• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ukuran Perusahaan Tidak Berpengaruh Terhadap

Dalam dokumen CHRISTINE HERAWATI LIMBONG / AKT (Halaman 85-0)

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

5.5 Pembahasan

5.5.3 Ukuran Perusahaan Tidak Berpengaruh Terhadap

menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar -0,41 yang berarti variabel ini menunjukkan adanya arah negatif antara ukuran perusahaan dengan nilai perusahaan. Nilai signifikansinya sebesar 0,207 yang nilainya berada diatas atau lebih besar dari tingkat signifikansinya 0,05. Nilai yang lebih besar dari tingkat signifikansinya menunjukkan variabel ini tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

Maka hipotesis ketiga ditolak yang artinya tidak terdapat pengaruh antara ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan pertambangan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa setiap kenaikan ukuran perusahaan atau semakin besar ukuran perusahaan tidak akan selalu diikuti dengan peningkatan nilai perusahaan. Hal ini dimungkinkan karena investor ataupun calon investor tidak memperhatikan ukuran suatu perusahaan seperti berapa besar aset yang dimiliki perusahaan. Melainkan lebih memperhatikan profitabilitas perusahaan sehingga para investor dapat memperoleh dividen yang tinggi.Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian yang dilakukan oleh Cecilia, et al (2015) yang menemukan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

70

Tetapi hasil penelitian ini berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Putu (2016) yang menemukan ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil positif memperlihatkan bahwa ukuran perusahaan yang tinggi menyebabkan nilai perusahaan semakin tinggi pula. Hal ini disebabkan karena perusahaan yang besar cenderung memiliki kondisi yang lebih stabil dan kondisi ini menjadi penyebab atas naiknya harga saham perusahaan di pasar modal.

5.5.4 Pengaruh Kepemilikan Manajerial (KM) sebagai Variabel Moderating Terhadap Nilai Perusahaan

Pengujian variabel moderating yang dalam penelitian ini adalah kepemilikan manajerial dapat kita uji pengaruhnya terhadap variabel independen secara parsial untuk melihat apakah variabel kepemilikan manajerial dapat memperkuat atau memperlemah interaksi antar variabel. Berdasarkan hasil uji residual maka diperoleh hasil variabel corporate social responsibility yang ditransformasikan dengan variabel kepemilikan manajerial yang selanjutnya disebut AbsZ_X1 tidak dapat dikatakan sebagai variabel moderating pada interaksi dengan variabel corporate social responsibility dibuktikan dengan tingkat signifikansi yang lebih besar dari atau (α)5 % yaitu sebesar 2,331.

Hasil uji residual diperoleh hasil variabel profitabilitas yang ditransformasikan dengan variabel kepemilikan manajerial yang selanjutnya disebut AbsZ_X2 tidak dapat dikatakan sebagai variabel moderating pada interaksi dengan profitabilitas dibuktikan dengan tingkat signifikansi bernilai -6,615.Berdasarkan hasil uji residual maka diperoleh hasil variabel ukuran

perusahaan yang ditransformasikan dengan variabel kepemilikan manajerial yang selanjutnya disebut AbsZ_X3 tidak dapat dikatakan sebagai variabel moderating pada interaksi dengan variabel ukuran perusahaan dibuktikan dengan tingkat signifikansi yang lebih besar dari atau (α)5 % yaitu sebesar 1,964.

Jadi walaupun tingkat signifikansi memenuhi syarat namun koefisien parametenya tidak negatif maka tidak dapat dikategorikan sebagai variabel moderating.Dapat disimpulkan bahwa kepemilikan manajerial tidak dapat memoderasi hubungan antara corporate social responsibility, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI.

