15) Standar Kerja Sama Dalam dan Luar Negeri Tabel 2
2.5. Umpan Balik
Apakah program studi melakukan kajian tentang proses pembelajaran melalui umpan balik dari dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan mengenai harapan dan persepsi mereka? Jika iya, jelaskan isi umpan balik dan tindak lanjutnya.
Umpan Balik Isi Umpan Balik Tindak Lanjut
Dosen Hal yang dianggap baik:
1. Kondisi ruang kelas untuk perkuliahan yang nyaman dan memadai.
2. Sarana/fasilitas pendukung perkuliahan yang memadai. 3. Media dan teknologi untuk
pembelajaran. 4. Kesesuaian jadwal
perkuliahan dengan ruang kelas. 5. Ketersediaan administrasi pendukung untuk perkuliahan 1. Mempertahankan dan meningkatkan kenyamanan ruang kelas untuk perkuliahan. 2. Mempertahankan dan
meningkatkan fasilitas perkuliahan.
3. Mempertahankan dan
meingkatkan media teknologi pembelajaran.
4. Memepertahankan kesesuaian jadwal perkuliahan dengan ruang kelas.
5. Mempertahankan
ketersediaan administrasi pendukung perkuliahan. Hal yang dianggap belum
baik:
1. Kedisiplinan mahasiswa dalam perkuliahan.
2. Motivasi mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan masih rendah.
3. Kesiapan mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan. 4. Ketepatan waktu kehadiran
mahasiswa dalam perkuliahan.
5. Keaktifan mahasiswa dalam perkuliahan. 6. Aplikasi model pembelajaran dalam perkuliahan. 1. Meningkatkan kedisiplinan mahasiswa. 2. Meningkatkan motivasi mahasiswa. 3. Meningkatkan kesiapan mahasiswa untuk mengikuti jadwal perkuliahan.
4. Meningkatkan ketepatan waktu mahasiswa dalam perkuliahan.
5. Meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam perkuliahan.
6. Mengembangkan aplikasi model pembelajaran dalam perkuliahan.
7. Keterlibatan mahasiswa dalam aplikasi model pembelajaran yang diterapkan.
mahasiswa dalam aplikasi model pembelajaran yang diterapkan supaya efektif dan efisien.
Mahasiswa Hal yang dianggap baik : Kompetensi Pedagogik 1. Kesiapan memberikan
kuliah atau praktek.
2. Ketepatan waktu kehadiran dosen. 3. Upaya dalam membangkitkan minat mahasiswa pada matakuliah di awal perkuliahan. 4. Sistematika pengorganisasian materi kuliah.
5. Kesesuaian materi yang diberikan dan kompetensi yang ditetapkan.
6. Kejelasan penyampaian tujuan pembelajaran, materi, dan jawaban terhadap pertanyaan mahasiswa di perkuliahan. 7. Pemanfaatan media dan
teknologi pembelajaran. 8. Pemberian tugas
terstruktur.
9. Keanekaragaman cara pengukuran hasil evaluasi belajar.
10. Kesesuaian materi dan tugas dengan tujuan kompetensi matakuliah. 11. Kesesuaian nilai yang
diberikan dengan hasil belajar.
1. Mempertahankan kompetensi dosen dalam hal kesiapan memberikan perkuliahan. 2. Mempertahankan ketepatan
waktu kehadiran dosen. 3. Mempertahankan upaya
dalam membangkitkan minat mahasiswa pada matakuliah. 4. Mempertahankan sistematika
pengorganisasian matakuliah. 5. Memepertahankan kesesuaian
materi yang diberikan dan kompetensi.
6. Mempertahankan kejelasan penyampaian tujuan
pembelajaran materi dan jawaban atas pertanyaan mahasiswa di perkuliahan. 7. Mempertahankan media dan
teknologi pembelajaran. 8. Mempertahankan pemberian
tugas terstruktur kepada mahasiswa.
9. Mempertahankan keanekaragaman cara pengukuran evaluasi belajar. 10. Mempertahankan kesesuaian
materi ajar dengan tujuan kompetensi mata kuliah. 11. Mempertahankan kesesuaian
nilai yang diberikan dengan hasil belajar.
