector : TRANSPORTATION
Securities Name : Sukuk Ijarah Berlian Laju Tanker II Tahun 2009 Seri B
Issuer : Berlian Laju Tanker Tbk. PT ISIN Code : IDJ000003405
Short Code : SIKBLTA02B Type : Syari`ah Bonds Listing Date : 29 May 2009 Stock Exchange : IDX
Status : Active
Originated Amount : 55,000,000,000.00 Current Amount : 55,000,000,000.00 Mature Date : 28 May 2012 Interest/Disc Rate : 16.25 % Int. Type : FIXED Int. Freq. : 3 MONTHS Currency : IDR
Form : Electronic Effective Date ISIN : -
Day Count Basis : 30/360