Ketidakmampuan kepemilikan manajerial untuk dapat memoderasi faktor-faktor independen disebabkan masih sedikitnya kepemilikan manajerial dalam perusahaan-perusahaan sampel yaitusebanyak 32 perusahaan dari total 44 dengan proporsi kepemilkan yang juga kecilmenyebabkan tidak memoderasinya kepemilikan manajerial terhadap hubungan antaracorporate social responsibility, profitabilitas, ukuran perusahaan dan nilai perusahaan.Pada perusahaan pertambangan yang diambil menjadi sampel pada penelitian ini dapat dilihat ada 13 perusahaan yang persentase kepemilikian manajerialnya sangat kecil yaitu 0,00%, perusahaan tersebut ialah (ANTM, BUMI, DKFT, CITA, ELSA, CNKO, SMMT, GEMS, PSAB, MEDC, SMRU, ESSA, PTBA). Sedangkan perusahaan yang memiliki persentase kepemilikan manajerial yang lumayan tinggi hanya dimiliki oleh beberapa perusahaan saja, yaitu BYAN tahun 2013 dengan persentase 66,65%, BIPI tahun 2014 dengan persentase 65,02%, dan PKPK tahun 2013 dengan persentase 55,32%.

72

Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rika (2005) dan Hanni (2013), yang menemukan bahwa kepemilikan manajemen tidak dapat bertindak sebagai variabel moderating dalam hubungan antara corporate social responsibility terhadap nilai perusahaan.

Meskipun kepemilikan manajerial tidak dapat bertindak sebagai variabel moderating pada penelitian ini, tetapi kepemilikan manajerial sebenarnya sangat penting di dalam suatu perusahaan. Dengan adanya kepemilikan manajerial dapat mengurangi insentif manajer untuk mengkonsumsi kemewahan, menyedot kekayaan pemegang saham, atau terlibat dalam perilaku yang tidak memaksimumkan nilai lainnya atau sering disebut sebagai hipotesis penyatuan kepentingan (convergence of interests hypothesis).

Jika manajer yang hanya mengejar kepentingannya sendiri hanya akan berfokus pada proyek dan investasi perusahaan yang dapat menghasilkan laba yang besar dalam jangka pendek daripada memaksimalkan kesejahteraan pemegang saham dengan berinvestasi pada proyek – proyek yang menguntungkan dalam jangka panjang.

Menurut Marisa Veres et al. (2003) kepemilikan manajerial dapat menjadimekanisme untuk mengurangi masalah keagenan yang timbul diantara kedua pihak tersebut sehingga kemungkinan terjadinya perilaku oportunistik manajer akan menurun. Adanya kepemilikan dalam sebuah perusahaan akan menimbulkan dugaan yang menarik bahwa nilai perusahaan meningkat sebagai akibat kepemilikan manajemen yang meningkat. Kepemilikan manajemen yang besar akan efektif memonitoring aktivitas perusahaan. Fenomena kepemilikan manajerial disuatu perusahaan diharapkan mampu untuk meminimalisir perbedaan

kepentingan antara manajemen dan pemegang saham lainnya sehingga sesuai dengan keinginan manajemen perusahaan.

74 BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 Kesimpulan

Pada penelitian ini membahas bagaimana pengaruh corporate social responsibility, profitabilitas, ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan sebagai variabel moderasi di perusahaan pertambangan di Bursa Efek Indonesia dengan sampel sebanyak 32 perusahaan yang terdaftar. Sesuai hasil analisis data yang dilakukan dapat diperoleh beberapa kesimpulan antara lain:

1. Secara simultan corporate social responsibility, profitabilitas, ukuran perusahaan berpengaruh signifikan nilai perusahaan

2. Secara parsial corporate social responsibility tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Corporate social responsibility bernilai positif.

Apabila corporate social responsibility meningkat maka nilai perusahaan juga akan naik.

3. Secara parsial profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.

Apabila nilai profitabilitas naik, maka nilai perusahaan juga akan naik.

4. Secara parsial ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Ukuran perusahaan bernilai negatif. Dimana ukuran perusahaan semakin besar, maka nilai perusahaan tidak meningkat.

