1. Seorang wanita berusia 55 tahun datang ke poli mata dengan keluhan mata kirinya terasa nyeri sejak 2 hari lalu, dan penglihatannya menjadi kabur. Ia mengalami mual dan muntah-muntah. Sebelumnya ia tidak pernah merasakan nyeri pada matanya seperti ini. Dari pemeriksaan didapatkan visus OD 5/5, OS 1/60. Pada OS didapatkan injeksi perikorneal, edema kornea, bilik mata depan dangkal dan iris bombans, serta tekanan intraocular (TIO) 59 mmHg. Ibu ini menderita ………….
a. suspek glaucoma
c. glaucoma kronik sudut tertutup d. glaucoma akut sudut tertutup e. glaucoma akut sudut terbuka
2. Seorang laki-laki berusia 17 tahun datang ke poli mata dengan keluhan penglihatan dari kedua matanya menjadi kabur yang dirasakannya sejak 6 bulan yang lalu. Penderita merasa penglihatannya menjadi kabur ketika melihat tulisan di papan tulis saat
mengikuti pelajaran dikelasnya. Pada pemeriksaan mata, penglihatan membaik dengan pemasangan pinhole dan dengan koreksi lensa sferis minus. Pasien ini menderita …………. a. miopi simpleks b. miopi kompositum c. presbiopi d. hipermetropi simpleks e. hipermetropi kompositum
3. Seorang penderita berusia 55 tahun datang dengan keluhan penglihatan kabur secara perlahan-lahan, semakin lama semakin berat sejak 1 tahun ini. Pada pemeriksaan didapatkan visus ODS 5/40, tidak maju dengan koreksi maupun pinhole, kornea jernih, lensa keruh tidak merata, dan funduskopi dalam batas normal. Diagnosis yang tepat untuk pasien ini adalah …………..
a. katarak matur b. katarak immature c. katarak traumatic d. katarak sekunder e. katarak juvenile
4. Seorang penderita mengeluh pandangan kedua matanya menjadi kabur secara perlahan-lahan, tidak disertai nyeri maupun mata merah. Penderita sudah periksa ke dokter umum, tetapi penglihatannya tetap kabur. Pada pemeriksaan oftalmologis didapatkan visus terbaik setelah koreksi yaitu OD 5/60 dan OS 6/60, segmen anterior dalam batas normal. Pada funduskopi ODS didapatkan batas papil nervus optikus kabur, dan tampak
adalah ……….
a. pemeriksaan lapangan pandang b. ketajaman penglihatan
c. contrast sensitivity d. ishihara
e. tonometri
5. Seorang wanita berusia 40 tahun mengalami penurunan penglihatan sejak 3 hari lalu disertai nyeri dan mata merah berair. Pasien pernah didiagnosis dokter umum sebagai pasien TBC. Dari pemeriksaan didapat injeksi silier, flare bilik mata depan (+), dan presipitat keratik (+). Diagnosis untuk kasus ini adalah ………….
a. uveitis akut b. vitritis c. koroiditis d. endoftalmitis e. pars planitis
6. Seorang pria berusia 55 tahun datang ke klinik mata dengan keluhan mata kiri kabur. Pada pemeriksaan didapatkan VOS 3/60, kornea jernih, COA sedang, pupil bulat dengan reaksi (+), lensa jernih. Tekanan intraocular (TIO) 15 mmHg. Pada funduskopi
didapatkan cup/disc ratio sebesar 0,9, dan pada gonioskopi didapatkan sudut terbuka. Pemeriksaan apa lagi yang akan anda lakukan ?
a. retinometer b. octopus perimetry c. streak retinoscopy d. USG
e. refractometry
7. Seorang wanita 23 tahun datang ke tempat anda praktek dengan keluhan utama mata merah, keluhan disertai dengan mata gatal, nyeri, berair, pandangan kabur, terbentuk keropeng pada kelopak mata ketika bangun pada pagi hari, mengeluarkan kotoran yang kental dan berwarna putih. Keluhan tidak disertai dengan penurunan visus. Dia
mempunyai kebiasaan memakai lensa kontak terus-menerus selama beberapa hari, meskipun sedang tertidur. Apa diagnosis anda yang paling mungkin untuk pasien ini.