Kompetensi Profesional 1. Penguasaan terhadap materi pembelajaran. 2. Kedalaman dan keluasan
dalam membahas contoh kasus.
3. Kemampuan menjelaskan keterkaitan bidang yang diajarkan dengan baik. 4. Penguasaan akan isu
mutakhir dalam bidang yang diajarkan.
5. Kemampuan menggunakan beragam teknologi
komunikasi untuk pengkayaan materi ajar.
1. Mempertahankan penguasaan dosen terhadap materi
pembelajaran.
2. Mempertahankan kemampuan dosen terhadap kedalaman dan keluasan dalam
membahas contoh kasus. 3. Mempertahankan kemampuan
dosen dalam menjelaskan keterkaitan bidang yang diajarkan dengan topik lain. 4. Mempertahankan penguasaan
dosen akan isu mutakhir dalam bidang yang diajarkan. 5. Mempertahankan kemampuan
beragam teknologi komunikasi untuk pengkayaan materi ajar. Kompetensi Kepribadian
1. Rasa percaya diri akan kemampuan mengajar. 2. Kewibawaan sebagai
seorang dosen.
3. Kearifan dalam mengambil keputusan.
4. Menjadi contoh dalam bersikap dan berperilaku. 5. Perkataan sesuai dengan
tindakan. 6. Kemampuan
mengendalikan diri dalam berbagai situasi.
7. Adil dalam memperlakukan mahasiswa.
1. Mempertahankan rasa percaya diri kemampuan dosen dalam mengajar.
2. Mempertahankan kewibawaan sebagai seorang dosen. 3. Mempertahankan kearifan
dosen dalam mengambil keputusan dan tindakan. 4. Mempertahankan keteladanan
dosen dalam bersikap dan berperilaku.
5. Mempertahankan tindakan yang sesuai dengan perkataan.
6. Mempertahankan kemampuan dosen dalam mengendalikan diri pada berbagai situasi. 7. Mempertahankan kemampuan
dosen untuk bersikap adil dalam memperlakukan mahasiswa.
Kompetensi Sosial 1. Kesediaan meluangkan
waktu untuk konsultasi di luar kelas.
2. Mengenal dengan baik mahasiswa yang mengikuti perkuliahannya.
3. Mudah bergaul dengan segenap aktivitas (termasuk dengan mahasiswa).
1. Mempertahankan kesediaan dosen dalam meluangkan waktu untuk konsultasi di luar perkuliahan.
2. Mempertahankan pengenalan dosen dengan baik terhadap mahasiswa yang mengikuti perkuliahannya.
3. Mempertahankan keluwesan dosen sehingga mudah bergaul dengan segenap sivitas akademika (termasuk mahasiswa).
Suasana Perkuliahan 1. Kondisi runag kelas untuk
perkuliahan. 2. Kesamaan jadwal
perkuliahan dengan ruang kelas.
3. Ketersediaan adminitrasi pendukung untuk
perkuliahan.
4. Ketepatan waktu kehadiran mahasiswa dalam PBM (Proses Belajar Mengajar). 5. Penggunaan model aplikasi
pembelajaran dalam perkuliahan.
1. Mempertahankan kondisi ruang kelas yang sudah baik untuk perkuliahan.
2. Mempertahankan kesamaan jadwal perkuliahan dengan ruang kelas.
3. Mempertahankan ketersediaan adminitrasi pendukung perkuliahaan. 4. Mempertahankan ketepatan
waktu kehadiran mahasiswa dalam PBM.
5. Mempertahankan aplikasi model pembelajaran
perkuliahan yang efektif dan efisien.
Hal yang dianggap belum baik :
1. Meningkatkan kelengkapan atribut matakuliah (meliputi:
Kompetensi Pedagigik 1. Kelengkapan atribut
matakuliah (meliputi: kontrak kuliah, media ajar,
problem solving, dan buku diktat).
2. Lama waktu tatap muka sesuai SKS (1 SKS = 50 menit).
3. Kemampuan dalam menghidupkan suasana kelas.
4. Waktu khusus yang
disediakan untuk berdiskusi tentang materi perkuliahan. 5. Kemampuan mengarahkan diskusi sehingag mencapai sasaran.