5. Kepemilikan manajerial tidak mampu memoderasi hubungan antara corporate social responsibility dengan nilai perusahaan. Kepemilikan

manajerial tidak dapat merubah kemungkinan peningkatan nilai perusahaan yang disebabkan oleh corporate social responsibility.

6. Kepemilikan manajerial tidak mampu memoderasi hubungan antara profitabilitas dengan nilai perusahaan. Kepemilikan manajerial tidak dapat merubah kemungkinan peningkatan nilai perusahaan yang disebabkan oleh profitabilitas.

7. Kepemilikan manajerial tidak mampu memoderasi hubungan antara ukuran perusahaan dengan nilai perusahaan. Kepemilikan manajerial tidak dapat merubah kemungkinan peningkatan nilai perusahaan yang disebabkan oleh ukuran perusahaan.

6.2 Keterbatasan Penelitian

Penelitian ini mempunyai keterbatasan-keterbatasan yang dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi peneliti berikutnya agar dapat mendapatkan hasil yang lebih baik lagi.

1. Dalam penelitian ini hanya mengambil sampel dari perusahaan publik sektor industri pertambangan, dimana jumlah sampel yang diperoleh berdasarkan metode purposive sampling berjumlah 32 emiten, sehingga kurang dapat digeneralisasi untuk keseluruhan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dipilihnya sektor pertambangan sebagai objek penelitian karena perusahaan pertambangan merupakan perusahaanyang kaitannya dekat dengan masalah lingkungan yang terjadi saat ini.

2. Penelitian ini terbatas pada periode pengamatan yaitu dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2016.

76

3. Peneliti hanya meneliti sebagian dari variabel yang mungkin mempengaruhi nilai perusahaan, namun sebenarnya masih ada variabel lain yang mungkin dapat mempengaruhi nilai perusahaan.

6.3 Saran

Berdasarkan kesimpulan dan keterbatasan penelitian yang diuraikan sebelumnya, maka saran dalam penelitian ini adalah:

1. Penelitian ini hanya menggunakan data sekunder laporan keuangan dari industri pertambangan dan belum dapat digeneralisasi. Oleh karena itu peneliti menyarankan agar pada penelitian selanjutnya mengambil objek penelitian yang lebih luas mencakup sektor industri lain.

2. Penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan variabel lain sebagai variabel moderating hubungan antara corporate social responsibility, profitabilitas, ukuran perusahaan, dan nilai perusahaan, misalnya leverage, Dewan Komisaris, dll.

3. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai pengungkapan selain GRI (Global Reporting Initiatives). Dimana pada penelitian ini corporate social responsibility tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan tetapi pelaksanaan corporate social responsibility memang sudah selayaknya dilakukan oleh perusahaan mengingat banyaknya kerusakan alam yang dilakukan perusahaan pertambangan.

4. Penelitian selanjutnya diharapkan melibatkan pihak lain dalam menentukan pengungkapan sebagai bahan pemeriksaan kembali.

Ajija, Shochrul R., Dyah Sari dan Rahmat Setianto. 2011. Cara Cerdas Menguasai Eviews. Jakarta: Salemba Empat.

Apriada, Kadek. 2013. Pengaruh Struktur Kepemilikan Saham, Struktur Modal dan Profitabilitas terhadap nilai Perusahaan di Bursa Efek Indonesia. Tesis, Magister Akuntansi, Universitas Udayana Denpasar.

Arini, Riska Irva. 2009. Analisis Pengaruh Ukuran Perusahaan, Kualitas Aktiva Produktif, Likuditias Dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Kinerja Keuangan Bank Syariah Periode 2005-2008.Skripsi Fakultas Ekonomi Dipenogoro (Dipublikasikan)

Cecilia, Syahrul Rambe dan Zainul Bahri Torong. 2015. Analisis Pengaruh Corporate Social Responsibility, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Perkebunan yang Go Public di Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Simposium Nasional Akuntansi (SNA) 18 Medan.