a. Ulkus kornea b. Abrasi kornea c. Konjungtivitis virus d. Konjungtivitis bakteri e. Konjungtivitis vernal
8. Pada suatu malam hari, seorang pria berusia 50 tahun mengalami nyeri pada matanya, keluhan disertai dengan sakit kepala dan mata merah, penglihatan menurun, mual dan muntah. Dia langsung datang ke tempat praktek saudara sebagai dokter umum, ketika anda memeriksa matanya, anda melihat pupilnya midriasis dan tidak mengecil walau diberi sinar terang. Apa tindakan pertama anda sebagai seorang dokter umum ? a. memberikan asetazolamid oral
b. memberikan timolol eye drop c. memberikan manitol iv
d. memberikan pilokarpin eye drop
e. langsung rujuk ke pusat kesehatan sekunder secepatnya
9. Seorang pasien 41 tahun datang ke tempat praktek anda dan mengeluhkan pandangan yang buram, apalagi ketika membaca dekat sejak 2 bulan terakhir, penderita diketahui mengidap diabetes mellitus tipe 2 sejak 5 tahun lalu. Ketika dilakukan funduskopi, terdapat lesi intraretinal terutama daerah polus posterior berupa mikroaneurisma,
perdarahan bintik dan bercak, hard and soft exudat, edema, neovaskularisasi, perdarahan vitreus. Apa diagnosa anda ?
a. Retinopati hipertensi
b. Retinopati diabetika non proliferative c. Retinopati diabetika preproliferative
d. Retinopati diabetika proliferative stadium dini e. Retinopati diabetika proliferative stadium lanjut
10. Seorang pria 17 tahun datang kepada anda dengan keluhan lapang pandang menjadi sempit. Pada pemeriksaan konfrontasi didapatkan hanya di bagian temporal saja ia dapat melihat. COA sedang, dengan funduskopi didapatkan C/D ratio 0,8 untuk mata kanan dan 0,9 untuk mata kiri. Oleh dokter di DD dengan glaukoma sudut terbuka primer dan glaukoma sudut tertutup primer. Mana pernyataan yang paling tepat diantara pernyataan-pernyataan diatas yang dapat memberikan diagnosis kerja sementara sebelum dilakukan gonioskopi ?
a. Seorang pria berusia muda
b. Lapang pandang menjadi sempit
c. Dengan pemeriksaan konfrontasi hanya dapat melihat bagian temporal saja d. COA sedang
e. dengan funduskopi didapatkan C/D ratio 0,8 OD dan 0,9 OS
11. Seorang pria berusia 48 tahun datang dengan keluhan penglihatan dari kedua matanya menjadi kabur beserta silau. Penglihatannya yang kabur ini dirasakannya sejak 2 tahun yang lalu dan 3 bulan terakhir ini terasa semakin berat. Visus OD 2/60 dan OS 5/60. Saat dilakukan koreksi refraksi dan tes pinhole tidak ada kemajuan visus. Segmen anterior tenang. Setelah dilakukan midriatikum didapatkan kekeruhan lensa yang tidak merata dengan iris shadow positif.
Diagnosis untuk pasien ini adalah ... a. Katarak komplikata
b. Katarak senilis stadium hipermatur c. Katarak senilis stadium imatur d. Katarak juvenil
e. Katarak senilis stadium matur
12. Seorang pria datang dengan keluhan mata kanannya tergores daun padi 1 minggu yang lalu dan sekarang terasa nyeri, merah, dan penglihatannya menjadi kabur. Pemeriksaan fisik menunjukkan mata kanan visus 3/60, spasme konjungtiva, dan perikornea injeksi
positif. Dengan uji fluoresensi, di kornea ditemukan defek berdiameter 3 mm, berwarna keputihan, dan menggaung sampai setengah kedalaman stroma. Pada tes laboratorium didapatkan kuman pseudomonas. Kondisi pasien mengalami perbaikan setelah
mendapatkan terapi tetes mata dibekasin. Diagnosis yang tepat untuk pria ini adalah ... a. Blefaritis
b. Keratitis c. Konjungtivitis d. Keratokonjungtivitis e. Ulkus kornea
13. Seorang pria berusia 60 tahun, datang dengan keluhan pada saat mandi tadi pagi, mata kanannya mendadak buta. Sejak 6 bulan yang lalu, di dalam mata kanannya tampak ada seperti kabut putih, dan semakin tebal sehingga sekarang penglihatan mata kanannya menjadi kabur, tetapi masih dapat melihat benda-benda yang dekat. Selama pemeriksaan tercium bau busuk yang ternyata berasal dari jari manis kaki kirinya yang mengalami luka memborok sampai terlihat tulangnya. Saat ditanya, ternyata luka tersebut telah terjadi setahun lebih dan tidak dirawat karena tidak terasa sakit. 10 tahun yang lalu ia gemuk, tetapi sejak 2 tahun yang lalu badannya kurus meskipun makannya banyak. Dari hasil pemeriksaan laboratorium diperoleh reduksi urin (+++), gula darah puasa 250 mg/dL, dan gula darah 2 jam postprandial 450 gr/dL.