6. Keragaman metode pembelajaran meliputi: ceramah, diskusi, FDG (Focus Discussion Group), studi kasus, dan tanya jawab.
7. Pemberian umpan balik terhadap tugas
(pengembalian tugas mahasiswa)
kontrak kuliah, media ajar,
problem solving, dan buku diktat.
2. Meningkatkan kesesuaian lama waktu tatap muka. 3. Meningkatkan kemampuan
menghidupkan suasana kelas dalam perkuliahan.
4. Meningkatkan kesediaan waktu khusus yang disediakan untuk berdiskusi tentang materi perkuliahan.
5. Meningkatkan kemampuan dalam mengarahkan diskusi sehingga sasaran bisa tercapai.
6. Meningkatkan
keanekaragaman metode pembelajaran meliputi:
ceramah, diskusi FDG (Focus Discussion Group), studi kasus, dan tanya jawab. 7. Meningkatkan pemberian
tugas sebagai umpan balik terhadap tugas (pengembalian tugas mahasiswa). Kompetensi Profesional 1. Kemampuan dalam menjelaskan pokok bahasan/topik secara sistematis. 2. Kemampuan memberi contoh yang relevan dari konsep yang diajarkan. 3. Kemampuan menjelaskan
keterkaitan bidang/topik yang diajarkan dengan konteks kehidupan yang lain. 4. Penggunaan hasil-hasil penelitian untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. 1. Kemampuan menjelaskan pokok/topik secara sistematis. 2. Meningkatkan kemampuan
memberi contoh yang relevan dari konsep yang diajarkan. 3. Meningkatkan kemampuan
dalam menjelaskan
keterkaitan bidang/topik yang diajarkan dengan konsteks kehidupan yang lain. 4. Meningkatkan penggunaan
hasil-hasil penelitian untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Suasana Perkuliahan 1. Sarana atau fasilitas
pendukung perkuliahan 2. Ketersediaan media dan
teknologi pembelajaran. 3. Kesiapan mahasiswa dalam
mengikuti perkuliahan. 4. Keaktifan mahasiswa dalam
perkuliahan.
1. Meningkatkan sarana dan fasilitas pendukung perkuliahan.
2. Meningkatkan ketersediaan media dan teknologi
pembelajaran.
3. Meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan.
5. Keterlibatan mahasiswa dalam aplikasi model pembelajaran yang diterapkan. 4. Meningkatkan keefektifan mahasiswa dalam perkuliahan. 5. Meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam aplikasi model pembelajaran yang diterapkan dalam perkuliahan.
Alumni Belum ada Alumni
Pengguna Lulusan
Perlunya pemutakhiran kurikulum secara berkala dan berkesinambungan.
Dilakukan penyempurnaan kurikulum Program Studi
Pendidikan Bahasa Inggris melalui kegiatan peninjauan kurikulum sesuai dengan kebutuhan para pengguna lulusan. Pengguna lulusan dan Mitra (Kuesioner evaluasi pembelajaran Presepsi Pengguna Lulusan dan Mitra) 1. Kemampuan komputer perlu ditingkatkan. 2. Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris masih rendah.
1. Memasukan mata kuliah komputer dalam kurikulum. 2. Bekerja sama dengan Prodi
Pendidikan Bahasa Inggris untuk mengadakan pelatihan TOEFL.
Mahasiswa diwajibkan mengikuti test TOEFL Preparation sebagai
persyaratan mengikuti sidang skripsi.
2.6. Keberlanjutan
Jelaskan upaya untuk menjamin sistem keberlanjutan (sustainability) program studi, khususnya dalam hal: 1) upaya untuk peningkatan animo calon mahasiswa, 2) upaya peningkatan mutu manajemen, 3) standar isi, 4) standar proses pendidikan, 5) standar penilaian pendidikan, 6) standar penelitian, 7) standar pengabdian kepada masyarakat dan kerjasama, 8) standar pendidik dan tenaga kependidikan, 9) standar mahasiswa dan pengelolaan alumni, 10) standar sarana dan prasarana, 11) stndar pengelolaan, 12) standar pembiayaan, dan 13) standar sistem informasi.