Chyntia, Hanni. 2013. Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kepemilikan Manajerial Sebagai Variabel Moderating.

Jurnal Akuntansi dan Bisnis, Universitas Diponegoro. Vol. 2, No. 3.

Brigham, Eugene F dan Joel F. Houston.2006. Dasar – dasar Manajemen Keuangan, Buku 1, Edisi Kesepuluh. Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Brigham, Eugene F, Gapenski dan Louis C. 2006. Intermediate Financial Management. The Dryden Press, New York.

Diyah, Pujiati, dan Widanar, Erman. 2009. “Pengaruh Struktur Kepemilikan Terhadap Nilai Perusahaan: Keputusan Keuangan sebagai Variabel Intervening”. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Ventura, Vol. 12. No.1, h. 71-86

Febrianti, Meiriska. 2012. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan Pada Industri Pertambangan di Bursa Efek Indonesia”. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, Vol 14, No 2, h. 141-156.

Gideon, Boediono. 2005. Kualitas Laba: Studi Pengaruh Mekanisme Corporate Governance dan Dampak Manajemen Laba dengan Menggunakan Analisis Jalur.Simposium Nasional Akuntansi (SNA) VIII Solo.

Gusti, I. 2013. Pengaruh Profitabilitas dan Size terhadap Nilai Perusahaan Partisipan Indonesia Sustainability Reporting Award yang terdaftar di BEI dengan CSR Sebagai variabel Moderasi. E-Jurnal Manajemen, Universitas Udayana. Vol. 5, No.1, Hal 561-594.

Herawati, Vinola. 2008. Peran Praktek Corporate Governance sebagai Moderating Variabel dari Pengaruh Earning Management terhadap Nilai Perusahaan.

Simposium Nasional Akuntansi XI. Pontianak.

Hartono. 2005. “Hubungan Teori Signalling dengan Underpricing Saham Perdana di Bursa Efek Jakarta”, Jurnal Bisnis dan Manajemen : pp 35-48.

http://isjd.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/51053550.pdf (8 Maret 2012).

Horne, James C.V., dan Wachowicz, John M. 2005. Fundamental of Financial Management. Buku satu edisi ke dua belas.Jakarta : Salemba Empat.

Husein Umar. 2008. Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada

Husnan, Suad dan Enny Pudjiastuti. 2004.Dasar-dasar Manajemen Keuangan.

UPP AMP YKPN,Yogyakarta.

Imam, Ghozali. 2013. Aplikasi Analisis Multivariate dengan program IBM SPSS 19, Edisi 5. Badan penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

ISO 26000: 2010. Guidance Standard on Social Responsibility. ISO Publisher.

Jalal. 2010. “Pembangunan Berkelanjutan Dalam CSR dan ISO 26000, Februari 29, 2012. Jakarta: Lingkar Studi CSR.

Jama‟an. 2008. Pengaruh Mekanisme Corporate Governance, dan Kualitas Kantor Akuntan Publik Terhadap Integritas Informasi Laporan Keuangan (Studi Kasus Perusahaan publik yang Listing di BEJ). Semarang: Universitas Diponegoro.

Jensen dan Meckling 1976. The Theory of The Firm: Manajerial Behaviour, Agency Cost, and Ownership Structure, Journal of Financial and Economics, 3:305-360

Jogiyanto, H.M. 2003. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Yogyakarta: BPFE.

Kasmir. 2010. Pengantar Manajemen Keuangan Edisi Pertama Cetakan Kedua, Kencana Jakarta.

Kusumaningrum, Eka Amelia. 2010.Analisis Pengaruh Profitabilitas, Pertumbuhan Asset, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Struktur Modal.

Skripsi.

Lubis, Ade Fatma, Arifin Akhmad dan Firman Syarif. 2007. Aplikasi SPSS Statistical Product and Servis Solution) untuk Penyusunan Skripsi dan Tesis.

USU Press, Medan.