Buta mendadak pada mata kanan penderita kemungkinan disebabkan oleh ... a. Kekeruhan cairan vitreus
b. Ablasi retina c. Kekeruhan kornea d. Glaukoma
e. Katarak
14. Seorang pria berusia 50 tahun datang dengan keluhan penglihatan jauh menjadi suram. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya kekeruhan lensa, tekanan intraokular (TIO) OD 22,5 dan TIO OS 28,5. Funduskopi kanan papil edema. Papil kiri dalam batas
normal. Lapangan pandang kanan hilang, yang kiri dalam batas normal. Faktor apakah yang menyebabkan gangguan lapangan pandang ini ?
a. Tekanan intraokular (TIO) tidak normal b. Kerusakan jaras aferen setelah kismus
c. Kekeruhan pada lensa dan papil optik glaukoma d. Kerusakan jaras aferen sebelum kismus
e. N. Optikus dekstra
15. Seorang wanita berusia 65 tahun datang dengan keluhan penglihatan dari kedua matanya sejak beberapa tahun terakhir mengalami kemunduran dan tidak dapat melihat lagi sejak 6 bulan yang lalu. Visus ODS LP negatif. Pemeriksaan segmen anterior tenang dan didapatkan leukoria. Penderita mempunyai riwayat menderita kencing manis sejak 15 tahun yang lalu. Pemeriksaan ultrasonografi (USG) mata memperlihatkan gambaran ablasio retina pada kedua mata. Apabila penderita menginginkan operasi, maka pilihan operasi yang paling ideal adalah ...
a. Operasi disisi katarak
b. Operasi disisi dan aspirasi katarak
c. Operasi ekstraksi katarak ekstrekapsular tanpa pemasangan lensa tanam intraokular d. Operasi ekstraksi katarak ekstrakapsular dengan pemasangan lensa tanam intraokular e. Operasi ekstraksi katarak intrakapsular dengan pemasangan lensa tanam
16. Seorang pria berusia 35 tahun dari klinik endokrin dirujuk ke klinik mata. Ia menderita diabetes melitus sejak 10 tahun yang lalu, kadar gula darahnya normal. Hasil
pemeriksaan visus maupun luar mata normal. Funduskopi : media jernih, papil normal, retina datar, tidak ada neovascularization, dot haemorrhage (+), hard exudate (+), makula edema (-), refleks foveal normal. Apa diagnosis yang paling mungkin ? a. Proliferative diabetic retinopathy
b. Nonproliferative diabetic retinopathy c. Central retinal vein occlution
d. Central retinal artery occlution e. Retinal detachment
17. Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun dibawa orangtuanya ke dokter dengan keluhan penglihatan mata kiri sangat kabur. Pada pemeriksaan fisik ditemukan visus OD 20/20, visus OS 5/60. Dengan koreksi refraksi terbaik yaitu S + 3.00 D didapatkan visus OS hanya bisa mencapai 20/70. Segmen anterior tenang dan pemeriksaan funduskopi normal. Apakah kemungkinan diagnosis pada pasien ini?
a. Kelainan refraksi b. Heteroforia c. Ambliopia d. Diplopia e. Supresi
18. Wanita 45 tahun keluhan utama penglihatan kabur sejak 6 bulan yang lalu. Gangguan penglihatan semakin lama semakin berat, kurang lebih 12 tahun yang lalu. Riwayat DM (+), tidak rutin minum obat anti DM dan tidak rutin control ke dokter. Dia hanya
mengatur pola makan sehari – hari saja, namun sesekali masih minum the manis kesukaannya. Di mana letak gangguan penglihatan pasien ini ?
a. Konjungtiva b. Kornea c. Pupil d. Uvea e. Retina
19. Seorang laki-laki berusia 15 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kedua mata merah sejak 3 hari yang lalu. Saat bangun pagi pasien sulit membuka mata karena banyak kotoran mata. Mata tidak nyeri, tidak ada kabur, tidak ada mual dan muntah. Riwayat trauma disangkal. Beberapa hari di sekolah banyak temannya yang menderita sakit serupa. Apa diagnosa yang paling mungkin untuk pasien tersebut ?