Mardiasari, Nilla. 2012. Pengaruh Return On Asset terhadap Nilai Perusahaan dengan Pengungkapan Good Corporate Governance sebagai Variabel Pemoderasi (Studi Pada Perusahaan yang Masuk Daftar Efek Syariah Periode 2007-2010). Skripsi. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.

Martin, John D. 2008. “ShareholderValue Maximization: Is There a Role for Corporate Social Responsibility”, Baylor University, Department of Finance, Insurance and Real estate.

Masdupi, Erni. 2005. Analisis Dampak Struktur Kepemilikan pada Kebijakan Hutang dalam Mengkontrol Konflik Keagenan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, Vol.2, No.1, hal. 57-69.

Mc Williams, Abagail and Donald Siegel. 2000. Corporate Social Responsibility and Financial Performance: Correlation or Misspecification?. Journal of Strategic Management, Vol. 21 No. 5. Hal 603-609.

Meiriska, 2016. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan Pada Industri Pertambangan di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Bisnis dan Akuntansi. Vol. 14 No. 2 Hal 141-156.

Michael C, Jensen. 2001. Value Maximisation, Stakeholder Theory, and the Corporate Objective Function. Journal of European Financial Management, Vol. 14 No. 3. Hal 8-21.

Mikhy, Putu. 2016. Pengaruh Struktur Modal, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan di BEI. E-Jurnal Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Udayana, Vol. 5, No. 9.

Milne, David Hackston Markus J. 1996. Some Determinants of Social and Environmental Disclosures in New Zealand Companies. Journal of Accountung, Auditing and Accountability, Vol. 9 No. 1. Hal 77-108. New Zealand: University of Otago.

Nigrum, Yustisia Puspa. 2014. Pengaruh Corporate Sosial Responsibility dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderating. Skripsi, Fakultas Ekonomi Pendidikan Akuntansi, Universitas Negeri Yogyakarta.

Nurlela, Rika. 2005. PengaruhCorporate Sosial Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Prosentase Kepemilikan Manajemen Sebagai Variabel Moderating Pada Bursa Efek Jakarta. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, Universitas Syiah Kuala.

Ocran,Emmanuel. 2011. The Effect of Crporate Social Responsibilty (CSR) on Profitability of Multinational Companies. A Case Study of Nestle Ghana Limited.

Petronila T.A dan Mukhlasin. 2003. Pengaruh Profitabilitas Perusahaan Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan dengan Opini Audit Sebagai Moderating Variabel, Jurnal Ekonomi dan Bisnis PP. 17-26 pp. 1-32.

Purwanto, ErwanAgus dan Dyah Ratih Sulistyastuti. 2007.Metode Penelitian Kuantitatif Untuk Administrasi Publik dan Masalah-masalah Sosial.

Jogyakarta :Gaya Media.

Rachmawati, Andri dan Triatmoko, Hanung. 2007. Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kualitas Laba dan Nilai Perusahaan. Disampaikan pada Simposium Nasional Akuntansi (SNA) X Makassar.

Riny. 2016. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan dengan Operating Performance Sebagai Variabel Moderating Pada Perusahaan Consumer Goods Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Tesis, Magister Akuntansi, Universitas Sumatera Utara

Riyanto, Bambang. 2012. Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan (Edisi 4).

Yogyakarta: Yayasan Penerbit Gajah Mada

Ross, S. 1977. The Determination of Financial Structure: The Incentive Signalling Approach. Bell Journal of Economics, hal. 23-40

Rouf, Md Abdur. 2011. The Corporate Social Responsibility Disclosure: A Study of Listed Companies in Bangladesh. Journal of Business and Economics Research, Vol. 2, No. 3. University Bangladesh.

Ruan, Wenjuan dan Tian Gary. 2011. Managerial Ownership, Capital Structure dan Firm Value: Evidence from China‟s Civilian-run Firms. Journal of AAFBJ, Vol. 5, No. 3. Murdoch University dan University of Wollongong, Australia.

Saidi dan Abidin, 2004. Corporate Social Responsibility „Alternatif bagi Pembangunan Indonesia‟. Jakarta: ICSD

Servaes, Henri dan Ane Tamayo. 2012. The Impact of Corporate Social Responsibility on Firm Value: The Role of Customer Awareness. Journal of Management Science. London Business School, London School of Economics.

Siallagan, Hamonangan dan Machfoedz, M. 2006. Mekanisme Corporate Governance, Kualitas Laba dan Nilai Perusahaan. Disampaikan pada Simposium Nasional Akuntansi (SNA) IX Padang.

Sri Rahayu. 2010. Pengaruh Kinerja Keuangan terhadap Nilai Perusahaan dengan Pengungkapan Corporate Social Responsibility dan Good Corporate Governance sebagai Variabel Pemoderasi (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Jakarta). Skripsi Akuntansi, Fakultas Ekonomi.

Universitas Diponegoro.

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kunatitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Sujono dan Soebiantoro, Ugy. 2007. Pengaruh Struktur Kepemilikan Saham, Leverage, Faktor Intern dan Faktor Ekstern Terhadap Nilai Perusahaan (Studi empirik pada perusahaan manufaktur dan non manufaktur di Bursa Efek Jakarta). Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 9(1): h:43-47.

Sutrisno, Edy. 2009.Manajemen Sumber Daya Manusia.Jakarta :Kencana Pernada Media Group

Suwardjono, 2005. Teori Akuntansi: Perekayasaan Pelaporan Keuangan (Edisi III). Yogyakarta: BPFE

Suwito, Edy dan Arleen Herawaty. 2005. Analisis Pengaruh Karakteristik Perusahaan terhadap Tindakan Perataan Laba yang dilakukan oleh Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta.Simposium Nasional Akuntansi VIII Solo.

Tan, Andreas dan Desmiyawati Benni. 2016. Determinants of Corporate Social Responsibility Disclosure and Investor Reaction. Internasional Journal of Economics and Financial Issues, Hal 11-17. Universiti Utara Malaysia, Malaysia.

The World Business Council for Sustainable Development (WBCSD), 2002. The Business Case for Sustainable Development: Making a difference towars the earth summit 2002 and Beyond

Tri Wijayanti dan Muhammad Agung Prabowo. 2011. Pengaruh Corporate Social Responsibility terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan. Simposium Nasional Akuntansi XIV. Aceh.

Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas Bab IV Pasal 66 dan Bab V Pasal 74

Undang-Undang No. 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Umar, Husein. 2008. Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta:

PT RajaGrafindo Persada.

Unita Hizkia. 2016. Pengaruh Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Corporate Social Responsibility Dan Kepemilikan Manajerial Sebagai Variabel Moderating (Studi Kasus Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar di BEI Periode 2011-2014. Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sumatera Utara

Vintila, Georgeta dan Florinita DUCA. 2013. A Study of the Relationship Between Corporate Social Responsibility – Financial Performance – Firm Size.

Journal of Economic. The Bucharest University Of Economic Studies.

Wahidahwati. 2002. Pengaruh Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Institusional pada kebijakan Hutang Perusahaan: Sebuah Perspektif Theory Agency.Jurnal Riset Akuntansi Indonesia. Vol. 5. No.1.

Wahyudi, Untung dan Pawestri, H.P. 2006. Implikasi Struktur Kepemilikan Terhadap Nilai Perusahaan: Dengan Keputusan Keuangan Sebagai Variabel Intervening. Disampaikan pada Simposium Nasional Akuntansi (SNA) IX Padang.

Widarjono, Agus. 2013. Ekonometrika: Pengantar dan aplikasinya. Jakarta:

Ekonosia.