a. Uveitis b. Iritis c. Keratitis
d. Konjungtivitis e. Lridosiklitis
20. Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan mata kanan merah sejak 5 hari yang lalu. Keluhan disertai rasa sakit, berair, silau. Visus mata kanan 6 60, mata kiri 6/6. Spasme palpebra minimal, konjungtiva hiperemis. Pada kornea terdapat infiltrat bentuk dendritik. Apakah diagnosa yang paling mungkin?
a. Infeksi bakteri: infiltrat filamentosa b. Infeksi virus: H. Simpleks.
c. Paparan bahan toksin d. Infeksi chlamydia e. Alergi
21. Anak laki-laki 5 tahun, matanya bengkak dan nyeri sejak 2 hari yang lalu, pada
pemeriksaan fisik didapatkan kelopak mata kanan merah bengkak, eksudat lengket pada bulu mata, konjungtiva hiperemis. Diagnosisnya adalah ...
a. Blefarofimosis b. Blefarospasme c. Blefaroptosis d. Blefarokhalasis e. Blefaritis
22. Bayi laki-laki 6 bulan, dikeluhkan mata terus menerus berair dan memalingkan wajah bila kena matahari. Keadaan umum dan tanda vital baik. Pada pemeriksaan oftalmologis diperoleh diameter komea 16 mm. Diagnosis untu pasien ini adalah ...
a. Ambliopia b. Anomali peter c. Sindrom marfan
d. Katarak kongenital e. Glaukoma kongenital
23. Seorang wanita usia 40 tahun datang dengan keluhan nyeri mata kanan. Pasien juga mengatakan mual dan muntah, penglihatan matanya buram sejak kemarin. Pasien mengatakan melihat pelangi disekitar lampu. Pada pemeriksaan tajam penglihatan mata kanan 1/300 dan mata kiri 6/6, injeksi silier, kornea oedem, bilik mata depan dangkal, pupil mid dilatasi. Apakah diagnosisnya ?
a. Ablasio retina b. Optic neuritis c. Glaucoma d. Sklcritis e. Uveitis
24. Seorang laki-laki umur 30 tahun mengeluh gangguan penglihatan, tidak bisa membaca di papan. Tajam penglihatan 5/60 pada kedua mata. dikoreksi dengan lensa sferis -2,0. Pada pemeriksaan funduskopi dalam batas normal. Apakah diagnosisnya?
a. Hipermetropia b. Astigmatisms c. Emctropia d. Ambliopia e. Myopia
25. Wanita 41 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri pada mata kanan, disertai mual dan muntah serta seperti melihat ada pelangi. Pemeriksaan slid lamp didapatkan visus OD 1/300 dan OS 6/6. Kornea udem dan bilik mata depan dangkal. Pemeriksaan lanjutan apa yang diperlukan ?
b. Lapang pandang c. Gerak bola mata d. Funduskopi e. Shadow test
26. Seorang perempuan berusia 55 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan penglihatan buram pada keduamata sejak 8 bulan yang lalu. Psien merasakan penurunan tajam penglihatan berangsur-angsur diawali melihat asap. Pada pemeriksaan oftalmologi didapatkan tajam penglihatan mata kanan 1 300 dan mata kiri 2/60. Pada pemeriksaan dengan loop dan lampu senter didapatkan kekeruhan di tengah pupil kedua mata. Pemeriksaan shadow test pada mata kanan didapatkan (-) dan mata kiri (+). Apakah penatalaksanaan yang paling tepat untuk mata kanan ?
a. Pemakaian kacamata b. Dilakukan pemantauan c. Pemberian antioksidan
d. Diberikan tetes mata pencegah katarak e. Disarankan operasi pengangkatan lensa
27. Perempuan 40 tahun datang dengan keluhan nyeri mata merah kanan disertai mual, muntah, penglihatan kabur sejak 1 hari yang lalu, seperti melihat pelangi di sekitar lampu. Pemeriksaan tajam penglihatan D =1 300 S = 6/6. Pemeriksaan lampu celah dengan injeksi siliar dengan kornea cembung, BMD dangkal, pupil mid-dilatasi. Terapi yang paling tepat ?
a. Propanolol b. Ketorolac c. Prednisolon d. Asetazolamide
e. Pilocarpin