Winarno, Wing Wahyu. 2009. Analisis Ekonometrika dan Statistika dengan Eviews Edisi Kedua. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN

Yana, Dwi Amalia S. Fala. 2007. Pengaruh Konservatisme Akuntansi terhadap Nilai Ekuitas Perusahaan Dimoderasi oleh Good Corporate Governance. Simposium Nasional Akuntansi 10. Makasar, 26 – 28 Juli.

Website:

https://www.gatra.com/ekonomi-1/59039-imes-usut-tumpahan-minyak-pt-vale-di-sulawesi-selatan.html

https://nasional.tempo.co/read/204966/pencemaran-limbah-pt-adaro-lumpuhkan-balangan-dan-amuntai

http://tabloidjubi.com/16/2016/05/23/aktivitas-pt-antam-cemari-sungai-di-sarolangun/

http://www.beraunews.com/suara-warga/2249-blasting-tambang-batubara-site-smo-dikeluhkan-warga

http://news.metrotvnews.com/daerah/MkM0mowb-lumpur-bergas-menyembur-di-area-pt-elnusa-muarojambi

https://daerah.sindonews.com/read/1234102/174/pipa-minyak-bocor-lhk-minta perusahaan-bersihkan-limbah-1503743662

http://walhijatim.or.id/2016/09/banyuwangi-riwayatmu-kini/

https://www.jatam.org/2017/04/25/pt-mitrabara-adiperdana-copy-paste-amdal-dan-menghancurkan-lingkungan-malinau-selatan/

http://www.wartabuana.com/read/45753-perusahaan-batu-bara-rusak-lingkungan-tapin.html

http://www.aktual.com/lsm-rphk-pt-kutj-diduga-langgar-izin-konsesi/

http://muhammadrinaldi01.blogspot.co.id/2015/04/signalling-theory-ageny-theory.html

http://www.duniainvestasi.com/bei/prices/stock/INCO http://www.duniainvestasi.com/bei/prices/stock/ADRO http://www.duniainvestasi.com/bei/prices/stock/PTBA https://goodcsr.wordpress.com/about/csr-bukan-sekadar-tren/

http://ivan.lanin.org/tujuh-subjek-inti-tanggung-jawab-sosial-menurut-iso-26000/

https://isoindonesiacenter.com/sekilas-tentang-iso-26000/

LAMPIRAN

Statistik Deskriptif

Descriptive Y X1 X2 X3 Z

Mean 1.841719 0.389922 0.037930 12.65309 8.530938 Maximum 13.11000 0.870000 2.294396 13.93800 66.65000 Minimum 0.050000 0.110000 -1.760060 10.33600 0.000000 Std. Dev. 2.246013 0.127776 0.333349 0.665511 16.95597

Observations 128 128 128 128 128

Uji Asumsi Klasik A. Normalitas

B. Multikolinearitas

Corporate Social Profitabilitas Ukuran Perusahaan Responsibility

Corporate Social

Responsibility 1.000000 0.308818 0.520528 Profitabilitas 0.308118 1.000000 0.262348 Ukuran Perusahaan 0.520528 0.262348 1.000000

C. Heteroskedastisitas

Heteroskedasticity Test: Breusch-Pagan-Godfrey

F-statistic 0.935950 Prob. F(3,124) 0.4255

Obs*R-squared 2.834248 Prob. Chi-Square(3) 0.4179

Scaled explained SS 3.042124 Prob. Chi-Square(3) 0.3852

Test Equation:

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

C -1.873460 2.835675 -0.660675 0.5100

Corporate SocialResponsibility -1.775702 1.268737 -1.399582 0.1641 Profitabilitas -0.229872 0.430314 -0.534195 0.5942

Ukuran Perusahaan 0.282829 0.240154 1.177695 0.2412

R-squared 0.022143 Mean dependent var 1.004092

Adjusted R-squared -0.001515 S.D. dependent var 1.524577 S.E. of regression 1.525731 Akaike info criterion 3.713576

Sum squared resid 288.6542 Schwarz criterion 3.802702

Log likelihood -233.6689 Hannan-Quinn criter. 3.749789

F-statistic 0.935950 Durbin-Watson stat 1.564823

Prob(F-statistic) 0.425534

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

Corporate SocialResponsibility -0.907432 0.846593 -1.071864 0.2859 Profitabilitas 0.036363 0.287137 0.126639 0.8994

Ukuran Perusahaan 0.016926 0.160248 0.105622 0.9161

C 0.246271 1.892166 0.130153 0.8967

R-squared 0.011297 Mean dependent var 0.107986

Adjusted R-squared -0.012623 S.D. dependent var 1.011712 S.E. of regression 1.018077 Akaike info criterion 2.904460 Sum squared resid 128.5237 Schwarz criterion 2.993586 Log likelihood -181.8855 Hannan-Quinn criter. 2.940673

F-statistic 0.472298 Durbin-Watson stat 1.338597

Prob(F-statistic) 0.702135

Pemilihan Model Estimasi A. Common Effect Model (CEM)

Dependent Variable: Nilai Perusahaan

Total pool (balanced) observations: 128

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

Corporate Social Responsibility -0.907432 0.846593 -1.071864 0.2859 Profitabilitas 0.036363 0.287137 0.126639 0.8994 Ukuran Perusahaan 0.016926 0.160248 0.105622 0.9161

C 0.246271 1.892166 0.130153 0.8967

R-squared 0.011297 Mean dependent var 0.107986

Adjusted R-squared -0.012623 S.D. dependent var 1.011712 S.E. of regression 1.018077 Akaike info criterion 2.904460 Sum squared resid 128.5237 Schwarz criterion 2.993586 Log likelihood -181.8855 Hannan-Quinn criter. 2.940673

F-statistic 0.472298 Durbin-Watson stat 1.238355

Prob(F-statistic) 0.702135

Total pool (balanced) observations: 128

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

Corporate Social Responsibility 0.538928 1.285130 0.419357 0.6759 Profitabilitas 0.736427 0.266659 2.761684 0.0069 Ukuran Perusahaan -0.417566 0.328900 -1.269586 0.2074

C 5.153421 4.360946 1.181721 0.2403

_13--C -0.129961

Adjusted R-squared 0.472516 S.D. dependent var 1.011712 S.E. of regression 0.734787 Akaike info criterion 2.448973 Sum squared resid 50.21186 Schwarz criterion 3.228825 Log likelihood -121.7343 Hannan-Quinn criter. 2.765831

F-statistic 4.346045 Durbin-Watson stat 2.972249

Prob(F-statistic) 0.000000

C. Random Effect Model (REM)

Dependent Variable: Nilai Perusahaan

Method: Pooled EGLS (Cross-section random effects) Date: 12/11/17 Time: 08:47

Sample: 2013 2016 Included observations: 4 Cross-sections included: 32

Total pool (balanced) observations: 128

Swamy and Arora estimator of component variances

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

Corporate Social Responsibility -0.070471 0.874531 -0.080581 0.9359 Profitabilitas 0.501654 0.247968 2.023061 0.0452 Ukuran Perusahaan -0.213143 0.181304 -1.175611 0.2420

C 2.813352 2.241185 1.255297 0.2117

_7—C -1.136115

Cross-section random 0.657963 0.4450

Idiosyncratic random 0.734787 0.5550

Weighted Statistics

R-squared 0.037558 Mean dependent var 0.052646

Adjusted R-squared 0.014273 S.D. dependent var 0.760973 S.E. of regression 0.755522 Sum squared resid 70.78095

F-statistic 1.612970 Durbin-Watson stat 2.121758

Prob(F-statistic) 0.189764

Unweighted Statistics

R-squared -0.027442 Mean dependent var 0.107986

R-squared -0.027442 Mean dependent var 0.107986

Dalam dokumen CHRISTINE HERAWATI LIMBONG / AKT (Halaman 85-0)

Dokumen terkait